bagaimana hukum pajak di indonesia bib menurut islam ?

  1. Uang jasa

Assalamu’alaikum
Smga habib selalu diberi kshatan,keberkahan dan selalu dirahmati Allah swt
Bib saya mau tanya ,sblmnya mnt mav kalau telah mengganggu istrht habib
1. kan Ada seorang yg pinjam uang ke KAS RT ,tapi dengan syarat jasa 5% stiap bulannya ,kalau blm bisa mengembalikan harus ngasih jasa 5% stiap bulanya smpai lunas,,apakah ini termasuk riba dan berdosa bib?
Karena ada tambahan pengembaliannya
2.Apakah sama bib
Bunga dengan jasa itu?
Dan mh0n doanya bib agar kami bisa membantu ortu kami untuk melunaskan hutang
,Terima kasih bib smga habib sehat wal ‘afiat.
Wassalamu’alaikum

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan
1. hal itu bukan riba saudaraku, ia adalah jasa, namun islam melarang fihak piutang memberatkan fihak penghutang, ia tidak boleh menagih dg paksa dan harus memberi kebijaksanaan, walaupun harus mengembalikan lebih dari pinjaman, hal itu jasa jika ada kata bunga dalam perjanjian, bagaimana hal itu disebut jasa?

contohnya begini, amir ingin meminjam uang pada budi 10 juta, budi berkata : uang ini uang modal usaha saya, uang sejumlah ini setiap bulannya menghasilkan 500 ribu keuntungan saya, kalau kamu mau pinjam maka sanggupkah kamu melebihkannya 500 ribu setiap bulan?, karena jika saya pinjamkan tanpa keuntungan, saya rugi..
maka amir menyetujui.

ini contoh uang jasa.

namun budi tidak punya hak menagih budi dan mendesaknya dg tambahan tambahan lagi mempersulit amir, kecuali ada kesepakatan dari amir, yg misalnya berkata : saya pinjam uang 10 juta ini dari kamu, saya siap membayar jasanya 500 ribu setiap bulan sampai bisa melunasinya, jika saya telat membayar 1 hari maka saya siap menambah 50 ribu perharinya.

maka ini masih dalam lingkupan jasa, tidak termasuk riba.

2. jasa dg riba hampir sama, cuma berbeda di lafadz perjanjian saja, karena bunga bukan hanya simpan pinjam, tapi jual emas dg emas hukumnya riba, jual perak dg perak hukumnya riba, jual uang dg uang hukumnya riba, kecuali jika beda mata uang, atau ada jasa tertentu.

misalnya 100 ribu pecahan seribuan dijual 110 ribu, ini bukan riba, karena sipenjual butuh waktu dan tenaga untuk mengumpulkan pecahan seribuan, ini uang jasanya, maka itu bukan riba, tapi jasa.

tiga hal yg menjadi riba, penjualan emas dengan emas, perak dg perak, dan yg terakhir uang dg uang.yaitu simpan pinjam yg ada pada perjanjiannya kalimat bunga sekian persen.

untuk hutang perbanyaklah doa ini
Wahai Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan, aku berlindung kepada-MU dari kelemahan dan kemalasan, dan aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan sifat kikir, dan aku berlindung kepada-Mu dari terjebak oleh hutang-hutang dan didholimi oleh penguasa.

ketika Rasul saw masuk ke masjid, maka terlihatlah seorang lelaki dari Anshar yg bernama Abu Umamah ra, maka bersabda Rasulullah saw : Wahai Abu Umamah, mengapa kulihat maku duduk di masjid di selain waktu shalat..?”, ia menjawab : “gundah.. aku dijerat hutang wahai Rasulullah..”, maka bersabda Rasulullah saw : ”maukah kau kuajari kalimat yg jika kau ucapkan maka Allah akan menghilangkan gundahmu dan terselesaikan hutangmu?”, maka Abu Umamah ra : “ajari aku wahai Rasulullah..”, maka Rasul saw bersabda : “Jika di pagi harimu dan sore harimu ucapkanlah : Allahumma inniy…dst.

Maka berkata Abu Umamah ra : kulakukan itu maka Allah menghilangkan gundahku dan dan terselesaikan hutangku” (Hadits hasan). (Al Adzkar Imam Nawawi)

semoga Allah swt menggantikan segala musibah itu dg anugerah, wahai Allah sungguh firman Mu adalah sumpah Mu yg Kau sampaikan pada kami, bahwa : SUNGGUH BERSAMA KESULITAN ADALAH KEMUDAHAN, DAN SUNGGUH BERSAMA KESULITAN AKAN DATANG KEMUDAHAN (Al Insyirah 6-7)

maka Demi sumpah Mu itu Wahai Allah segerakanlah bergantinya musibah mereka dg kemudahan dan anugerah, amiin.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a’lam

 

Read more »

boleh kah kalau uang zakatnya dari uang yang dari zakat orang lain tersebut dizakatkan lagi?

  1. 1.       zakat maal

Assalamualaikum Habib Munzir,
Saya adalah mantan karyawan yang kena phk setahun yang lalu. Yang mau saya tanyakan adalah apakah tabungan yang saya miliki di bank wajib dikeluarkan zakat maalnya, karena saya tidak punya penghasilan tetap lagi seperti dulu dan sekarang tabungan itu terus berkurang karena digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Terimakasih atas jawabannya. Assalamualaikum.

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya kemuliaan ramadhan semoga melimpah kepada anda dan keluarga,

mengenai zakat Maal, (zakat harta), wajib dikeluarkan setiap tahunnya, (bukan setiap bulan sebagaimana berjalan sebagian pemahaman baru masa kini).
setiap tahun terhitung sejak uang anda mencapai batas zakat (Nishob), maka bila harta anda jumlahnya melebihi harga Emas Murni 84 gram maka zakatnya 2`5% dari seluruh uang tersebut.
maaf saya tidak tahu kepastian berapa harga emas murni saat ini, misalnya harga emas murni 1 gramnya adalah satu juta, maka bila uang anda melebih harga 84gram emas (1juta X 84 = 84 jt). maka mestilah anda mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5%,

misalnya uang anda 70 juta rupiah pada 1 Januari 2003, maka anda tidak kena zakat, karena uang anda dibawah standar zakat, lalu pada 1 Maret 2004 uang anda 100 juta rupiah, nah.. sekarang harta anda melebihi nishob (batas wajib zakat), apakah anda wajib membayar zakat?, belum.., karena msti menunggu 1 tahun lamanya, maka bila harta anda tidak berkurang dibawah batas nishob sampai 1 Maret 2005, maka anda terkena wajib zakat..,2`5% dari 100 juta. (bukan 2`5% dari 84 jt).

syarat zakat maal adalah Nishob dan haul
yaitu melebihi batas wajib zakat, lalu mulai hari itulah terhitung,
dan haul yaitu mencapai 1 tahun lamanya harta anda tak berkurang dari batas nishob.

bila harta anda pada 1 Februari mulai melebihi nishab, lalu april turun dibawah nishab, maka anda tak terkena wajib zakat, sampai harta anda melebihi nishab kelak, misalnya lalu harta anda di bulan agustus melebihi nishab, maka mulailah terhitung sejak agustus, bila berlansgung setahun maka terkena zakat, bila tidak mencapai setahun sudah ada penurunan maka wajib zakat terhapus, sampai anda mulai memiliki harta melebihi nishab kembali.

demikian wahai saudaraku, memang masalah ini agak pelik, bila anda belum jelas boleh ditanyakan kembali.

wallahu a’lam

Read more »

Berapa ukuran satu sha’ ?

  1. ZAKAT TIJAROH2005/12/04 20:38 Barang yang dihitung untuk zakat tijaroh itu barang yang ada di akhir tahun, atau di awal tahun? brdasarkan harga beli atau harga jual?

 

Habib Munzir Menjawab

 

 

Zakat Tijarah dikeluarkan setelah sempurna satu tahun sejak memulai Tijarah, ketika sudah sempurna setahun dg syarat barang yg diperdagangkan itu nilainya melebihi batas Nishab, (seharga 87 gram emas), maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%.

Contohnya saya memulai tijarah dengan bermodalkan sebuah pensil, tepatnya 1 januari 2004, dan ketika 31 desember 2004 (sempurna setahun), maka barang dagangan saya nilainya 100 juta rupiah (diatas nilai 87 gram emas), maka saya harus mengeluarkan 2,5% dari 100 juta rupiah itu pada tanggal 1 Januaru 2005.
Wallahu a?lam

Read more »

Apakah setiap panen kalau sudh se nishab zakatnya harus dibayar ?

  1. zakat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Kehadapan Guruku yang dimuliakan Allah.
Habibana apa khabar?Semoga sihat dan sejahtera dibawah jagaan dan rahmat Allah.Dan semoga Allah mencurahkan solawat keatas penghulu kita Muhammad dan keatas keluarganya dan para sahabatnya,pada setiap pandangan dan nafas,sebanyak bilangan apa yang dilliputi oleh ilmu Allah.
Hamba yang jahil ini ingin bertanya,
1.Apakah ada bacaan yang ma’tsur dari hadis berkenaan bacaan2 yang di sunatkan sebelum melafazkan azan.Sebab bila saya melihat muazin di tempat saya, banyak yang membaca solawat atau beberapa ayat alquran sebelumn melafazkan/melaungkan azan.
2.Isteri saya bekerja dikantor dan sebahagian dari duit gaji yang diterimanya itu dibayar ke pemerintah untuk melunasi hutang . kerana semasa menuntut di universitas dulunya, beliau berhutang dengan pemerintah untuk membiayai pengajiannya.Dan pendapatan hasil dari kerja itu harus dizakatkan.Soalan saya , apa boleh jika bayaran hutang secara bulanan itu dikatagorikan sama didalam perbelanjaan asas (yang ditolak jumlahnya) sebelum bakinya dikira untuk tujuan pengiraan zakat.
3.Di Malaysia ini bib, mana-mana keluarga yang pendapatan bulanannya tidak melebihi RM1500,maka bisa memohon untuk memiliki sebuah rumah kediaman yang mana separuh dari ongkosnya dibiayai oleh pemerintah.Soalan saya, apakah seseorang yang pendapatannya rm2000/bulan tetapi rm500 wajib ditolak untuk membayar hutang selama beberapa tahun, layak untuk memohon bantuan rumah dari pemerintah menurut hokum syarak.
4.Bolehkah habibana menjelaskan apakah sebenarnya ‘Talfiq’ yang diharuskan? Saya bermazhab syafie,apakah boleh saya beramal dengan pendapat mazhab yang lain dalam sesuatu hal yang saya juga arif dengan pendapat mazhab yang lain.
5.Sebagaimana yang saya ketahui,Zikir ismu Dzat iyalah Allah/Ya Allah.Apakah zikir ‘Hu’ itu juga termasuk ismu Dzat?Saya minta ijazah khusus dari Habibana berkenaan Thariqah Alawiyyah dan Dzikir Ismu dzat.Juga ijazah sanad Mahaabah dan sanad akhlak.
Sekian dari saya ,Mohon maaf atas kebodohan dan kejahilan saya.Semoga Allah memberi taufiq dan hidayahNya.. aminn..Mohon habib berkenan mendoaka saya supaya menjadi hamba Allah yang bertaqwa dan sentiasa diberkatiNya.Jazaakallahu Khairan Jaza.

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
ampuni hamba karena telat menjawab, mungkin satu bulan saya tak menjawab forum karena saya kurang sihat, dan beribu terimakasih atas doa anda.

1. tidak ada tuntunan dari hadits shahih untuk membaca shalawat atau doa doa sebelum adzan, namun selama itu baik dan mulia maka syariat tak melarangnya, bahkan merupakan kemuliaan, kecuali menambahkan hal yg fardhu, maka itu adalah kemungkaran, namun semua perbuatan baik yg bukan fardhu, boleh kita tambahkan semampu kita selama tak ada larangannya dari Rasul saw,.

Rasul saw bersabda : semua perbuatan kebaikan ada mendapat pahala (Shahih Bukhari)

maka hal itu boleh saja, dg banyaknya riwayat shahih bahwa sahabat menambahkan ibadah atau dzikir mereka, dan hal itu dipuji oleh Rasul saw.

2. orang yg masih membayar hutangnya, tidak terkena wajib zakat sampai ia mampu melunasi hutangnya bahkan berhak menerima zakat.

3. hal itu afalah kebijaksanaan pemerintah malaysia dan tidak dibicarakan dalam hukum syariah, maka jika pemerintah malaysia memberikannya walau pd yg mempunyai penghasilan diatas batas maka boleh menerimanya

Read more »

Amal Jariah u/ Pembangunan

  1. 1.       ukuran zakat fitrah

assalamu’alaikum warohmah wabarokah ..
alhamdulillah , semoga habibina selalu diberikan kemuliaan dan kesehatan oleh Alllah SWT dan selalu dalam naungan cintanya baginda Rasulillah SAW
1. saya mohon ijazah semua ‘amalan dan ijazah sanad keguruan dengan habibiy, nama saya mohamad zainudin bin iskandar dari sumenep
2. adakah habaib/majelis di sumenep yang masih satu garis kesanadtan dengan anda
3. ukuran zakat fitrah kalau beras berapa kilogram ? soalnya para ‘ulama banyak khilaf , ada yang 2,5kg/3kg/3,1kg . mana yang harus saya pilih ?

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
selamat datang di web para pecinta Rasul saw, kita bersaudara dalam kemuliaan
1. saya ijazahkan seluruh dzikir salafusshalih, semua doa Rijaalussanad dan semua doa dan dzikir dari seluruh para wali dan shalihin, munajat dan dzikir para Ahlusshiddiqiyyatul Kubra, kepada anda, Ijazah sempurna yg saya terima dari Guru Mulia kita Al Allamah Al Musnid Alhabib Umar bin hafidh yg sanadnya muttashil (bersambung) pada segenap para ulama, muhaddits, para wali dan shalihin. Ijazah ini mencakup seluruh surat dalam Alqur’an, wirid, dzikir, amalan sunnah, dan doa Nabi Muhammad saw dan doa para Nabi dan Doa seluruh Ummat Muhammad saw, dan seluruh Hamba Allah yg shalih. semoga anda selalu dalam kemuliaan Dzikir dan Cahya Munajat mereka. Amiin

saya Ijazahkan pada anda sanad keguruan saya kepada anda, yg bersambung sanadnya kepada Guru Mulia kita, hingga Rasulullah saw, ia adalah bagai rantai emas terkuat yg tak bisa diputus dunia dan akhirat, jika bergerak satu mata rantai maka bergerak seluruh mata rantai hingga ujungnya, yaitu Rasulullah saw, semoga Allah swt selalu menguatkan kita dalam keluhuran dunia dan akhirat bersama guru guru kita hingga Rasul saw.

2. saya belum bisa memastikannya, namun baiinya anda minta keterangan dg hb hasan bin ismail almuhdhor di pamekasan probolinggo : 08123496453

3. ukuran zakat fitrah adalah 4 mudd, yaitu 3,5 liter beras
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a’lam

 

Read more »

Kalau ane mau jual rumah apakah benar harus disisihkan untuk zakat malnya?

  1. 1.       Lebaran Anak Yatim

Assalamualaikum wr,wb
Begini Habib, setiap kita merayakan tahun abru Islam, kita juga merayakan Lebaran Anak Yatim setiap tgl 10 Muharram, dan kita juga melakukan puasa anak yatim. juga kita menyisihkan sebagaian harta kita untuk mereka. Dan Rasulullah juga pernah bersabda ” lindungilah dan sayangilah mereka (anak yatim ) karena jika kamu melindugi dan menyayangi mereka berarti kamu menyayangiku, dan jika kamu menyakiti mereka ( anak yatim ) berarti kamu juga menyakitiku”.Jadi, bagaimana cara kita meyayangi dan melindungi mereka, habib. Jika kita juga tidak tahu harus bagaimana?
itu saja habib, saya ingin lebih jelasnya lagi habib. terima kasih, dan jika ada kesalahan ataupun pengucapkan saya mohon maaf.
jazakumullaji katsiron

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh

Semoga Kemuliaan Muharram selalu tercurah pd anda, sebagaimana sunnah menyayangi anak yatim dan berkeluarga, semoga pula Allah pun menyayangi kita di hari 10 muharram dengan keberkahan dan kemudahan atas segala kebutuhan dan pengampunan atas segala dosa.

diriwyatkan bahwa Rasul saw menyayangi anak2 yatim, dan lebih menyayangi mereka pd hari 10 muharram (Asyura).
dan menjamu serta bersedekah pd 10 muharram bukan hanya pd anak yatim tapi keluarga, anak, istri, suami dan orang orang terdekat, karena itu sunnah beliau saw dan pembuka keberkahan hingga setahun penuh. (Faidhul qadir juz 6 hal 235-236).
diriwayatkan pula bahwa sayyidna Umar ra menjamu tamu dengan jamuan khusus, pada malam 10 muharram (Musnad Imam Tabrani/ Tafsir Ibn katsir Juz 3 hal 244)

wallahu a’lam

 

 

Read more »

cara menghitung zakat harta

  1. 1.       cara menghitung zakat harta

Assalamu’alaikum wr.wb.

Keberkahan semoga selelu menyertai Habib, keluarga dan Jamaah MR.

Sehubungan dengan perhitungan zakat ada pertanyaan:

1. Jika katakan saya punya tabungan 100 juta, namun saya juga punya hutang 20 juta. Bagaimana perhitungannya?

2. Karena saya punya hutang, bolehkah zakat saya digunakan untuk mengurangi hutang saya? Dengan alasan untuk ghorim…

Terima kasih atas perhatian Habib.

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Keberkahan Lailatul Qadr semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. perhitungannya adalah tetap 2,5% setelah haul dari 100 juta, jika tak mau maka keluarkanlah/bayarkan hutang tersebut sebelum waktu haul, maka zakatnya adalah hari terakhir saat tepat haul (1 tahun) melebihi nishab.

ada sebagian orang yg merasa tak ingin mengeluarkan zskat yg terlalu besar maka ia mengeluarkan uang simpanannya menjadi mobil, tanah atau lainnya, maka tak terkena zakat, hingga dibawah nishab, walau cuma satu detik, lalu kembali menjadi uang, maka mulai hari itu barulah lagi terhitung nishab hingga satu tahun kemudian,

2. tidak diperkenankan demikian, sebab zakat dikeluarkan untuk mustahiqq, dan zakat dikeluarkan dengan perjanjian yg berbeda dengan hutang piutang,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

lebaran di tanah air kah saudaraku…?

 

Read more »

Beda Infaq & Shadaqah

  1. 1.       Zakat Gaji/Penghasilan

Assalamu a’laikum wr, wb.

Langsung aja mau tanya Bpk. Habib yang saya mulyakan
1. apakah berkewajiban seorang pegawai/karyawan membayar zakat penghasilan dari gaji
2. ada perusahaan yg langsung memotong 2,5% dari hasil gaji/penghasialn si pegawai bagaimana hukumnya?
3. Masalah sodakoh besar mana ke Guru/Ustadz, orang tua, yatim, janda, fakir miskin pengamen saya minta pak Habib mengurutkan tingkat ratingnya
Atas jawaban Pak Habib saya mengucapkan banyak terima kasih, dan semoga Allah Swt selalu melindungi Pak Habib.

Wassalamu a’laikum wr, wb.

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kelembutan Takdir Nya dan Keindahan Nya swt semoga selalu menghiasi hari hari anda dg kesejahteraan,

Saudaraku yg kumuliakan,
zakat profesi tidak diakui dalam Jumhur (pendapat hampir seluruh ulama) ahlussunnah waljamaah, yg ada adalah zakat harta jika disimpan tanpa dipakai apa apa selama satu tahun,

bahwa zakat harta adalah setahun sekali jika melebihi nishab dan haul

Nishab : Batas jumlah / nilai yg ditentukan syariah

haul : sempurna 1 tahun

jadi anda bekerja dan mendapat gaji itu tak ada wajib zakatnya, boleh anda bersedekah saja.

perhitungan zakat harta adalah jika anda menyimpan uang, atau emas anda baru kena zakat jika menyimpan uang itu sampai setahun, dan jumlah yg anda simpan telah melebih nishab selama setahun

zakat maal / harta dikeluarkan setahun sekali, terhitung hari sejak uang kita melebihi Nishob, dan Nishob zakat maal adalah seharga emas 84 gram, maka bila uang simpanan kita terus meningkat, misalnya mulai 4 Oktober 2006 uang simpanan kita mulai melebihi harga emas 84 gram, maka sejak tanggal 4 oktober itu terhitunglah kita sebagai calon wajib zakat, namun belum wajib mengeluarkan zakat karena menunggu syarat satu lagi, yaitu haul (sempurna satu tahun)

nah.. bila uang kita terus dalam keadaan diatas Nishob sampai 3 oktober 2007 maka wajiblah kita mengeluarkan zakatnya sebesar jumlah seluruh uang kita yg ada pd tgl 3 oktober sebesar 2,5%. (bukan uang kita yg pd 4 oktober 2006, atau uang kita bertambah menjadi 100 juta misalnya, lalu naik dan turun, maka tetap perhitungan zakat adalah saat hari terakhir ketika genap 1 tahun dikeluarkan 2,5% darinya).

bila uang kita setelah melebihi batas nishob, lalu uang kita berkurang misalnya pd januari 2007 uang kita turun dibawah harga emas 84 gram, maka sirnalah wajib zakat kita, kita tidak wajib berzakat kecuali bila uang kita mulai melebihi nishab lagi, saat itu mulai laih terhitung calon wajib zakat dg hitungan mulai hari tsb, dan itupun bila mencapai 1 tahun penuh tidak ada pengurangan dari batas nishob.

mengenai pendapat tentang baru mengenai Zakat profesi ini maka merupakan hal mungkar yg tak bisa diberlakukan, karena “Zakat” itu hukumnya fardhu ain, tak mengeluarkannya maka dosa dan haram,. masalahnya adalah orang yg tak mengeluarkan zakat maka halal dibunuh dan hartanya halal dirampas.

lalu maksud mereka ini mengada adakan zakat profesi seakan mereka ingin menambahkan hukum fardhu?, jadi mereka yg tak mengeluarkan zakat profesi maka halal darahnya, sebagaimana Khalifah Abubakar Assbhiddiq ra memerangi orang orang yg menolak berzakat,

kita terima kalau yg dimaksud adalah sedekah profesi, atau infak profesi, tapi jangan bicara zakat, karena zakat adalah fardhu,

hal yg fardhu adalah berlandaskan Nash Sharih dari Alqur’an dan Hadits, sama saja jika anda menambah satu lagi shalat fardhu menjadi 6 waktu, dengan alasan orang masa kini lebih banyak dosa, maka perlu lebih banyak sholat,

tentunya hujjah ini tak bisa diterima karena bertentangan dengan Jumhur seluruh Madzhab,

2. hal itu tak dibenarkan dalam syariah.

Read more »

banyak lembaga yang menghimpun uang zakat dan menggunakannya untuk pembangunan sarana sosial

  1. Tanya 4 macem

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

sebelumnya saya minta maaf habib, pertanyaannya agak banyak.
saya mau tanya Habib Munzir :

1. hukumnya adzan
2. dikantor saya belum ada mesjid, ada juga musholla di tiap-tiap bagian. nah selalu kalo adzan menggunakan tape recorder / kaset yg di kumandangkan lewat speaker ke tiap2 ruangan. nah habib ini gimana hukumnya.
3. untuk mengeluarkan zakat harta / pendapatan apakah bisa sebagian diberikan kepada saudara / orang tua yang memang membutuhkan ataukah harus selalu pada orang lain yang membutuhkan juga.
4. habib bisakah merekomendasikan buku2 cendikiawan muslim buat meningkatkan akidah, akhlak serta keimanan saya baik itu kumpulan hadits, terjemahan Al-Quran dll, yang sekiranya mudah dipahami.

terimakasih sebelum dan sesudahnya Habib.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya kemuliaan Nya swt semoga selalu menerangi hari hari saudaraku dalam kebahagiaan,

1. Adzan hukumnya sunnah muakkadah, demikian dalam madzhab syafii

2. dalam syariah suara alat tak diakui sebagai suara manusia, maka tak wajib menjawab adzan jika lewat pengeras suara atau tape recorder,. sebagaiman tak sahnya bermakmum kepada imam yg di televisi.

maka suara adzan dari tape itu tidak dihukumi sebagai adzan, tidak wajib menjawabnya, tapi boleh saja kalau sebagai tanda masuk waktu shalat.

3. lebih berhak sedekah / zakat diberikan pada fuqara dari saudara dan kerabat kita daripada fuqara lainnya

4. nah.. yg ini barangkali teman teman kita bisa membantu memberi kejelasan..

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

Read more »

Apakah kita pernah berpikir untuk berzakat, terutama bagi konglomerat??? Indonesia harus Berzakat

  1. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    Semoga kesehatan selalu menaungi kehidupan habib dan keluarga,

    Habibana ….saya sering membaca artikel habib tentang Zakat di forum ini dan alhamdulillah saya sangat paham dan mengerti apa yang telah Habibana sampaikan tentang hal tersebut seperti zakat profesi dan harta/uang simpanan dll.

    Habibana bukan maksud membedakan tentang penjelasan tersebut, saya ingin lebih jelasnya saja, semingu yang lalu saya mendatangi majlis taklim rutin satu bulan 2x kebetulan minggu kemarin babnya zakat dalam kitab Fathul Qorib, oleh Assatidz yang sangat saya hormati, dalam menjelaskan zakat profesi beliau menjelaskan bahwa zakat profesi itu disamakan dengan zakat tijaroh karena berhubungan dengan jasa. seperti jasa dokter, atau jasa yang lain, dan kepemilikan mobil pribadi dihitung dengan nilai harga barang tersebut dan nishob dan haulnya samadengan zakat harta.

    Mohon penjelasan habibana…. barang kali beliau mempertimbangkan dari kitab-kitab yang lain, karena penjelasan habibana bahwa zakat profesi tidak diakui oleh jumhur dari seluruh para ulama, saya tidak bermaksud menghitung secara detil/pelit dalam beramal akan tetapi ingin lebih tahu tentang ilmu berzakat dan sedekah.

    Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan kelembutan Nya swt semoga selalu membimbing hari hari anda

saudaraku yg kumuliakan,
memang ada pendapat juga dalam madzhab syafii bahwa jasa terkelompokkan dalam zakat tijarah, namun itu bukan pendapat Jumhur dan Mu’tamad,

namun dalam pembahasan zakat profesi yg saya maksudkan adalah yg tidak padanya haul dan nishob, sebagaimana yg diajarkan masa kini tuk mengeluarkannya setiap bulan, maka seluruh madzhab tak mengakui zakat harta dikeluarkan setiap bulan,

maka jika dikatakan zakat profesi ini dikelompokkan dg zakat Tijarah, maka mestilah mencapai haul dan nishob, jika tidak maka tak satupun madzhab yg mengakuinya,

jikapun jasa / zakat profesi dikelompokkan dengan zakat tijarah, lalu mencapai haul dan nishob, itupun pendapat yg bukan mu’tamad dalam madzhab syafii

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

 

 

  1. Indonesia harus Berzakat

Assalamu ‘alaikum

Semoga Allah selalu melimpahkan berkah-Nya kepada rekan2 MR

Begini Para saudaraku, Indonesia telah banyak mengalami kesulitan, terkhususnya kemiskinan yang selalu menjadi tantang dari tahun ke tahun,

Apakah kita pernah berpikir untuk berzakat, terutama bagi konglomerat???

Sekarang BBM sudah naik, tidak menutup kemungkinan jika harga minyak mentah terus melambung maka bulan september akan naik lagi. Dan yang sama2 kita tahu Pemerintah baru punya solusi jangka pendek berupa BLT…sesudah itu apa???

Oleh sebab itu ana ingin mengimbau rekan2 MR tuk membuat kajian tentang efektifitas Zakat tuk memerangi kemiskinan. Insya Allah jika ada yang mengirim tentang kajiannya ke email ana ardee136@gmail.com dan ana lihat potensinya, tidak menutup kemungkinan Pemerintah kita akan mencanangkan program zakat ini di akhir tahun atau bahkan lebih cepat, perlu diketahui pula bahwa aspek sosial kita yang plural.

Insya Allahu Ta’ala

Jika rekan2 MR sudah ada yang punya kajiannya silakan dikirim ke imel ana.

Syukron

Wassalamu ‘alaikum

 

Habib Munzir Menjawab

 

alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan Anugerah Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan

saudaraku yg kumuliakan,
terimakasih atas saran anda, sungguh niat yg sangat mulia, namun perlu diperjelas bahwa yg anda maksud adalah menyalurkan zakat bukan?, yaitu zakat yg sudah diajarkan dalam syariah dan bukan zakat baru yg tak berlandaskan Nash hadits dan hukum zakat yg telah diajarkan oleh Imam Imam Madzhab..

sebab jika yg dimaksud adalah zakat profesi dan zakat penghasilan maka hal itu tak bisa disebut zakat, hal itu lebih tepat disebut sedekah, sebab zakat profesi dan zakat penghasilan yg dikeluarkan bulanan itu tak pernah diajarkan dalam syariah, demikian Jumhur seluruh Madzhab besar.

sungguh mulia saran anda agar bangkitnya semangat muslimin berinfak kepada Fuqara

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

 

 

  1. yaa habib salam alaika

    habib munzir y saya cintai, sy InsyaAllah bulan ini akan mendapat gaji pertama sy =)
    he3

    sy sedang cari buku zakat, namun mumpung masih ad quota, sy mau menyanyakn dulu k habib

    zakat yg wajib sy keluarkan a gaji sy, setau sy 2,5 % dr total gaji setelah potong pajak ? bkn bgtu habib?
    itu baru zakat pendapatan
    kalau zakat mal itu d keluarkan setelah cukup nisab atas harta yg d tumpuk? iya kan bib?
    bukan 2.5% atas gaji setahun kan?

    jadi y sy pahami itu:
    gaji tiap bulan setelah potong pajak, di keluarkan zakatnya 2.5% tiap bulan
    terus bila masih ada sisa, sy tabung dan bila hanya tabungan itu telah se nisab emas baru d keluarkan lagi 2.5%…

    bukan begitu habib?

    trus misalnya sy ingin mengeluarkan zakat mal ny pas ramadhan walau pun belum sampai nisabnya? apakah tidak d anggap zakat?

    kalau misalnya sy tunda keluarkan zakat pendapatan dr gaji bulanan untuk d bayar pas ramadhan, gmna hukumnya ya ?

    maklum sy baru punya gaji sedikit, jadi masih itung-itungan =)

    mhn penjelasan habib

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya kemuliaan Nya swt semoga selalu menerangi hari hari saudaraku dalam kebahagiaan,

gaji bulanan tidak terkena zakat, karena yg terkena zakat adalah 7 macam saja, yaitu :
1. Zakat Ni;am (ternak) terikat pada haul dan nishab
2. Zakat Badan (fitrah) terikat pada haul dan nishab
3. Zakat Tijarah (perdagangan) terikat pada haul dan nishab
4. Zakat Tsimar (buah buahan) terikat pada haul dan nishab
5. Zakat Maal (harta) terikat pada haul dan nishab
6. Zakat Ma’din (Tambang) terikat pada nishab saja tanpa haul
7. Zakat Rikaz (harta karun) terikat pada nishab saja tanpa haul

namun sebagian orang masa kini menambahnya dengan zakat bulanan, hal ini bertentangan dg syariah dan tidak selayaknya diberlakukan,

berikut jawaban saya di forum ini mengenai hal yg sama :

zakat profesi tidak diakui dalam seluruh madzhab ahlussunnah waljamaah, yg ada adalah zakat harta jika disimpan tanpa dipakai apa apa selama satu tahun,
bahwa zakat harta adalah setahun sekali jika melebihi nishab dan haul

Nishab : Batas jumlah / nilai yg ditentukan syariah yaitu seharga 84 gram emas murni. jika seharga itu atau seharga lebih dari itu maka terkena Nishab dan menanti syarat kedua yaitu haul.

haul : sempurna 1 tahun

jadi anda bekerja dan mendapat gaji itu tak ada wajib zakatnya, boleh anda bersedekah saja.

perhitungan zakat harta adalah jika anda menyimpan uang, atau emas anda baru kena zakat jika menyimpan uang itu sampai setahun, dan jumlah yg anda simpan telah melebih nishab selama setahun

uang yg dipinjam orang termasuk yg mesti dizakati.

mengenai harta berupa mobil, motor dlsb tidak terkena zakat harta, karena yg terkena zakat harta hanyalah Emas, perak, dan Uang, selain daripada itu tak terkena zakat harta.

maka emas,perak, dan uang yg disimpan melebihi nishob (84 gram harga emas murni), hingga haul (setahun penuh tidak turun dari jumlah nishob) maka terkena zakat.

namun jika anda menggunakannya untuk bertijarah, (asset dagang), maka seluruh asset termasuk dalam perhitungan zakat, yaitu rumah, mobil, motor dlsb, maka hal ini adalah Zakat Tijarah, berbeda dengan zakat harta.

zakat maal / harta dikeluarkan setahun sekali, terhitung hari sejak uang kita melebihi Nishob, dan Nishob zakat maal adalah seharga emas 84 gram, maka bila uang simpanan kita terus meningkat, misalnya mulai 4 Oktober 2006 uang simpanan kita mulai melebihi harga emas 84 gram, maka sejak tanggal 4 oktober itu terhitunglah kita sebagai calon wajib zakat, namun belum wajib mengeluarkan zakat karena menunggu syarat satu lagi, yaitu haul (sempurna satu tahun)

nah.. bila uang kita terus dalam keadaan diatas Nishob sampai 3 oktober 2007 maka wajiblah kita mengeluarkan zakatnya sebesar jumlah seluruh uang kita yg ada pd tgl 3 oktober sebesar 2,5%. (bukan uang kita yg pd 4 oktober 2006, atau uang kita bertambah menjadi 100 juta misalnya, lalu naik dan turun, maka tetap perhitungan zakat adalah saat hari terakhir ketika genap 1 tahun dikeluarkan 2,5% darinya).

bila uang kita setelah melebihi batas nishob, lalu uang kita berkurang misalnya pd januari 2007 uang kita turun dibawah harga emas 84 gram, maka sirnalah wajib zakat kita, kita tidak wajib berzakat kecuali bila uang kita mulai melebihi nishab lagi, saat itu mulai lah terhitung calon wajib zakat dg hitungan mulai hari tsb, dan itupun bila mencapai 1 tahun penuh tidak ada pengurangan dari batas nishob.

mengenai pendapat baru mengenai Zakat profesi ini, maka merupakan hal mungkar yg tak bisa diberlakukan, karena “Zakat” itu hukumnya fardhu ain, tak mengeluarkannya maka dosa dan haram,. masalahnya adalah orang yg tak mengeluarkan zakat maka halal dibunuh dan hartanya halal dirampas.

lalu maksud mereka ini mengada adakan zakat profesi seakan mereka ingin menambahkan hukum fardhu?, jadi mereka yg tak mengeluarkan zakat profesi maka halal darahnya, sebagaimana Khalifah Abubakar Assbhiddiq ra memerangi orang orang yg menolak berzakat,

kita terima kalau yg dimaksud adalah sedekah profesi, atau infak profesi, tapi jangan bicara zakat, karena zakat adalah fardhu,

hal yg fardhu adalah berlandaskan Nash Sharih dari Alqur’an dan Hadits, mereka berkata bahwa karena telah banyak orang yg murtad dikarenakan banyaknya kemiskinan, maka wajib kita menambah zakat..

duh.. kita terima keperdulian pada fuqara, namun jangan menambahkan hukum syariah lagi, sama saja jika anda menambah satu lagi shalat fardhu menjadi 6 waktu, dengan alasan orang masa kini lebih banyak dosa, maka perlu lebih banyak sholat..

tentunya hujjah ini tak bisa diterima karena bertentangan dengan Jumhur seluruh Madzhab,

berbeda dengan maulidan, tahlilan dll ini karena hal itu tak dijadikan fardhu, tapi sekedar penyemangat saja, namun fardhu tetap fardhu dan tak bisa dirubah lagi atau ditambah dan dikurangi.

nah.. saudaraku.., mengenai Gaji ini, boleh saja anda mewajibkan bagi anda sedekahnya, jikasedekah maka boleh 10%, boleh 50%, boleh seluruhnya pula, tapi bukan zakat lho saudaraku..

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

Pemberdayaan Zakat Mal

  1. 1.       Mendapat Upah membaca alguran di makam

Assalamualaikum warohmatullahi wa barokatu..

salam sayang buat Tuang Guru sekeluarga dan para Pengelola web site Majelis Rasulullah beserta seluruh pencinta Baginda Rasulullah Syaidina Muhammad SAW..

Allahumma Sholli a’la syaidina Muhammad Wa a’la ali syaidina Muhammad wa a’la ahlil bait…amin

ada hal yang ingin saya tanyakan kepada Tuan Guru prihal :

Berkata Imam Nawawi, “Yang lebih terkenal dari madzhab Syafi’i, bahwa pahalanya tidak sampai pada mayat.

Sedangkan menurut Ahmad bin Hanbal, dan segolongan sahabat-sahabat Syafi’i, sampai (pahalanya) kepada mayat. Maka sebaiknya setelah membaca, si pembaca mengucapkan: Ya Allah, sampaikanlah pahala seperti pahala bacaan saya itu kepada si fulan.”

Hanya saja disyaratkan agar si pembaca tidak menerima upah atas bacaannya itu. Jika diterimanya, haramlah hukumnya, baik bagi si pemberi maupun si penerima, sedang bacaannya itu hampa, tidak beroleh pahala apa-apa.

Tuan Guru yang saya cintai..
yang ingin saya tanyakan…
bagaimana keberadaan dari tradisi ( saya kurang faham apakah ini tradisi didalam mayarakat atau kah ada tercantum dalam hadist ) yang ada pada saat ini yang pada saat pemakaman si jenazah samapai dengan hari ke – 7 nya yang selama 7 hari 7 malam dilakukan pembacaan ayat ayat alquran dimakam dan yang membaca tersebut mendapatkan bayaran atas bacaan bacaannya tersebut.

apakah hal ini juga termasuk yang dimaksudkan akan haramnya hal tersebut diatas ya Tuan Guru…

Demikian hal yang saya tanyakan kepada Tuan Guru..

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatu

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
masalah ini cukup pelik, tentunya mengenai minta bayaran atas mengajar alqur’an atau syariah, ada dalilnya, sabda Rasul saw : “Yg paling berhak diupahi adalah para pengajar alqur’an” (Shahih Bukhari).

maka jelas sudah jika para da’i atau ustaz meminta bayaran atas ceramah atau pengajarannya, hal itu dibenarkan, namun Guru Mulia kita Alhafidh Almusnid Alhabib Umar bin hafidh menjelaskan salah satu sebab kemajuan dan kesuksesan dakwah para da’i adalah tidak menerima upah, apalagi meminta upah.

ketika da’i tidak menerima upah atas dakwahnya, maka Allah akan membuat dakwahnya sukses, oleh sebab itu saya sendiri sudah mengeluarkan instruksi kepada sekertaris saya Ust Syukron makmun untuk menjelaskan pada semua yg mengundang saya utk dicantumkan bahwa saya tdk menerima upah atas ceramah saya,

cuma Majelis Rasulullah saw memberikan kelengkapan berupa sound system, dua proyektor, karpet plastik, umbul2, hadroh, vcd acara dll yg mesti mereka sewa, demi membantu dakwah Majelis Rasulullah saw, dan perlengkapan itu jika mereka menyewa pada orang lain maka akan jauh lebih mahal, kita menyewakan sangat jauh dibawah target yg wajar dari harga pasaran, kita jauh lebih murah, maka sangat menguntungkan mereka pula.

mengenai masalah mengaji alqur’an di kuburan ini, inilah susahnya adat istiadat, jika tak dibayar mereka tak mau mengajikan, jika mereka dibayar maka menurut imam nawawi tidak ada pahalanya,

lalu bagaimana…?

jalan tengahnya adalah para keluarga duka mengeluarkan uang untuk si pengaji itu untuk diniatkan sedekah yg pahalanya untuk ahli kubur almarhum, maka sudah jelas pahalanya menjadi sampai,

sebagaimana riwayat shahih Bukhari seorang datang pada Rasul saw bahwa ibunya wafat, apakah jika ia bersedekah lalu pahalanya untuk almarhumah ibunya apakah pahalanya sampai?, maka Rasul saw menjawab : sampai” (Shahih Bukhari)

maka para pengaji itu disedekahi misalnya mereka minta 300 ribu, ok niatkan ntuk sedekah pada para pengaji, lalu diniatkan pahalanya untuk almarhum,

inilah jalan tengahnya.

namun jika bisa diberi peringatan, Demi Allah tiada sepantasnya seseorang mengambil upah dari orang yg kena musibah, jika orang itu orang susah dan miskin, naudzubillah dari kejahatan syariah seperti ini,

saya pernah mendengar ada seorang narkoba yg wafat dirumah sakit, penjahat dan preman, namun sebelum wafat ia menangis menciumi kaki ibunya dan bertobat, lalu wafat,

masyarakat menolak si mati ini, dan para kyai tidak mengizinkan ia dikubur dikuburan muslimin, dan tak ada yg datang mengajikannya karena ayahnya seorang miskin,

Read more »

mengenai cara menghitung zakat maal suatu perusahaan. Pos mana yang kena zakat dan yang tidak kena zakat.

  1. sedekah

Assalamualaikum, ada pertanyaan tambahan habib

mengenai saat memberikan sedekah, terkadang ada rasa berat.. dan kata guru saya itu nafsu yang harus dilawan. Dan saya juga pernah mendengar saat yang baik untuk memberikan sedekah, yaitu(maaf bila tidak salah)
1. ketika rasa kikir/pelit itu tiba
2. ketika ingin menjadi kaya
3. ketika takut miskin

Lalu apa yang baik dilakukan bila rasa itu/nafsu itu datang, segera melawanya dengan sedekah, tapi saya takut sedekah dengan rasa yang mengganjal sehingga nanti menjadi tidak ikhlas… dan apa harus menunggu saat tenang/tidak ada pergolakan dihati baru bersedekah sengga rasa ikhlas lebih mudah didapat? Yang manakah yang menurut Habib lebih baik…
Jazakallah habib, moga sehat selalu..amiiin

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya keagungan Nuzululqur’an semoga selalu melimpah kepada anda dan keluarga,

mengenai sedekah ini, asal awalnya adalah ibadah kepada Allah swt dengan membantu saudara saudara muslim kita yg faqir dan miskin, atau yg membutuhkan.
dua hal yg menjadikan sedekah itu lebih mulia/lebih banyak pahalanya, yaitu dari diri kita dengan melawan hawa nafsu misalnya sebagaimana anda jelaskan, atau dari diri oran yg disedekahi, walau misalnya niat kita biasa biasa saja, namun karena yg menerima misalnya seorang yatim yg kehausan, kelaparan, atau orang yg dikejar2 hutang, maka tentunya pahalanya akan lebih besar, sebagaimana Rasul saw bercerita tentang seorang wanita pendosa yg melihat seekor anjing yg kehausan dan ia memberinya minum dengan mengambil air dari sumur dengan sepatunya dan anjing itupu diberinya minum, maka Allah mengampuni seluruh dosa wanita itu (Shahih Bukhari).
nah.. kalau menolong seekor anjing demikian besarnya pahalanya hingga bukan hanya pahala bahkan membuat seorang pelacur diampuni dosanya oleh Allah, apalagi seorang manusia yg kehausan misalnya, atau sudah hampir gila karena dikejar kejar hutang, atau tak mampu membayar kontrak rumahnya, atau listriknya, atau uang sekolah anaknya, (maaf) orang yg seperti ini walau disuruh mencium sepatu kita sekalipun ia akan melakukannya karena sangat teramat butuh.., nah.. ini pahalanya sangat lebih agung, demikian saudaraku.

wallahu a’lam

 

 

Read more »

apakah harus beli rumah untuk kebutuh kita dulu sisanya baru zakat mal.?

 

  1. 1.       Sedekah yang terbaik seperti apa ?

Asalamualaikum… Ahlan ya habib,.. Afwan Bib ane mau menanyakan masalah Sedekah. Sedekah yang terbaik yang di terima oleh ALLAH SWT itu seperti apa, dan urutan sedekah itu ke siapa saja… ? Mohon jawabannya ya BIB, terus satu lagi BIB ane mau tanya tentang Habib UMAR bin HAFIDZH, kira2 kapan kunjungan beliau berakhir di Indonesia, khususnya di Jakarta… Syukron atas semua jawaban Antum BIB… Wassalam

 

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan keluhuran Nya semoga selalu mengawali hari hari anda dengan kemuliaan,

saudaraku yg kumuliakan, sedekah yg diterima adalah yg ikhlas karena Allah semata, dan derajat kemuliaannya tergantung pada keikhlasannya.

sedekah yg terbaik adalah sedekah yg paling bermanfaat bagi yg diberi.

mengenai yg terlebih dahulu diberi sedekah adalah keluarga terdekat, lalu keluarga jauh, lalu tetangga, lalu tetangga jauh, lalu baru orang orang lainnya, diberikan kepada Fuqara (orang yg penghasilannya dibawah 50% dari kebutuhan primernya), orang miskin (orang yg penghasilannya diatas 50% dari kebutuhan primernya namun dibawah 100%), ltermasuk padanya Janda miskin dan anak yatim yg miskin, alu orang yg terlibat hutang, lalu orang orang yg tersesat.

maka dilihatlah keluarga terdekat kita yg faqir, kalau tak ada maka yg miskin, bila tak ada maka keluarga jauh, barulah tetangga terdekat yg paling faqir.. dan demikian seterusnya.

namun urutan ini bukan wajib, bila ia tak mengikuti urutan ini maka tetap sah sedekahnya, namun sunnahnya demikian,

mengenai Guru Mulia Alhabib Umar bin Hafidh beliau telah meninggalkan Indonesia sejak Jumat 16 feb 07 yg lalu, menuju srilangka hingga 20 feb, lalu menuju s’pore, lalu menuju K’lumpur, lalu kembali ke yaman,

namun beberapa orang dari rombongan beliau masih ada di Indonesia untuk menghadiri beberapa acara.

demikian saudaraku yg kumuliakan

wallahu a’lam

 

Read more »

Zakat atau Sedekah yg berhubungan dg almarhum

  1. Solat, Sedekah & Wakaf

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Terima kasih atas ijazah yang Tuan Habib berikan sebelum ini. Semoga saya istiqamah dalam mengamalkannya.
Didoakan semoga Tuan Habib dan keluarga sentiasa berada dalam lindungan dan rahmat Allah s.w.t dan diberikan kesihatan yang baik dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pendakwah. Kami sangat memerlukan pendakwah seperti Tuan Habib walaupun hanya berguru melalui website.

1. Saya telah melaksanakan sholat jamak taqdim ( zuhur & asar ) di pejabat kerana mengikut perancangan asal saya akan dijemput dipejabat sebelum memulakan perjalanan jauh. Disebabkan masalah yang tidak dapat dielakkan, kami balik kerumah untuk mengambil sesuatu. Kemusykilan saya, apakah hukum sholat jamak yang telah saya lakukan itu ?

2. Mohon pendapat Tuan Habib jika seseorang suka melewatkan solat Isyak sehingga tengah malam atau kadang kadang tidur dulu dan bangun kemudian untuk solat ?

3. Mohon pengesahan Tuan Habib cara yang baik untuk seseorang itu mengqada solat-solat yang ditinggakan sebelum ini ? Contohnya qhada solat zuhur perlukah dilakukan waktu zuhur ?

4. Alhamdulillah kerana saya dikelilingi oleh keluarga dan sahabat yang baik darisegi ahlak dan budipekerti. Tetapi yang menyedihkan saya, ada daripada mereka seperti meremehkan dan meringgankan tentang kewajipan solat. Puasa tidak tinggal tetapi agak berat hendak menjaga sholat. Bagaimanakah cara untuk saya membantu orang orang sebegini dimana ada yang lebih tua daripada saya.

5. Bagaimanakah yang perlu kita niatkan apabila hendak mensedekahkan atau menghadiahkan pahala bacaan/sedekah sesuatu kepada seseorang yang hidup mahupun yang telah meninggal dunia ? Saya ada terbaca bahawa kita tidak layak ”mensedekahkan” kepada Rasulullah saw, kita hanya patut ”menghadiahkan” . Mohon pengesahan Tuan Habib terhadap perkara ini.

6. Mohon Tuan Habib berikan perbezaan diantara sedekah dan wakaf ?
Wassalam dan Maaf Zahir Batin

 

Habib Munzir Menjawab

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)

saudaraku tercinta, saya belum pantas menjadi murid yg baik, bagaimana saya menjadi guru, kita bersaudara dan saling menasihati karena Allah, namun sanad keguruan anda telah berpadu dg sanad keguruan saya hingga kepada Rasul saw.

1. shalat jamak anda sudah sah dan tak perlu mengulanginya

2. hal itu boleh saja karena pernah dilakukan oleh Rasul saw hingga mendekati akhir malam, demikian dalam riwayat shahih Bukhari, dan sahabat sudah tetidur di masjid karena menanti.

maka boleh saja menundanya, namun menjadi makruh jika bisa terlewatkan, dan menjadi haram jika dipastikan kita akan sulit bangun untuk isya sebelum masuk waktu subuh.

3. qadha shalat boleh mengikuti keadaan kita, tanpa perlu mengqadha shalat dhuhur diwaktu dhuhur, yaitu boleh diwaktu dhuhur, boleh diselain waktu dhuhur, boleh dalam perjalanan, (safar), boleh tidak dalam safar.

jika dilakukan dalam safar, maka boleh di qashar bagi yg jumlahnya 4 rakaat, jk,a safar kita akan melewati jarak 82 kilometer atau lebih.

misalnya anda mempunyai hutang shalat dhuhur dan asar saat yg lalu lalu, dan saat itu anda tidak safar, lalu saat anda safar anda ingin meng qadha nya, maka boleh di qashar menjadi 2 rakaat bagi yg 4 rakaat.

sebaliknya jika anda misalnya tertinggal shalat dalam safar, maka boleh meng qadhanya dirumah, atau saat safar.

jika qadha shalat dhuhur dilakukan dimalam hari maka hendaknya suara dikeraskan sedikit jika sendiri, sebagaimana shalat isya,

jika qadha shalat subuh, atau magrib, atau isya, ingin dilakukan disiang hari, maka dg merendahkan suara seperti shalat fardhu yg dilakukan siang hari.

anda pun boleh padukan niat qadha shalat, dg shalat sunnah, misalnya shalat sunnah wudhu, anda padukan niatnya dg qadha shalat subuh,

hal itu boleh, asalkan jumlah rakaatnya sama, ia adalah taqrin niyyah, (perpaduan niat), yaitu shalat yg padanya lebih dari 1 niat, hal itu boleh saja.

Read more »