Besok adalah malam Rabu wekasan

“Rabu Wekasan” ada juga yang menyebut “rabu pungkasan” disebut wekasan karena makna dari wekasan adalah Pesanan, Berangkat dari sini berarti hari Rebo yang spesial tidak seperti hari-hari Rabo yang lain. Seperti barang pesanan yang dibikin secara husus dan tidak dijual kepada semua orang. Kesimpulan ini bisa dipahami oleh karena Rebo wekasan memang hanya terjadi sekali dalam setahun dimana para sesepuh berpesan (wanti-wanti/ wekas- wekas) agar hati-hati pada hari itu.

disebut pungkasan karena makna dari pungkasan itu terakhir atau yang terhebat bahkan ada yang menyebutkan yang dapat menyebabkan kematian, analog adalah senjata pamungkas, senjata yang terhebat yang biasanya dikeluarkan di akhir pertarungan yang karenah keampuhannya biasanya sangat mematikan. mungkin karena alasan letaknya terakhir di bulan safar dan banyak bala’ yang diturunkan

Imam Fariduddin Syakar Kan dalam kitab Awrad al-Khawajah Mughniddin, seperti yang disebutkan pula dalam kitab Al-Jawahir al-Khams, mengatakan Asy-Syaikh Al-Buni di dalam kitab Al-Firdaus menyebutkan bahwa Allah ‘Azza wa Jalla menurunkan bala pada hari Rabu terakhir bulan Shafar antara langit dan bumi.

Dalam Kanzun Najah Was-Suraar Fi Fadhail Al-Azmina Wash-Shuhaar oleh Al-Imam`Abdul Hamid Quds (Mufti dan Imam Masjidil Haram) disebutkan bahwa banyak “Awliya Allah yang mempunyai pengetahuan spiritual yang tinggi mengatakan bahwa pada setiap tahun, Allah menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi dan semua itu pertama kali terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar, yang dikenal dengan istilah “Arba Musta’mir” atau orang jawa menyebutnya dengan “Rabu Wekasan” ada juga yang menyebut “rabu pungkasan” Bahkan ada juga yang menyingkatnya sebagai rabu kasan.

Khusus untuk hari tersebut yang dianggap sebagai hari yang sangat berat dibanding hari-hari lain sepanjang tahun. Beberapa ulama mengatakan bahwa ayat Al Qur’an, “Yawma Nahsin Mustamir” yakni “Hari berlanjutnya pertanda buruk” merujuk kepada hari ini (Rabu terakhir Bulan Safar).

di beberapa daerah yang biasa dilakukan adalah dengan bersama-sama membaca yasin 3x dengan tujuan agar diselamatkan dari berbagai bala’ atau musibah dan semuanya adalah baik.

karena inilah, maka perbanyaklah beramal kebaikan seperti sholat, membaca al qur’an, bershodaqoh karena amal kebaikan dapat menjadi sebab ditolaknya bahaya di dunia maupun akhirat,

Untuk melindungi dari kutukan yang jatuh ke bumi pada hari tersebut (Rabu terakhir bulan Safar), dianjurkan untuk melakukan sholat 4 rakaat (Nawafil, sunnah). Setiap rakaat membaca setelah Al Fatihah surat Al Kautsar sebanyak 17x, kemudian surat Al Ikhlas sebanyak 5x dan surat Al Falaq dan An Nas masing-masing 1x, dengan niat :

“Usholli sunnatal lidaf’il balaa rok’ataini lillahi ta’alaa Allahu Akbar …

kemudian dilanjutkan dengan do’a berikut, niscaya ALLAH dengan kemuliaan-Nya akan menjaganya dari semua bencana dan musibah yang diturunkan pada hari itu dan tidak satupun dari bala / bencana tersebut yang menimpanya hingga genap setahun.

Doanya :

“ALLAHUMMA YA SYADIIDAL QUWAA YA SYADIIDAL MIHAAL YA ‘AZIIZ YA MAN DZALLAT LI’IZZATIKA JAMII’U KHALQIKA IKFINII MIN SYARRI JAMII’ KHALQIKA YA MUHSINU YA MUJAMMILU YA MUTAFADH DHILU YA MUN’IMU YA MUTAKARRIMU YA MAN LAA ILAAHA ILLA ANTA IRHAMNII BIRAHMATIKA YA ARHAMARRAHIMIIN..

ALLAHUMMA BISIRRIL HASAN WA AKHIIHI WA JADDIHI WA ABIIHI WA UMMIHI WA BANIIHI IKFINII SYARRI HADZAAL YAWMI WA MAA YUNZALU FIIHI YA KAAFIYAL MUHIMMATI YA DAFI’AL BALIYYATI FASAYAKFIIKAHUMULLA H WA HUWASSAMII’UL ‘ALIIM WA HASBUNALLAH WA NI’MAL WAKIIL WA LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAHIL’ALIYYIL ‘ADHIM WA SHALLALLAHU ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ALIHI WA SHAHBIHI WA SALLAM”.

artinya :

“Ya ALLAH, wahai Dzat Yang Maha Dasyat Kekuatan-Nya, Wahai Dzat Yang Maha Dasyat Daya-Nya, Wahai Dzat Yang Maha Perkasa, Wahai Dzat yang dengan kemuliaan-Mu seluruh mahluk-Mu menjadi hina, cegahlah aku dari kejelekan seluruh mahluk-Mu, Wahai Dzat yang menjadikan kebagusan, Wahai Dzat yang menjadikan keelokan, Wahai Dzat yang memberi karunia, Wahai Dzat yang memberi keni’matan, Wahai Dzat yang memberi kemuliaan, Wahai Dzat yang tiada Tuhan melainkan Engkau, Wahai Dzat yang memberi Rahmat, rahmatilah aku dengan Rahmat-Mu.

Ya ALLAH, dengan sirr sayyid Al Hasan, saudaranya, kakeknya, ayahnya, ibunya dan anak-anaknya. cegahlah aku dari kejelekan hari ini dan apa-apa yang turun di dalamnya. Wahai Dzat Yang Mencukupi beberapa kepentingan, Wahai Dzat yang menolak bala’ bencana maka ALLAH akan mencukupi mereka, dan Dia adalah Dzat Yana Maha Mendengar dan cukuplah ALLAH bagiku dan Dia adalah sebaik-baik pelindung, dan tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan ALLAH Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Semoga ALLAH Ta’ala melimpahkan Rahmat dan Kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, juga kepada keluarga dan para sahabatnya.”

http://farid.zainalfuadi.net/malam-tahun-baru-besok-adalah-malam-rabu-wekasan/

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *