Berhaji dengan Rp. 100.000

Hari ini ke bank jatim walau hanya untuk menabung sedikit (he3, ikut pedoman, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukti, amin), mengambil brosur untuk tabungan haji.

Rukun Islam ada 5

1. Syahadat tauhid dan rosul

2. Sholat

3. Zakat

4. puasa

5. haji bila mampu

Kalau mengikuti hal ini (maaf dengan bahasa sok tahu) maka setiap muslim haruslah berhaji karena rukun. Seperti halnya sholat memiliki rukun salah satunya berupa ruku’, dan bila sholat tanpa melakukan ruku’ bagaimana hukumnya? sholatnya tidak sah. Bagaimana bila beragama Islam tetapi tidak berhaji?

Walau ada embel-embel “bila mampu” tetap saja setiap muslim harus memiliki keinginan untuk berhaji, HARUS MEMILIKI NIAT UNTUK BERHAJI, salah satu ciri berniat adalah ada usaha untuk memulainya, minimal berdoa agar dapat melakukannya! kalaupun tidak sekarang, maka besok bisa, tidak bisa besok, maka lusa, pasti bisa, berdoa dan berusaha

Mungkin ini ada usaha yang dapat dilakukan, setidaknya dalam melakukan langkah awal, bagaimana bisa sampai tujuan bila tidak pernah beranjak dari tempat? kembali ke bank jatim, Brosur yang saya baca tersebut, yang menarik adalah syarat-syarat pembukaan tabungan tersebut.

berikut Syarat pembukaan rekening tabungan haji bank jatim dari brosur yang saya baca tanggal 6 mei 2013

1. mengisi formulir data nasabah (CIF)

2. mengisi formulir pembukaan rekening tabungan

3. fotocopy identitas diri (KTP/SIM/Paspor/lainnya) yang masih berlaku

4. setoran awal minimal Rp.100.000,-

5. Tabungan Haji tidak dapat diambil sewaktu-waktu

Dengan uang seratus ribu rupiah sudah dapat membuktikan usaha kita dalam meraih rukun islam ke-5. Maaf, saya promosi bank jatim yang notabene tidak ada embel-embel berdasarkan syariah islam (bank syari’ah) karena sepengetahuan saya, pembukaan tabungan haji termurah dimana rata-rata setoran awalnya 500.000.

Saya sendiri memulai niat untuk berhaji kemudian membuka tabungan haji di bank jatim karena murahnya dan bahkan berusaha menabung walau hanya 50.000 tiap bulannya (entah kapan selesainya) terkadang minder juga sih ketika menabung, bagaimana tidak hanya nabung lima puluh ribu tapi antri berlama-lama dengan orang-orang yang tabungannya banyak-banyak. Tapi biarlah asal cita-cita ini suatu saat tercapai.

Alhamdulillah walau saya belum berangkat saat ini, tapi sudah dapat mendapat nomor porsi juga, dan tabungan haji berpindah ke bank mu’amalat, berkat Alloh serta bantuan Ibu dan guru saya, terima kasih.

Benarlah nasehat ibu saya “kalau mancing ndak diberi umpan, kapan dapatnya?, nekat saja, kemudian berusaha, biar Alloh kemudian yang mengatur”

Semoga Alloh menakdirkan saya dapat mengunjungi Baitulloh dan Makam Rosululloh serta dapat menunaikan rukun Islam yang ke-5 dengan penuh berkah dan manfaat. Karena memang tanpa barokahNya, ibadah akan menjadi sia-sia, hanya perhiasan dunia yang tidak dapat diambil buahnya di akhirat. na’udzubillahi min dzalik. Semoga Alloh menolong dan meridloi.

Teringat guru saya yang nekat untuk berhaji walau dengan uang 7 juta, alhamdulillah, telah berangkat dan hartanyapun sudah banyak. teringat juga guru ngaji dulu yang bercerita, karena sangking pengennya berhaji, ia meminta doa kepada guru beliau, dan oleh guru beliau diberikan sebuah uang koin (Rp.100, kalau tidak salah ingat) dan berpesan, sudah tabung uang ini insyaalloh akan pergi berhaji, dan guru saya ini bercerita setelah beliau selesai berhaji.

Semoga Rahmat dan Barokah Alloh menyertai kita semua, amin

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *