Dajjal di akhir Zaman

… dalam perjalanan tersebut banyak hal yang disaksikan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam, diantaranya, diperjalan beliau menyaksikan Dajjal, tau namanya dajjal? Namanya sering kita denger, gak ada fitnah gak ada ujian yang Allah berikan kepada alam semesta dari sejak awal Allah ciptakan ni dunia sampai hari kiamat yang lebih berat dari fitnahnya dajjal. Dan itu tanda-tandanya mau datangnya hari kiamat yang terbesar tuh dia salah satunya datangnya dajjal. Berat fitanh yang paling berat tuh dia, fitnah yang paling berat dimuka bumi ini tuh dia,

وصول الدجال bagaimana engga, didalam beberapa riwayat disebutkan, saat itu sebelum datangnya dajjal terjadi kesudahan yang menimpa umat manusia, hujan gak turun, bumi gak menumbuhkan tumbuhannya, sehingga terjadi kelaperan kesusahan dan lain sebagainya, ketika orang merasakan kesusahan yang berat, dateng ini dajjal, dia dateng dajjal bawa apa bawa roti bawa makanan, yang mau kemari tapi jangan beriman dengan Allah, sehingga banyak…banyak..banyak yang terpengaruh sebagaimana Allah nyatakan kepada nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam tentang kemenangan yang Allah berikan kepada nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam إذا جاء نصر الله والفتح.. ورأيت الناس يدخلون في دين الله افواجا engakau akan melihat ya Muhammad manusia akan berbondong-bondong masuk kedalam agama Allah, dan diakhir zaman mudah-mudahan kita gak liat disitu juga dinyatakan manusia akan keluar dari agama Allah dengan berbondong-bondong. Sebagaimana manusia masuk kedalam agama Allah dengan berbondong-bondong. فتنة المسيح الدجال bersama dajjal ditangan kanannya ada surga dikirinya ada api neraka, yang iman ama dia dilempar ama dia kesurganya, yang gak percaya ma dia dibuang kenerakanya, berat, nabi kasih pesan ama kita;dan ini pesan disampaikan dari generasi ke generasi hingga saat ini, nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam bilang: ni pesen wasiat dari Rasulullah bakal ana ma ente dan kita semuanya, setiap inidividu dari kita, kata Rasulullah ” Barang siapa yang menjumpai saat macam itu, mudah-mudah kita dijaga ama Allah, barang siapa yang menjumpai saat-saat semacam itu, hendaknya kita masuk kedalam nerakanya dajjal, jangan pernah masuk kedalam surganya dajjal, dan kalau disuru milih, pilih nerakanya dajjal, kenapa? Nerakanya dajjal tuh adalah surga bakal dia, dan surganya dajjal adalah neraka yang dibuang kesana, naudzubillah. Dan dajjal sudah ada dari sekarang, dan diwaktu yang ditentukan dia bakal nongol bakal tampil, itu dalam beberapa riwayat disebutkan, banyak ulama menyusun kitab mengumpulkan riwayat-riwayat tentang dajjal dan juga tentang tanda-tanda hari kiamat, diantaranya kitab yang dikarang oleh Al Imam Al barjanji العشاعة كل عشرة الساعة tanda-tanda kedatangan hari kiamat, itu disebutin secara terperinci dibahas oleh Al Imam Al barjanji dan para ulama yang lainnya, diantaranya disebut; bahwasanya tuh dajjal dia sudah ada tinggal nunggu tanggal mainnya aja, dateng waktunya dia keluar, sebab nabi berjumpa ama dia, dalam perjalanan isra wal mi’raj, nabi cerita bahwasanya beliau Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam berjumpa dengan dajjal, berjumpa bukan dalam mimpi tapi melihat langsung ketemu, sahabat nanya Ya Rasulullah bagaimana engaku ketika melihat dajjal? Nabi bilang فلمانيا tuh artinya tinggi besar, kepalanya besar badannya juga besar, badannya putih banget salah satu dari kedua matanya picak, rambutnya bagaikan ranting pohon, dan tertulis dikening diantara kedua matanya tulisan ك ف ر artinya كفر dan itu tulisan semua orang lihat, baik yang kafir maupun yang muslim, semua orang waktu liat dan tahu dia itu kafir musuh allah yang ngaku tuhan, tapi emang fitnah yang berat sebagian besar orang ngikut ama dia, para aulia Allah dalam beberapa riwayat disebutkan itu kabur, lebih memlih aman dari pada berjumpa dengan ini orang, sehingga dari sebagian mereka pada lari ke gunung-gunung ke goa-goa memilih jauh dari ini dajjal. Kerena berat tuh para aulia Allah bagaimana kita? Sampai saat itu gak ada makanan gak ada minuman sampai para sahabat nanya Ya Rasulullah apa yang menjadi makanan mereka yang pada bersembunyi, semua saat itu punya dajjal yang hanya beriman pada dajjal aja yang nikmati, ni para aulia yang pada ngumpet di goa-goa, di gunung-gunung makanan mereka kata Rasulullah tasbih, tahmid, dan tahlil, tuh makanannya mereka, Ya Rabb mudah-mudahan kita dijaga sama Allah. Dajjal gak lama didunia ini ketika dia muncul jangka waktunya gak lama Cuma 40 hari doang, tapi dari 40 hari ampir dua pertiga umat manusia ikut sama dia. Dua pertiga tuh banyak gak sedikit, ampir dua pertiga yang ada didunia ini ikut sama dia, 40 hari dan gak ada tempat dimuka bumi melainkan didatangi oleh dajjal, gak ada jalan keluar semuanya bakal kena ini fitnah. Gak ada jalan keluar kecuali dua tempat Makkah dan Madinah, dajjal gak bisa masuk ke Makkah dan madinah dijaga ama malaikat, sampai dalam beberapa riwayat nabi cerita sama sahabatnya, waktu dajjal sudah sampe dipenghujung kota Madinah mau masuk engga bisa dijaga ama Malaikat, nanti diakhir zaman, sehingga dia berdiri diatas gunung, sebelum masuk kekota Madinah,mau masuk gak bisa dijaga sama malaikat, dia bilang sama pengikut-pengikutnya sebagian besar Alyahud dan orang-orang jadi pengikutnya; dajjal bilang ama pengikutnya: ما هذا قسر الأبيض dajjal bilang tuh dari kejauhan istana yang warnanya putih tuh apaan? Orang-orang yang sama dia bilang ذاك مسجد أحمد tuh masjidnya nabi Muhammad. Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam…. gak bisa masuk, dia menjerit dengan jeritan yang sangat kuat sehingga keluarn orang-orang yang ada di Madinah dengan pancingannya dia, disini ulama bilang salah satu mukjzat Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam ketika beliau cerita kepada sahabatnya beliau cerita, dajjal nanya tuh istana yang putih terang itu punya siapa? Itu adalah masjidnya Ahmad katanya, nabi waktu ngomong sama sahabatnya Masjidnya emang udah kayak begini? Masjidnya masih berupa batang pelapah kurma, tanah, masih lebih besar masjid Al Munawar daripada Masjidnya nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam, dari kejauhan gak kelihatan, nabi waktu bilang cerita begini, sekarang kita yang pada pergi haji pergi umrah ketika mau masuk kekota Madinah tuh pusat Masjid Nabawi masih sepuh kilo meter masih dua belas kilo meter lagi dari kejauhan udah kelihatan, tanya ama yang pada pergi umrah dari jauh orang ketika melihat masjid Rasulullah sekarang dia bakal lihat apa? istana yang terang warnanya putih. Dari kejauhan seperti itu. ente lihat dari kejauhan terang putih, tapi kalo ente liat dari kedekatan temboknya masjid Nabawi gak putih Cuma dari kejauhan terang putih, seperti yang disebutkan oleh nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam, bagaikan istana yang terang putih. ذاك مسجد أحمد itu masjidnya nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam, udah disebut ama nabi tuh artinya apa? keliatannya sudah dekat waktunya, 1400 tahun yang lalu gak begini masjid Rasulullah, sekarang sudah begini. Mudah-mudahan Allah jaga kita, nabi ngelihat tuh dajjal dengan bentuknya terus nabi bilang kurng lebih ni dajjal mukanya mirip siapa tau? Nabi ampe sebut begitu, disebutشبهه بعبدالعزى بن دكر satu orang dari kalangan Qurais yang meninggal dizaman jahiliyah namanya عبد العزى بن دكر Cuma gak enak tuh orang, mirip ama dajjal, Cuma nabi ngasih perumpamaan kurang lebih mukanya sama seperti dia. Terus diperjalanan nabi melihat tiang dari cahaya yang terang benderang bagaikan permata yang berkilau, lagi dibawa dipikul oleh para malaikat dan ketika nabi bertanya apa yang kalian bawa? يجرى عمودالاسلام ini adalah tiangnya islam, kalain mau bawa kemana? Kami akan menancapkannya dinegeri Syam katanya para malaikat, makanya kalau kita liat sebagian besar ulama-ulama kaum muslimin ahli sunnah wal jamaah dari situ, di Syam, Al imam AnNawawi, wa Imam subqi, wa imam Qais bin abdussalam, wa imam fulan-fulan gak ke itung, sampai nabi doakan itu negeri Syam اللهم بارك لنا في شامنا ويماننا ya Allah berikan keberkahan untuk kota Syam kami dan kota Yaman kami, satu orang dari sahabatnya nabi bertanya kalo Najed gmn? Nabi gak do’ain. Nabi bilang keberkahan ada di Syam dan di Yaman, sahabat nanya lagi Najed gimana? Sampai tiga kali sahabat bertanya seperti itu, udah ditanya tiga kali nabi baru menjawab Dari situ bakal timbul Tanduk Syaton, dan dari itu bakal timbul fitnah dan berbagai macam kehancuran dari situ , terbukti kebenaran Rasululllah kita sudah lihat itu fitnah,

sumber : Ceramah Al habib Ahmad bin Novel Bin Salim bin Jindan

ttp://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=470&Itemid=1

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *