Ilmu itu didasari oleh Akhlak.

Catatan 1 Juni 2015, Di IAIN/UNISA, kuliAah Dhuha  “Konseling Spiritual membangun pribadi terapiutik”

Barang siapa menjual masa depannya untuk kesenangan sesaat, maka hal tersebut menunjukkan kebodohannya.

Di tahun 1962 di jalan Jombang ada spanduk “gusti Allah Bongko (mati)” dan itu adalah saat kehidupan keras. Sehingga kerendahan hati merupakan isu Islam yang berkembang. Sekarang?

Menurut Imam Ghozali “ Islam adalah Anugrah dari Tuhan untuk bisa membimbing manusia dalam kemaslahatan diri sendiri dan kemaslahatan orang banyak”.

Di zaman Nabi Muhammad saw juga banyak terdapat anak-anak muda seperti Ali Bin Abi Thalib, Anas bin Malik dll.

Ketika Seorang tabi’in bertemu dengan Anas Bin Malik beliau berkata “ Engkau telah melayani Rosululloh saw, tentu tanganmu sering bersentuhan dengan rosululloh, Bolehkah aku menyentuh tanganmu?”

Keilmuan Modern didasarkan pada pertanyaan (apa, siapa, bagaimana dll) dan penyerapan.

Suatu saat Rosululloh dengan badan kuyup berkata “Apakah semua sudah saya sampaikan?”

“ Saya tidak kuat menanggung pengadilan Allah di dunia, apalagi di akhirat kelak”

Sholawat itu bukan pada kalimat-kalimatnya, melainkan seberapa dalam menyentuh hatimu!

Setelah meninggalnya nabi Muhammad saw, tiap kali Bilal melihat rumah/ masjid Rosululloh, beliau menjadi sangat sedih karena kerinduan beliau sehingga beliaupun pergi ke Syam. Setelah sebulan, beliau bermimpi bertemu dengan Rosululloh “apakah hanya engkau saja yang rindu? Aku juga rindupadamu, datang berziarahlah ke madinah !”

Nabi bertemu dengan seseorang yang sedang makan dan ia ditemani oleh Syetan. Nabipun berdoa “ya Allah, orang ini adalah tanggung jawabku, apakah hanya kurma saja dapat melupakan Engkau, Tolonglah dia ya Allah !” kemudian orang tersebut mengucapkan Bismillah dan Syetanpun Muntah.

Salah Satu sahabat nabi saw, Musa bin mnZair emninggal di usia 106 tahun, beliau biasa menjual minyak wangi si spanyol, karena kebaikannya banyak orang spayol yang simpati dan bertanya “ apakah orang Arab itu sepertimu, menyenangkan?” beliau menjawab “ akan ada orang Arab yang datang ke sini dengan akhlak yang sama denganku”, betullah setelah beberapa lama Thoriq bin Ziyad (tabi’it Tabiin) datang bersama bala tentaranya dengan menggunakan kapal. Setelah mendarat beliau berpidato kepada tentaranya “Siapa yang ikut saya untuk menegakkan kalimat Lailahaillalloh?” kemudian beliau membakar kapal dan melemparkan senjata diiukti semua tentaranya (membuat tentara spayol yang bersiaga menjadi melongo), islampun masuk ke spanyol dengan Akhlak, hal tersebut meniru nabi ketika terjadi fatful mekkah yang melepaskan senjata kemudian masuk ke Mekkah.

Ilmu itu didasari oleh Akhlak.

Malik bin Anas Bin Malik (Imam Maliki) Guru dari Imam Syafi’i berkata “jadikanlah semua ilmu itu garam pada roti dan tepungnya adalah akhlak”.

Abu Yazid Al Bistami selalu melihat kebaikan orang lain dan melihat dirinya penuh kejelekan. Ia senang melihat orang yang lebih muda karena merasa dosanya lebih sedikit darinya dan senang melihat orang yang lebih tua karena merasa ibadahnya lebih banyak darinya.

Islam dikembangkan dengan Mahabbah (cinta) dan Taat.

Leluhur Jawa selalu mengajarkan untuk menyerap akhlak baik.

Konseling adalah mengembalikan kepada takaran normalnya.

Dakwah itu bukan rektrorika, bila hanya rektorika maka tukang jamu (yg promosi) itu lebih sipp.

Salah satu metode dakwah Sunan Kudus adalah dengan mengharamkan makan Sapi, karena hewan Sapi dihormati di daerah tersebut sehingga Islam dapat lebih diterima oleh masyarak sekitar itu.”

Sholahuddin AL Ayyubi dalam peperangannya yang menang bergantian, suatu saat di tengah pertempuran, tiba-tiba ada aba-aba dari musuh bahwa perang dihentikan, setelah diselidiki ternya raja Richard sedang sakit, maka Sholahuddinpun pergi ke kemahnya dengan menyamar sebagai gembel, di depan kemah ia dihadang pengawal, dengan bahasa inggris terjadi dialog, keajaibannya adalah pengawal tersebut tidak curiga, bagaimana orang arab gembel dapat berbahasa inggris dengan fasih dan kemudian mengizinkannya masuk karena dikira dukun, hal ini karena tentara Islam sebelum berperang selalu bilang “ ya Rosululloh SalamunAlaik, Ya RofiAsyaniwaddaroji”, dan setelah masuk, Sholahuddin mendoakan raja Richard dengan Sholawat Tibbil Qulub kemudian berdoa “Ya Rosulloh engkaulah yang bertanggung jawab atas semuanya”, raja Richardpun akhirnya sembuh dan beberapa waktu kemudian ia menarik tentaranya.

Malik Abdulloh, pemimpin Jordan di Eropa berpidato “kami ini diajari orang tua kami untuk mencintai tetangga seperti mencintai diri sendiri, dan itulah ajaran nabi Muhammad saw”.

Orang yang jauh dari Rosululloh akan mengalami “ seperti orang yang waras tetapi gila”

Ketika mengucapkan Salam kepada Nabi saw maka nabi akan menjawab salam tersebut dan harus diserap, itulah hakekat Konseling.

Kyai hasyim Asy’ari memerintahkan KH. Wahab hasbulloh untuk ke Arab dan beliaupun memarahi raja Malik bin Saud “hai, jika kamu mengutik makam Rosululloh maka kami akan menghancurkan kalian!” mendengarnya Malik bin Saud gemetar dan mengurungkan rencananya, hal ini disebabkan karena KH. Wahab Hasbulloh selalu mengadakan Rosululloh.

Suatu ketika rosululloh di bwah pohon kurma, daksur mengancam “siapa yang akan menolongmu bila aku bunuh kamu di sini?” nabi Menjawab “ Allah” maka pedang daksur jatuh dan diambil oleh Rosululloh, dan dengan cinta Rosululloh mengampuni daksur.

Wisdom (kebijaksanaan) menjadi ini bagi dakwah Islam.

Habib merupakan keturunan Iran karena istri dari Sayyidina Husain adalah seorang putri dari Iran.

Sayyidina Ali membuka pintu benteng Khoibar sendirian, padahal gerbang tersebut hanya bisa diangkat oleh 70 orang. Bagaimana Sayyidina Ali dapat melakukannya?

Gusti Ratu Pambayun adalah orang yang telah membunuh jendral Belanda dan beliau adalah Istri dari Panembahan senopati.

Masjid Bintoro demak digunakan oleh Sunan Kali Jogo untuk memanggil para tentara untuk memberi kekuatan dan bertanya laporan-laporan yang telah terjadi.

Dakwah selalu berhadapan dengan problematika.

Kebencian sebagaimanapun tidak akan dapat melampaui kecintaan Rosululloh yang unlimited.

Alhamdulillah engkau dapat mudah ibadah dll karena kecintaan pada Rosululloh.

Nisfu Sya’ban isilah dengan ibadah seperti Sholat, membaca yasin, berdoa meminta umur barokah, rizki barokah, masalah dunia dan akhirat.

Ada 3 perkara yang walaupun pelaku telah meninggal dunia, maka hal tersebut akan tetap hidup, yaitu : Orang yang suka menolong orang lain, Al Qur’an yang dibaca terus menerus, Sholat Sunnah yang didawamkan.

Barangsiapa wudlu sebelum tidur, maka tubuhnya akan dikerubungi oleh malaikat, dan ruhnya ke Arsy dan Sholat. Coaba lakukan, maka engkau akan merasakan sesuatu.

Suluk adalah langkah mengendalikan ego.

Ketika tidak mencoba maka tidak akan mengetahuinya.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *