Api Hawa Nafsu dan Ambisi Manusia

Mawlana Syaikh Nazim Adil Haqqani qs
23 Agustus 2013 – Lefke Cyprus

 

Bismillahir Rahmaanir Rahim

Wahai para pecinta dan teman-teman Shah Mardan. Madad Yaa Shaykh, mintalah selalu dukungan (madad). Destur Madad (kami mohon izin dan dukunganmu) Wahai Shahi Mardan, semoga hari kita penuh dengan kebahagiaan. Semoga Allah melidnungi kami dari godaan setan dan pengikutnya dan semoga Allah menghukum setan dan para pengikutnya, karena setan selalu memberikan manusia berbagai macam masalah dan ketidak nyamanan.

khalaqa al-insaana, ‘allamahu albayaana
Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara. (Surat Ar-Rahman ayat 3-4)

Allah lah yang menciptakan manusia dan menjadi ada. Tidak ada yang tercipta dengan sendirinya. Allahlah yang menjadikan kita untuk menjadi ada. Tidak seorangpun yang memiliki pilihan, penciptaan adalah kehendak Ilahi.
Manusia tidak bisa menentukan dirinya ketika dilahirkan untuk menjadi lelaki atau perempuan, untuk menjadi cantik atau tidak cantik, untuk menjadi kuat atau lemah, untuk menjadi pintar atau bodoh. Tidak ada keinginan bebas manusia (free will), ketika itu hanya ada Kehendak Ilahi, Hanya Dia yang berhak menentukan.

Dengarkan nasehat Shahi Mardan dan jagalah. Jika kalian mendengarkan nasehat Shah Mardan yang berharga dan kemudian menjaganya, maka hal ini seperti ketika kalian mengisi bahan bakar kendaraan kalian ketika sudah hampir habis. Mobil tanpa bakar, maka tidak ada manfaatnya, nasehat jika tidak dilaksanakan dan dijaga maka juga tidak ada manfaatnya

Allah (swt) membuat kekasih-Nya, Nabi Muhammad (saw), Habibullah terlihat sangat indah rupawan dengan cahaya bagaikan bulan purnama. Mintalah dan berdoalah untuk diberikan keindahan surgawi, seperti yang diberikan kepada kekasih-Nya Sayidina Muhammad (saw). Wajahnya penuh cahaya bagaikan cahaya bulan purnama, ada keindahan wajah yang bagaikan cahaya bulan, bagaikan bintang. Keindahan ini berasal dari keindahan surgawi, kejarlah keindahan surgawi ini. Dunia Tidak bisa membeli keindahan surgawi, emas dan perak tak dapat membeli keindahan ini.

Tidak ada yang dapat melebihi keindahan cahaya yang Allah berikan kepada manusia, bahkan malaikatpun takjub melihat keindahan manusia. Dan Allah (swt) berkata,”Ini adalah Kalifah-Ku, itulah sebabnya keindahan kuberikan kepadanya, kuberikan kemuliaan, kehormatan dan cahaya.” Pemberian dan karunia Allah kepada manusia tak ada batasnya, tak pernah berakhir. Maka jadilah indah dengan keindahan ilahiah, jangan menjadi orang yang buruk yang saling membenci. Wahai manusia karunia Allah sangat besar kepada kalian, mengapa kalian tidak pernah bersyukur

Manusia selalu menginginkan bagi dirinya yang terindah, yang terbaik. Ketika seseorang ingin membeli pakaian, mereka tidak mau membeli di toko yang murah, mereka mencari pakaian yang terindah di toko yang sangat mahal. Wahai manusia darimanakah inspirasi ini berasal? Hal ini karena Allah menginginkan kalian untuk terlihat indah, Allah swt mengkaruniakan manusia keindahan, maka keindahan adalah karunia Allah yang sangat besar kepada manusia. Beruntung kalian tidak diciptakan sebagai kecoa atau tikus, mereka adalah mahluk-Nya juga tetapi dalam tataran yang rendah.

Allah swt mengkaruniakan keindahan kepada siapapun yang Dia inginkan, maka jadikan diri kalian indah, dan jangan menjadi manusia dengan perilaku yang buruk. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang indah dan sebaik-baiknya”. (Surat At-Tin : 95 ayat 4).

Wahai manusia bersyukurlah, tundukkan kepalamu dan sujudlah kepada Allah karena karuniaNya ini, meskipun inipun tak pernah cukup dibanding kebesaran karunia-Nya kepada kalian. Manusia adalah mahluk yang paling indah. Tak ada mahluk lain seindah manusia. Dan yang lebih indah dari keindahan fisik adalah keindahan Spiritual, keindahan Ilahiah. Tetapi manusia hari ini hanya memikirkan makan, minum, pakaian yang indah dan tidak mengejar keindahan spiritual yang Allah berikan kepada manusia.

Dapatkah para pemimpin yang zalim memiliki keindahan ini? Dapatkan orang yang buas dengan tingkah laku seperti binatang memiliki keindahan seperti ini? Tidak. Allah swt akan memberikan keindahan ini kepada mereka yang berhak mendapatkannya. Allah swt tidak akan memberikan kepada seekor anjing karakter seekor singa. Allah tidak akan memberikan sifat dan karakter seekor singa kepada seekor kucing.

Allah memberikan setiap mahluk sesuai dengan kapasitasnya. Dan Jubah kehormatan hanya diberikan kepada manusia. Oleh karena itu wahai manusia ucapkanlah Bismillahir Rahmaanir Rahim, setiap kali kalian mengucapkan kalimat ini maka kalian akan dibusanai dengan busana kemuliaan dan kehormatan.

Ingatlah selalu kepada Allah yang telah mengkaruniakan kalian kemuliaan dan kehormatan kalian sebagai manusia. Wahai manusia jagalah kemuliaan ini dan jangan kalian disibukkan mengejar bangkai, mengejar dunia ini bagaikan seekor ayam yang mengais-ngais sampah dan tanah untuk memperoleh makanannya. Dunia ini bagaikan bangkai, jangalah mengejar bangkai.

Wahai manusia berhati-hatilah kepada setan dan iblis. Iblis berkata,”Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya” (QS Surat 38 ayat 82). Iblis menipu manusia dengan memperlihatkan jalan yang baik, jalan islam sebagai jalan yang buruk dan jalannya setan sebagai jalan yang sangat indah. Wahai manusia jangan menjadi seperti seekor ayam yang selalu mengkais-kais tanah mencari cacing, kalian adalah manusia mengapa kalian selalu menggali tanah, mencari emas dan perak, Kalian tidak diciptakan dimuka bumi ini untuk tujuan seperti ini.

Manusia zaman ini telah berubah bagaikan binatang, sifat mereka menjadi seperti binatang buas. Ketika manusia melanggar perintah-Nya maka mereka berubah menjadi kotor dan najis. Lihatlah Dunia saat ini dipenuhi peperangan, api ada dimana-mana. Apakah sebabnya semua ini terjadi? Mengapa tidak ada seorangpun yang bertanya dan mencari jawabannya?

Api Kemarahan hukuman Allah akan membakar mereka semua. Rumah terbakar, hutan terbakar, dan manusia terbakar. Darimana datangnya api yang membakar semua itu. Darimana? Hal ini berasal dari sifat setani yang kalian miliki yang merubah kalian menjadi setan, itulah sebabnya api akan datang untuk membakar kalian. Tidak ada perbuatan yang lebih merusak dan menghancurkan manusia, kecuali itu disebabkan manusia mengikuti ajaran setan, sehingga kalian memiliki sifatnya setan.

Manusia menjadi gila penuh kemarahan dan menjadi sangat buruk perbuatannya. Lihatlah berapa banyak hutan di Turki dilalap api, darimana datangnya api ini? Dapatkah korek api mengakibatkan kebakaran hutan? Mereka mengatakan api dalam kontrol kami. Bagaimana kalian bisa mengatakan bahwa kalian dapat mengotrol api ini? Bahkan api ini juga akan membakar kalian.

Setiap akibat ada penyebabnya, tetapi jarang manusia yang mau berpikir tentang hal ini. . Kenali dirimu, karena ambisi dan nafsu manusia yang menyebabkan hutan dan gunung terbakar. Ambisi dan nafsu manusia yang menyebabkan kota-kota terbakar, ambisi dan nafsu manusia yang menyebabkan sebuah negara terbakar dalam peperangan. Dan akhirnya api ini pula yang akan membakar dirimu, manusia terbakar oleh api ambisi dan nafsu mereka sendiri. Taubat Yaa Rabbi, Aman Yaa Rabbi, ampuni kami Wahai Tuhan kami. Kirimkan kami Sahibuz Zaman, Pemimpin dan pemilik zaman ini.

Lihatlah setelah hutan terbakar, maka banjir besar akan memusnahkan kalian. Mengapa kerusuhan dan peperangan terjadi dimana-mana? Mengapa berbagai bencana alam dan gempa bumi terjadi dimana-mana? Mengapa segala masalah tak pernah berhenti? Darimana datangnya berbagai peristiwa seperti ini? Wahai manusia, Tidak ada sesuatu yang terjadi dengan sendirinya. Pikirkan dan pahami.

Ingatlah kehormatan dan kemuliaan kalian dimana Allah menciptakan kalian sebagai manusia. Jangan menjadi keledainya setan, karena setan akan memberikan kalian berbagai masalah, dari satu masalah besar kepada masalah lainnya. Semoga Allah swt menjauhkan kita dari berbagai masalah ini. Ikuti jalannya Nabi Muhammad (saw). Jika kalian tidak mengikutinya maka kalian semua akan habis dilalap oleh api yang akan membakar banyak manusia.

Wahai manusia sadarlah, jangan jadikan makan, minum, kesenangan dunia dan hawa nafsumu sebagai agamamu. Kalian bahkan tidak mengenal Tuhanmu, kalian tidak mengenal Nabi-Nya. Kalian hanya mengejar kesenangan dunia saja, maka kalian tidak akan pernah meningkat, ajari anak-anakmu untuk mengenal penghambaan kepada Allah. Mengapa kalian tidak pernah mengajari anakmu untuk salat. Oleh sebab itu api itupun akan membakar anak-anak yang tidak berdosa. Taubat Yaa Rabbi, Yaa Allah kirimkan kepada kami kasih sayang-Mu.

Wa min Allah at Tawfiq

sumber : http://muslimsufi.blogspot.com/2013/08/api-hawa-nafsu-dan-ambisi-manusia.html

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *