Entrepreneurship dan latihan kepemimpinan

Dewasa ini sangat marak sekali dimana-mana mengadakan pendidikan kepengusahaan dan kepemimpinan. bahkan seperti menjadi menu wajib bagi semua orang.

Tapi sedikit menyimpang dari pemikiran tersebut. Berapakah banyak orang yang menjadi pengusaha dari pada pegawai? berapakah banyak yang menjadi pemimpin daripada bawahan? mana yang lebih banyak?

Mengapa pendidikan selama ini lupa akan pihak terbanyak yang ada dalam masyarakat ini? dimana pendidikan untuk menjadi pegawai yang baik? dimana pendidikan untuk menjadi bawahan yang baik? dimana pendidikan untuk menjadi rakyat yang baik?

Semua berfikiran untuk menjadi “orang atas” semua hal mendoktrin untuk menjadi “orang terpandang” semua lupa dimana posisinya berada. Kemudian dimana letak kerendahan Hati? sehingga semua belajar berbicara, semua belajar untuk menang? apakah islam hanya mengajarkan itu? apakah itu bukan malah mengajarkan orang congkak bin sombong?

Islam mengajarkan bagaimana cinta kepada guru, islam mengajarkan bagaimana cinta kepada orang tua, islam mengajarkan cinta kepada anak-anaknya, Islam mengajarkan cinta kepada teman-teman, Islam mengajarkan cinta kepada tetangga, Islam mengajarkan cinta kepada lingkungan. Islam mengajarkan cinta kepada apapun, karena semua adalah ciptaan Allah. Islam mengajarkan cinta Ilahiah, cinta karena Allah.

Sehingga tidak ada “rasa-rasa” dengan tawadlu’ mereka melayani saudaranya, dengan suka cita mereka membahagiakan saudaranya, dengan tanpa pamrih mereka mengangkat saudaranya. Semua hal mereka lakukan untuk semua orang tanpa membedakan, yang ada pada dirinya hanyalah ALlah. Hanya orang yang mampu melayani orang lain dengan cinta tulus, maka ia yang mampu memimpin dengan cinta dan ketulusan. Hanya orang yang mempu melihat orang lain dengan cinta dan pengabdian, maka ia mampu berkarya dan kreatif untuk masyarakat sekitarnya yang ia cintai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *