kiblat pendidikan

kalau baca-baca, jadi berfikiran, mengapa pakar-pakar kok selalu membanding-bandingkan dengan negara “maju” dalam sisi apapun, hukum, ekonomi dll bahkan pendidikan,
lihat di negara maju …..
kalau di negara maju itu …..
tapi kok jadi berfikir lain, lah bagaimana kita “diwajibkan” mencontoh negara maju, tapi bagaimana fakta kondisi masyarakat dan lingkungan mereka secara terinci? apakah individu-individunya dipenuhi ketentraman dan kedamaian?
halaman tetangga biasa akan terlihat lebih baik dari pada halaman kita.
hmmmm …..
kita mau jadi seperti mereka??? padahal mereka ingin tinggal di “rumah kita”

Tinggalkan Balasan