Apakah anda berjiwa tua? ini cirinya

Umar fisik dan jiwa terkadang tidak singkron, ada yang tua usianya tetapi jiwanya kekanak-kanakan, tetapi ada juga orang muda tetapi jiwanya sudah sangat dewasa bahkan cenderung tua (old soul), orang begini yang secara fisik mungkin pengalamannya masih sedikit tetapi secara ruhani ia ancapkali dipenuhi segudang pengalaman ruhani, pengalaman ini bisa jadi disadarinya secara fisik atau tidak, sangat bergantung sambungan antara kesadaran fisik (otak) dan kesadaran ruhaninya (hati).

Apakah kamu seorang Old Soul? Ini ciri-cirinya..
1. Kamu adalah anak rumahan sejati, baru aja keluar rumah udah gak sabar buat balik lagi; Suka menghabiskan waktu di rumah, seperti membaca buku dan duduk-duduk di teras.
2. Menikmati momen bahagia yang sederhana [tidak suka hal yang berlebihan]. Dalam berbagai aspek kehidupan, kamu sering terjebak di ruang nostalgia
3. Orang-orang sering menganggap kamu aneh padahal kamu merasa mereka yang aneh.
4. Dalam sebuah hubungan, kamu mencurahkan pikiran dan perasaan secara mendalam. Buatmu, cinta cukup diketahui berdua. Rasa dalam dada tidak perlu dibagikan ke seluruh dunia ; . Buatmu, keluarga dan prinsip hidup selalu jadi nomor satu
5. Kamu tidak se-up-to-date seperti mereka yang berjiwa muda. Kamu bukan orang kuno, kamu cuma menyukai cara-cara lama dalam menikmati hidup
6. Kamu menjadi tempat bertanya, bertukar pikiran, dan menginspirasi orang lain. Meski terbilang masih muda kamu jauh lebih dewasa dan bijaksana dari usiamu saat ini

7. Mereka menghayati hak keberadaannya di dunia ini dan heran bila ada yang menolaknya;

8.Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan; Tidak berespons terhadap aturan-aturan kaku

9. Mereka kecewa bila menghadapi ritual atau pelajaran dan hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran yang kreatif;

10. Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga menimbulkan kesan “non konformistis” terhadap sistem yang berlaku;

11. Tampak seperti antisosial, terasing kecuali di lingkungannya. Sekolah seringkali menjadi amat sulit untuk mereka bersosialisasi;

12.Cenderung mereka selalu mendengarkan NURANI dari pada PEMIKIRANYA.

13. Pemikiran mereka bukan pada umur mereka melainkan pemikiran Orang dewasa dan kadang lebih bijak dari orang-orang dewasa.

14. lebih mengutamakan tugas mereka diturunkan didunia dan menyebarkan kasih sayang keseluruh mahluk.

15. Kecintaan terhadap alam semesta sangatlah besarMereka datang ke dunia dengan rasa ingin berbagi;

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *