Kita harus hormati majlis ilmu dan mulyakan majlis ilmu

Assalamualaikum…
Para pecinta Rasululloh dan ilmu Rasululloh SAW.
Imam Malik jika kedatangan tamu selalu bertanya tentang tujuan kedatanganya. Jika untuk urusan dunia Imam Malik langsung meneruskan pertemuannya. Dan jika tujuanya ingin belajar ilmu Imam Malik masuk ke kamar beliau kemudian keluar lagi menemui tamu tersebut dengan dandanan yang paling bagus dan minyak wangi yang paling harum kemudian menoleh ke kubur Rasulullah SAW lalu memulai menyampaikan ilmu dan hadits Nabi saw. Begitulah cara Imam Malik dan para ulama dalam menghormati ilmu dan Rasululloh SAW.
Di kisahkan bahwa Imam Muhammad Al Baqir setiap membaca hadits Nabi SAW wajahnya pucat seperti orang yang ketakutan, karena begitu mengagungkan Rosululloh SAW hingga seolah-olah Nabi SAW hadir di hadapannya saat membaca ucapan Rasululloh SAW.
Inilah yang harus kita contoh dalam menyampaikan dan mengambil ilmu. Kita harus hormati majlis ilmu dan mulyakan majlis ilmu. Jangan sampai kita menyampaikan ilmu dengan merendahkan majlis dengan omongan jorok atau guyonan yang berlebihan. Semoga Alloh mengampiuni kita dan sebagian para ustadz yang kadang membawakan ayat Al-Qur’an atau Hadits dengan guyonan dan tidak hormat kepada Al-Qur’an dan Rosululloh SAW. Tidak akan manfaat ilmu yang diambil atau disampaikan dengan cara yang tidak baik tersebut. Bahkan itu adalah ke-kurangajar-an kepada Al-Qur’an dan Rasululloh SAW yang mengundang murka Alloh SWT. Rasululloh SAW pernah mengingatkan bahwa hati akan memuntahkan ilmu dan hidayah yang di sampaikan dengan guyonan dan tanpa adab. Wallohu a’lam bishshowab

– Buya Yahya
(Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

sumber : https://www.facebook.com/buyayahya.albahjah/posts/826315244088179?fref=nf

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *