dakwah

  • Tidak ada yang lebih penting dari menyambung kepada Nabi Muhammad saw.
  • Ajarilah anak-anak kalian agar mereka menjadi anak di zamannya.
  • Hal yang paling penting adalah ibadah wajib kemudian perbuatan-perbuatan yang penuh hikmah.
  • Sykh Aljazuli (pengarang sholawat dalailul khoirot) suatu ketika dalam perjalanan melawati suatu gurun pasir. beliau melihat oasis, beliau melihat sumur yang ada airnya. beliaupun berusaha mengambil air tersebut, tetapi tidak berhasil karena tidak ada alat untuk mengambilnya. kemudian ada anak kecil perempuan yang berumur sekitar 5 tahun “bapak mencari timba untuk ambil air?” anak perempuan tersebut menyedot (menghirup dengan mulut) dan tiba-tiba air sumur menyembur keatas, dan dengan air tersebut Syekh AL Jazuli berwudlu kemudian sholat. setelah sholat beliau bertanya kepada anak kecil tersebut “kenapa kok kamu dapat melakukannya, air sumur langsung menyembur keluar?” dia menjawab “aku baca sholawat, dan aku telah disuruh oleh orang tua ku bersholawat sejak dari kecil terus menerus” mendengar jawaban itu, syekh Al Jazuli merasa terpukul dan kembali tidak jadi meneruskan perjalanan, “mengapa Sholawat saya kalah dengan sholawat anak kecil tersebut?” dan kemudian beliau berkhalwat selama 13 tahun.
  • Naqsybandi adalah bagaimana orang yang berada jauh dari Nabi saw dapat merasakan bersama dengan Allah.
  • Dr Muhammad Sholeh yang telah dikubur 22 tahun, ketika hendak dipindah kuburannya, ternyata tubuhnya masih utuh. dan keterangan dari anak beliau “beliau seperti kereta api, berjalan direlnya, tidak pernah tolah toleh yang berjalan lurus, tidak pernah memakan harta orang lain, beliau selalu hadir untuk orang yang susah dan bahkan sering ketika pasiennya adalah orang tidak mampu, beliau malah memberi uang kepada si paisen” ibadahnya “ia seorang dokter yang sibuk dengan pasiennya hingga tidak terlihat melakukan ibada sunnah,tapi sholat wajib dan puasa romadlon tidak pernah ditinggalkannya dan di umur 50 tahunan ketika sakit, beliau mulai membaca buku-buku agama dan mulai membaca sholawat”
  • Bung Karno ditahun 60 tahunan ketika menghadiri suatu konferensi di Amerika. kalau kepala negara yang lain menyiapkan teks pidato kemudian diserahkan kepenerjemah agar diterjemahkan kepada seluruh perwakilan negara yang hadir, tetapi berbeda dengan beliau, beliau ketika berpidato, tanpa teks berbicara dengan tegas “mulai saat ini, kami (Indonesia) tidak menginginkan dengan uang kalian, kami keluar dari PBB” dan inilah tipikal orang-orang yang dekat dengan Ulama, beliau tidak takut apapun. sehingga “mereka” takut dan berusaha bagaimana agar Bung Karno diturunkan dari jabatannya, dan kemudian bagaimana agar pemimpin dan rakyat Indonesia jauh dari Ulama.
  • di zaman dahulu, anak-anak muslim di waktu antara maghrib dan isya’ mengisi waktunya hanya dengan mengaji dll
  • kami (Indonesia) belajar bahasa arab bukan untuk berbicara dalam bahasa arab, karena kami telah memiliki ratusan bahasa lokal, sehingga kami tidak perlu bahasa baru, kami belajar bahasa arab untuk mengetahui Nabi saw
  • Suatu saat seorang awliya berziarah di makam sayyidina muawiyah, beliau mengucapkan “Assalamualaikum ya Sahabat Nabi, Wahai penulis Mushaf” mungkin kita tidak menyetujui sikap politik dari muawiyah, tetapi kita tetap harus menghormati beliau, beliau adalah salah seorang sahabat nabi dan bahkan dipercaya oleh nabi sebagai salah satu penulis Mushaf
  • Setelah kegoncangan politik, maka banyak keturunan sayyidina Hasan yang berada di maroko, sedang keturunan sayyidina Husein banyak yang berada di Yaman setelah Imam Al Muhajir hijrah ke Yaman dan dari sinilah dikenal dengan para habaib.
  • Dan salah satu dari keturunan Al muhajir, Sayyidina Malik pindah ke India, dan salah satu keturunan beliau adalah Assamarqondi (ayah sunan Ampel) menyebarkan Islam ke Indonesia
  • Islam masuk ke Indonesia melalui 2 jalur tersebut.
  • Di lain kesempatan, Presiden Gusdur (dan juga seorang Ulama) datang kepada salah pemimpin negara, sambil menunjuk, beliau berkata “aku mengetahui apa yang kamu lakukan di negaraku, hentikanlah !” merasa takut akan GusDur, ia mencari alasan-alasan diplomatik, tetapi di luar itu, berusaha agar GusDur dilengserkan dari jabatannya.
  • di Zaman Bung Karno, Haji disubsidi oleh negara, karena beliau menyadari bahwa kemerdekaan yang diperoleh Indonesia adalah banyak dari jasa orang-orang Islam
  • Penasehat Islam VOC adalah orang yahudi walau dia hafal Al Qur’an dan mengerti madzhab Syafi’i
  • Kyai Hasyim Asy’ari, selalu merasa dihadapanpan Allah dan Nabi saw
  • rembesan dari faidhul nabi adalah mahabbah Rosululloh. rembesan faidhul Ilahiyah adalah Taufiq dan maunah. Untuk memperolehnya maka harus didukung kimia Ilahiyah yaitu rasa Syukur untuk anugrah Allah dan Menyesal (istighfar) ketika berbuat salah
  • Sebelum Sholat, maka lakukanlah Syukur terhadap nikmat-nikmat Allah dan beristighfarlah agar Sholat disertai hati
  • Kyai Romli bila berwiridan setelah subuh maka akan selesai hingga jam 7, kemudian beliau berkeliling sambil menyapa para tetangga, beliau tidak mengajarkan doktrin tetapi beliau mengajarkan dengan akhlak dan contoh
  • Apabila melakukan ibadah/ kebaikan ditempat yang sama secara terus-menerus, maka tempat tersebut akan menjadi saksi, dan akan memancarkan magnetiknya (berkah)
  • Ketika Nabi saw sakaratul Maut, beliau ditemani oleh Sayyidina Umar dan Sayyidina Ali, dan berpesan agar baju beliau diberikan kepada orang yaman (Uwaisy AL Qorni). dan ketika melaksanakannya, Uwaisy bertanya kepada mereka “berapa kali kalian melihat Nabi saw?” sayyidina Umar berkata “bagaimana kami tidak melihat beliau, kami selalu bersama beliau” beliau berkata “bukan itu maksudku” sayyidina Ali kemudian berkata “saya pernah melihatnya sekali, suatu ketika itu saya bertafakkur, kemudian Nabi saw datang mendekat, sayapun melihat beliau, melihat pancaran cahaya, melihat kening beliau lebih tinggi dari Arsy”. Bagaimana Sayyidina Ali pernah melihat Arsy? beliau melihat bukan dengan mata kepala, tetapi dengan hatinya

Catatan ngaji 1 Desember 2014 di Sidoarjo

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *