iman naik turun, juga orang yang berhak menerima zakat, Habib Munzir menjelaskan

25. Apakah arti kata habib?

Jawab : Saudaraku, habib berarti kekasih, ustaz artinya guru, namun di Indonesia dan beberapa negara lainnya habib juga dipakai untuk gelar keturunan Rasul saw, dan istri bisa mengucapkan habiby (kekasihku) pada suaminya, atau suami bisa mengucapkan habibaty atau habibah (kekasihku untuk wanita) pada istrinya, atau ayah bunda pada anaknya. Namun saya lebih senang dipanggil habib daripada ustaz atau kyai, karena saya senang dijadikan orang yang disayangi oleh jamaah, dan saya belum merasa pantas dipanggil ustaz atau guru, demikian saudaraku.

26. Adakah doa untuk memudahkan rizki dan atau jodoh?

Jawab : Saya sarankan pada anda untuk memperbanyak doa : “Rabbiy Inniy limaa anzalta ilayya min khairin faqir” (Wahai Tuhan, sungguh aku sangat faqir atas pemberian anugerah Mu). Doa ini adalah doa Nabi Musa as, kemudian Nabi Musa as didatangi calon istrinya dan sekaligus mendapat pekerjaan. doa ini tercantum pada QS. Al Qashash : 24. Guru Mulia kita mengajarkan doa ini untuk mempermudah jodoh dan rizki atau pekerjaan boleh dibaca berapa saja dan kapan saja tanpa batas hitungan.

27. Apa solusi bingung dalam suatu pilihan jodoh atau lainnya?

Jawab : Saran saya Anda melakukan shalat istikharah untuk mohon petunjuk pada Alah swt, lakukanlah shalat istikharah 3 malam berturut – turut, dan pada hari ketiga anda akan diberi petunjuk oleh Allah swt dengan kemantapan hati (bukan mimpi), maka Allah akan memilihkan satu pilihan terbaik bagi anda yaitu yang anda mantap melakukannya, dan kemantapan itu adalah dari Allah setelah anda mohon petunjuk-Nya swt, dan setelah kemantapan itu jika anda jalankan maka Allah akan menyingkirkan segala permasalahan dan rintangan yang merintanginya, karena akan menjadi kebaikan pada anda. Namun jika Allah tak menghendakinya untuk anda, mungkin akan menjadi musibah, dosa, kemiskinan, perceraian, pengkhianatan dan musibah lainnya, maka pada hari ketiga anda melakukan istikharah itu hati anda akan mantap meninggalkannya.

28. Adakah doa untuk ketenangan batin dan penghapus dosa?

Jawab :Saya sarankan anda membaca dzikir Subhanallahi Wabihamdih, bacalah 100X setiap pagi dalam keadaan suci, dzikir ini disarankan oleh Nabi saw sebagaimana sabda beliau saw : Barangsiapa membaca Subhanallahi wabihamdih 100X setiap harinya maka berjatuhan dosa – dosanya walau sebanyak buih di lautan (Shahih Bukhari)

Dan sabda Rasulullah saw : “Kalimat yang paling dicintai Allah adalah Subhanallahi wabihamdih” (Shahih Muslim)

Dzikir ini mencerahkan wajah, menenangkan hati, menyejukkan jiwa, dan membuka banyak kemudahan, karena kita menyukai dan mencintai dan mengamalkan ucapan yang dicintai Allah, maka Allah akan memberi apa – apa yang kita senangi dan sukai, yaitu kecerahan wajah, kemudahan hidup, dan ketenangan hati.

29. Siapakah yang boleh diberi zakat?

Jawab : Urutan Mustahiq (orang yang berhak) akan zakat adalah

1. Fuqara

Fuqara dalam hukum syariah adalah orang yang penghasilannya hanya mencukupi 40% dari kebutuhannya, seandainya kebutuhannya (atau dengan keluarga tanggungannya, mungkin dengan ayah ibunya dan istri anaknya), andai kebutuhannya 100 ribu sebulan, dan pendapatannya hanya 40 ribu atau kurang (40% atau kurang). Inilah yang disebut fuqara, walaupun ia punya usaha, atau rumah yang dikontrakkan, atau kendaraan yang digunakan usaha, yang jelas penghasilannya hanya 40% (atau kurang) dari kebutuhan primernya (bukan kebutuhan sekunder). Dan bila mereka mempunyai pendapatan yang minim namun mereka mempunyai harta yang bersifat sekunder, seperti televisi, kendaraan dlsb yang bukan digunakan untuk usaha, maka mereka tidak tergolong fuqara, dan tidak berhak mendapat zakat.

2. Masakiin

Masakiin adalah orang – orang miskin, dan penjelasannya sama dengan diatas, namun perbedaannya bahwa orang miskin di dalam hukum syariah adalah mereka yang penghasilannya hanya 80% (atau kurang), dari kebutuhannya, mereka ini taraf hidupnya diatas fuqara, namun masih berkekurangan. mereka berhak menerima zakat.

singkatnya :

Penghasilan 0% – 40% adalah fuqara —–> tidak wajib zakat, dan berhak mendapat zakat.

41% – 80% adalah orang miskin ——> tidak wajib zakat, dan berhak mendapat zakat

81% – 100% ——-> adalah kelompok yang tidak wajib zakat dan tidak pula berhak mendapat zakat.

100% – hingga berlebihan —–> kelompok yang diwajibkan mengeluarkan zakat dan tidak berhak menerima zakat.

3. Ghaarimiin

Orang yang terlibat hutang dan belum mampu melunasi hutangnya. mereka ini ada 4 kelompok :

a). Orang yang berhutang untuk mendamaikan dua kelompok yang bertentangan, ia berhak mendapat zakat untuk bantuan melunasi hutangnya yang belum mampu ia lunasi, walaupun ia seorang kaya raya. (seandainya hutangnya 100 juta, dan ia mampu melunasinya dalam setahun, maka dalam tempo satu tahun itu ia berhak menerima zakat).

b). Orang yang belum mampu melunasi hutangnya yang hutangnya adalah untuk maslahat muslimin, misalnya membangun masjid, membuat jalan, madrasah agama, majelis taklim dll. walaupun ia kaya – raya, sebagaimana penjelasan diatas.

c). Orang yang belum mampu melunasi hutang dirinya sendiri, selama hutangnya itu bukan untuk maksiat.

d). Orang yang berhutang untuk menjamin hutang orang lain, atau menebus keselamatan seseorang, selama tidak terlibat dalam kemaksiatan.

4. Musafirun wa Ibnu Sabiil

Orang yang dalam perjalanan, dan ingin kembali kerumahnya namun ia tak punya ongkos yang cukup, sebab kerampokan atau kehilangan dlsb, walaupun ia seorang kaya raya di kampungnya. (hal seperti ini mungkin di zaman sekarang jarang terjadi karena sudah adanya handphone, rekening bank, dlsb, namun paling tidak seandainya ia terjebak dalam kecopetan dan kehilangan atau lainnya, maka dana zakat dikeluarkan paling tidak untuk menghubungi keluarganya di rumahnya untuk mengirim uang, walaupun jumlah kecil namun ia termasuk berhak zakat).

5. ‘Aamiluun alaihaa

Para pekerja yang bertugas membagi bagikan zakat, walaupun ia seorang kaya raya, dengan syarat ia tidak mendapat gaji atau upah dalam kerjanya, misalnya ia seorang Imam Masjid yang sudah ada penghasilan khusus dari kas masjid, maka mereka tidak berhak, ataupun petugas kelurahan yang memang sudah ditunjuk pemerintah untuk pekerja diantaranya mengurus zakat, maka mereka tidak berhak, demikian pula muazin yang sudah ada jatah upah dari masjid.

6. Mu’allafati qulubihim

Para muslim yang baru saja memeluk Islam dan mereka masih memiliki iman yang lemah dan ditakutkan kembali kepada agamanya, maka mereka berhak atas zakat.

7. Ghuzaat fi sabiilillah

Para pejuang yang membela islam yang tidak mendapat upah. mereka siap tempur dan berperang membela islam kapanpun (tentara jihad), namun tidak mendapat upah atau gaji penopang nafkah. mereka berhak zakat, namun kelompok ini sudah tidak ada lagi di zaman sekarang, karena ini hanya disyariahkan bagi negara yang berhukumkan Islam

8. Al Kaatibuun Kitaabah Shahihah

Mereka yang dalam penebusan diri untuk menebus kebebasan dirinya dari perbudakkan, kelompok ini pun sudah tidak ada di zaman sekarang. sumber (Kitab Busyralkarim syarh Muqaddimatulhadhramiyyah alaa madzhabussyafi’iyyah Bab Zakaat Naqd)

30. Kenapa iman kita naik turun?

Jawab : Iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun demikian, ingatlah mati.., ketika tangan – tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan tubuh kita ke dalam lahad dengan airmata kesedihan, tahukah keadaan kita?, seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu wajah dibuka dari kafan..tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat, lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita ditempelkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah dinding kubur yang lembab itu….lalu kayu kayu papan ditaruhkan diatas tubuh kita bersandarkan dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak langsung menimpa tubuh, lalu tanah mulai ditumpahkan diatas tubuh kita.. Setelah itu kita sendiri disana…, dalam kesempitan dan kegelapan.., panas.. gelap..sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri..tak bisa curhat…, tak bisa berhubungan dengan siapapun.., tak bisa bergerak kemana mana…, tak ada pemandangan, tak ada warna, yang ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri..Yang ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yang terus menghantui kita kelak.. Ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yang melihat keadaan kita saat tu..Hanya Dialah yang ada saat itu.. untuk inilah kita shalat.. agar Dia swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yang telah terbujur kaku di dalam tanah lembab ribuan tahun..

31. Bagaimana tentang keindahan Allah?

Jawab : Keindahan Allah tak bisa disifatkan, karena berbeda dengan segenap makhluk dan tidak menyerupai makhluk, Allah swt itu sangat Indah, dan akan semakin indah terasa, dengan hubungan batin kita yang semakin banyak meninggalkan larangannya dan mematuhinya, Dia swt akan mengalirkan cinta kepada hati hamba-Nya sehingga hamba-Nya mulai asyik pada Nya swt.

Nah.. inilah sorga terindah sebelum mereka mengenal sorga, dan kelak mereka melihat keindahan Allah, dan Allah jadikan tempat tinggal mereka di sorga, dan sungguh jika disuruh memilih untuk tinggal di neraka namun boleh melihat keindahan Allah maka semua mereka akan meninggalkan sorga dan masuk ke neraka, sebagaimana diriwayatkan ketika seorang hamba yang terakhir keluar dari neraka setelah mungkin ratusan ribu tahun dihancur leburkan di api neraka, setelah jutaan kali tubuhnya dihidupkan kembali dan disiksa, lalu ia dihadapkan pada Allah.., ia melihat Allah.., lalu Allah bertanya padanya, hambaku, berapa lama kau di api neraka?, hamba itu berkata : “aku tak pernah merasakan siksa neraka..”. kenapa?, hilang seluruh kepedihan neraka karena melihat keindahan Allah swt…, Nah.., namun Allah menempatkan hamba hamba yang rindu pada-Nya adalah di sorga, maka mereka meminta sorga karena tahu sorga adalah tempat terdekat pada Allah, mereka mendambakan sorga karena itu tempat orang yang dicintai Allah, mereka mengharap sorga karena di sorga lah mereka akan sering berjumpa dan melihat Allah..

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *