ada pembimbing yang bagaikan …

duduk berlama di pesawat, menengok sedikit k cendela, yang terlihat hanyalah awan, pemandangan yang bermacam2 akan indah ketika takeoff dan landing, tapi itu juga masa krusial dan berbahaya, yang segala aktifitas dibatasi, dan mungkin sekali banyak guncangan yang dirasakan, tapi pemandangan luar sungguh indah,

gimana dengan pembimbing?

ada yang mengajak berjalan jalan sambil menikmati jalan dan pemandangan serta menghirup suasana bahkan sering juga dijelaskan sana sini, senda gurau dan lain2, menyenangkan tapi di satu sisi rasa lelah dan mungkin perjalanan sampai ketujuan menjadi sangat lama,

ada juga yang membonceng dengan sepeda (motor), udara juga segar lebih cepat dari jalan kaki, terik panas, kondisi jalan juga sangat mempengaruhi kenyamanan, bisa sedikit slintat slintut jika macet dll,

ada juga yang seperti naik mobil, situasinya nyaman, walau diluar terik atau dingin, pemandangan juga masih bisa diawasi dari dalam, tapi semilir angin agak tak terasa walau cendela telah dibuka, lebih cepat dari motor jika jalan lancar …

ada juga yang seperti naik kereta, jalannya cepat tanpa gangguan, pemandangan hanya selintas cepat dll,

ada juga yang seperti pesawat hanya di awal dan di akhir mngetahui keadaan dirinya, lebih cepat

atau seperti roket yang bahkan tidak bisa mengintip cendela, tapi kecepatannya luar biasa, menjangkau yang kendaraan lain tidak bisa dijangkau, ruang tidak senyaman yang lain tapi wusss … nyampe

seperti apakah guru kita dalam membimbing? kita harus percaya dengan mereka, apapun metodenya toh akan sampai juga, tidak perlu iri dengan yang dinikmati orang lain, karena mungkin engkau dibawa dengan roket diperjalanan tidak nyaman tetapi cepat sampai tujuan dan bisa menikmati puncaknya sedang yang lain masih dalam perjalanan dan mungijn sudah kelelahan ketika sampai ..

hayooo abahas apa ini ???

Tinggalkan Balasan