melihat

ketika aku mulai melihat dan mengamati sekeliling
aku mulai menyadari dan melihat bahwa setiap orang punya peran masing-masing
ibarat melihat film (bukan dari sudut pandang pemain, melainkan sebagai pemirsa), keelokan film akan terlihat, semua hal telihat saling melengkapi
aku takjub dengan semuanya, semuanya begitu berjasa dalam lingkaran kehidupan
tidak ada yang tidak bermanfaat, tidak ada yang sia-sia, mereka dengan kebaikan mereka
banyak diantara mereka mungkin tidak menyadari kebaikan dirinya, aku salut, mereka memberikan manfaat bagi yang lain
Mungkin ada sebagian yang merasa terganggu oleh mereka, tetapi apabila diselidiki, ia memberikan guna bagi yang lainnya,
memang tidak ada yang sempurna, tetapi yang mengagumkan adalah kelemahan mereka berguna bagi orang lain, ada juga ditutupi yang lain, kelemahan yang satu memicu kelebihan yang lain dan menjadi inisiator orang lain untuk memunculkan kelebihan terhadap dirinya,
jadi secara keseluruhan, terjadi suatu dinamika yang indah, mereka semua luar biasa, mereka memiliki andil untuk keluarga mereka, masyarakat mereka, semuanya, mereka mendapat peran mereka
tapi kemudian aku mencoba melihat diri, dulu ada hal-hal yang ku banggakan, eh setelah aku amati lebih seksama, rasanya nyesek, “APA GUNAKU?”
selalu bertanya dan bertanya, sebernarnya apa gunaku? semua prilaku, fikiran dan segalanya, berisi hanya kesalahan, apa manfaatku? aku benar-benar tidak bermanfaat, aku malu pada semua, aku malu pada diriku,
mungkin yang dapat ku lakukan hanyalah berdoa, bagi mereka semua yang sebenar-benar bermanfaat, semoga Allah Allah melimpahkan pahala berlimpah untuk mereka
terselip juga doa, “ya Allah, janganlah sekelilingku, mereka semua terimbas oleh ketidakbergunaanku, terimbas keburukanku” aku juga berdoa “aku ingin bersama mereka, mereka penuh kebaikan, aku ingin meniru mereka, bagaimana aku berguna, berharap barokah dari mereka”
 

Tinggalkan Balasan