husnudzan

Yang disebut husnudzan itu -menurut Syeikh Akbar Ibn ‘Arabi- manakala engkau bersama temanmu dan melihatnya bermaksiat, lalu kalian berjalan beriringan dan kalian terpisah oleh sebuah pohon, pada saat kalian bertemu kembali (setelah beberapa detik berpisah) engkau berbaik sangka (husnudzan) bahwa temanmu itu menjadi kekasih Allah (Waliy).

Sebab pada saat ia terhalang pohon darimu, mungkin ia taubat nasuha lalu Allah menerima taubatnya dan memberinya ‘bonus kewalian’. Sebab Allah memberi bonus kepada orang-orang yang taubat Nasuha,wujud bonus itu, mulai lezat beribadah hingga anugrah kewalian.

(Sebagaimana diriwayatkan oleh Syeikh Abd Wahab al-Sya’rani, salah satu kader terbaik Syeikh al-Islam Zakaria al-Anshari).

sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10152587438095766&id=94438400765&fref=nf

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *