Bulan: Mei 2013

hidup

mau mengakhiri posting kok teringat nasehat ketua pengurus Pondok manba’ul Falah ketika saya curhat kepada beliau. hidup ini seperti orang naik lyn, kadang berhenti, kadang macet, kadang turun minum makan dll, akan banyak hal yang terjadi dalam perjalanan, tetapi yang harus diyakini adalah apapun yang terjadi, lyn akan berjalan dan kita akan sampai tujuan. jadi

belajar webdesain

diberi amanat mengajar webdesain, tetapi tidak tahu apa2, juga tidak punya basic, akhirnya cuman hasil autodidac saja, rencananya diawali pengenalan tentang HTML, beberapa element-element yang ada kemudian siswa diminta mencoba nya dengan sedikit juga variasi. kemudian dikenalkan dengan dreamwever, sedkit mengenalkan fungsi tool (setahu saya) kemudian memberikan sedikit demo gimana membuat website sederhana. Anak-anak ditugaskan

malam roghoib

Berniat browsing tentang malam jum’at pertama bulan rajab, tapi hasilnya juga mencengangkan, dihalaman muka google banyak yang membahas masalah bid’ah. Waduh serasa bosan juga membaca begituan. Teringat rekaman yang pernah saya dengar dulu oleh syekh nadzim tentang bid’ah yang menganggap ibadah terlalu banyak. Dengan bijak beliau menjelaskan ayat , Tidaklah Alloh menciptakan Jin dan Manusia

resonansi

resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda karena getaran benda lain. Teringat waktu ngaji dulu, Sang Ustad menjelaskan bahwa salah satu tanda orang yang beriman adalah hatinya bergetar ketika disebut nama Alloh. Bayangkan bila ada orang yang hatinya selalu bergetar, karena ia tak henti-hentinya menyebut nama Alloh baik dalam keadaan berdiri maupun berbaring, di mulut

ISTIGHATSAH

Istighatsah adalah memanggil nama seseorang untuk meminta pertolongannya, untuk sebagian kelompok muslimin hal ini langsung di vonis syirik, namun vonis mereka itu hanyalah karena kedangkalan pemahamannya terhadap syariah islam, pada hakekatnya memanggil nama seseorang untuk meminta pertolongannya adalah hal yang diperbolehkan selama ia seorang Muslim, Mukmin, Shalih dan diyakini mempunyai manzilah di sisi Allah swt, tak pula terikat ia masih

tawassul

Saudara saudaraku masih banyak yang memohon penjelasan mengenai tawassul, waha saudaraku, Allah swt sudah memerintah kita melakukan tawassul, tawassul adalah mengambil perantara makhluk untuk doa kita pada Allah swt, Allah swt mengenalkan kita pada Iman dan Islam dengan perantara makhluk Nya, yaitu Nabi Muhammad saw sebagai perantara pertama kita kepada Allah swt, lalu perantara kedua adalah para sahabat, lalu perantara

TAHLILAN DAN ZIARAH KUBUR

Pada hakikatnya majelis tahlil atau tahlilan adalah hanya nama atau sebutan untuk sebuah acara di dalam berdzikir dan berdoa atau bermunajat bersama. Yaitu berkumpulnya sejumlah orang untuk berdoa atau bermunajat kepada Allah SWT dengan cara membaca kalimat-kalimat thayyibah seperti tahmid, takbir, tahlil, tasbih, Asma’ul husna, shalawat dan lain-lain. Maka sangat jelas bahwa majelis tahlil sama dengan majelis dzikir, hanya

TABARRUK – Mengambil Keberkahan Dari Bekas atau Tubuh Shalihin

Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhammad saw, peninggalan-peninggalannya saw, dan para pewarisnya yakni para ulama, para kyai dan para wali dan shalihin. Karena hakekat yang belum mereka pahami, mereka berani menilai kafir (sesat) atau musyrik terhadap mereka yang bertabarruk pada Nabi saw atau ulama. Mengenai azimat (Ruqyyat) dengan huruf arab merupakan hal yang diperbolehkan, selama

AYAT TASYBIH

Mengenai ayat mutasyabih yang sebenarnya para Imam dan Muhadditsin selalu berusaha menghindari untuk membahasnya, namun justru sangat digandrungi oleh sebagian kelompok muslimin sesat masa kini, mereka selalu mencoba menusuk kepada jantung tauhid yang sedikit saja salah memahami maka akan terjatuh dalam jurang kemusyrikan, seperti membahas bahwa Allah ada dilangit, mempunyai tangan, wajah dll yang hanya membuat kerancuan dalam kesucian Tauhid

PERINGATAN MAULID NABI SAW

Ketika kita membaca kalimat diatas maka didalam hati kita sudah tersirat bahwa kalimat ini akan langsung membuat alergi bagi sebagian kelompok muslimin, saya akan meringkas penjelasannya secara ‘Aqlan wa syar’an, (logika dan syariah). Sifat manusia cenderung merayakan sesuatu yang membuat mereka gembira, apakah keberhasilan, kemenangan, kekayaan atau lainnya, mereka merayakannya dengan pesta, mabuk mabukan, berjoget bersama, wayang, lenong atau