Kuliah Umum Dra. Khofifah Indar Parawansa di SMK AL-AMIN Surabaya

Suatu Hal yang tidak biasa yang terjadi pada acara LOS (layanan Orientasi SIswa) SMK AL-AMIN di tahun 2013 ini adalah berkat ketekutan panitia dan ide dari Ibu Sulastri dan Ibu Kuliyah. Mereka berinisisatif mengundang Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yaitu Dra. Khofifah Indar Parawansa untuk memberikan kuliah umum, motivasi kepada para siswa SMK AL-AMIN Surabaya terutama bagi peserta didik baru.

Kuliah ini berlangsung pada tanggal 20 Juli 2013 dimulai pukul 14.0o dengan diawali oleh sambutan kepala sekolah, Muhammad Faisol, S.Ag dan kemudian dilanjutkan oleh kuliah Umum oleh Dra. Khofifah Indar Parawansa.

Beliah memulai dengan Hadist nabi “Carilah ilmu sampai ke negri cina” dengan membawa sebuah lukisan bordir dari negri cina, sebuah kecermatan luar biasa, he3 setelah pulang saya lihat lukisan itu dari dekat, rumit banget dan jelek sih karena penuh dengan tumpukan benang jahitan (maklum gak ngerti seni) tapi dari jauh, keindahannya itu muncul, hanya bermodalkan rangkaian benang, bisa menjadi lukisan yang hidup, amazing dah …..

Kemudian juga membawa Al Qur’an bil Qolam, yaitu Al QUr’an yang tulisannya masih samar, karena memang digunakan untuk melatih orang menulis Al Qur’an, dengan mengikuti dan menebalkan tulisan yang ada. hal ini karena beliau prihatin dengan nasib warga Islam yang sudah mulai luntur bagaimana kemampuan baca dan tulis Al Qur’an. Beliau berharap dengan mengusung program ini, Orang Islam kembali terbiasa dengan bahasa Al Qur’an, bahasa arab.

Kemudian beliau menjelaskan sebuah nasehat yang pernah beliau peroleh dari Oesman Sapta Odang, pemiliki OSO Groups. Tapi sayangnya, saya tidak membawa kertas dan pena untuk menuliskan. karena isinya yang sangat padat, ya banyak yang lolos deh. Benar juga nasehat guru saya, Ikatlah Ilmu dibuku, jngan hanya difikiran. yang kalau tidak maka akan banyak yang terlewat atau terlupa, ya seperti sekarang ini???????????

Tapi Hal yang saya ingat-ingat adalah hati-hati dengan 5 menit terakhir, karena segala hal dapat berubah pada 5 menit terakhir, bahkan walau akan mengibarkan bendera keberhasilan pun jangan berbangga dahulu, karena Allah berkuasa mengubahnya walau hanya hitungan menit menjadi berbalik 180 derajat. Keberhasilan telah diperoleh bila bendera telah berkibar, bila belum, segalanya itu mungkin terjadi walau detik-detik mengibaran bendera.

Tapi gitulah, intinya juga, cerdas fikiran harus dibarengi dengan cerdas hati.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *