Mandi Junub Bulan Ramadhan

 

  1. Bulan Puasa

assalamualaikum wr.wb

halo habib mundzir!!!bib inikan bulan puasa yah bib saya mau bertanya sedikit tentang bulan puasa yah bib tidak apa-apakan bib???heheheh kelamaan yah

yang saya tanykan niy bib diantaranya:

1. jika kita lagi berpuasa lalul kita keluar madhi atau wadzi gimana tuh bib batal atau tidak???
2. apa boleh shalat tarawih dibawah 11 rakaat??
3. apakah MR mengadakan ziarah tour ke makam al-habib soleh bin mukhsin al-hamid tanggul??

sekian bib pertanyaan saya..maafkan saya bib bila ada salah..okokok

 

HABIB MUNZIR MENJAWAB :

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

semoga kemuliaan ramadhan, keagungan shiyaam, kesucian Qiyaam, keberkahan Alqur;an, dan cahaya Lailatul Qadr selalu terlimpah dan menghiasi hari hari anda dan keluarga.

Saudaraku yg kumuliakan,
1. keluarnya wadi dan madziy tidak membatalkan puasa, yg membatalkan puasa adalah keluar mani dengan sengaja.

2. tidak teriwayatkan tarawih dibawah 11 rakaat.

3. belum ada rencana kesana saudaraku, terlalu jauh barangkali, sebab kita kan majelis pasti ada setiap malam, maka jika kesana berarti makan waktu paling tidak 4 hari tuh, waduh.., sedangkan MR biasanya dua majelis sehari, kalau 4 hari jadi harus mengorbankan 8 majelis dari 8 wilayah, waduh…, mungkin terlalu jauh bagi kami,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

 

  1. Mandi Junub Bulan Ramadhan – 2007/09/13 00:55Ass wr wb,

    Semoga habib selalu diberikan cahaya ilmu dariNya yang tiada habis-habisnya.
    Saya ingin bertanya kepada Habib, ketika seorang suami istri berhubungan badan pada malam bulan ramadhan, apakah sepasang suami istri tersebut harus mandi wajib terlebih dahulu sebelum masuknya waktu imsak/shubuh, dan jika sepasang suami istri tersebut melakukan mandi wajib setelah masuk waktu shubuh lalu sholat shubuh, apakah sah puasanya pada hari itu. Mohon rujukan atas masalah tersebut.
    TErimakasih banyak. Semoga para pecinta ilmu selalu dibersihkan hatinya dari perbuatan tercela

 

HABIB MUNZIR MENJAWAB :

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

semoga kemuliaan ramadhan, keagungan shiyaam, kesucian Qiyaam, keberkahan Alqur;an, dan cahaya Lailatul Qadr selalu terlimpah dan menghiasi hari hari anda dan keluarga.

Saudaraku yg kumuliakan,
mandi junub setelah adzan subuh disaat ramadhan atau puasa lainnya tidak membatalkan puasa, diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam shahihnya bahwa Aisyah ra mengatakan bahwa Rasulullah saw mandi junub setelah adzan subuh di bulan ramadhan,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

 

 

  1. 3.       Bayar Puasa

Ass wr wb,

Sebelumnya terimakasih kepada habib yang telah memberikan waktunya untuk kami agar kami selalu dapat menggali ilmu walaupun hanya lewat media cyber.
Semoga Habib selalu diberikan keselamatan dan cahaya ilmu ALLAH setiap saat,
Saya mau bertanya, dimana pada 2ramadhan terakhir ini, istri saya tidak dapat melaksanakan ibadah puasa dengan maksimal, dimana tahun lalu istri saya sedang mengandung dan saat ini sedang menyusui,
Kondisi fisik istri saya tidak memungkinkan untuk berpuasa pada tahun tersebut dan saat ini.
Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Apakah puasa tahun lalu masih bisa dibayar setelah ramadhan ini ? Dan adakah batasan waktunya ?
2. Jika istri saya lupa berapa hari dia tidak puasa pada tahun kemarin, bagaimana caranya untuk membayar ?
3. Dengan kondisi fisik atau alasan kesehatan, apakah istri saya harus membayarnya dengan meng qodho, fidyah, atau dengan keduanya ?
Sebelumnya saya mohon maaf apabila telah menyita waktu habib untuk membalas pertanya2 dari saya.
Dan semoga Habib selalu memberikan ilmu2 yang bermanfaat kepada kami dan Semoga Allah selalu memberikan kemudahan2 pada habib. Terimakasih,

Wassalam

 

HABIB MUNZIR MENJAWAB :

 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. saudaraku, puasa tahun lalu jika terlewat ramadhan lagi maka tetap meng Qadha nya ditambah fidyah 1 mudd beras. jika hutang puasanya misalnya 20 hari maka ia meng Qadhanya 20 hari serta mengeluarkan fidyah 20 mudd.
satu Mudd kurang dari 1 kg beras,

jika terlambat 2 tahun maka ditambah jadi 2 Mudd, maka ia puasa 20 hari ditambah 40 mudd, jika terlambat 3 tahun maka 3 mudd

2. ia memastikan saja jumlah perkiraan maksimal, maka jika terbukti lebih, akan menjadi pahala baginya.

3. menurut madzhab syafii adalah dengan Qadha dan fidyah 1 mudd setiap harinya, jika terlambat setahun maka ditambah lagi 1 mudd.

dan saudaraku, yg paling berhak dibayar hutangnya adalah hutang kepada Allah, jauh lebih berhak dibayar daripada hutan kepada manusia,

namun Allah swt adalah sebaik baik yg dihutangi, maka bayarlah semampunya, dan Allah swt tak memaksa lebih dari kemampuan kita.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *