I’tikaf

Catatan di masjid manarul ilmi ITS, 24 Juli 2014

~ Bila kamu membaca Sholawat, maka banyangkanlah didepan Rosululloh

~ Ada suatu Kyai yang sangat sederhana dan beliau hanya memiliki beberapa murid saja, suatu saat beliau membawa beberapa ayam dan memberikannya kepada pada para santri untuk dipotong, tapi diberi sayarat agar menyembelihnya ditempat yang tidak ada yang melihat. Semua menyembelih kecuali hanya satu santri yang tidak menyembelih, karena tidak menemukan tempat dimana Alloh tidak melihat.

~ Suatu saat Jibril menyampaikan suatu ayat, tetapi oleh Nabi Muhammad saw dibilang “aku sudah tahu” mengapa? karena nabi saw selalu bersama dengan Alloh.

~ I’tikaf adalah tafakkur

~ Jumlah Sahabat Nabi adalah 124.000 orang dan sama dengan jumlah wali Alloh yatitu 124.000 orang

~ Nabi mengenal setiap Shohabatnya, dan suatu saat ada orang yang tidak beliau kenal datang, nabi pun bertanya “siapa kamu?” ia menjawab “aku Iblis”, ia menjawab jujur (padahal iblis punya karakter pembohong) karena takut kepada ALLOH , bila iblis aja takut, bagaimana dengan kita?

~ Orang yang bersama dengan Rosululloh saw tidak dapat ditilep oleh Iblis

~ I’tikaf itu bagaimana membangun koneksi dengan Rosululloh saw

~ Kita harus memperlakukan Orang di sekitar kita sebagai hamba Alloh, tidak menghargai mereka sama saja tidak menghargai Alloh.

~ Mencari Nur di dalam diri kita itu adalah I’tikaf

~ Aku dan Kamu sangat dicintai Alloh dan Rosululloh

~ I’tikaf adalah untuk mencari Wisdom dalm semua hal

~ nabi itu makin diburuki maka makin baik

~ Orang yang masuk ke masjid harus Tawadlu’ kepada Alloh dan semua makhluk

~ I’tikaf adalah usaha kontinuitas membuat kesaksian kebaikan dari tempat itu.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *