inilah syukur

subhanalloh, mendengar cerita dari pembawa acara di acara pengajian TVRI pagi tadi, yang ketika itu membahas masalah adzan dan muadzin.

beliau menceritakan bahwa ia mempunyai teman yang kurang dalam penglihatan.

“sejak kapan anda mengalami keadaan ini?”

“sejak kecil”

“bagaimana perasaan anda mendapat cacat ini dari lahir?”

“saya nggak cacat kok”

“loh anda kan punya kekurangan dalam penglihatan, itu namanya cacat”

“saya tidak cacat, Alloh menciptakan semua dengan sempurna, Alloh tidak mungkin menciptakan sesuatu yang cacat. Dan keadaan saya ini adalah kesempurnaan untukku. Ini terbaik untukku”

— hhmmm mendengar cerita itu, hu sungguh-sungguh luar biasa orang tersebut, padahal kita yang normal ini, sering mengeluh ini itu, mengeluh dan mengeluh. kapan kita bersyukur? bagaimana juga bila mendapat cobaan seperti itu, apakah kita bisa bersyukur seperti orang tersebut?

Kita harus belajar bersyukur!

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *