Bulan: Oktober 2015

Macam-macam Kyai

Menurut kacamata Ahmad Naufa Khoirul Faizun, Wakil Ketua PW IPNU Jawa Tengah (2013-2016) ragam tipikal para kiai penerus perjuangan para nabi tersebut bermacam-macam. Kajian tersebut memang “tidak ilmiah” karena hasil dari perenungan dan pengalaman beliau sendiri, Berikut hasilnya. 1. Kiai Panggung Kiai ini sebagian waktunya habis di jalan dan ceramah dari satu tempat ke tempat

Melayani

beberapa waktu yang lalu mendengar kalimat bijaksana dari ustad Luthfi, “barang siapa Melayani maka ia akan dilayani” awalnya apaan tu, tapi itulah prinsip seorang santri kata beliau. Dalam beberapa kesempatan, saya mendengar juga kalimat pak Kyai, “biarkanlah aku melayani kalian”, wah ini apalagi ????? beberapa saat yang lalu membaca cerita dari murid mawlana habib Umar

jangan remehkan kebaikan walaupun kecil menurutmu!

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barkaatuhu. SubhanAllah sahabatku jangan pernah meremehkan amal jariyah walau segenggam pasir, seratus rupiah atau bahkan hanya doa. “Sesungguhnya Allah tidak akan menyianyiakan amal kebaikan hambaNya sekecil apapun” (QS Yusuf 90). “Takutlah kalian kepada neraka meski dg hanya (bersedekah) separuh kurma, dan kalimat yg baik” (HR Muttafaq Alaih). Sungguh semuanya akan

Turban mengikuti sunnah nabi saw

  Memperhatikan Turban Rosululloh Bila diperhatikan, akan mirip sekali dengan turban yang dipakai oleh para masyayikh maupun para habaib kita, Jadi hal tersebut bukan karena mengikuti budaya saja, tetapi lebih mengikuti Junjungan Rosululloh Muhammad saw. hsss Bahkan Blankon sunan kalijaga juga mirip dengan Turban tersebut.  

Mari berperang ! Muslim kok mudah diadu domba ?

Beberapa hari yang lalu, membaca surat terbuka untuk ust. arifin ilham yang menggambarkan situasi di timur tengah. Menjadi tertarik karena ada saudara-saudara kita yang teriak-teriak tentang khilafah, juga di sosmed meriah banget soal mensyiahkan dan ajakan perang. apa tuh? teeringat dawuh yang pernah saya baca, Al Imam Al Arifbillah Al Hafidh Al Habib Umar bin

khilafah

Terkait Khilafah seperti yg di gembor gemborkan oleh HTI (hizbut tahrir ), Habib Umar bin Hafidz menjelaskan secara panjang yang InsyaAllah mampu mengobati dahaga kaum Muslimin yang ingin mengetahui tentang Khilafah, apa yang terpenting bagi umat Islam dan bagaimana sikap umat Islam?. Berikut penjelasannya: Tentang khilafah atau HTI, kerancuan pada dua hal yang amat penting.

Bom tempat maksiat !

Habib Munzir di tanya : Bolehkah kita menghancurkan tempat maksiat ? beliau menjawab : “Menghancurkan tempat maksiat boleh2 saja, tapi dengan tanpa melukai atau membunuh, namun itu dilakukan dengan memperhitungkan mudharrat dan manfa\’atnya, untuk zaman sekarang ini menurut hemat saya baiknya kita Bom pusat pusat tempat maksiat, dimana????? di hati kita sendiri, dan di sanubari

Resolusi jihad, isi dan detik detik

Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama merupakan rangkaian panjang dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sebelum Resolusi Jihad, telah muncul Fatwa Jihad, setelahnya, muncul pertempuran 10 November yang kemudian ditetapkan menjadi hari Pahlawan. Berikut rangkaian sejarah perjuangan kaum santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, yang kemudian menjadi dasar lahirnya Hari Santri Nasional 22 Oktober, seperti disampaikan oleh Wakil Ketua

Whirling

beberapa waktu yang lalu di YKS yang ditayangkan di TV9, tampil juga tarian putar yang dipopulerkan oleh Syekh Jalaluddin Rumi, apa itu whirling? Whirling dervishes, atau dalam bahasa Turki disebut dengan “Semazen” ialah gerakan berputar yang merupakan salah satu ritual dalam tariqat Mawlawiyah (Mevlevi). Whirling merupakan ekspresi rasa syukur terhadap Tuhan yang Maha Pencipta. Gerakan