sunnah wudlu 10

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 17 Maret 2014

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على سيدنا رسول الله محمد ابن عبد الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

أما بعد الحمد لله

Para habaib, para kiyai, para asatizah, hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT, kita mendengar apa yang disampaikan oleh para habaib kita guru-guru kita diantaranya disampaikan oleh orang tua kita addai ilallah Alhabib Abdurahman bin Abdulqodir Basyurah dan juga disampaikan oleh addai ilallah KH. Alimuddin. mudah-mudahan dikasih keberkahan oleh Allah SWT.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, mereka para aulia Allah adalah orang-orang pilihan Allah SWT, yang dipilih oleh Allah SWT untuk membimbing umat, setiap individu dari mereka diberikan rahasia Allah cahaya dari Allah SWT, setiap individu dari mereka memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh orang lainnya, Allah SWT memuliakan mereka diatas orang beriman lainnya, Allah SWT menyatakan didalam Al Qur’an يرفع الله الذين امنوا منكم والذين اوتوا العلم درجات Allah SWT mengangkat derajat orang-orang yang berilmu dan mengangkat secara khusus derajat orang-orang yang berilmu diatas derajat orang-orang yang beriman. Khususiah dari Allah SWT. Kita sekalian hendaknya mengambil keberkahan dari setiap individu dari mereka, dari siapa pun, kita melihat mereka melihat rahasia yang Allah titipkan kepada mereka. Melihat wajah mereka kita bisa melihat hubungan mereka yang erat dengan Rasulullah Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam, mereka adalah pewaris nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam, mereka adalah penyambung lidah dari nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, kita punya tugas dari nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam untuk menjalin hubungan dengan para ulama, dengan para auliya dengan orang-orang sholeh yang dicintai oleh Allah SWT, kita pengen hidup kita enak, hidup kita berkah, hidup kita bahagia, ambil kabar gembira akan kita dapati apabila kita hidup berdampingan dengan para auliya Allah para ulama yang bertaqwa disisi Allah SWT. Al Imam Syafi’i Radiallahu Taala Anhu wa ardlo mengatakan:

لولا مصاحبة الأخيار والمناجاة في وقت السحار لما احببت البقاء في هذه الدار

Read more »

sunnah wudlu 9

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 10 Maret 2014

الحمد لله الحمد لله الذي هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا ان هدانا الله, اللهم صل وسلم وبارك وكرم على سيدنا محمد مفتاح باب رحمة الله عددما في علم الله صلاة وسلاما دائمين بدوام ملك الله وعلى اله وصحبه ومن والاه, أما بعد

Hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT, kita mendengar apa barusan yang telah kita sampaikan oleh orang tua kita AdDai ilallah Al Habib Abdurahman bin Abdul Qodir Basurrah dan disampaikan juga oleh akhina AdDai ilallah Al Habib Alwy bin Ahmad bin Alwy bin Syihab yang mudah-mudahan semua itu membawa manfaat bakal kita sekalian, kalau kita jalankan ini sunnah-sunnah nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam ketahuilah kita untung dunia wal akhirat itu udah pasti insyaallah, macam tadi kita denger dari Alhabib Alwy dari habib Abdurahman juga, masuk kekamar mandi menjalankan dikamar mandi apa yang diajarkan oleh nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam masuk pakai kaki kiri baca do’anya sebelum masuk terus hal-hal adab yang lain yang harus dilakukkan, keluar pakai kaki kanan ada do’a-do’anya, itu aja yang dijalankan,bibinya Alhabib Abdullah bin Hasan bilang katanya kalau kalian wahai anak-anakku menjalankan itu adab itu sunnah yang diajarkan oleh nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam kalian keluar dari kamar mandi wajah kalian terpancar cahaya dari Allah SWT, itu masuk kamar mandi dengan adab, bagaimana dengan wudlu? Ini kita bawakan sunnah-sunnah nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam yang sedemikian banyak bukan sekedar kita dengar terus kita lupakan, mudah-mudahan yang nyatet yang nulis dikasih keberkahan oleh Allah SWT dan yang menjalankannya juga dibimbing oleh Allah SWT, dan semua yang belum diberikan taufiq oleh Allah SWT, ini semua kita bawakan dengan terperinci semacam ini agar kita jalankan terus kalau kita jalankan,terus kalo kita jalankan bukan cuma kita yang untung biar kita tahu berapa banyak musibah menimpa umat ketika sunnah nabi Muhammad terbengkalai dan berapa banyak musibah yang diangkat oleh Allah SWT karena satu orang yang menjalankan sunnahnya nabi besar Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam, ini rahasia Allah ini aturan Allah SWT, karena itu jalankan bukan bakal untuk diri kita tapi untuk saudara-saudara kita yang lainnya sebab keberkahan dari sunnah nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam untuk semuanya bukan bakal orang yang menjalankannya bakal semua kebagian berkahnya tapi ketika dilalaikan, luput, dilupakan, maka datanglah teguran-teguran dari Allah SWT.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, didalam pembahasan kita yang lalu tentang sunanul wudlu dintara sunnah-sunnah wudlu adalah mengusap telinga dan sebelumnya mengusap kepala dengan sunnah-sunnah kepala yang dibahas panjang lebar dan kita kemarin membahas mengusap telinga sampai lima belas kali, dan Allah tahu apa hikmahnya disitu. Kita tugas kita cuma jalani ini sunnah-sunnah Rasulullah Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam, terus satu hal itu didalam hikmah disebutkan kita kalau lihat ini telinga engga ada pintunya, mulut ada pintunya dua lagi sekaligus bibir kita sama gigi kita, tahu kenapa? Ketika sholihin ditanya tentang hal yang demikian dia menjawab sebab kita dianjurkan untuk mendengar lebih banyak dari pada berucap, sebab seseorang paling demen ngomong denger kagak mau, yang seharusnya sebaliknya banyak mendengar. Orang ketika mendengar dia bisa mendapatkan manfaat banyak tapi kalau berucap engga tahu apa yang terjadi. Makanya AnNabi Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam mengatakan

من كان يؤمن باالله واليوم الأخر فليقل خيرا او ليصمت

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya dia berucap ucapan yang baik atau diam. Al Imam AnNawawiy didalam kitab Riyadussholihin ketika menyebutkan ini hadits beliau menyatakan sudah sepattnya bagi orang yang beriman sebelum dia berucap dia berpikir akan ucapan yang akan dia ucapkan, kalau memang ucapan yang dia akan ucapkan dia pikirkan dia renungkan akan membawa manfaat maka silahkan dia ucapkan tapi setelah dia berpikir ternyata ucapan yang dia ucapkan akan membawa kebinasaan kehancuran maka wajib dia diam, kalau dia tidak tahu ni ucapan ragu, ini membawa manfaat atau engga? dalam keadaan seperti ini maka lebih baik dia diam. Keimanan diuji disini. Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT pembahasan itu sudah selesai, terus adalagi sunnah yang berikutnya. Apa sunnah yang berikutnya? Setelah mengusap telinga, yang berikutnya yang kita lakukan membasuh kedua kaki, tunggu dulu sebelum membasuh kedua kaki ada satu sunnah. Apa itu? adalah mengusap leher bagian belakang sampai kedepan tiga kali, ambil air dikedua tangan kita usap leher dari belakang tiga kali-tiga kali. Namanya disebutkan oleh para ulama مسح الرقبة mengusap leher dari bagian belakang sampai kedepan dan ini bagian dari sunnahnya nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam walaupun para fuqoha berbeda pendapat bahwa ini adalah bagian dari pada sunnah seperti yang saya sebutkan barusan dan mereka memiliki hadits-hadits dalam hal itu, dan beberapa fuqoha yang lain mengatakan bahwasany مسح الرقبة ليس من السنة bukan dari pada sunnah, akan tetapi yang mengatakan ini adalah sunnah diantaranya Al Imam Al Ghazali sebagai mana yang ada didalam kitab Bidayatul Hidaya beliau menganjurkan setelah mengusap telinga dianjurkan tiga kali mengusap leher dan itu disunnahkan kata Al Imam Ghazali dan itu ada do’anya. Apa do’anya? Do’a yang dianjurkan untuk dibaca ketika mengusap leher ;

اللهم فكّ رقبتي من النار وأعوذبك من السلاسل والأغلال

Ya Allah lepaskan leherku ini dari ikatan tali api neraka sebab beberapa manusia kelak dihari kiamat akan menghadap kepada Allah SWT

مقفولة الأيدي tangannya terbelenggu dileher, tahu siapa? Ini dalam hadits nabi bilang diantaranya yang datang dihari kiamat yang datang menghadap dalam keadaan yang semacam itu adalah para penguasa baik dia penguasa yang adil maupun penguasa yang dzolim datang menghadap kehadapan Allah dengan keadaan semacam itu tangannya terbelenggu adil maupun dzolim. Kira-kira enak gak tuh menghadap Allah dengan keadaan semacam itu tangan terbelenggu dilehernya? Kagak enak naudzubillah kita aja didunia kalau diarak macam begitu kagak mau penghinaan penyesalan itu didunia apalagi di akhirat malu sama Allah dihadapan sekalian ciptaan Allah ngadap kepada Allah dalam keadaan tangan terbelenggu, yang begini kata nabi Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam didalam beberapa riwayat terhadap pengusa baik dia adil maupun dzolim. Yang adil juga? Termasuk yang adil juga ketika menghadap Allah mereka dihisab, yang bisa melepaskan itu belenggu yaitu keadilannya, setelah dihisab oleh allah dinyatakan bahwa dia adalah penguasa yang adil yang taqwa maka dia terlepas dari belenggunya tapi kalau dia tenyata dzolim sebagai penguasa maka dia dilemparkan ke api neraka naudzubillah tapi tetep dia datang menghadap Allah dengan keadaan terbelenggu. Makanya AnNabi Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam mengatkan didalam haditsnya .إنكم ستحرسون على الإمارة وانها ستكون ندامة يوم القيامة Rasul Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam mengatakan didalam haditsnya Kalian akan mengejar kepeminpina terbukti Rasulullh Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam kita liat sekarang semua orang, apalagi zaman sekarang saat-saat yang semacam ini semuanya ngejar-ngejar kepeminpinan alasannya macam-macam, tapi ingat! Dengarkan sabda nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam, apa yang beliau katakan

وانها ستكون ندامة يوم القيامة Read more »

sunnah wudlu 8

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 3 Maret 2014

الحمد لله و الصلاة و السلام على سيدنا رسول لله محمد ابن عبد الله و على اله و صحبه و من ولاه

 

أمابعد.الحمد الله

 

Hadirin wal wadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT mudah-mudahan kita yang hadir ditempat yang mulia ini mudah-mudahan dikasih keberkahan oleh Allah SWT khususnya yang bawa kitab yang bawa buku tulis yang bawa pulpen yang bawa siwak yang mengamalkan ini ilmu mudah-mudahan diberikan taufiq oleh Allah SWT, dibimbing oleh Allah Ta’ala, dijadikan sebagai ulama ‘amilin yang bertaqwa kepada Allah SWT yang dicintai oleh nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam amin ya Rabbal ‘alamin…

Hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT dalam pertemuan yang lalu kita membahas tentang beberapa sunnah yang didisunnahkan saat kita membasuh kedua tangan kita sedikit kita mengulang ketika kita membasuh tangan kita saat berwudlu disunnahkan apabila kita menggayung itu air maka disunnahkan dimulai dari ujung jari tapi kalau kita berwudlu dengan menggunakan keran atau ada yang tuangkan bakal kita walaupun hukumnya makruh kalau ada yang tuangkan bakal kita, maka disunnahkan dimulai dengan siku dahulu, dari siku ke ujung jari, berbeda kalau kita gayung dengan tangan kita dimulai dengan ujung jari kita. Itu sudah kita bahas, kemudian juga kita bahas dalam pertemuan yang lalu disunnahkan memulainya dengan tangan kanan sebanyak tiga kali kemudian tangan kiri tiga kali. Dan dianjurkan juga disunnahkan untuk الدّلك menggosok, ini sunnah didalam madzhab Al Imam Syafi’i adapun didalam madzhab Al Imam Malik hukumnya wajib bagian dari rukun wudlu, naam.. kemudian juga disunnahkan dalam madzhab Al Imam Syafi’i التخليل yaitu sela-sela jari dipastikan air masuk sampai ke situ digosok, kemudian disunnahkan إطالة التحجيل membasuh sampai kepundak, sebab ini yang membedakan umat nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa alaihi wa shahbihi wa salam dengan umat yang lain, kemudian juga cincin, cincin ditangan sudah kita bahas dalam pertemuan yang lalu yaitu kalau memang cincinnya sangat ketat dijari sehingga air tidak mungkin untuk masuk kebawah cincin maka hukumnya wajib itu cincin digerakan hingga dapat dipastikan air telah sampai kebawah cincin atau wajib dilepas, itu kalau memang cincinnya terlalu ketat sehingga air tidak mungkin sampai kebawah cincin wajib hukumnya, namun kalau memang cincinnya longgar maka sunnah untuk digerakkan sehingga air bisa masuk. Kemudian kita sudah bahas juga الموالاة yaitu membasuh kedua tangan sebelum wajah kering, kemuadian tiga kali-tiga kali dan ini sudah kita bahas mudah-mudahan sudah kita praktekkan dan kita amalkan, kemudian juga diajarkan ketika kita membasuh kedua tangan doanya:

 

اللهم اعطني كتابي بيميني وادخلني الجنة بغير حساب

 

Ya Allah berikan kepadaku kitab amal perbuatanku dengan tangan kananku dan masukkan aku kedalam surga tanpa dihisab. Sebab orang kalau sudah dihisab oleh Allah SWT berat urusannya ente liat orang yang kerja dikantor paling pusing kalau sudah akhir tahun, kenapa akhir tahun dia pada pusing? Sebab itung-itungan punya urusan setahun, itu urusan kerjaan punya setahun kerjaan dia yang sebatas itu, bagaimana urusan hidup kita? وكل كبير وصغير مستطر semua yang besar yang kecil dicatat oleh Allah SWT. Karena itu berapa banyak orang yang dihisabnya panjang. naudzubillah, mudah-mudahan jangan kita dihisab oleh Allah mudah-mudahan kita masuk surga tanpa hisab, kalo sudah dihisab oleh Allah SWT walaupun masuk surga tetap saja engga enak, terus terang berat, berat, berat, Ya Rabb kita cuma bisa berharap sama Allah SWT agar dimasukan kedalam surga tanpa dihisab oleh Allah SWT. Karena itu dalam wudlunya kita, kita minta hal yang demikian Ya Allah berikan kepadaku kitab amal perbuatanku dengan tanganku dan masukkan aku kedalam surga tanpa dihisab, minta dalam wudlunya kita, minta setiap saat kepada Allah dengan kesungguhan dari dalam hati kita, terus ketika membasuh tangan kiri kita kita berdoa kepada Allah SWT didalam doa yang diajarkan:

 

اللهم إني اعوذبك ان تؤتيني كتابي بشمالي او من وراء ظهري

 

Ya Allah aku berlindung kepadamu jangan Engkau berikan kepadaku kitab catatan amal perbuatannku dengan tangan kiriku atau dari belakang punggungku. Minta sama Allah sebab orang yang semacam itu dia yang bakal masuk kedalam neraka, naudzubillah

Read more »

Penjelasan Kitab Risalatul Jami’ah, Sunah Wudhu 7

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 24 Febuari 2014

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الحمد لله و الصلاة و السلام على سيدنا رسول لله محمد ابن عبد الله و على اله و صحبه و من ولاه

أمابعد.الحمد الله

Para habaib para kiyai para asatidzah hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kita telah mendengar apa yang disampaikan oleh adda’ilallah bapak KH Syihabbuddin yang mudah-mudahan membawa manfaat untuk kita sekalian tentang perkara sholat berjamaah di masjid dan lain-lainnya, terus apa yang di sampaikan oleh guru kita alhabib abdurrahman bin abdul qodir baa surrah ya tentang taqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tentang ni’mat yang Allah kasih bakal kita.

Alhamdulillah seperti kita dengar tadi dari habib Abdurrahman, guru-guru kita pada baik semua mudah-mudahan terus pada baik yaa rabbal’alamin.Walhamdulillah Kita bangga habib dengan anak-anak kita dari sejak sebulan yang lalu sampai detik ini banyak diantara mereka yang bawa pulpen,bawa buku tulis dan bawa siwak, mudah-mudahan makin diberikan taufiq oleh allah Subhanahu Wa Ta’ala.Alhamdulillah disini ada beberapa yang pada bawa pulpen bawa buku tulis dibelakang juga yang diatas orang-orang perempuan juga demikian mudah-mudahan semuanya dikasih berkah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya walaupun gak bisa seperti orang-orang dulu banyak dari allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala didalam pembahasan kitab Risalatul Jamiah yang kita bahas, kita telah membahas tentang beberapa sunnah,dari pada sunnah-sunnahnya Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Shahbishi Wassalam yang disunnahkan pada saat berwudhu dan kita sudah membahas tentang cara membasuh wajah. Sunnah-sunnahnya bagaimana ? nah gak bakal kita bahas lagi saat ini, Alhamdulillah sudah pada denger dan sudah dicatat yang gak keburu nyatet juga bisa lihat di website dari pada Majelis Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Shahbishi Wassalam wa Insya Allah semua mendapat manfaat dan bisa dipraktekkan dan bisa di amalkan, sebab tujuan dari ilmu yang kita pelajarin bukan Cuma sekedar kita didengar, tadi kita dengar dari Alhabib Abdurrahman Bin Abdul Qodir BaaSurrah kita belajar tentang masalah siwak gak dipraktekkin apa gunanya ? kita belajar tentang wudhu gak dipraktekkin.

Imam Al Haddad didalam kitab adab sulukulmurid mengatakan perbedaan antara orang yang berilmu namun gak memperaktekkan ilmunya dengan orang bodoh yang tidak belajar sama sekali tidak ada bedanya sama sekali kecuali satu. Bedanya nih orang yang belajar tapi gak memperaktekkan imunya ntar dihari qiyamat disiksa lebih dulu sebelum penyembah berhala itu saja bedanya. Bedanya cuma itu berat bedanya adapun perbedaan dia dengan orang bodoh tidak ada bedanya sama sekali kecuali nanti dihari qiyamat حجة الله عليه……kata imamul haddad.

Hukuman Allah bakal orang yang semacam ini berat dihari qiyamat naudzu billah mudah-mudahan kita sekalian diberikan taufiq oleh allah bisa mengamalkan ilmunya. Dahulu ketika kami belajar diHadromaut dihadapan guru kami Alhabib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz saat itu kita mengakhatamkan kitab Bidayatul Hidayah, setelah kita Khatam Bidayatul hidayah beliau tanya sama kita قرءتم بدية الهدية ؟ kalian sudah pada baca kita Bidayatul Hidayah ?, kita bilang Alhamdulillah udah baca Habib بدية الهدية ؟ ختمتم kalian sudah khatamin ? udah habib. Terus habib tanya ma kita عملتم بما فيه ؟وsudah kalian praktikkan belum apa yang ada didalamnya ? semuanya pada diam. Ditanya udah baca jawab semuanya sudah, sudah khatam sudah, tanya sudah praktikkan belum pada diam gak ada yang jawab. Terus beliau bilang kepada kita, beliau bilang kalau kalian belum praktekkin berarti kalian belum membaca kitab Bidayatul Hidayah,kalau belum diperaktekkin berarti belum kalian baca walaupun telah kalian baca sebanyak seribu kali kalau belum dipraktekkin berarti kalian gak baca sama sekali. Sebab kitab semacam Bidayatul Hidayah,kutubul imamul haddad,kutubul imamul ghazali itu dinamakan kutubul amal kitab praktek bukan hanya sekedar kitab ilmu pengetahuan agama aja nggak !! bukan hanya sekedar diketahui saja tidak!!! Tapi dipraktekkan dan diamalkan.

Read more »

Penjelasan Kitab Risalatul Jami’ah, Sunah Wudhu 6

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 17 Febuari 2014

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT kita telah mendengarkan apa yang disampaikan dari sejarah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam dan para sahabatnya sekalian, apa yang kita dengar dapat membangkitkan kecintaaan kita yang sesungguhnya dihati kita kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, minggu lalu kita membahas hadits tentang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam ketika ditanya oleh Amr bin Asy tentang orang yang paling dicintai oleh nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam beliau menjawab “ Sayidatina Aisyah”. Amr bin Asy bilang “Ya Rasulullah dari laki-laki siapa?”. Maka beliau mengatakan “Ayahnya” yaitu Sayidina Abu bakar AsSidiq.

Dalam pertemuan kemarin kita membahas tentang Sayidatina Aisyah pertemuan malam ini kita sudah denger tentang Abu bakar AsSidiq inilah yang membuat beliau dicintai oleh nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam, pengorbanan segala yang diberikan oleh beliau untuk Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam, hingga dipeperangan tabuk nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam datang memerintahkan kepada para sahabatnya untuk berjuang dijalan Allah melawan orang-orang Romawi yang saat itu nabi Muhammad akan menuju kesuatu tempat namanya Tabuk untuk memerangi orang-orang romawi, saat itu perjalanan sangat jauh dan dibutuhkan perbekalan yang sangat banyak dan keadaan saat itu sangat susah, maka para sahabat yang datang mereka membawa apa mereka miliki, mereka infakkan dijalan Allah SWT untuk berjuang dijalan Allah SWT.

Datang sayiduna Utsman ibnu Affan mengatakan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam “Ya Rasulullah seribu ekor unta dengan segala perbekalannya untuk berjuang dijalan Allah aku yang tanggung semuanya” kata sayiduna Utsman ibin Affan, dan beliau datang kepada Rasulullah dengan membawa sekarung emas dituangkan dihadapan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam semuanya untuk berjuang dijalan Allah SWT. Sehingga nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam mengatakan sayiduna Utsman “……………….” “Setelah hari engga ada dosa yang ditulis untuk Utsman ibin Affan” kata Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbishi wassalam, beliau dapat ini anugrah dari Allah SWT kenapa? Pengorbanannya untuk Allah dan Rasulnya.

Read more »

Penjelasan Kitab Risalatul Jami’ah, Sunah Wudhu 5

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 10 Febuari 2014

Para hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, malam hari yang mulia ini ini kita akan menjadi saksi yang mana kita semua nanti kelak dihari kiamat kita juga akan diminta kesaksian kita oleh Allah SWT. Pasti dimalam ini atas malam yang paling bahagia atas saudara kita yaitu malam saudara kita yaitu malam saudara kita ini menganut agama islam menyatakan keislamannya penghambaannya kepada Allah SWT, dan mudah-mudahan keislaman ini dikokohkan dihati beliau dan dihati kita semua. Ya Rabal’alamin..

أشهد أن لآإله إلاالله وأشهد أن محمدا رسول الله رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمد نبيا ورسولا على ذلك حييت وعلى ذلك مت وعلى ذلك أبعث إن شاءالله تعالى من الآمنين..

Saya bersaksi saya meyakini, saya percaya bahwa saya tidak ada tuhan selain Allah, dan nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam sebagai utusan Allah. Saya ridlo saya rela saya puas saya bangga Allah sebagai Tuhan saya Islam sebagai agama saya dan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah yang diutus untuk saya dan untuk sekalian alam semesta atas keimanan semacam ini keyakinan semacam ini saya hidup dan atas keyakinan keimananan yang demikian saya mati dan atas keyakinan keimanan yang demikian kelak saya akan dibangkitkan oleh Allah SWT. Insyaallah dengan membawa kedamaian kebahagiaan dari Allah SWT. Alhamdulillah…

Mudah-mudahan kita menjadi saksi yang terbaik dari Allah SWT dan ini malam juga kita saksi namanya nama yang bagus nama islam, nama yang terbaik kebetulan barusan didalam hadits disebutkan Sayiduna Amr ibn Asy bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam

يارسول الله من أحب الناس اليك Ya Rasulullah siapa yang paling engaku cintai dari manusia ini dari orang-orang yang hidup saat ini? Beliau mengatakan Aisyah istriku sayidatina Aisyah, maka Amr bin Asy mengatakan yang saya maksud dari orang laki? أبوها yaitu Sayiduna Abu bakar AsSyidiq adalah salah sahabat yang paling dicintai oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam dan ini malam nama ente Abu Bakar As Syidiq wa insyallah jadi orang yang dicintai oleh Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

الحمد لله الذي هدانالهذا وماكنا لنهتدي لولا أن هداناالله اللهم صل وسلم وبارك وكرم على سيدنا محمد مفتاح باب رحمةالله عدد ما في علم الله صلاة وسلاما دائمين بدوام ملك الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

أما بعد……الحمدلله…..

Para habaib, para asatizah, hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT. Insyaallah malam hari ini malam yang bahagia bakal kita sekalian khususnya bakal saudara kita Abu bakar mudah-mudahan dijadikan oleh Allah SWT menjadi muslim sejati, muslim yang diridhoi oleh Allah SWT dan saya minta kepada Allah SWT khusus bagi temen-temen yang mebawa buku tulisnya membawa pulpennya dijadikan Allah SWT sebagai ulama ‘amilin yang berdakwah dijalan Allah SWT yang dicintai oleh nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam sebagaimana saya do’akan juga secara khusus setiap orang yang diantara kita yang membawa siwaknya yang menjalankan sunnah nabi besar Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam yang menggantikan rokoknya dengan siwaknya nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam agar senantiasa mendapatkan perhatian khusus dari nabi besar Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam dan dijadikan meraka orang yang dicintai oleh nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam karena mengagungkan sunnah-sunnah nabi besar Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam dan mudah-mudahan yang belum menjalankan ini sunnah-sunnah yang saya sebutkan mudah-mudahan diberikan taufiq oleh Allh SWT, dibimbing hatinya oleh Allah SWT, digerakan hatinya oleh Allah SWT dijadikan oleh Allah sebagai hamba-hamba yang mendengarkan nasihat dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya ya Rabbal ‘alamiin..

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT didalam hadits yang barusan disebutkan diriwayatkan oleh sayiduna Amr ibn Asy Rhadiallahu taala ‘anhu waardlo beliau mengatakan bahwasanya nabi besar Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam bersabda

أحب الناس إلي عائشة ومن الرجال أبوها

beliau mengatkan bahwasanya manusia yang paling aku cintai adalah Aisyah dan dari dari aki-laki adalah ayahnya. Sayiduna Amr ibnu Asy adalah salah seorang sahabat nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam yang mana dahulu sebelum masuk islam adalah musuh bubuyutannya nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa shahbihi wassalam tapi ngga ada yang tahu hidayah ditangan Allah SWT. Karena kita jangan memvonis seseorang sebab terkadang saat ini dia musuh tapi kita punya tuhan مقلب القلوب yang membolak-balikan hati. Berapa banyak orang yang saat ini kita hinakan dengan kekafirannya ngga ada yang tahu ternyata dapat hidayah dari Allah SWT.

Read more »

Penjelasan Kitab Risalatul Jami’ah, Sunah Wudhu 4

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 3 Febuari 2014

الحمد لله على ما أنعم وعلى ماتكرم اللهم صل وسلم وبارك وكرم على سيدنا محمد الحبيب الأعظم وعلى آله وصحبه ومن على دربه انتظم.

Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah SWT, barusan kita dengarkan apa yang disampaikan Ad da’i ilallah Al Habib Hamid bin Ja’far Al Qodri syarah dari pada hadits Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam atau penjelasan dari hadits Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam yang barusan sama-sama kita bacakan, satu hal yang saya ingin garis bawahi apa yang beliau sampaikan tentang perkara jihad dalam artian pertempuran dimedan perang. Seruan banyak, iklan untuk berjihad banyak, akan tetapi seperti yang barusan Habib Hamid sampaikan, jihad dalam artian pertempuran dimedan perang memiliki persyaratan yang ketat yang harus dipenuhi oleh seseorang oleh sekelompok manusia yang ingin berjuang berperang dimedan perang apabila persyaratan tersebut tidak dipenuhi maka terkadang jihad tersebut diharamkan oleh Allah SWT karena akan menjadi bumerang untuk dirinya dan untuk islam, dan inilah yang terjadi saat ini ketika diserukan oleh sekelompok orang seruan jihad dengan artikata bertempur pertumpahan darah peperangan namun persyaratan belum terpenuhi inilah yang kita dapati saat ini, kehancuran bagi umat islam suma’ah yang buruk coreng bagi wajah umat islam saat ini semua mengatasnamakan islam saling membunuh satu sama lain ketika persyaratan jihad belum terpenuhi ketika dipaksakan jihad begini keadaannya, umat terpecah belah, yang menjadi korban adalah orang yang tidak ada sangkut pautnya terkadang orang islam sendiri, demi untuk mensucikan diri terkadang harus mengkafirkan orang islam yang lain naudzubilah..

Ini kenyataan yang sangat pedih yang menimpa umat islam dan betul apa yang barusan disampaikan oleh Alhabib Hamid, dari guru kami Al ‘alamah Al Arif billah Al habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz kalau ada sekarang jihad yang memenuhi syarat maka kami yang pertama akan berjihad dimedan perang, tapi saat ini belum bisa kita dapati persyaratan yang terpenuhi sebagian besar yang ada memiliki kepentingan dibalik itu diantaranya kepentingan politik, jabatan, atau lain sebagainya. Kalau memang ada jihad perjuangan pertempuran dimedan perang yang memenuhi persyaratan oleh Allah didalam agama Islam maka kita yang akan menjadi orang pertama disini, tapi saat ini sudah banyak kotoran, persyaratan belum terpenuhi, kita kalau mau lihat kita bukan pengecut, kita bukan jabahan bukan orang pengecut, kalau kita mau melihat sejarah orang-orang yang berjuang dimedan perang adalah kita orang-orang yang demen maulid macam begini.

Orang-orang tua kita para aulia Allah SWT mereka yang berjuang dimedan perang bertempur dijalan Allah ketika persyaratan terpenuhi, siapa mereka? Wali songo  yang mendirikan kerajaan-kerajaan islam dibumi indonesia kalau bukan daripada aulia Allah yang mengenal Allah orang-rang yang mengenal cinta kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam dari keluarga Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam, ketika persyaratan terpenuhi mereka menjadi orang-orang pertama yang berjuang dimedan perang dijalan Allah SWT. Tapi saat ini, jihad dengan arti kata yang sesungguhnya para ulama kita menyatakan kita belum bisa melihat persyaratan yang terpenuhi, karena itu jangan kita terpancing oleh seruan-seruan yang datangnya dari musuh-musuh Allah SWT.

Read more »

Penjelasan Kitab Risalatul Jami’ah, Sunah Wudhu 3

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 27 Januari 2014

Para habaib, para kiyai wabil khusus addai ilallah al alim al amil al muhib bapak KH. Syukur Ya’kub yang mudah-mudahan dikasih panjang umur oleh Allah sehingga bisa selalu membagi ilmunya kepada kaum muslimin sekalian, beliau ini adalah seorang ulama besar ini dikota jakarta, walupun beliau bilang stok lama tapi ngga ada abisnya berkahnya banyak banget, beliau salah satu murid daripada saya punya kakek al alamah al habib salim bin ahmad bin jindan, murid dari alhabib ali bin abdurahman kwitang, murid daripada alhabib ali bin husen al attas, murid dari pada kakeknya habib hud yaitu al habib abdullah bin salim al attas, murid daripada hababib dan juga beliau menimba ilmu dari guru beliau bapak KH. Abdullah bin Nuh seorang ulama besar pakar hadits pakar tarikh seorang ulama besar disana, beliau usianya kelihatan masih muda tapi udah tua itu, hadza tiada lain seperti al imam abi suja’ al imam abi suja’ meninggal usia 140 tahun tidak ada satu gigi pun yang rontok, 140 tahun meninggal, dia ditanya ya imam umur 140 tahun gak ada satu gigi pun yang rontok seger sehat, apa sehat, kenapa bisa begini? Beliau menjawab, “………………………. kami menjaga anggota badan kami dari kemaksiatan ketika kami muda sehingga kami tua anggota badan kami dijaga Allah SWT.

Mudah-mudahan Allah kasih keberkahan kepada beliau dan Allah berikan kesehatan kepada Ulama-ulama kita, dan para kiyai kita, dan beliau rutin tiap hari ahad pagi hadir dimajlis al imam al qutub al habib Ali bin Abdurahman kwitang. Itu majlis berkah segala keberkahan yang ada di indonesia bersumber dari majlis itu, saya bisa jadi gini dari bayi tadi macam begitu dibawa sama orang tua saya ke kwitang. Alhamdulillah berkat mereka para aulia kita melihat ni islam tersebar di berbagai tempat, mudah-mudahan Allah kasih keberkahan bakal kita sekalian.

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT kemarin kita membahas belum selesai tentang hadits nabi Muhammad Shalallahu alaih wassalam, Abu Hurairah ni kita bahas walaupun sebenarnya kalo kita mau bahas abu hurairah ni panjang namun yang lebih detail lagi dia buka kitab lagi dia ngaji, alhamdulillah ulama-ulama dikota jakarta banyak macam beliau tadi Kiyai Muhammad Syukur Ya’kub disini juga disekitar sini banyak ulama-ulama besar para kiyai yang mana ilmu mereka sangat berkah

Terus juga ini malam saya gembira alhamdulullah tiap malam selasa kegembiraan ini terus bertambah, gembira kenapa? Saya lihat disini ada yang bawa buku tulis sama pulpen, disini ada disitu juga ada alhamdulillah ni banyak yang pada bawa buku tulis bawa pulpen dan insyaallah tanda kita semua dapet taufik dari Allah SWT, tapi walaupun demikian insyaallah minggu besok lebih banyak lagi mudah-mudahan Allah kasih taufik kepada kita sekalian, kemudian didalam hadits yang disabdakan nabi Muhammad Shalallahu alaihi walaihi wasalam beliau mengatakan “……………………….” jauhkan lah dari mu tujuh perkara Nabi mengatakannya “………….” tau ………..? yang dapat menjerumuskan seseorang kedalam api neraka, artinya ni kabair ni dosa-dosa besar yang tujuh. Ngga macam-macam ni perkara sama Allah yang namanya harom itu bukan perkara kecil, kita boleh bilang ada kecil ada dosa besar, tapi orang yang menyepelekan dosa besar memang nya dia melanggar perintah siapa? Perintah siapa yang dia langgar? Sekecil apapun daripada dosa bukan perkara kecil dimata Allah, berapa banyak orang terjerumus kedalam jurang api neraka karena dosa kecil yang diremehkan.

Ucapan terkadang, ucapan kita anggap sepele kita anggap abis puluhan tahun ampe kita mati kita lupa, tapi nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam mengatakan “ …………………………………………” Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam beliau bersabda; ada orang ucapkan satu kata, kata ucapan satu kalimat tapi membuat Allah murka, dia ngga ambil peduli, dia ucapkan begitu saja, kaya kita ngomong asal ngomong aja tapi ternyata gara-gara satu kalimat yang dia ngga ambil pusing yang membuat Allah murka dia itu dilemparkan oleh Allah kedalam jurang api neraka 70 tahun belum sampe kedasarnya dipanggang oleh Allah.. Naudzubillah, yang namanya perkara harom walaupun ulama membagi ini ada dosa besar ni ada dosa kecil tapi kita harus renungkan ini kemaksiatan kita melanggar perintah siapa? Bukan perkara kecil,. bukan perkara kecil,.. bukan perkara kecil,.. harus kita tanemkan didalam hati kita hal ini.

Terkadang kita ketika melakukan kesalahan kepada seseorang urusan dunia kita pusing tapi tak pernah kita pusing atas satu dosa yang kita lakukan, kita bisa menangis karena urusan hutang problem dunia tapi urusan dosa besar lakukan tidak ambil pusing. Ini tiada lain karena keimanan kita yang lemah dalam hati, mudah-mudahan Allah kuatkan keimanan kita,. Amiin.

Dan tujuh perkara yang bakal disebutkan sekarang bukan perkara yang main-main kalo saya bilang perkara dosa kecil siapa yang kita langgar. Ni perkara yang tujuh yang bakal disebutkan “…………..” yang akan membinasakan seseorang yang menghancurkan seseorang tujuh perkara; yang pertama nabi bilang “……………” syirik kepada Allah. Apasih artinya Syirik kepada Allah? …….mensekutukan Allah artinya besri’tiqod didalam hati bahwasanya ada tuhan bersama Allah selain dari pada Allah ato percaya ber’itiqod berkeyakinan ada sesuatu yang bersama Allah yang pantas dia sembah, dia menganggap Ada tuhan selain Allah, ada syirik mensekutukan Allah atau , menduakan Allah utau menganggap ada tuhan selain Allah ini perkara ngga sepele, ini perkara besar untuk menghapuskan ke syirikan semacam inilah Allah mengutu para nabi-nabi, dosa-dosa apapun diampuni ama Allah kalau seseorang mau bertobat dengan kesungguhan kepada Allah, tapi perkara syirik selama dia kagak mau beriman sama Allah ngga ada ampunan Allah bagi dia, Naudzubillah, ditutup udah sama Allah. Itu yang pertama.

Yang kedua “………….” mainan syihir, tau sihir? Dan diantara bentuk yang mirip dengan sihir ni dinegeri kita ada namanya santet, apalagi tau? teluh, macem-macam deh namanya tuh dosa besar. Berat tuh urusannya sama Allah main begituan dosa besar, percaya ama yang demikian juga dosa besar, dia percaya ada kekuatan dari begituan, dia ketakutan eh ente gak punya tuhan? Ente ngga punya Allah? itu semuanya tidak ngga ada artinya dihadapan Allah, dateng ketukang sihir untuk sihir orang dia benci ama orang dia kerjain orang, datengnya ketukang sihir itu merupakan dosa besar. Jadi tukang sihir tukang santet juga dosa besar sama Allah urusannya berat sama Allah. Itu yang kedua.

Yang ketiga “…………….” membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan haknya, apa artinya dengan haknya? Jiwa yang boleh dibunuh oleh Allah itu ada aturannya didalam syariat, diantaranya pertempuran dimedan perang melawan orang-orang kafir yang harbi setelah yang dinyatakan oleh pemerintah bahwa mereka adalah kafir harbi. Ngga sembaranga melihat orang kafir sembelih harom hukumnya, saya nyatakan semacam itu main ngebom sana ngebom sini, bingung ajaran dari mana? Nabi bikin begitu? La Wallah.. nabi bilang,”…………” barang siapa yang mengganggu seorang dimmi, tau dimmi adalah seorang kafir yang mempunyai perjanjian dengan pemerintah yang dibeikan keamanan, ni seperti orang orang kafir non muslim dinegeri kita.

Orang yang yang semacam ini ngga bakal masuk surga kata nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasalam, ngga bakal cium wanginya surga kat Rasulullah yang menggangu dimmi makanya jangan percaya sama orang yang mengatasnamakan jihad. Jihad darimana? Kita kenal islam ngga begini. Wali songo yang membawa islam ngga pernah ngebom orang. Oh zaman dulu ngga ada bom bib, ngga pernah nyembelih orang, ngga pernah kita mendengar beginian, darimana? Darimana asalnya? La ilaha illah.

Terus ngga cukup sampe disitu orang-orang yang beda aliran walaupun muslim dicap hadza musyrik kafir mubtadi darahnya halal. La ilaha illah,.. jihad apa? Darimana jihad semacam ini? Yang ada hanya kesesata, kesesatan, kesesatan. Dan setiap orang itu dikatakan didalam hadits nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasalam setiap orang bikin dosa apa-apa masih bisa diampuni oleh Allah SWT, tapi kalo udah ngebunuh nyawa yang tidak dihalalkan oleh Allah SWT, waduh urusannya berat ngga diharapkan matinya khusnulkhotimah tuh orang, sampe ulama bilang diantaranya Sayiduna Abdullah ibnu Abbas bahwasanya membunuh satu jiwa itu ulama merekka ada yang mengatakan bahwasanya dosanya seperti syirik billah dosanya ngga diampuni Allah, makanya hati-hati ni bukan hal sepele, jangan percaya ama seruan-seruan yang mengatas namakan islam oh perangi ini jihad, jihad dari mana? Jihad dari mana? Teriak Allahu Akbar..Allahu Akbar anak bininya ngga pake jilbab didalam rumahnya, teriak Allahu akbar.. Allahu Akbar anak bininya buka kotoran didalam handphonnya, Allahu akbar apa? Allahu Akbar..Allahu Akbar dunia lebih besar dimatanya, nafsunya lebih dia dahulukan daripada Allahu Akbar, sandiwara, Nabi bilang bahkan didalam haditsnya dinyatakan; “…………………………….” Rasul Shalallahu alaihi wasalam mengatakan didalam haditsusshohih, apabila dua orang muslim satu sama lain saling mengangkat pedang untuk saling bunuh, lawannya satu sama lain untuk membunuh maka nabi Muhammad bilang mengatakan maka yang membunuh dan yang dibunuh dineraka tempatnya! Rasul mensabdakan semacam ini. Teriak jihad teriak jihad silahkan mau teriak apapun, nabi menyatakan ini. Ini fatwanya Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam, siapa pun mau bawa omongan apa pun ngga ada gunanya. Rasul bilang “…………………………..” selama yang berselisih dua muslim ngga ada tempat buat dia disurga, nabi yang bilang begitu. Yang namanya darah ngga sembarangan hati-hati ni dosa sangat besar.

Read more »

Penjelasan Kitab Risalatul Jami’ah, Sunah Wudhu 2

Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan
Di Masjid Al Munawar – Pancoran
Senin, 20 Januari 2014

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على سيدنا رسول الله محمد ابن عبد الله وعلى آله وصحبه ومن واله أما بعد ألحمد لله

Para habaib, para kiyai, para asatidzah, hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT…

Barusan kita mendengarkan dari awal, pertama-tama qosidah yang dilantuntan oleh tetamu kita yang datang dari kota Tarim As-Syeikh Ali bin Abi Bakar Bafadlol, kalo malam selasa yang lalu kita kedatangan Syeikh Umar bin husain Al Khatib, beliau adalah seperti yang saya katakan kemarin Syeikh Umar bin Husain Al Khatib adalah ketua Majelisul ifta’ di Daril Mustafa, kalo ini Syeikh Ali bin Abi Bakar Bafadlol adalah salah satu anggota Majlisul ifta’ di Darul Mustafa, alhamdulillah kita kedatangan tamu yang mulia disisi Allah SWT. Al Habib Abdullah bin Husain Balfaqih ketika membanggakan para Aulia yang ada dikota Tarim dari keluarga Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam dan menyebutkan tentang sifat mereka dan mengatakan :

لقد فاتني من خيار الناس كم رجل # ما فارق الذكر طول العمر و الكتبا

بكاء ليلته سجاد خلوته # من خوف مالكه يستعذب التعبا

Habib Abdullah bin Husen balfaqih bilang “Berapa banyak aku telah ditinggal pergi oleh para Aulia wasSholihi, meninggal dunia menghadap kepada Allah SWT yang mana sifat mereka, seumur hidup mereka, tidak pernah berpisah daripada Al-Qur’an dan membaca kitab-kitab yang mendekatkan mereka kepada Allah SWT, sifat mereka para Aulia Allah بكاء ليلته.. malam hari mereka adalah malam yang penuh tangisan kepada Allah SWT, سجاد خلوته selalu sujud didalam kesendirian mereka dengan Allah SWT, من خوف مالكه يستعظب التعبه mereka lakukan itu semua tiada lain karena dorongan rasa takut dan harapan mereka kepada Allah SWT. Kemudian beliau sebutkan sifat-sifat mulia dari mereka, terakhir diakhir daripada qosidah tersebut beliau katakan

من آل رسول الله أكثرهم # و ال أبي فضل الاخيار و الخطبا

mereka yang aku sebutkan sifat-sifat mulia mereka sebagian besar mereka adalah dari keturunan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam dan dari keluarga Al bafadlol dan Al Khatib yang mana malam ini dan minggu yang lalu ikut hadir bersama kita sekalian, mudah-mudahan Allah kasih keberkahan untuk kita sekalian..amiin

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, barusan di dalam qosidah juga diungkapkan tentang sifat daripada kota Tarim, minggu lalu juga sudah saya sebutkan banyak hal, mudah-mudahan Allah kasih keberkahan bakal kita dari kota suci tersebut. Tadi kita dengar bagaimana Al Habib Munzir penghormatan beliau, ta’dzim beliau kepada apa-apa yang diagungkan oleh Allah SWT.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT, didalam Hadits yang barusan dibacakan oleh Al habib Zaki bin Syihab yang juga sama-sama kita lantunkan dari hadits Sayidina Abu Hurairah Radiallahu Ta’ala anhu wa ardloh, Rasulullahi Shalallahu alaihi Wassalam beliau bersabda didalam haditsnya :

اجتنبو ا السبع الموبقات الشرك بالله و السحر و قتل النفس الذي حرم الله الا بالحق و أكل الربا و أكل مال اليتيم و التولي يوم الزحف و قذف المحصنات الغافلات المؤمنات

Ini hadits diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah Radiallahu Ta’ala anhu wa ardloh, Abu hurairah adalah salah satu sahabat yang dicintai oleh Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam. Beliau dikenal dengan panggilan Abu hurairah, tapi nama asli beliau siapa?, banyak orang hanya mengenal panggilannya saja Abu hurairah, nama asli beliau adalah Abdurrahman ibnu Shokhr, beliau datang dari yaman bersama rombongan Sayyidina Ja’far at Thoyyar, Ja’far bin Abi Thalib kakaknya Sayidina Ali ibn Abi Thalib, Sayiduna Ja’far bersama rombongan dari mekah dahulu zaman Nabi masih dimekah ketika kedzoliman dan kejahatan orang-orang kafir qurais merajalela, Nabi mengizinkan mereka untuk hijrah dan tinggal dihabasah sekian tahun, setelah itu mereka hijrah kembali kekota Madinah saat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam berhasil memenangkan peperangan di Khaibar melawan orang-orang yahudi. Dateng bersama Sayiduna Ja’far dan rombongannya, rombongan dari Yaman yaitu Al Imam Abu Musa Al Asy’ari dan diantaranya juga Sayiduna Abu Hurairoh dan rombongannya, sehingga ketika mereka datan, Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam betul-betul gembira, sampai Beliau mengatakan

لا ادري بايهما افرح بفتح خيبر ام بقدوم جعفر

Saya ngga tahu yang bikin saya gembira ini apa?, betul-betul gembira, apakah yang membuat saya gembira kemenangan di Khaibar melawan orang-orang yahudi atau kedatangan Ja’far dan rombongannya,” Ja’far bin Abi Thalib. Walhasil Nabi Muhammad gembira, diantara rombongannya adalah Abu Hurairoh Radiallahu Ta’ala anhu wa ardloh, saat itu Sayiduna Abu Hurairah Radiallahu Ta’ala anhu wa ardloh dateng dan dari sejak saat itu beliau bersimpuh dipintunya Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam. Sampai disebutkan Abu Hurairoh adalah orang yang paling banyak meriwayatkan hadits Nabi Besar Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam. Para sahabat banyak meriwayatkan hadits tapi dari semua, seluruh muhaditsin sepakat yang paling banyak dari kalangan sahabat yang meriwayatkan hadits adalah Abu Hurairoh Radiallahu Ta’ala anhu wa ardloh, namun yang luar biasa, itu sampai disebutkan hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairoh lebih daripada 5.300 hadits, tepatnya 5.374 hadits diriwayatkan oleh Abu Hurairoh, ini yang terbanyak. Setelah itu Sayidatuna Aisyah juga meriwayatkan banyak hadits, Sayiduna Abu Said Alkhudri dan yang lain-lainnya, cuma yang terbanyak diantara para sahabatnya adalah Abu Hurairoh. Padahal beliau mendampingi Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam hingga wafatnya Rasulullah hanya tiga tahun. Beliau masuk islam pada tahun ke tujuh hijriyah nabi Muhammad meninggal pada tahun ke sepuluh, tiga tahun,. Sehingga orang-orang bertanya “Ya Aba Hurairah…kok bisa Engkau menghapal hadits-hadits Nabi Muhammad sangat banyak ini padahal engkau mendampingi Nabi Muhammad hanya tiga tahun, apa jawab Abu Hurairah? Ketahuilah aku waktu datang dari Yaman, aku punya tujuan utama adalah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam, itu tujuan utamaku, ketika aku sampai dikota Madinah aku tidak punya istri sehinga aku nyari nafkah, sibuk, tidak ada. Aku hanya sibuk untuk Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Saudara-saudaraku kaum muhajirin banyak dari mereka yang sibuk dengan perdagangannya diwaktu kosong mereka diwaktu-waktu tertentu mereka belajar dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, demikian kaum Anshor sibuk dengan cocok tanam mereka, sedangkan aku…aku tidak punya dagangan aku tidak mempunyai tanah untuk bercocok tanam, sehingga aku tinggal di masjid mendampingi Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam, sehingga waktuku itu banyak untuk Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Itu satu. Yang kedua pernah satu kali saat itu hanya segelintir orang yang duduk dihadapan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, Nabi bilang kepada kami saat kami duduk bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, Nabi mengatakan kepada kami; “ Barang siapa yang saat ini (kata Rasulullah) membentangkan bajunya atau sorbannya sehingga aku mengucapkan haditsku (kata Rasulullah) setelah selesai aku mengucapkan haditsku dia lipat itu sorban dan diletakkan didalam dadanya maka sungguh sejak saat itu dia ngga bakalan lupa lagi daripada ucapan-ucapanku”. Maka saat itu juga kata Abu Hurairah, aku tidak mempunyai apa-apa melainkan baju yang aku pakai ini aku buka Nabi Muhammad membacakan haditsnya setelah itu aku lipat dan aku letakan didadaku dan sejak saat itu aku tidak pernah lupa lagi dari ucapan nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam. Ini yang dilakukan oleh Abu Hurairah sehingga hidup beliau, beliau habiskan untuk mendampingi Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan menyaksikan dan mendengan dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Nah kita sekalian,.. dua minggu yang lalu saya bilang, kita hadir ngaji bawa ape, bawa buku tulis bawa balpoint, jadi kita datang kesini tidak cuma nguping, tapi kita belajar kita catat. Barusan Habib Muhammad bin Syihab bawain ucapan-ucapan yang indah yang belum pernah saya denger saya catet, manfaat bakal saya, Al Imam Ahmad bin Hambal dengan usia tua beliau kemana-mana masih bawa buku tulis masih bawa tempat tinta, sehingga ditanya “Ya Imam, sampai kapan engkau membawa ini mhbarah (Tempat tinta)…?, beliau menjawab

مع المحبرة الى المقبرة

aku akan selalu bersama tempat tintaku sampai aku masuk kedalam liang lahaatku” kata Imam ahmad bin Hambal. Imam Ahmad bin Hambal orang yang paling banyak menghapal hadits-hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Al Imam AnNabhani menyebutkan tentang beliau hafal lebih dari satu juta haditsnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dengan sanadnya. Namun walau demikian, masih terus, jenggot sudah putih udah sampe kedada, jalan bongkok, tp masih tetap dia catat setiap ilmu yang dia dengar dari orang lain. Karena itu biar kita bisa mengambil manfaat, mengambil ilmu, ini contoh didepan kita Abu Hurairah, para ulama para sholihin, meraka menjadi orang-orang mulia dengan kesungguhan kepada Allah SWT, mudah-mudahan Allah berikan kesungguhan kepada kita.

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT, insyaallah pembahasan tentang hadits ini hanya sedikit. tentang Abu Hurairah doang, kalo kita mau bahas tentang haditsnya ni waktu tinggal sedikit lagi, tapi apa yang kita dengar dari para ulama-ulama kita ini cukup manfaat bakal kita sekalian, jadi saya pengen bicara sedikit tentang hadits ini insyaallah minggu depan, malam ini kita mau lanjutin tentang risalatul jami’ah. Tentang sunnah-sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam untuk dilakukan pada saat kita berwudlu.

Nah, kemarin beberapa waktu yang lalu kita bahas kewajiban yang musti kita lakukan saat kita berwudlu kemudian sunnah-sunnahnya. Diantara sunnah-sunahnya yang pertama kali adalah niat melakukan sunnah-sunnah wudlu, dan ini sebelum melakukan segala sesuatu dari perkara wudlu, kemudian setelah itu saya ingatkan tentang siwak, Alhamdulillah dua minggu lalu sms masuk ketelepon saya dari siapa tau? Dari para pedagang, semuanya bahagia gembira kenapa, siwak ludes abis, insyaallah ni malam lebih ludes lagi, yang saya mau tanya sudah diganti belum tuh rokok kita sama siwak, terus saya juga mau koreksi ucapan saya beberapa minggu yang lalu tentang rokok, ayo saya terus terang tidak tau, baru kemarin liat, ternyata iklan rokok sudah berubah, kalo minggu kemarin saya bilang kali diantara iklan rokok itu, hati-hati bisa menggangu gangguan kehamilan, kanker, inpoten, nauzubillah, ternyata sudah berubah itu iklan, baru tau, langsung tidak basa-basi, apa bunyi iklannya? Rokok membunuhmu,..Lailahaillah, sudah nyata ini racun,…racun, Cuma kita heran kok masih dijual ni racun, terus masih banyak yang beli, kita sudah diajarin tuh ganti rokok dengan siwak, sunnahnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam, nah tuh Habib Muhammad bilang;

”يخلق التنباك من بول الشيطان “

mau tau artinya? artinya“ Tembakau itu diciptain dari air seninya syaitan”.na’udzubillah Kemudian sunnah yang berikutnya setelah siwak adalah غسل الكفين mencuci kedua telapak tangan, bersamaan, yang kanan dan yang kiri sekaligus menjadi satu. Naam, dan ketika kita mencuci atau membasuh kedua telapak tangan itu ada do’anya, diantara do’a yang diajarkan sebagaimana disebutkan didalam ihya ulumuddin, didalam kitab bidayatul hidayah Al Imamul Ghazali, dan do’a-do’a ini adalah dianjukan, naam, beberapa do’a diriwayatkan didalam beberapa hadits –hadits yang dhoif, walaupun demikian namun itu do’a sangat dianjurkan untuk dibaca, diantaranya ketika membasuh kedua telapak tangan kita ada do’anya, sebelum kita baca do’a kita baca bismillahirrahmannirrahim…itu paling penting dimulai wudlunya kita dimulai dengan bismillahirrahmanirrahim..kemudian yang berikutnya ketika kita mencuci kedua telapak tangan kita, kita baca :

اللهم إني أسألك اليمن والبركة, وأعوذبك من الشؤم والهلكة.

Minta sama Allah SWT, “ Ya Allah saya memohon kepadamu kemudahan dan keberkahan, dan saya berlindung kepada-Mu dari kesialan dan kehancuran…” ketika membasuh ini kedua tangan kita wa insyaallah ini do’a antum bisa lihat didalam kitab Bidayatul Hidayah karangan Al Imamul Ghazali, kita majalah bisa beli, pulsa bisa beli, kitab juga harus kita beli..! lihat ada disitu, kalo emang gak ada kitab juga insyaallah allah kasih kemudahan ntar di web nya Majelis Rasulullah, bakal kita tuliskan disitu wa insyaallah yang buka web bisa menukil dari situ dan bisa mengamalkannya. Jadi ketika dia membasuh kedua telapak tangannya sambil dia berdo’a للهم إني أسألك اليمن والبركة, وأعوذبك من الشؤم والهلكة dan basuhnya tiga kali, kemudian seperti saya bilang diperhatikan tuh kotoran-kotoran yang ada ditangannya dibersihkan hingga bersih nah ini salah satu dari pada sunnah-sunnahnya Rasulullah Shalallahu alaihi Wassalam. Jadi, kembali saya ulangi lagi ketika berwudlu, pertama-tama niat melaksanakan segala sunnah-sunnah yang ada didalam berwudlu, kemudian siwak, dengan membaca do’anya, kemudian setelah itu membaca bismillahirrahmanirrahim, kemudian sambil membasuh kedua telapak tangan tiga kali dan membersihkan kotoran-kotoran yang ada ditangan kita baca ini do’a للهم إني أسألك اليمن والبركة, وأعوذبك من الشؤم والهلكة . selesai itu sunnah yang berikutnya, apa sunah tersebut? Ini ada tiga; al mad-madloh yang artinya berkumur-kumur, kemudian al istinsyaq artinya memasukan air kedalam hidung dan yang ketiga adalah al istintsar mengeluarkan air dari hidung, ini, tiga perkara ini, al mad-madlhoh, al istinsyaq, wal istintsar, adalah hal yang mustahab dan mustahaq disunahkan dan juga ada aturannya ada caranya, untuk mendapatkan pahala sunnah musti diikuti aturan mainnya. Insyaallah bakal disebutkan disini cara berkumur-kumur, memasukan air kedalam hidung dan mengeluarkannya ada caranya, itu ada Enam cara, lihat syariatnya Nabi Muhammad sangat luas, insyaallah dalam pertemuan kita yang akan datang bakal kita bahas satu persatu, ini saya bahas satu persatu dengan detail tunjuannya adalah agar kita bisa mengikuti sunnah-sunahnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam.

Kemudian lagi sebelum saya tutup tadi kita denger dari Syeikh Ali bin Abi Bakar Bafadlol tentang atta’dzim peng-agungan, atas perkara yang kita lakukan, ni kita wudlu seperti ini jangan sekedar wudlu begitu saja tapi bangkitkan dihati kita ini pernghormatan dan pengagungan yang kita lakukan ini apa , kita bukan mandi dan nyari dingin doang, tapi kita bersuci untuk Allah, ni ente ada acara perkawinan misalnya, pagi-pagi sudah mandi, mandi dengan semangat, trus yang biasanya mandi kucing, ini bersih bersih, malu di lihat orang, apalagi pengantennya, insya allah calon-calon penganten ini dimudahkan Allah SWT, dia mandi bersih dengan segala kerinduan didalam hatinya, dengan segala harapan, malu kalo ada sedikit kotoran. ni kita sama manusia, begitu juga kita sama allah, kita wudhu dengan penghormatan kita mau menghadap siapa? Makanya sayidina Ali Zainal Abidin kalau wudhu gemeteran, pucet, sampai berberapa orang bilang sama sayiduna Ali Zainal Abidin, katanya “ Wahai cucu Rasulullah kenapa sih setiap kali engakau berwudlu kami melihat engaku seperti ini, gemeteran, pucat, ketakutan, kenapa? Beliau menjawab keadaanku seperti ini memangnya kalian tidak sadar? Setelah aku berwudlu aku akan menghadap kepada siapa? Kata Sayiduna Ali Zainal Abidin, aku akan menhadap kepada Allah itu yang membuat aku gemeter, itu yang membuat aku pucat, itu yang membuat aku takut.

Sayiduna Al Imam Syafi’I berguru kepada banyak ulama, aulia as-sholihin, tapi ada satu guru yang membuat beliau menjadi orang hebat semacam ini, tau siapa? Yang menjadikan al imam Syafii seperti itu adalah salah satu keturunan Rasulullah Shalallahu alaihi Wassalam, ibaratnya itu emas sudah sempurna tinggal dipoles sedikit dan kesempurnaan tsb di peroleh dari satu orang gurunya al Imam Syafii, salah satu keturunan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam terus yang luar biasa ni gurunya Al Imam Safi’I cucunya Rasulullah Shalallahu alaihi Wassalam adalah seorang wanita yang sholehah, Allah.. tuh lihat dibalik setiap laki-laki yang mulia ada seorang wanita yang sempurna. Rasulullah Shalallahu alaihi Wassalam dibelakangnya siapa? Sayiduna Khodijah Radhiallahu taala anha wa ardloha, hadza al imam Syafii menjadi begitu berkat Sayidatina Nafisah, itu sampai Al Imam Syafii wasiat. itu, kadang kalau beliau lagi sakit parah beliau kirim orang kepada Sayidatina Nafisah minta didoain, Sayidatina nafisah ketika mendapati kabar Al Imam Syafii sakit dido’ain mudah-mudahan lekas sembuh, pulang ini orang menghadap Al Imam Syafii, Tanya Al Imam Syafii apa yang dilakukan Sayidatina Nafisah denger kabar? Dia doakan supaya engkau cepet sembuh..alhamdulillah, gak datang hari berikutnya melainkan sembuh dari sakitnya. Tiap sakit begitu, sampai satu kali Imam Syafii sakit, dan mengirim utusan lagi kepada Sayidatina Nafisah minta didoain lagi, saat itu Sayidatina Nafisah bilang mudah-mudahan Allah tutup usianya didalam keadaan khusnul khotimah. Pulang ini hamba Allah dan datang kepada Imam Syafii. Hah Saidatina Nafisah doa apa? Sayidatina Nafisah doain ente mudah-mudahan Allah tutup usia ente dengan khusnul khotimah, la ilaha illallah,… udah dating waktunya kata Imam Syafii, itu waktu juga dia tulis wasiat. Diantara wasiatnya kalo ana meninggal dunia nih, dia tahu deh doanya udah beda biasanya didoain supaya cepet sembuh, Cuma kali ini didoain supaya tutup usia khusnul khotimah, bawa jenazah ana kepada sayyidah nafisah kalo dia tidak bisa keluar bawa depan pintu rumahnya biar dia sholatin dari dalam pintu rumahnya hingga itu wasiat dijalannya dibawa itu jenazah Imam Syafii, manusia pada menunggu dimasjid itu waktu negeri penuh dengan umat untuk menshalatkan Al Imam Syafi’I mereka pada nunggu, jenazah Imam Syafi’I dibawa ke rumah Sayidatina Nafisah, untuk dishalatkan oleh Sayidatina Nafisah cucunya Rasulullah Shalallahu alaihi Wassalam, abis dishalatkan didoakan baru dibawa, itu yang diharapkan oleh imam syafi’i adapun yang lainnya cuma pelengkap, ini yang paliing penting. Habis itu keluar ucapan dari Sayidatina Nafisah;

“ Semoga Allah merahmati Syafi’I, (kata Sayidatina Nafisah) dulu dia waktu hidup kalo wudlu, wudlunya bagus dan sempurna. itu adalah kuncinya, hanya satu. Ngga dipuji ilmunya, ngga dipuji murid-muridnya yang banyak, pengikutnya yang banyak ngga dipuji itu semua, ibadahnya yang luar biasa ngga dipuji, yang dipuji Cuma satu, apa? Wudlunya yang bagus. Ulama yang denger begitu mereka semua menangis, kalo ngga ada managib yang menyebutkan tentang kemuliaan Syafi’I kecuali ini sudah cukup udah. Kenapa? Tadi kita dengar, Al Ghazali bilang orang kalo wudlunya bagus, sempurna, penuh dengan penghormatan dan peng-agungan kepada Allah dan sunnah-sunnahnya Nabi Muhammad dijalankan dengan benar. mau ngga mau terima ngga terima shalatnya pun bakal jadi bagus, terus kalo shalat sudah bagus semuanya juga bisa jadi bagus. kuncinya semua ini adalah shalat, dan kuncinya shalat adalah wudlu kalo kita baguskan. Makanya saya sebutkan dengan detail supaya dapat dijalankan dengan benar dengan sebenar-benarnya.

Insyaallah Allah bukakan hati kita, Allah bimbing kita kejalan yang Allah ridhoi Allah SWT, dan yang terakhir, kita biar bisa ngambil manfaat, ngambil ilmu dari siapapun juga, sebab tuh ilmu itu barang buruannya orang-orang mukmin. Dimana disitu ada ilmu maka patut untuk dikejar, dari siapapun juga, tadi kita dengarkan dari habib Muhammad ceramah yang enak nasehat yang enak beliau pengen ngundang kita sekalian, nah saya ajak juga hadirin ikut hadir ditempat beliau, beliau biasanya punya majlis banyak banget, habib Muhammad, majelis nya makmur, masyaallah, mudah-mudahan Allah berikan keberkahan, kesehatan bakal habib Muhammad, diantara majlis beliau yang beliau harapkan kehadiran kita adalah majlis taklim tiap rabu malam kamis jam 20.00 sampai jam 22.00 malam di masjid Salman Al farizi, salman min ahlilbait, di jl. Ten komp. Bulog kayu putih Jakarta Timur. Siapa yang punya kesempatan biar hadir ambil manfaat apalagi ni minggu depan ni kita bakal masukin, minggu depan ni saat-saat yang agung maulid besar dimana-mana, di habib ahmad bin alwy al haddad ( habib kuncung) samping makam guru kita alhabib Munzir terus dimana tempat, dihabib Abdullah bin Mukhsin Al Attas, dikwitang, ziarah, di Al Hawi dimana tempat diluar batang, ambil keberkahaan ambil manfaat. Ni yang bakal laki-laki, yang bakal perempuan juga ada tempat-tempatnya bisa kita hadiri smuanya, nasihat-nasihat dari para ulama kita catat kita bawa pulang jadikan pedoman didalam kehidupan kita, tuh yang bakal bawa keuntungan didunia dan akhirat kita. Insyaallah ni jadwal maulid-maulid besar biar kita hadiri, insyaallah sudah ada di webset Majelis Rasulullah tinggal di akses disana, siapa yang punya kesempatan biar hadir, sempetin, setahun sekali, ni yang angkat bala ni yang angkat musibah. Ya Allah mudah-mudahan Allah angkat bala dan musibah yang menimpa umat islam sekalian..ya Rabbal’alamin…

Terus juga terakhir saya juga ingin mengingatkan ni kita liat keadaan umat islam saat ini kesusahan, ada yang kebanjiran, Ya Allah mudah-mudahan Allah angkat ni musibah, Allah angkat ini kesulitan, kesusahan, Ya Rabbal ‘alamiin. nah diantara kita yang punya kemampuan yang punya kecukupan, ngga bisa dengan hartanya dengan pakaian bekasnya, ngga bisa dengan pakaian bekasnya minimal dengan tenaganya, ngga bisa juga tenaganya dengan do’anya, bantu mereka, kasih perhatian kepada mereka ni yang diajarkan oleh nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam kalo kita ngga kasih perhatian kepada mereka kita khawatir orang-orang non muslim yang ambil kesempatan ini. Nauzubillah.. ini kewajiban kita. Orang-orang Anshar dipuji oleh Allah, mudah-mudahan kita masuk kedalam pujiannya Allah SWT, dipuji bagaimana? “mereka mendahulukan kebutuhan orang lain walaupun diri mereka lebih butuh dari yang lainya” begini sifat-sifat orang mukmin, ini sifat-sifat yang mencintai Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam. Ahlibaiturrasulillah dipuji oleh Allah SWT didalam Al qur’an, Sayiduna Ali ibn Abi Thalib, sayidatuna Fatimatuzzahra, Al Hasan wal Husain:

itu diceritakan oleh Allah satu surat penuh didalam Al Qur’an surat Al Insan menyebutkan sifat mereka yang mana mereka mendahulan kebutuhan orang lain gak pandang bulu, ngga cuma orang muslim doang yang mereka bantu, bahkan orang-orang non muslim tawanan-tawanan dan para tawanan tidak lain adalah orang kafir non muslim, mereka dahulukan kebutuhan non muslim daripada diri mereka sendiri. Sampai disebutkan didalam hadits shoheh oleh Nabi besar Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam ada seorang dari bani israil perhatikan ini kalo bukan kita yang jalin ama siapa lagi, Nabi ketika menyebutkan ni cerita bangga, salah seorang dari bani israil, kira-kira kalo itu itu dari bani israil nabi bangga bagaimana kalo kita umatnya yang bikin begini? Nabi bangga, Nabi cerita ada salah saorang bani Israil, penjahat, hidupnya cuma maksiat doang, sampai dibeberapa riwayat menyebutkan bahwa orang ini adalah pelacur, di tengah padang pasur kehausan, dia melihat sumur namun tidak ada timba, maka dia turun ke dasar sumur untuk meminum air, setelah minum dan sudah hilang dahaganya, dia naik ke atas begitu sampai diatas dia melihat ada anjing yang kehausan menjulurkan lidahnya sampai saking hausnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam bercerita ini anjing sampai makan tanah saking kehausannya, terlintas dibenaknya Ya Allah sebelum saya dapetin ini sumur keadaan saya ini sama seperti dia, saya bisa turun, kasian dia kalo turun gak bisa naik lagi, maka saat itu juga tergugah hatinya dia turun lagi kesumur pengen ambilin air bakal ni anjing, turun mau ambil air ngga ada timba, apa yang dia lakukan? Sepatunya dia buka diisi dengan air mo manjat, bagaimana? Tangan memegang sepatu yang isinya air, ngga bisa, Nabi bilang itu sepatu dia digigit kemudian dia memanjat, sampai diatas dia kasih minum tuh bakal anjing. Nabi bilang itu dosa-dosanya orang diampuni oleh Allah SWT karena apa? Karena ngasih minum bakal anjing yang kehausan, bagaimana kepada manusia, bagaimana kepada orang islam, yang beriman kepada Allah SWT, karena itu siapa yang mempunyai kemampuan diantara kita, sesuai kemampuannya insyaallah mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Cuma satu yang penting, biar kita belajar yang ikhlas..banyak tapi kalo ngga ikhlas ngga ada gunanya, sedikit tapi tulus dari dalam hati kita itu lebih dari segala-galanya. Kadang kita melihat dari orang lain ngambil kesempatan dalam kesempitan atau menari diatas penderitaan orang lain, mungkin niat mereka bagus, mudah-mudahan niat mereka bagus, Cuma kadang keadaan kayak begini sulit mereka kumpulkan bantuan pasang atribut supaya namanya naik. Kita lihat ini ngga bagus kan? Nah kita jangan kayak begitu..! yah kalo ingin menderma kita ingin berikan bantuan kita, lepas segala atribut, berharap kepada Allah, biar hanya Allah yang tau. Biar Allah yang tahu udah gak ada lagi yang lain, itu yang diharapkan, itu yang membawa keberkahan :

صدقة السر تطفئ غضب الرب

“ Sedekah yang dirahasiakan (kata Nabi Muhammad) itu yang akan memadamkan kemurkaan Allah SWT..”. Mudah-mudahan Allah ampuni segala dosa-dosa kita, diangkat ini musibah dan bala oleh Allah SWT. Mohon maaf apabila kepanjangan tapi ini malam ada tamu yang mulia dari Tarim mudah-mudahan bawa berkah buat kita sekalian…

wassalamu alaikum ……..

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=452&Itemid=30

Bagian Sunah Wudhu

Ditulis Oleh: admin   mr
Monday, 06 January 2014
Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian Sunah Wudhu
Senin, 6 Januari 2014

Alhamdulillah, para habaib, para kiai, para asatizah, hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah swt, barusan dibacakan hadits yang diriwayatkan oleh sayiduna Abu Hurairoh r.a dari nabi besar Muhammad saw, yang mana syarah penjelasan dari pada hadits tersebut telah dibahas oleh para ulama sebelum saya yaitu habib Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Ahmad Alkaf, demikian juga guru kita da’i Ilallah habib Jafar bin Muhammad Albagir bin Abdullah bin Salim Alathos yang mana ini semua mengajak kita agar kita senantiasa menghidupkan masjid masjid kita, memakmurkan masjid masjid kita dengan sholat lima waktu sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah swt.

Sebagaimana didalam hadits yang disebutkan oleh nabi besar Muhammad saw, ……………….. “Tidak ada sholat untuk tetangga masjid, untuk tetangga mushola melainkan di masjidnya atau di musholanya”. Karena itu ahyuhal ahbab, usahakan jangan sekali kali kita melaksanakan sholat melainkan dimasjid. Sebab setiap langkah yang kita langkahkan kerumah Allah swt, ditulis pahala oleh Allah swt, dan dihapuskan dengan setiap langkah kita, sekian banyak dari dosa dosa besar yang kita lakukan. Sebagaimana yang dijanjikan oleh nabi besar Muhammad saw, dan mereka orang orang yang memakmurkan masjid adalah orang orang yang mendapatkan kabar gembira dari Rasulullah saw, bahwasanya orang tersebut adalah orang yang beriman. Sebagaimana dinyatakan oleh Allah didalam Alqur’an, …………….. “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid masjid Allah adalah orang orang yang beriman kepada Allah swt”.

Sebagaimana nabi Muhammad bersabda didalam haditsnya saw, beliau mengatakan ……………. “Apabila engkau melihat seseorang yang rutin selalu datang ke masjid, maka saksikanlah bahwa dia adalah orang yang beriman kepada Allah swt”. Orang yang rutin ke masjid, dapat stempel dari Rasulullah saw sebagai orang yang beriman, Ya Rabb mudah mudahan keimanan kita dijadikan oleh Allah dijadikan keimanan yang benar, keimanan yang sejati. Tanyakan kepada diri kita, bagaimana kita sama masjid?

Terkadang maaf maaf, sedih kita kalau melihat masjid masjid kita, kurang lebih mirip sama rumah hantu, masuk kadang kebeberapa masjid kita takut, serem banget, sampai mau pergi kemasjid sholat subuh mikir dua kali. Sudah dijalanan gelap, sampai dimasjid kita takut, nanti kita takut orang yang bukain pintu, orang yang tidak berbentuk lagi. Kenapa? kosong masjid masjid kita, dibangun dengan megah, Lailahailallah.

Makanya tidak heran, jangan kita mengeluh, sekarang kita orang orang banyak mengeluh, masjid masjid kita diambil sama orang orang yang alirannya lain, dikuasai sama mereka, jangan salahin mereka orang, salahin diri kita sendiri, kenapa kita tidak makmurin masjid kita? mereka orang pada rajin sholat di masjid. Maaf maaf, kadang kita kalau pegang masjid cuma bisa berkelahi antar pengurus, tapi makmurin masjid dengan sholat lima waktu, dengan kegiatan, tidak bisa. Ini keadaan kita, ini yang harus kita perbaiki, kalau bukan kita orang yang suka pengajian begini, kalau bukan kita yang mencintai nabi Muhammad saw, yang memakmurkan masjid, mau siapa lagi?

Kita mengaku cinta sama nabi Muhammmad saw, gembirakan hatinya, jangan sampai kita termasuk orang yang menyakiti hati Rasulullah saw, nabi sampai ada niatan dihatinya ingin membakar rumah orang yang tidak melakukan sholatnya di masjid. Orang yang semacam ini nabi tidak suka, maka itu diberi peringatan semacam ini oleh Rasulullah saw. Kalau kita cinta sama nabi Muhammad, makmurin masjid masjid kita.

Ada beberapa sahabat nabi, rumahnya jauh dari masjid Nabawi, mereka punya niat untuk pindah rumah dekat dengan masjid Nabawi, sehingga mereka bisa mudah bolak balik ke masjid. Nabi dengar niat baik mereka, dipanggil mereka oleh nabi Muhammad saw, dan nabi mengingatkan kepada mereka, “Jangan kalian lakukan, tetap kalian dirumah kalian walaupun jauh, sebab setiap langkah kalian yang kalian langkahkan ke masjid Allah, kerumah Allah, ditulis pahala yang besar oleh Allah swt”.

Ada satu orang sahabat buta, datang kepada nabi Muhammad saw, kebetulan rumahnya agak jauh dari masjidnya nabi Muhammad saw, kota Madinah dizaman itu dipenuhi dengan kebun kurma. Artinya bagi orang buta, dari rumah untuk pergi kemasjid Nabawi, mesti melalui kebun. Hal itu hal yang sangat susah sekali kalau tidak ada yang menuntun, jangankan orang buta, kita tengah malam kalau mau pergi kemasjid yang semacam itu, mesti melalui kebun, susahnya minta ampun, apalagi orang buta. Ini sahabat yang buta datang kepada nabi Muhammad saw, minta izin kepada Rasulullah untuk tidak sholat di masjid nabi Muhammad saw. Minta izin untuk diizinkan biar dia sholat dirumah, sebab dibeberapa waktu anaknya sibuk, saudaranya sibuk, tidak ada yang menuntun dia kemasjid. Nabi terdiam, tidak lama nabi bilang kepada itu orang, “Saya mau tanya kepada mu, engkau dirumah mu itu mendengar tidak suara adzan dari masjid ku ini?”, dia mengatakan “Iya ya Rasulullah, saya mendengar”, “Apa yang kau dengar?” sambung Rasulullah, “Saya mendengar Hayya Alla sholah, Hayya Alla falah (ayo mari laksanakan sholat, marilah menuju kepada kebahagiaan dan keburuntungan)”, nabi Muhammad berkata “Itu panggilan panggilan siapa? panggilan Allah, lalu engkau tidak mau menjawab panggilan Allah”. Tidak diizinkan oleh Rasulullah saw sahabat itu, padahal orang tersebut ada udzurnya tetapi tidak diizinkan oleh Rasulullah saw, bagaimana kita sekarang, segalanya dikasih kemudahan oleh Allah swt.

Orang yang mau melangkahkan kakinya ke masjid untuk melaksanakan sholat 5 waktu, khususnya ditengah malam untuk melaksanakan sholat subuh ke masjid, memang berat. Memang berat, makanya nabi bilang “Yang paling berat terhadap orang orang munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh”, sebab kalau kita mau sholat subuh dimasjid, mesti siap dari sebelum subuh, jalan tengah malam, dikegelapan malam. Tapi ambil kabar gembira dari Rasulullah saw, apa yang disabdakan oleh nabi Muhammad saw didalam haditsnya? ………………… Rasull saw mengatakan, “Kasih kabar gembira”, Ya Rabb mudah mudahan kita dapat ini kabar gembira dari Rasulullah.

Kalau ada orang kaya yang dermawan berdiri disini bilang, “Ayo ambil kabar gembira dari saya” langsung mata kita pada hijau semuanya, pulang berbaris, tau kabar gembira dari dia, uang dari orang kaya, orang dermawan. Bagaimana kalau kabar gembira dari Rasulullah saw, kira kira apa itu kabar gembiranya? Ya Rabb mudah mudahan kebersamaan dengan beliau dihari kiamat.

Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 33b

Senin, 4 November 2013

قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو ,قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ “حَوْضِي مَسِيرَةُ شَهْرٍ مَاؤُهُ أَبْيَضُ مِنَ اللَّبَنِ وَرِيحُهُ أَطْيَبُ مِنَ الْمِسْكِ وَكِيزَانُهُ كَنُجُومِ السَّمَاءِ مَنْ شَرِبَ مِنْهَا فَلَا يَظْمَأُ أَبَدًا”

PENJELASAN HADITS DAN KITAB RISALAH AL- JAMI’AH OLEH AL – HABIB JINDAN BIN NOVEL BIN SALIM BIN JINDAN

 

Kita bersyukur kepada Allah ta’ala malam hari ini kita berkumpul di mesjid al – Munawar dalam Majelis Rasulullah SAW yang bertepatan pada malam satu Muharram pada tahun 1435 H dri hijrahnya Nabi besar Muhammad SAW. Yangmana kita diajarkan oleh guru – guru kita untuk dimalam semacam ini kita menutuptahun kita dengan berdoa dan beristighfar dan mengawali tahun ini dengan doa agar Allah SWT menjaga diri kita sekalian dan Allah ta’ala mengampuni dosa – dosa kita sekalian.

Sesungguhnya sebagaimana diriwayatkan bahwa ketika amalan hamba naik kepada Allah ta’ala, dilaporkan kepada Allah ta’ala, Allah ta’ala memerintahkan kepada malaikat dan betanya kepada mereka “ apakah hari hamba tersebut diawali dengan ‘amal baik? Ataupun ditutup dengan hal – hal baik?” . apabila hari hamba tersebut diawali dengan hal yang baik, dan ditutup dengan penghabisan yang baik maka Allah SWT mengatakan kepada malaikat bahwa “ jika diawali dengan yang baik dan diahiri dengan yang baik maka ampuni semua yang terjadi diantaranya dan jadikan semuanya baik”

Karenanya kita menutup tahun yang lalu dengan doa dan mengawalinya dengan doa mala mini, bershlawat kepada Nabi Muhammad SAW, ita awali mala mini dengan majelis Rasulullah SAW, insha Allah Allah mempererat hubungan kita dengan Nabi Muhammad SAW.mari bersama – sama kita membaca doa akhir tahun dan diteruskan dengan doa awal tahun :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَصَلَى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مَاعَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِيْ السَّنّةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَنِّيْ مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ . اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْلِيْ. اللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمْ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ (3 مَرَّات )

Itu adalah doa akhir tahun yangmana apabila seseorang membaca doa tersebut sebanyak 3x maka syaitan berkata “ تَعِبْنَا مَعَهُ طُوْلَ السَّنَةِ وَ أَفْسَدَ فِيْ سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ “ ( sepanjang tahun kami lelah menyesatkan orang ini namun ia hancurkan jerih payah kami dalam sesaat ). Ketika kita membaca doa tersebut maka kita menghancurkan usaha syaithon. Marilah sekarang kita membaca doa awal tahun;

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَؤُ خَزَائنَ اللهِ نُوْرًا, وَتَكُوْنُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَ سُرُورًا , وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. اللهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الأَوَّلُ , وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِك الْعَمِيْمِ الْمُعَوَّل . وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ, أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى , يَا ذَاالْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ , وَصَلَّى اللهُ تَعَالى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. ( 3 مَرَّات )

PENJELASAN KITAB RISALAH AL- JAMI’AH

وَأَنَّهُ تَعَالَى بَعَثَ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ إِلَى جَمِيْعِ الْخَلْقِ Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 33

OLEH AL-HABIB JINDAN BIN NOVEL BIN SALIM BIN JINDAN
Senin, 28 Oktober 2013

Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah atas perumpulan kita pada malam hari ini yang mudah-mudahan perkumpulan ita ini penuh rahmat , membuahkan manfaat, bermanfaat bagi kita di dunia dan akherat. Didalam pelajaran kita pada malam hari ini al- Imam al- Quthb al- Habib Ahmad bin Zein al- Habsy beliau mengatakan

وانه بعث سيدنا محمدا عبده ورسوله إلى جميع الخلق لهدايتهم ولتكميل معاشهم ومعادهم, وأيده بالمعجزات الظاهرة.

Sesungguhnya Allah SWT telah mengutus nabi kita Nabi Muhammad SAW, hamba Allah dan Rasul Allah yang diutus kepada sekalian makhluk. Apa tujuan diutusnya Rasulullah SAW kepada seluruh makhluk? لهدايتهم untuk memberikan hidayah kepada mereka ولتكميل معاشهم ومعادهم serta menyempurnakan daripada kehidupan dunia mereka serta kehidupan akherat mereka. وأيده بالمعجزات الظاهرة dan Allah SWT mensupport Nabi Muhammad SAW, membantu Nabi Muhammad SAW dengan bantuan berupa mukjizat yang dianugerahkan oleh Allah SWT.

Sayyidina Muhammad SAW, beliau adalah hamba Allah SWT. Namun, sebagaimana dikatakan oleh Imam Bushairy ” puncak daripada pengenalan kita kepada Rasulullah beliau adalah manusia, namun Beliau adala sebaik-baik makhluk Allah SWT.” Rasulullah SAW adalah hamba yang paling mulia yang diutus oleh Allah SWT yangmana tidak ada makhluk yang lebih mulia daripada Rasulullah SAW.Beliau hamba Allah dan Rasul utusan Allah, dan pemimpin dari para Nabi dan Rasul yang paling mulia adalah Nabi Muhammad SAW.

An-Nabi adalah إنْسَانٌ حُرٌ ذَكَرٌ أَوْحَى اللهُ إِلَيْهِ بِشَرْعٍ وَ أُمِرَ بِتَبْلِيْغِه didalam pengertian beberapa ulama bahwasanya an- Nabi adalalah seorang manusia yang merdeka ( bukan seorang hamba sahaya ) artinya Nabi itu sudah pasti adalah seorang manusia, tidak ada Nabi dari kaum jin ataupun dari kaum malaikat. حُر Manusia yang merdeka dan bukan hamba sahaya. ذَكَرٌ mereka dari kaum laki – laki , tidak ada Nabi dari seorang perempuan. أَوْحَى اللهُ إِلَيْهِ بِشَرْعٍ yangmana Allah SWT mewahyukan kepada para Nabi- nabi tersebut dengan sebuah syariat, semua Nabi – nabi diwahyukan dengan sebuah syariat. وَ أُمِرَ بِتَبْلِيْغِه kemudian para Nabi – Nabi tersebut diperintahkan untuk mendakwahkan syariatnya tersebut. Baik kepada dirinya pribadi, keluarganya, kepada lingkungannya yang kecil ataupun lingkungan yang lebih luas sesuai yang diperintahkan oleh Allah ta’ala.

Lantas apa yang membedakan Nabi tersebut dengan Rasul? Ulama mengatakan فَإِنْ كَانَ نَاسِخاً لِشَرْعٍ مَنْ قَبْلَهُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَهُوَ نَبِيٌ وَ رَسُوْلٌ seandainya syariat yang dibawa tersebut menghapus syariat sebelumnya atau Nabi tersebut menerima kitab dari Allah ta’ala maka dia adalah seorang Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah ta’ala .

Dan Nabi Muhammad SAW Beliau adalah Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah SWT kedalam masyarakat komunitas yang sangat luas, Nabi bersabda ” dahulu para Nabi diutus kepada para kaumnya khusus, namun aku diutus oleh Allah SWT kepada seluruh umat manusia.” Sayyidina Musa AS diutus kepada elompok beliau, kaum beliau dari Bani Isroil, begitu pula Nabi Hud diutus lepada kaum ‘Ad, begitupun Nabi Sholeh diutus kepada kaum Tsamud, sayyidina ‘Isa diutus kepada Bani Isroil, pengiut yang mengikuti ajaran Nabi Musa sebelum beliau. Namun Nabi Muhammad SAW, beliau adalah satu-satunya Nabi yang diutus kepada semua manusia, semua makhluk وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ كَافَّةً لِلنَّاسِ ( dan tidaklah Kami mengutus engkau melainkan kepada seluruh manusia ). Kepada orang Arab ataupun orang ‘Ajam ( selain Arab ), kepada orang berkulit putih, berkulit merah, berkulit hitam maupun berkulit kuning, kepada orang yang berbahasa Arab maupun orang yang tidak mengerti bahasa Arab, kepada semua manusia, kepada jin dan manusia.

Untuk apa diutusnya Nabi Muhammad SAW kepada makhluk – makhluk tersebut? Untuk membawa hidayah bagi mereka sekalian. Allah SWT berfirman didalam al- Quran يَايُّهَالنَّبِيُّ إِنَّاأَرْسَلْنٰكَ شَاهِدًا وَ مُبَشِّرًا وَ نَذِيْرًا وَ دَاعِيًا إِلَى اللهِ بِإِذْنِهِ وَ سِرَاجًا مُنِيرًا . وَبَشِّرِالْمُؤْمِنِيْنَ بِأَنَّ لَهُمْ مِّنَ اللهِ فَضْلًا كَبِيْرًا ( wahai Nabi, sesungguhnya Kami mengutus engkau adalah sebagi saksi ( kepada umat ) , pembawa kabar gembira, pemberi peringatan, dan berdakwah ( mengajak mereka ) kepada Allah dengan izinNya….” Ini merupakan lisensi dari Allah , kita jikaingin mengemudi harus memiliki surat izin mengemudi, kita ingin melakukan perjalanan keluar negeri ada izinnya, mendirikan bangunanpun ada izin pembangunan, ada izin usaha, dakwah di jalan Allah pun memiliki izinnya, satu – satunya yang tercantum izinnya adalah Nabi Muhammad SAW. Tapi kita semua umat Nabi Muhammad SAW, menumpang dalam izin tersebut yangmana Beliau menyatakan ” بَلِّغُوْا عَنِيْ وَلَوْ أَيَةً

Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 32

 

عَنْ أَبِي الْخَيْرِ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْه

قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِي صَلَاتِي قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مِنْ عِنْدِكَ مَغْفِرَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

PENJELASAN HADITS OLEH ASY- SYEKH RIDWAN AL- ‘AMIRY

Tadi baru saja dibacakan hadits Baginda Rasulullah SAW, yangmana وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى , Rasulullah SAW banyak sekali mengajarkan kepada kita umat Nabi Muhammad SAW tata cara berdoa kepada Allah SWT, memohon kepada Allah SWT, tata cara meminta kepada Allah SWT. Sebagaimana mereka sahabat Nabi Muhammad SAW selalu bertanya kepada Rasulullah SAW, tidak ada suatu kebaikan melainkan telah diajarkan dan ditunjukkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Sebagaimana yang dirawatkan tadi oleh Sayyidina Abdullah bin ‘Amr bin Ash RA, beliau menyampaikan dari Sayyidina Abu Bakar ash- Shidieq, bahwasanya beliau bertanya kepada Baginda Rasulullah SAW tentang suatu doa, ” يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلِّمْنِي دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِي صَلَاتِي ” ( ya Rasulullah ajarkan aku doa yangmana aku baca didalam sholatku ), maka berbeda pendapat disini para ulama , apakah dibaca diawal sholat, dipertengahan sholat atau diakhir sholat, atau dibaca diwaktu qiyam, atau diwaktu ruku’ atau diwaktu sujud. Alhasil beberapa ulama berpendapat bahwa dibaca diakhir sholat khusunya diwaktu sujud,karena paling dekatnya seorang dengan Allah ta’ala didalam sholatnya yaitu ketika sujud.

Maka sayyidina Abu Bakar ash-Shidieq menanyakan hal ini kepada Rasulullah SAW, kiranya apa doa yang paling bagus untuk aku baca didalam sholat? Maka Rasul mengatakan ” قُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مِنْ عِنْدِكَ مَغْفِرَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ( ya Allah aku telah berbnuat dosa , apa dosa yang dilakukan oleh seorang Abu Bakar ? yangmana beliau meletakkan batu di mulutnya, sehingga sahabat bertanya mengapa engkau meletakkan batu sehingga setiap ingin berbcara harus mengeluarkan batu tersebut, maka beliau menjawab “ini gara gara mulut atau lidah bisa menjerumuskan aku kedalam api neraka”.

Dan juga terdengar dari beliau didalam majelis diantara pembicaraan beliau ketika berhenti terdengar لااله الا الله secara berulang – ulang ,itulah kalimat yang terlantun dari lisan sayyidina Abu Bakar ash-Shidieq, begitu pula sayyidina Umar bin Khatab melantunkan kalimat الله اكبر الله اكبر , sayyidina Utsman bin Affan melantunkan سبحان اللهسبحان الله , sayyidina Ali Ra الحمد لله الحمد لله .

Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 31

Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang mengumpulkan hati dan menyiraminya dengan rahmat dan kasih sayang, yang membuka hati dan mengisinya dengan cahaya iman lalu semakin terang hati tersebut dengan dzikrullah ketika hati itu mengenal Allah dan semakin asyik maka datang ia kepada mihrab dan kemudian menyembah Allah merasakan kelezatan munajat kepada Allah subhanahu wa ta’ala , ya Hayyu ya Qayyum sirami hati hati kami di majelis malam hari ini dengan rahmatMu amin ya robbal ‘alamin.

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah, telah kita baca tadi sabda sayyidina Muhammad salallahu ‘alaihi wa sallam, hadits yang berkenaan dengan malam – malam mulia dan bulan mulia yang mendatangi kita, bulan dzulhijjah dan awwal sepuluh malam pertama dibulan dzulhijah, kemuliaannya disabdakan oleh Rasul dan diberitahukan kepada kita dimalam hari ini dalam majelis yang mulia ini, agar bisa membangkitkan kita punya sanubari untuk semangat beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, disebutkan dalam hadits tersebut bahwa tidak ada hari hari yang lebih Allah mencintai amal sholeh dilakukan pada hari hari tersebut melebihi hari hari ini yaitu hari awal sepuluh di bulan dzulhijjah dan kita telah memasukinya,

Hari awal sepuluh bulan dzulhijjah inipun terjadi berpapasan dengan peristiwa Nabiallah Musa as. Dizaman beliau, menunjukan lebih dari kemuliaannya daripada bulan bulan yang lain dan hari hari yang lain, didalam al-quran Allah berfirman mengenai peristiwa tersebut……. “dan telah Kami janjikan Nabiallah Musa 30 malam,…..” ini peristiwa sebelum Nabiallah Musa AS bertemu dengan Allah subhanahu wata’ala dan Allah ta’ala telah memberikanwahyu wahyu yang telah dijanjikanNya, sebelum bertemu dan berbicara dengan Allah , Nabiallah musa diperintahkan Allah sebagaimana disebutkan didalam tafsir Imam Baghawi,Allah perintahkan beliau untuk berpuasa sebelum bertemu dengan Allah, maka berpuasalah Nabiallah Musa 30 hari dan itu terjadi pada bulan dzulqo’dah yang telah kita lewati, selesai bulan Dzulqo’dah 30 hari beliau berpuasa, lalu beliau merasakan bau mulut yang keluar dari mulut beliau karena berpuasa 30 hari lamanya kurang enak dicium baunya lalu beliau bersiwak, maka Malaikatpun protes atas perbuatan Nabiallah Musa ketika menghilangkan bau yang dicintai oleh merka, karena bau yang dikeluarkan dari mulut orang yang berpuasa itu dicintai para malaikat bahkan dicintai Allah subhanahu wata’ala karena lebih harum daripada bau minyak misk, maka ketika Nabiallah Musa berpuasa 30 hari dan menghilangkan bau tersebut maka para Malaikat bertanya mengapa engkau hilangkan bau itu?bau yang sangat wangi bagi kami, maka Allah ta’ala pun menyuruh Nabiallah Musa menambahkan puasa sepuluh hari setelah 30 hari selesai karena perbuatannya berusaha menghilangkan bau mulut yang disebabkan berpuasa dengan siwak, maka ditambahlah 10 hari, “maka sempurnalah perjalanannya 40 hari”, hadirin hadirat yang dimuliakan Allah, sepuluh hari puasa tambahan yang dilakukan oleh Nabi Musa AS ini terjadi pada sepuluh awal bulan dzulhijjah yang kita alami ini pada zaman beliau,

Apa yang dapat kita ambil dari peristiwa Nabi Musa ketika menghilangkan bau mulut dengan siwak setelah 30 hari berpuasa, ini mengajarkan bahwa ibadah itu kita kerjakan bukan dengan semaunya kita, hadirin hadirat sekalian kita semua tau bahwa siwak memiliki fadhilah besar disisi Allah subhanahu wa ta’ala, dan Rasul menyebutkan didalam hadits “ dua rakaat dengan siwak lebih baik drpd 70 rokaat tanpa siwak” dalam riwayat lain ,”shalat dengan siwak lebih baik daripada 70 sholat tanpa siwak “. Fadhilah siwak akan menganggkat pahala sholat yang kita kerjakan, satu banding 70, ketika diperintahkan oleh Allah dan Rasul maka jadi ibadah yang dicintai Allah siwak ini, tapi tiba tiba ketika perbuatannya dikerjakan ditempat yang tidak disukai Allah dan Rasul maka terbalik, sesuatu yang sama bendanya siwak yang tadinya mendatangkan keridhoan Allah tiba tiba Allah tidak suka kalau dilakukan bukan pada tempatnya, artinya ikuti ibadah sesuai perintah Allah dan RasulNya bukan dengan hawa nafsu dan kehendak kita, hadirin hadirat yang dimuliakan Allah, begitu pula seluruh ibadah, coba bayangkan jika seseorang ingin melakukan sholat lima waktu sebelum waktunya, kira kira sah atau tidak sholatnya? Tentu tidak sah, sholat dzhuhur jam 11, belum waktunya Allah belum perintahkan padahal sholat bagus, 4 rakaat dikerjakan sesuai dengan rukun dan syaratnya tapi ketika belum datang perintahnya maka sholat inipun bukannya mendatangkan keridhoanNya akan tetapi sebaliknya, begitu pula siwak, maka ibadahpun ternyata jika hanya mengikuti hawa nafsu dan mengikuti keinginan nafsunya jauh dari perintah Allah subhanahu wa ta’ala tidak mendatangkan keberkahan dari Allah dunia akherat.

Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah, ketika Rasul sabdakan dalam hadits ini, ini hari awal sepluh bulan dzulhijjah memiliki fadhilah besar, amal sholeh yang dikerjakan tidak sebanding dengan amal sholeh lainnya, sahabat dalam pandangan mereka bahwa amal sholeh yang paling besar perjuangannya adalah jihad, maka mereka bertanya kepada Rasulullah, ya Rasulullah jihad itu apakah tidak bisa menandingi amal sholeh yang dikerjakan pada bulan ini?( Rasul menjawab) “ begitupun jihad di jalan Allah tidak dapat menandingi pahala amal sholeh yang dikerjakan seseorang pada awal bulan ini, kecuali jika ada seseorang yang keluar dijalan Allah membawa hartanya keluar dengan dirinya hadir dalam peperangan,kemudian terbunuh di medan perang,” itu baru amal sholeh yang bisa menandingi amal sholeh yang lain di bulan dzulhijjah. Di dalam riwayat ibn ‘uwanah dari sayyidina Abdullah ibn Umar RA menambahkan hadits ini,( walaupun dalam riwayat dh’if namun dalam kidah ilmu hadits dapat digunakan dlm amal fadhilah) “ perbanyak didalam hari hari tersebut takbir dan tahlil” untuk itu disunahkan jika kita melihat hewan hewan ternak sapi ataupun kambing pada hari hari ini disunahkan bagi kita bertakbir, dimanapun kita melihatnya dijalan ataupun ditempat yang lain maka kita bertakbir karena disitu ada sunah Rasulullah salallahu ‘alaihi wa sallam, lalu puasa pun disunnahkan dalam tabahan hadits ini, puasa pada awal bulan dzulhijjah ingga tanggal 8 dzulhijjah yang disebut dengan hari tarwiyah disebutkan fadhilahnya puasa sehari bagaikan berpuasa setahun, kita jika ingin berpuasa setahun penuh tidak akan bisa dikarenakan ada hari hari yang diharamkan berpuasa oleh Allah seperti idul fitri dan idul adha serta hari hari tasyrik, tapi bagi yang berpuasa pada hari hari ini sama dengan berpuasa satu tahun itu adalah keberkahan bagi umat Sayyidina Muhammad salallahu ‘alaihi wa sallam, maka hari hari ini menggambarkan bahwa hari ini besar dan memiliki fadhilah disis Allah subhanahu wa ta’ala dan jangan kita memandang hari ini sama dengan hari hari sebelum datangnya bula dzulhijjah, bangkitkan dibulan bulan ini , dirumah rumah kita dijalan jalan kita sunnah Sayyidina Muhammad salallahu ‘alaihi wa sallam ta’zhim terhadap syiar syiar Allah sehingga terasa bahwa hari ini lain dengan hari hari lainnya dan begitulah tuntunan iman yang diinginkan oleh Rasul kepada umat Beliau salallahu ‘alaihi wa sallam.
Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian Wudhu

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian Wudhu
Senin, 30 Desember 2013
Alhamdulillah, para habaib, para kiai, para asatid, hadirin dan hadirat yang dimuliakan oleh Allah swt, barusan telah kita dengarkan, yang disampaikan oleh para ulama kita, nasehat yang indah yang disampaikan oleh akhina ada’i Ilallah habib Zacky bin Syahab, nasehat yang disampaikan oleh ada’i Ilallah, bapak kiai haji Muhammad Tasnid, nasehat yang disampaikan oleh ada’i Ilallah guru kita habib Abdurahman bin Abdul Qadir Basuro, mudah mudahan membawa manfaat untuk kita sekalian, nasehat yang telah kita dengarkan jangan sekedar kita dengar, akan tetapi nasehat tersebut agar masuk kedalam hati kita, dan setelah itu kita jalankan dengan sebaik baiknya dan kemudian kita sampaikan kepada siapapun yang bisa kita sampaikan nasehat yang kita dengar pada malam hari ini, sebab orang yang semacam ini, ………… disebutkan didalam suatu riwayat “Barang siapa yang belajar, setelah dia belajar, dia praktekan ilmu yang telah ia pelajari, kemudian dia sampaikan kepada orang lain, orang yang semacam ini adalah orang yang agung dilangit dan dibumi Allah swt”.

Orang yang agung dan terhormat bukan orang yang punya harta banyak, orang yang agung dan terhormat bukan orang yang punya kedudukan didalam pemerintahan, tapi nabi Muhammad saw, mengajarkan, meluruskan pola berfikir kita umat nabi Muhammad saw, orang yang agung dan mulia didunia dan di akhirat adalah orang yang semacam ini ……….. yang belajar, mempraktekan dan menyampaikan ilmunya, ini orang yang mulia, ini orang yang agung didunia dan akhirat. Mudah mudahan kita dijadikan oleh Allah sebagai orang yang mulia disisi Allah swt.

Read more »

99 tanya jawab dengan habib Munzir seputar sholat

Kumpul-kumpul tanya jawab di forum majelisrasulullah.org ingin membukukannya sebagai refrensi

berikut sebagian tanya jawab yang ada pada forum tersebut, semoga membawa manfaat.

————————

  1. Shalat perjalanan dan kendaraan

Assalamu’alaikum habibana munzir

Smga habib sekeluarga dan jama’ah MR sehat wal ‘afiat dan dibhgiakan oleh Allah Swt dunia – akherat,aamiin

Bib ana mau tya ,maaf kalau prtnyaanya membingungkan

 

1.Alhamdulillah Sekarangkan ana krj dimalang bib,,saya kan mau pulang kesolo dari malang kurang lbh jam 13.00 /stlh dhuhur bib, terus keterminal surabaya,smpai srbya krang lbh sekitar 2 jam an,dan insya Allah saya bisa shlt ashar ditrminal surbaya ,dan yg saya mau tanyakan bgaimana saya melaksanakan shlt magreb & isya’ padhl surbya solo kurang lbh 6 jam an bib,dan mgkn saya smpai rumah sudah ba’da isya’ sdgkan shlt jama’ kalau dah smpai wlyhnya kan gk boleh ,, bgaimana bib sebaiknya menurut habib,apakah bleh jama’ ashar dgn magreb?

2.Misal, apkh apbila dari malang kesolo shlat magreb & isya’ bleh diqoshor ditmpat madiun bib,bgaimna niatny?

 

3..Dan ketika melakukan perjalanan dikereta bib bgaimana hukumnya sholat didalam kereta,sebab perjalananya kurang lebih 8 jam an bib,sebaiknya shlt dikereta atau stelah smpai distasiun?
Mhn jwbnya ya bib

 

4. habib saya brhrap dpt mlhat lgsung habib ,habib tolong sekali” mengadakan tablig akbar dimalang bersama habib ahmad jamal bin thoha ba’agil majlis arridhwan / disolo bersama habib syech assegaf majlis ahbaabul musthofa,saya ingin sekali bib bisa bertemu lgsung dgn habib didalam majlis,,Alhamdulillah dimalang pemudanya byak brshlwtn diasuh habib ahmad jamal tiap hari senin bib,

 

Saya mh0n doanya ya bib smga keinginan hamba dikabulkan Allah dan smga habib slalu diberi kshatan dan smga Allah mengizini habib agar dpt mengadakakn tablig akbar disolo/dimalang,Aamiin,
Slm rindu habib ,,,

Maaf ya habib telah mengganggu wktu istrtht habib

Wassalamu’alaikum

 

Habib Munzir menjawab

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)

Saudaraku yg kumuliakan,

 

1.tidak demikian, asar hanya bisa jamak dg dhuhur, dan magrb hanya bisa dg isya, maka jika memungkinkan, anda istirahat di suravaya hingga magrib, jika terlalu lama, maka jangan naik kereta api, tapi naik angkutan bus atau lainnya yg disaat magrib anda bisa turun dan shalat jamak taqdim magrib dg isya sebelum sampai di solo.
2. jika mencpai 82km atau lebih sudah boleh qashar, mengenai niatnya sudah sering saya jawab, anda telusurilah kolom kosong dikanan atas halaman ini, ketik : qashar maka semua pembahasannya akan tampil insya Allah,
3. jika anda bisa memastikan sampai stasiun masih ada waktu maka tunggulah sampai tiba di stasiion, jika anda ragu, maka shalatlah sambil duduk di kursi dg kiblat mengarah kedepan, selepas turun kereta anda bisa men qadhanya kapan saja.
4. insya Allah… salam pd akhina sayyidil fadhil alhabib jamal baagil
dan saudaraku jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Wallahu a’lam.

 

  1. 2.      Maksud jarak jauh dan mukim dalam sholat qhosor

Makasih ya bib atas jawbnya

Maaf bib tya lg krn blm pahamnya kami ,,

 

1.yg dimaksud sudah mencapai jarak 82 km ,apakah jaraknya dari malang ke solo ataukah malang ke tempat berhentinya melaksanakan shalat qhosor itu bib

 

2.kan ada salah satu syarat yaitu tidak boleh mukim melebehi 4 hari ,,padahal saya krj dimalang dan pulang kesolo sekitar 1 minggu apakah saya tetep dpt melaksanakan shalat jamak/qhosor bib?

Dan yg dimaksud tidaak mukim melebi hi 4 hari itu gimana bib?
Insya Allah bib ,doakan saja smga dpt mnyampaikan salam habibana,

Apakah habib seangkatan dgn habib ahmad jamal didarul musthofa?

 

Habib Munzir menjawab

 

1.yg dimaksud sudah mencapai jarak 82 km adalah jarakdari malang ke solo, anda baru keluar kota malang 1 meter menuju solo anda sudah boleh qashar
2.maksimalnya 6 hari yaitu 4 hari mukim ditambah hari datang dan hari pulang., namun sebelum anda mencapai kota tujuan anda masih boleh jamak dan qashar, kalau sudah masuk koyta tujuan dg niat tinggal lebih dari hari diatas maka selesailah sudah izin jamak dan qashar.
3. yg dimaksud adalah anda niat tingggall kurang dari 6 hari (4 hari tinggal dan 1 hari kedatngan dan 1 hari kepulangan
ahmad jamal murid dari murid saya.

salam hormat untuknya karena saya menghargainya sebagai orang yg semangat dalam jiwa dakwahnya, dan sebenarnya pertanyaan anda ini anda tanyakan pada beliau sudah cukup tanpa perlu memenuhi quota sempit di web ini yg tak memungkinkan tanya jawab secara bebas

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Wallahu a’lam.

 

  1. 3.      Batas waktu Sholat SUbuh

Assalamu’alaikum
Alhamdulillah ,makasih bib atas jawabannya ,smga ìlmu ini bermanfaat

Mengenai pertnyaan yg terakhir hamba mh0n maaf yg sbsar”nya ya habib telah bertanya tentang hal yg mgkn tidak pantas dtnyakan diweb ini ,,,,sebab saya bru 4 kali mghdiri majls arridwan dan saya dimalang bru 3 bulanan ,sekali lg mh0n maaf bib

mavkan sya bib jika brtny lg
1. Batas waktu sholat subuh itu kira” sampai jam berapa ya habib?
Atau kira” selisih berapa menit dgn mulainya adzan
Minta doanya ya habib agar akhlak kami dibimbing Allah SWT & hajat kami diqobulkan Allah SWT,,

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

batas waktu subuh adalah mulai adzan dan berakhir saat isyraq, dan isyraq di negeri kita sekitar 1.45 menit hingga 1.50 menit dari adzan subuh. (bukan dari shalat subuh, tapi perhitungan adalah dari adzan subuh)
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.
Wallahu a’lam

 

  1. 4.      Bermakmum pada imam yang berantakan fatihahnya

Assalamualaikum wr wb.

Limpahan keberkahan lailatul qadr,keagungan alquran,dan kemulian bulan suci semoga selalu tercurah kpd Tuan Guru dan keluarga.

Mohon ampun dr hamba murobby, sayidy,habiby,mursyidy.
1.Tuan guru didalam rukun shalat itu salah satunya surat alfatihat terdapat tasydid yg harus dipenuhi seluruhnya,bagaimana bila hamba misalkan lebih bagus bacaannya bermakmum kpd imam yg bacaan surat alfatihah berantakan tasydidnya,kacau,memang karena dia dalam proses mempelajari ilmu shalat,alquran,tajwid dll,sahkah shalat hamba,karena hamba ingin mencari pahala berjamaah?

2.Bolehkah shalat sunat rakaat 1,dilakukan berdiri dan rakaat 2,dilakukan dlm keadaan duduk?

3.Bolehkah shalat witir kita gabungkan niatnya dengan shalat sunnah lainnya?

4.Bagaimana bila membayar zakat fitrah dengan uang,bukankah harus dengan apa yg kita makan sehari hari,karena orang tidak mau repot

 

5.Haruskah seorang anak melakukan dzikir fida karena orang tuanya yg sdh wafat tidak pernah melakukan shalat?Atau harus mengqodhokan untuknya
6.Pernah ada seorang Ustadz mengatakan kpd hamba

(sy pernah hampir menjadi wali karena mengamalkan hizib autad(kalau tidak salah namanyap),selama sy mengamalkan itu 40 hr sy tidak keluar kamar dan berbicara dengan seorang pun),saat ini ustadz ini berbaiat kpd toriqah qadiriyah naqsyabandiah.
Apa bisa instan seperti itu tuan guru?
7.hamba pernah membaca literatur tariqah tijaniyah,disitu dipaparkan wirid wiridnya,dan berbagai pantangannya antara lain,tidak boleh membaca aurod yg telah diijazahkan kpdnya dr mursyidnya,jg tidak boleh berziarah selain kpd syaikh tariqah tijaniyah,jika dilakukan maka batalah baiatnya,benarkah demikian,atau memang hanya fitnah ?
Sekian dr hamba

Wassalamu alaikum wr wb.

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

 

Saudaraku yg kumuliakan,

terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)
saudaraku tercinta, hamba belum pantas menjadi murid yg baik, bagaimana hamba menjadi guru, apaagi murabby, atau mursyid, kita bersaudara dan saling menasihati karena Allah, namun sanad keguruan anda telah berpadu dg sanad keguruan hamba hingga kepada Rasul saw,
1. betul saudaraku, 14 tasydid pada fatihah jika tidak dibaca batal shalatnya, ada pendapat jika jauh dari ulama maka dimaafkan, namun yg terbaik anda menjadikannya imam dan anda menegurnya dari belakang saat ia salah, maka anda berjamaah sekaligus mengajarinya.
2. boleh walau tidak ada udzur. dalam shalat fardhu pun boleh namun harus ada udzur
3. ikhtilaf ulama, pendapat yg terkuat mengatakan tidak boleh, namun ada pendapat yg membolehkannya.

4. jika fuqaranya yg minta uang saja, maka sebagian pendapat membolehkan, namun pendapat terkuat adalah dg bahan pokok setempat.
5. layaknya ia yg meng qadhanya, namun boleh diganti dg fidyah 1 mudd setiap shalat, jika tidak mampu maka tidak wajib, karena Allah swt lebih berhak dibayar hutangnya daripada hutang pada makhluk, namun Allah adalah Yang Maha Baik yg dihutangi hamba Nya
6. wallahu a’lam, setahu saya menjadi wali Allah itu mengamalkan hal yg fardhu dan yg sunnah sampai Allah mencintainya, demikian riwayat hadits qudsiy Shahih Muslim
bukan baca wirid lalu jadi wali, lalu buat apa ada syariah dan makrifah?

 

7. kalau itu benar maka sesat, jika fitnah maka layaknya disebarluaskan
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

 

  1. 5.      Posisi bermakmum

Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Habiby yg sangat kucintai semoga selalu dalam afiyah,dalam sakinah dzohir dan bathin

 

1.Habiby didalam membuat shaf shalat,untuk shaf yg berikutnya darimanakah yg benar untuk memulainya,apakah dr posisi TENGAH ataukah dr posisi KANAN dahulu,dan apakah tidak beraturannya shaf itu dapat mempengaruhi sah atau tidaknya shalat,misalkan kita shalat tidak menyatu dishaf shalat,jauh dr jamaah,berdiri sendiri,namun dalam keadaan shalat berjamaah.

 

2.Syarah kitab Syamailul Muhammadiyah yg terjemahan adakah terbitannya tuan guru,kitab yg dibeli dikios hanya terjemahan haditsnya saja soalnya tanpa syarahnya.
3.Bagaimana tuan guru sikap tuan guru atas terbitan buku KETIKA SANG HABIB DIKRITIK kalau nda salah judulnya,siFiranda(sawah)yg membuat,hamba buka situsnya pembahasannya selalu berkaitan dengan tuan guru,kalau sy hycker sdh sy hancurkan semua situs situs sawah itu,emosi kadang,TEKA,BAGED kalau diberi hujjah atau dalil,kadang mereka mencaci,hamba ingin mencaci balik namun ingat pesan tuan guru untuk pakai AKHLAK.
4.Ada satu situs sawah,mengatakan kitab ADABUL MUFRAD itu imam bukhari tidak dapat menjamin keshahihannya,ada ada saja.
5.Doakan habiby semoga hamba dapt pekerjaan yg halal dan berkah,seperti perintah dr habiby
Sekian dr hamba
Salam ta’dzim

Wassalamu alaikum wr wb.

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)
1. dimulai dari kanan, jika sudah dua orang maka ia mundur dan yg satu mengisi yg belakang, kemudian kiri belakang dst.

dalam madzhab syafii bersentuhan kaki bukan rukun shalat, tapi sunnah muakkadah.
makruh agak berjauhan dg orang disebelah kita, jika sengaja maka berdosa, kecuali kita atau orang sebelah kita itu udzur, misalnya sangat tua, atau sangat gemuk, atau sakit dikaki atau tangannya, maka jangan paksa menempelkan shaf,

hukum menempelkan shaf dalam madzhab syafii sunnah muakkadah penyempurna shalat.

yg disunnahkan itu rapat shafnya, bukan kaki harus bersentuhan, demikian pula shalat yg shafnya lurus, jika ada yg tidak lurus yaitu ada yg sedikit kedepan dan ada yg sediki kebelakang, tidak lurus, maka mengurangi pahala shalat.

dalilnya adalah belum pernah Rasul saw atau ara sahabat memerintahkan orang utk mengqadha shalatnya jika shalatya tidak rapat kakinya, berarti bukan rukun, tapi pasti ditegur meratakan shaf adalah kesempurnaan shalat

kalau shalatnya batal mestilah disuruh ulangi utk mengqadhanya.
2. belum ada terjemah dan syarahnya dari aswaja saudaraku.
3. web nya sudah ada, dan bkunya sudah ada, saya malas menjawanya, tapi dijawab di kaskus oleh budhizjunior dan teman2 aswaja.

biar saja, MR tambah besar, mereka tambah morat marit berantakan, cuma akhir2 ini saya tegas terhadap wahabi di majelia majelis, karena mereka mulai berani terang terangan meolak megikuti sidang itsbat, dulu sembunyi2 saja, sekarang terang terangan, maka saya hantam terang2an di majelis majelis, sambil membahas yg lainnya
4. imam bukhari mengatakan itu di kitab mana?, bab apa?, halaman berapa?, cetakan th berapa?, paling2 dari guru2 wahabi yg tidak punya sanad keguruan, sanad keguruan wahabi berakhir di ibn abdulwahab, setelah itu gurunya aswaja, dia saja membuat buat itu, dan orang yg bicara tanpa sanad, fatwanya batil, dan tidak boleh mengikutnya.
5. semoga Allah swt segera membuka gerbang kemudahan pada anda, dg mempermudah anda mendapat pekerjaan yg baik dan membawa keberkahan,
semoga Allah swt melimpahkan kemudahan dan kesuksesan atas niat mulia anda sdrku,
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

 

  1. membaca al fatihah dengan washol

assalamu’alaikum…
alhamdulillah, akhirnya bisa bertanya di forum yang saya cintai ini.
semoga habibana senantiasa diberikan kesehatan yang sempurna oleh Allah SWT.

ijinkan hamba bertanya ya habibana…

 

bagaimanakah cara membaca al fatihah ketika shalat dengan di washol?
mohon dijelaskan dengan tulisan ya habibana…

itu saja pertanyaan saya.

terima kasih atas jawaban habibana…

wassalamu’alaikum.

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan
terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)
washol itu artinya disambung saudaraku, tidak diputus putus
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

 

  1. 7.      Cara wudhu dengan berjilbab

Assalamualaikum habibana tercinta. Smga habib snantiasa dberikan nikmat sehat jasmani & ruhani oleh Yg Maha Pemurah, Allah SWT, Sholawat & slm tercurah pd baginda Rasulullah SAW, amiin. Bib, mhon penjelasannya pd sy yg faqir ilmu ini, bgmn cara berwudhu yg bnr utk wanita berjilbab sdgkn tmpt wudhunya tdk khusus wanita sehingga jika melepas jilbab akañ t€r£íhat ö£€h oräñg £äíñ yg ßdg wüdhü. Bíb, ädäkäh çäbäñg MR dí Bäñdüñg? ßäyä hätürkäñ t€rímäkäßíh ߀b€£üm Ö ß€ßüdähñyä. Wä$ä£äm..

Máäf bíb förmät käräkt€rñyä b€räñtäkäñ, ßäyä öñ£íñ€ dr hp.

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudariku yg kumuliakan,

selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan

terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)
untuk hal itu adalah udzur yg dimaafkan, selama wanita tersebut berusaha menghindar dari kepadatan pria, tentunya pria akan banyak menghindari wanita ditempat wudhu jika temnpat wudhunya tidak terpisah, karena masing masing tidak mau bersentuhan hingga batal wudhunya, maka usaha yg terbaik carilah waktu yg saat sepi dari pria dan agak jauh dari pintu masuk untuk wudhu, karena umumnya orang akan wudhu ditempat yg dekat dg pintu masuk, baru sesudahnya dan sesudahnya dan seterusnya.

jika bersama teman teman maka satu yg berwudhu yg lain mengerubutinya saja, untuk menghalangi tembusnya pandangan pria pada wanita tsb yg sedang wudhu.

saya haru dg keindahan dan semangat saudari dalam menjaga kesucian agama apalagi dalam bersuci, Yaa Rabb tumpahi saudariku anugerah, ketenangan, kebahagiaan, dunia dan akhirat, amiin,

mengenai Majelis Rasulullah saw cabang bandung belum ada kunjungan berkala, namun kita mempunyai hubungan erat dg KH Muhiyiddin di Sumedang yg muridnya pria dan wanita banyak juga yg berdomisili di bandung, dan ia ketua umum Masjid Agung Bandung (Masjid Alun2 Bandung).
saudari bisa menanyakan padanya kapan saja KH Muhyiddin mengajar di Masjid Agung Bandung, karena ia mengajar secara berkala, saya lupa entah bulanan entah mingguan, saudari dapat menghubungi sekprinya : KH Anwar di 08122065980.

sampaikan salam saya pada beliau jika saudari menghubunginya, dan sampaikan padanya bahwa saudari dapat no ini dari saya.
demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

 

  1. 8.      Sholat Jama’ah, makmum dimana dulu

Assalamu’alaikum Wr Wb. Mohon maaf ya habibana, saya mengambil 2 quota ini.
Saya masih bodoh dlm pemahaman agama bib. Mohon maaf ya bib sudah merepotkan…
1. Yg saya ketahui apabila kita sholat berjamaah hny 2 orang, posisi makmum ada disebelah kanan Imam dan jaraknya tidak trlalu jauh diblakang imam. Apakah itu benar ya habibana ? Jika itu benar, apabila ada makmum yg datang lagi bagaimanakah sikap kita ?

 

Terima kasih ya hbibana

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan

 

betul saudaraku, harus posisinya dibelakang imam, tapi tidak noleh terlalu dekat posisinya mengambil setengah shaf saja, sebab bila ada makmum lain masuk, ia hanya perlu selangkah mundur, jika terlalu maju maka ia butuh dua atau tiga langkah mundur, maka bisa membatalkan shalat,
kedua, jika ia terlalu maju, maka saat ia bersujud dan imam bangkit dari sujud, bokong makmum akan mendepani imam, sedangkan mendepani imam membatalkan shalat
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

 

Assalaamu’alaikum wr wb…

Maaf ya habibana saya mengambil 2 quota pada sore ini, semoga habibana ridho…

Melanjutkan tanya jawab yang di atas, bagaimana cara makmum tersebut mundur dari posisi awal, dengan kaki kanan terlebih dahulu atau kaki kiri terlebih dahulu ?

Habibana, saya juga ingin meminta ijazah amalan2 yg ada di situs ini.

terima kasih ya habibana…

 

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
ia mundur dg kaki kanan terlebih dulu selangkah, lalu diam beberapa saat, lalu langkah kedua ia bisa menyesuaikan mana yg lebih tepat untuk posisinya, apakah dg kaki kiri atau dg kaki kanan, dan dengan kaki kanan afdhal
saya ijazahkan seluruh amalan dan semua yg telah saya ijazahkan di web kepada anda saudaraku tercinta.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Alqur’an, usahakan semampunya jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam.

 

  1. Duduk Tahiyat Ma’mum Masbuk

Assalamu’alaikum wr wb…

Saya doakan selalu supaya habibana selalu sehat wal’afiah dan segar bugar. senang rasanya kami memandang wajah habibana pada malam selasa lalu yg nampak terlihat sangat sehat.

 

Habibana ada beberapa hal yg ingin saya tanykan:
1. Bagaimana cara duduk dan bacaan tahiyat ma’mum masbuk saat imam tahiyat akhir ?

2. Apakah tinta pulpen dapat menghalangi air wudlu ?

 

Saya minta doanya ya habibana untuk kakak saya yang saat ini belum mendapat pekerjaan. Beliau juga baru saja menikah pada hari minggu kemarin, minta doa agar keluarga beliau menjadi keluarga yg sakinah, mawadah warahmah dan mendapat anak yg soleh dan solehah. Terima kasih habibana, maaf kalau saya sudah merepotkan.

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)
1. ia boleh duduk dg duduk dg posisi tahiyat awal, karena masalah duduk tahiyat akhir adalah bagi yg akan mengakhiri shalatnya, sedangkan anda akan berdiri setelah imam salam, maka posisi duduk adalah posisi yg siap untuk bangkit kembali, mengenai bacaannya, anda membaca bacaan tahiyat akhir mengikuti imam.
2. tinta pulpen yg cair tidak menghalangi wudhu, namun tinta yg berwujud, yg dimaksud berwujud adalah yg sangat tebal seperti cat, yaitu jika digaruk atau digesek dg cari, ia berlepasan seperti cat, maka ini menghalangi wudhu sampai kekulit,

berbeda dengan tinta biasa, jika kita gesek dg tangan maka jikapun lepas hanya warna saja, tidak ada wujudnya yg terasa oleh telapak tangan seperti cat yg jika dikorek oleh kuku atau lainnya, terlihat wujudnya seperti sesuatu yg pecah berserakan, maka ini menghalangi wudhu dan mesti dibersihkan sebelum disentuh air wudhu.

jika sudah lama dan sudah shalat dan sudah lama baru diketahui, maka dimaafkan.

semoga Allah swt melimpahkan keberkahan dan membuka pintu pintu kemudahan pada saudara anda saudaraku, dalam mencari nafkah di Bumi Nya, Rabbiy curahkan padanya kemakmuran.., amin

tangan penuh dosa ini berharap keridhoan Nya swt dengan membantu bermunajat kepada Mu wahai Rabb pemilik jiwaku dan jiwa Muhammad saw, agar Engkau kabulkan harapan saudaraku ini, hingga ia bahagia dan gembira dengan segenap pengabulan atas hajatnya, dan ia memuji syukur kepada Mu Rabbiy, salahkah bila aku berharap hamba Mu bersyukur dan memuji Mu Rabb..

maka kabulkanlah munajat hamba Mu ini, jadikan ia bersyukur dan menyaksikan kedermawanan Mu Rabbiy.., Demi Sayyidina Muhammad Nabiy pembawa Rahmat .., amiin.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

 

  1. 10.  Baca Sholawat pada Tahiyat Awal

Assalamualaykum Ya Habibana,

Ananda mohon dimaafkan karena sudah mengambil quota lebih dari 1, namun semoga Habibana berkenan dan ridho adanya.

 

Anandan ingin bertanya perhat batasan bacaan saat Tahiyat Awal, apakah bacaan sholawat itu harus dilengkapi hingga membaca ” wa ‘alaa aali Sayyidina Muhammad” ataukah hanya sebatas sholawat kepada Baginda Nabi Saw, yakni ” Allahumma sholli ‘alaa Sayyidina Muhammad” saja?
Mohon penjelasan dari Habibana atas hal ini dan atas penjelasan Habibana ananda haturkan terima kasih.
Salam ta’dhim,

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
dalam madzhab syafii tidak dibaca shalawat untuk keluarga Nabi saw di tahiyat awal, namun ia dibaca pada tahiyat akhir, dan jika dibaca pada tahiyat awal tidak membatalkan shalat.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Alqur’an, usahakan semampunya jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam.

 

  1. 11.  sholat jumat di kantor

assalamualaikum
semoga habibana selalu sehat dan dipanjangkan umurnya dalam keadaan sehat

 

begini habib dijabotabek ini banyak kantor yg mengadakan sholat jumat..namun jarak antara kantor dan masjid di daerah setempat berdekatan.bagaimana hukum sholat jumat dikantor? dan mana yg lebiih utama untuk diikuti sholat jumatnya? bisa disebutkan syarat sah sholat jumat..
nb untuk masjid dikantor ini biasanya jamaah sholat hanya ada sampai magrib. ( isya dan subuh tidak ada yg jamaah) dikarenakan karyawan sudah pulang..hanya security yg ada
wassalamualaikum

 

Habib Munzir menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan

saudaraku tercinta, shalat jumat tidak disyaratkan di masjid, boleh dimana saja, namun masalahnya apakah 40 orang itu penduduk setempat atau pendatang?

disinilah letak ikhtilafnya,

namun sebagian ulama mengesahkannya mengingat keadaan zaman yg berbeda, mengingat sulitnya muslimin mencapai masjid yg padanya ada 40 orang penduduk setempat, terutama di wilayah perkantoran, mereka sudah tak ada lagi penduduk setempatnya walau masjidnya ada, atau sekedar musholla di gedung tsb, jika dipaksakan harus demikian maka kemungkinan ribuan bahkan puluhan ribu karyawan atau siswa atau mahasiswa tidak melakukan jumat, maka tentunya lebih baik mengambil pendapat kedua yg mengesahkan Jumat walau kurang dari 40 orang dari penduduk setempat, dan boleh melakukan dhuhur lagi jika ragu.
dan walaupun pendapat terkuat dalam madzhab syafii harus 40 orang yg penduduk setempat (mustawthin, yaitu yg tinggal selama setahun diwilayah itu tanpa keluar dari wilayahnya kecuali akan kembali). namun ada pendapat dalam madzhab syafii yg mengesahkan walau dibawah 40 orang yg penduduk wilayah tsb/mustawthin.
syarat sah nya jumat adalah 6 poin :

  1. kesemuanya berlangsung diwaktu dhuhur
  2. diadakan di tempat yg ramai dg penduduk (utk demi mencapai jumlah yg memadai yaitu 40 orang penduduk setempat minimalnya)
  3. agar para makmum kesemuanya niat berjamaah sampai sempurna rakaat pertama, jika pada rakaat kedua ada yg batal atau niat memisahkan diri dari jamaah, maka Jumatnya sah, asalkan sudah sempurna rakaat pertama
  4. minimal jumlah yg shalat 40 orang, yaitu mustawthin, (demikian pendapat yg terkuat).
  5. tidak didahului oleh shalat jumat yg sama ditempat yg berdekatan, (jika jumatan ditempat yg mendahului itu sudah penuh dan tempat sudah tidak memadai, maka sah yg jumatan ditempat lain, jika tidak maka batal jumat ditempat yg terdahului karena tempat pertama masih memadai.
  6. didahului oleh dua khutbah sebelum shalat jumat.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

 

dan jangan Lupa membaca Aqur’an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur’an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur’an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a’lam

Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 30

Ditulis Oleh: Munzir Almusawa
Monday, 02 September 2013
Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 30
Senin, 2 September 2013

1قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ مَنْ خَلَقَ كَذَا؟ مَنْ خَلَقَ كَذَا ؟ حَتَّى يَقُولَ لَهُ : مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ ؟ فَإِذَا بَلَغَ ذَلِكَ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ ولْيَنْتَهِ (صحيح البخاري)
” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Syaitan akan datang kepada salah seorang kalian dan bertanya : “siapakah yang menciptakan ini, siapakah yang menciptakan ini dan ini?”, hingga ia berkata : “Siapakah yang menciptakan Tuhanmu?”, dan jika sampai pada hal tersebut (keraguan) maka berlindunglah kepada Allah dan berhentilah (dari memikirkannya)”.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 
حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Luhur, Yang telah mengundang kita untuk hadir ke majelis ini dengan mengetuk pintu jiwa, sehingga di majelis ini terangkatlah derajat orang-orang yang mau mengangkat dirinya untuk semakin dekat kepada Allah subhanahu wata’ala, dan termuliakanlah mereka yang mau memuliakan dirinya dengan tuntunan kemuliaan, dan tersucikan dari dosa-dosa mereka yang diampuni oleh Allah dengan kehadiran mereka di majelis-mejelis ta’lim dan majelis dzikir dan shalawat kepada nabi Muhamad shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam rahasia cahaya at ta’allum dan at ta’lim (pembelajaran dan pengajaran), di dalam rahasia keluhuran tuntunan Ilahi Yang Maha Tunggal dan Abadi, Yang berfirman di dalam Al qur’an demi mengenalkan kepada manusia akan sifat hamba-hambaNya yang peduli terhadap sesama, yang berlemah lembut kepada siapa pun baik mereka yang beriman atau yang tidak beriman, kesemuanya berada di dalam lingkup doa-doa mereka, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala :

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا ، وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا ( الفرقان : 63 )

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (adalah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. Dan orang-orang yang berkata (berdoa): “Ya Tuhan kami, jauhkanlah siksa nerka ( Jahannam ) dari kami, sesungguhnya siksa neraka itu adalah kebinasaan yang kekal”. ( QS. Al Furqan : 63 )

Hamba-hamba yang dibanggakan oleh Allah subhanahu wata’ala adalah mereka yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati (tawadhu’), dan jika mereka berjumpa dengan orang-orang yang tidak berilmu atau belum beriman atau belum mau bertobat yang mencaci atau menghina mereka maka mereka membalasnya dengan perkataan yang lemah lembut dan penuh kesejahteraan, serta berlemah lembut terhadap semua makhluk Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada ummatnya untuk tidak menyiksa atau menyakiti makhluk (ciptaan) Allah subhanahu wata’ala. Dengan demikian semua makhluk ciptaan Allah subhanahu wata’ala telah telah dilarang oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk disiksa atau diganggu dan disakiti.

Read more »

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 29

Ditulis Oleh: Munzir Almusawa
Monday, 26 August 2013

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=439&Itemid=30

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 29
Senin, 26 Agustus 2013

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللهَ تَعَالَى قَالَ : مَنْ عَادَ لِيْ وَلِيًّا، فَقَدْ آذَنْتُهُ باِلْحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِليَّ عَبْدِيْ بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُهُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِيْ يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِيْ يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِيْ يُبْصِرُ بِهِ وَيَدَهُ الَّتِيْ يَبْطِشُ بِهَا، وَ رِجْلَهُ الَّتِيْ يَمْشِيْ بِهَا، وَ لَئِنْ سَأَلَنِيْ لَأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِيْ لَأُعِيْذَنَّهُ وَمَا تَرَدَّدْتُ عَنْ شَيْءٍ أَنَا فَاعِلُهُ تَرَدُّدِيْ عَنْ نَفْسِ الْمُؤْمِنِ يَكْرَهُ الْمَوْتَ وَأَنَا أَكْرَهُ مَسَاءَتَهُ ( صحيح البخاري )
” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala berfirman : “Barangsiapa yang memusuhi kekasihKu, maka sungguh Aku telah mengumumkan perang terhadapnya, dan tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepadaKu dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada kewajiban yang Aku wajibkan, dan hambaKu senantiasa mendekatkan diri kepadaKu dengan perbuatan sunnah hingga Aku mencintainya, maka jika Aku mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia mendengar dengannya, dan penglihatannya yang ia melihat dengannya, dan tangannya yang ia memukul dengannya, dan kakinya yang ia berjalan dengannya, dan apabila ia meminta kepadaKu pasti Aku memberinya, dan jika ia meminta perlindungan kepadaKu pasti Aku melindunginya, Aku belum pernah ragu dari melakukan sesuatu, seperti keraguanKu terhadap jiwa seorang mukmin yang tidak suka mati dan Aku pun tidak suka menyakitinya”. (HR. Bukhari)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Luhur, Yang Maha memuliakan hamba-hambaNya dengan anugerah dan kenikmatan, dan terpendam di dasar kenikmatan itu kenikmatan yang teragung yaitu Mahabbatullah (cinta Allah), darimana kita akan mendapatkannya? yaitu dari sang pembawa cintaNya sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang datang dengan membawa ajaran-ajaran yang dicintai Allah, yang mana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa Allah subhanahu wata’ala berfirman :
مَنْ عَادَ لِيْ وَلِيًّا، فَقَدْ آذَنْتُهُ باِلْحَرْبِ
” Barangsiapa yang memusuhi kekasihKu, maka sungguh Aku telah mengumumkan perang terhadapnya”

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 28 zakat

Monday, 12 August 2013

oleh Habib Munzir

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 28
zakat
Senin, 12 Agustus 2013

AL Musawa

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَ يَقُولُونَ الكَرْمُ ، إنَّمَا الكَرْمُ قَلْبُ المُؤْمِنِ ( صحيح البخاري )

” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Orang-orang banyak menyebut (anggur) “al karmu (kemuliaan)” padahal al karmu adalah hati seorang mukmin”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي هَذَا الشَّهْرِ اْلعَظِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Luhur, Yang telah mengundang kita ke dalam samudera لا إله إلا الله . Kita semua adalah undangan Ilahi untuk menjadi ummat dari semulia-mulia nabi, yang padanyalah samuderaلا إله إلا الله disempurnkan dengan kalimat محمد رسول الله shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga jadilah kita semua sebagai ummat sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan kehendak dan izin Allah subhanahu wata’ala. Sang Maha Indah, Allah subhanahu wata’ala terus mengasuh dan membimbing kita, seperti seorang bayi kecil yang diasuh, maka ia dimandikan, disuapi dan lain sebagainya, demikian pula pengasuhan Allah terhadap hambaNya namun pengasuhan Allah subhanahu wata’ala kepada kita lebih dari semua itu. Kita ketahui Allah telah menyiapkan untuk hamba-hambaNya makanan dan minuman yang berbeda-beda jenis dan rasa, menciptakan hewan-hewan yang berbeda-beda jenis dan berbeda rasa, dimana sebagian diantara hewan tersebut ada yang halal untuk dimakan dan sebagian ada yang haram dimakan, dan juga Allah subhanahu wata’ala menumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang berbeda sebagai bahan pokok bagi manusia seperti beras, gandum dan lainnya sebagainya. Dan sejatinya seseorang hanya mencari makanan untuk dimakan karena setelah ia memakannya maka Allah lah yang mengaturnya, Allah yang menentukan jalur makanan yang ia makan untuk mengarah ke bagian sel-sel tubuh yang mana, dimana terdapat sel-sel tubuh yang mati dan terdapat sel-sel tubuh yang tumbuh, Allah yang mengetahui antara sel-sel tubuh yang aktif dan sel-sel tubuh yang tidak aktif dan alin sebagainya. Merupakan suatu hikmah Ilahi dan sebagai petunjuk untuk mereka yang telah lanjut usia, dimana seseorang berawal dari usia kecil ia lemah dan tidak mampu berbuat apa-apa, tidak mampu berjalan dan lainnya hingga ia mulai tumbuh besar dan dewasa dan ia mulai mampu berjalan, berlari, dan alinnya, hingga ia mencapai usia tua ia mulai kembali melemah, ketika ia akan berdiri maka ia tidak bisa berdiri secepat pemuda, begitu juga gerakan-gerakannya yang lain pastilah lebih lambat dari gerakan para pemuda, mengapa?, karena demikian itu untuk memudahkan mereka yang telah lanjut usia agar memperbanyak dzikir kepada Allah subhanahu wata’ala, dengan berbagai macam lafaz dzikir seperti kalimat “Allah, Allah” atau “Bismillaah”, ketika akan duduk ia mengucap bismillah, ketika akan berdiri ia mengucap bismillah, sehingga dengan demikian Allah subhanahu wata’ala mempermudah mereka yang telah mencapai usia lanjut untuk selalu mengingat Allah subhanahu wata’ala, dengan menjadikan mereka tidak mampu bergerak cepat sebagaimana para pemuda maka mereka masih sempat untuk berdzikir kepada Allah subhanahu wata’ala, karena mereka telah mendekati panggilan Ilahi untuk meninggalkan kehidupan di alam ini. Ketika alam dunia ini disingkap dari penglihatan mata kita, maka seakan-akan kita menonton di bioskop dimana setelah selesai dan kita keluar, maka kita akan membawa fikiran-fikiran yang berbeda, begitu juga ketika mata kita terbuka akan keilahian Allah subhanahu wata’ala (ma’rifah billah) dan jika kita renungkan kita merasa bahwa diri kita hanya bersama Allah subhanahu wata’ala, namun secara tarbiyah maka membutuhkan 70.000 tabir cahaya yang membatasi makhluk dengan Allah subhanahu wata’ala, akan tetapi untuk ruh dan sanubari kita maka Allah subhanahu wata’ala anugerahkan kepada kita makna ma’iyyatllah (kebersamaan dengan Allah) sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala :

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ( البقرة : 186 )

” Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat “. ( QS. Al Baqarah : 186 )

Read more »

(2) zakat

Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 27
zakat
Senin, 5 Agustus 2013

عَنِ ابنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعاً مِنَ تَمْرِ، أَوْ صَاعاً مِنَ شَعِيْرٍ عَلَى الْعَبْدِ، وَالْحُرِّ،وَالذَّكَرِ، وَالْأُنْثَى وَالصَّغِيْرِ، وَالْكَبِيْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوْجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَةِ .

(رواه البخاري)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي هَذَا الشَّهْرِ اْلعَظِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Limpahan puji kehadirat Allah Yang Maha Luhur, jiwa dan sanuibari kita merintih dan kelu karena akan berpisah dengan bulan yang setiap detiknya penuh dengan cahaya, setiap nafas penuh dengan cahaya, bulan yang penuh cahaya pemimpin semua bulan, bulan ketika diturunkan Al qur’an Al Karim, bulan disaat sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam meminta kepada istrinya sayyidah Khadijah untuk diselimuti seraya berkata : “zammiluuni, zammiluuni ( selimuti aku ) “, dalam keadaan yang begitu dahsyat sebab pertama kali berjumpa dengan malaikat Jibril As, hingga cahaya itu (Al qur’an) mulai diturunkan di malam 17 Ramadhan. Dan kejadian itu terjadi 13 tahun sebelum keberangkatan nabi ke Madinah Al Munawwarah untuk hijrah, yang malam pertamanya adalah malam turunnya Al Qur’an di malam yang mencekam dan gelap gulita, tiba-tiba datanglah malaikat Jibril As membawa firman-firman Allah subhanahu wata’ala, dimana wahyu yang pertama turun adalah surat Al ‘Alaq ayat 1-5. Dan dalam keadaan demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam merasa kebingungan akan apa yang telah terjadi pada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau bersedih kemudian berkata kepada sayyidah Khadijah Ra, yang artinya : “Aku risau terhadap diriku”, karena telah menyaksikan atau telah terjadi padanya hal-hal yang aneh, maka sayyidah Khadijah Ra berkata, yang bermakna : “Demi Allah, engkau adalah orang yang menyambung tali silaturrahim, engkau membantu orang-orang yang kesusahan, engkau menjenguk orang yang sakit, dan engkau orang yang jujur, sungguh Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya wahai Muhammad”. Maka sayyidah Khadijah Ra membawa beliau shallallahu ‘alaihi wasallam kepada salah seorang lelaki dari kerabatnya yang bernama Waraqah bin Naufal, dan setelah dijelaskan kepadanya semua yang terjadi pada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, maka lelaki itu berkata : “Itu adalah Namuus”. Namuus berasal dari bahasa Ibrani yang bermakna Jibril As yang membawa wahyu. Kemudian lelaki itu berkata bahwa akan turun wahyu kepada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau akan terusir dari kaummya, dan jika lelaki itu masih hidup hingga di waktu beliau diusir oleh kaumnya maka ia akan menjadi pendukung dan pembela nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Read more »

zakat

Ditulis Oleh: Munzir Almusawa
Monday, 29 July 2013
Penjelasan Kitab Arrisalatul Jami’ah Bagian 26
zakat
Senin, 29 Juli 2013

<assalamu’alaikum warahmatullahi=”” wabarakatuh,<br=””>حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي هَذَا الشَّهْرِ اْلعَظِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa berlemah lembut kepada kita, karena itulah anugerah terbesar dari Allah subhanahu wata’ala untuk kita bisa terus dekat dengan sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga kita terus bersambung dan bertemu dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam baik dalam keadaan tidur atau jaga , kita diberi anugerah untuk memandang cahaya keindahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Memberi akan tetap memberi dan tiada akan pernah berhenti memberi, maka siapakah yang mau meminta ?, Allah subhanahu wata’ala senantiasa siap menumpahkan anugerah untuknya, namun tidak diminta pun Allah subhanahu wata’ala tetap akan memberi, tetap melimpahkan anugerah kepada hamba-hambaNya, akan tetapi tidak seperti anugerahNya kepada orang yang mau meminta kepadaNya, ia akan dilimpahi dengan anugerah yang lebih besar, semoga kita dilimpahi anugerah besar dalam sanubari kita hinga kita selalu mengingat Allah subhanahu wata’ala.

Hadirin yang dimuliakan Allah Kita melanjutkan pembahasan kitab Ar Risalah Al Jami’ah, kita sampai pada pembahasan zakat. Zakat secara bahasa adalah An Namaa’ wa At Tathhiir yaitu tumbuh (berkah) dan penyucian. Adapun zakat menurut syariat adalah nama/sebutan untuk suatu benda (harta) yang dikeluarkan karena sebab harta atau sebab badan dalam jumlah/bentuk tertentu dan diberikan kepada yang berhak menerimanya yang telah ditentukan oleh syariat Islam. Dimana ada 6 macam zakat yang dikeluarkan sebab harta dan 1 zakat untuk badan yaitu zakat fitrah (pembahasan yang lebih luas insyaallah menyusul), adapun zakat profesi yang ada di zaman sekarang maka hal ini tidak ada dalam syariat Islam. Namun jika kita sebut sebagai shadaqah profesi hal ini masih dapat kita toleransi dan tidak kita ingkari, karena shadaqah bukan hal yang wajib, sedangkan zakat adalah sesuatu yang wajib dikerjakan sehingga jika seseorang tidak melaksanakannya maka darahnya halal ; boleh dibunuh. Oleh karena itu zakat semacam ini adalah hal yang diada-adakan oleh kelompok wahabi yang ajaran mereka harus kita waspadai, dimana mereka adalah pengikut Muhammad Ibn Abdul Wahhab yang para gurunya tidak mengakuinya sebagai murid mereka sebab ajaran-ajarannya yang banyak menyimpang dari Syariat Islam, semoga kelompok-kelompok ini segera dihilangkan dari muka bumi dan diberi hidayah oleh Allah subhanahu wata’ala, amin allahumma amin.

Read more »