meditasi

membaca atau mendengar kata meditasi ataupun semedi (bahasa jawa) yang terlintas difikiran adalah hal-hal yang berbau spiritual, ghoib, wow atau bahkan menjadi antipati dan berfikiran klenik, tahayul, berhubungan dengan jin, musyrik dll. Tapi apakah meditasi itu?

dalam id.wikipedia (2014) disebutkan bahwa Semadi atau meditasi adalah praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang menarik, membebani, maupun mencemaskan dalam hidup kita sehari-hari.Makna harfiah meditasi adalah kegiatan mengunyah-unyah atau membolak-balik dalam pikiran, memikirkan, merenungkan. Arti definisinya, meditasi adalah kegiatan mental terstruktur, dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk menganalisis, menarik kesimpulan, dan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk menyikapi, menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku.

1. meditasi adalah praktik relaksasi

2. meditasi adalah memikirkan, merenungkan.

3. meditasi adalah menentukan tindakan atau penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan perilaku.

4. Meditasi adalah belajar konsentrasi dan fokus.

5. Meditasi adalah meminta dan mencari jalan untuk mencapai apa yang Anda cari.

Dari pengertian diatas, adakah meditasi atau semedi bertentangan dengan agama islam? jawabnya tentu saja tidak ada, bahkan mungkin akan berbalik berpendapat bahwa itu meditasi dengan pengertian diatas adalah salah satu ajaran islam. Walau ada juga praktek di masyarakat yang rasanya kurang cocok dengan batasan Syari’at kita.

Berikut beberapa macam meditasi yang “islami” :

1. ikhtiar, ini adalah meditasi duduk dan gerak, mencari jalan, menentukan penyelesaian atau berusaha mencapai apa yang di cita-citakan. dengan menggunakan olah fikir, olah gerak dan olah hati. dan yang terpenting disertai niat atau fokus untuk mencaai ridlo Alloh dan melalui dengan jalan yang diperkenankan oleh Syari’at. fikiran dan tubuh menikmati semua jalan yang dilalui dalam meraih cita-cita. Melakukan pekerjaan dengan usaha terbaik dengan hati terbaik.

2. tafakkur, meditasi hening dalam rangka mengevaluasi setiap detail dari perbuatan kita, mengingat, memikirkan dan merenungkan setiap gerak nafas, setiap detik fikiran, setiap langkah dari waktu ke waktu, jika mendapati bahwa gerak fikiran dan tubuh adalah kebaikan maka kita bersyukur kepada Alloh karena telah diperkenankan untuk berbuat kebaikan, dan bila kita dapati adalah kesalahan, maka kita meminta ampun, bertobat dan berjanji tidak mengulangi, serta memohon pertolongan Alloh agar mengampuni kesalahan kita tersebut dan memohon pertolongan agar tidak kembali jatuh kepada kesalahan.

3. munajat, meditasi, relaksasi, tawakal, dalam memikirkan semua yang ada di alam kita memuji Alloh dan bahagia menjadi makhluknya, dalam memikirkan hikmah-hikmah dalam setiap kejadian kita mengagungkan Alloh dan bersyukur atas semua pemberianNya, dalam memikirkan masalah-masalah kita curhatkan kepada Alloh, kita pasrahkan, tawakal kepada Alloh, sebagai pengatur dan Dzat yang berkuasa atas segala sesuatu, kita membuang masalah kita, berlama-lama, bercakap-cakap, berkomunikasi dari hati kita ke Alloh kita. Hilangkan semua ketegangan fikiran kita yang dipenuhi hawa nafsu dan bisikan setan. Kita curahkan semua hal kepada Alloh.

4. sholawat, meditasi fokus dan rileks, bagaimanakah ketika kita mengucapkan salam kepada majikan kita, atasan kita, pejabat tinggi kita? dengan rasa hormat dan sungguh-sungguh, ada pengagungan kita. Bagaimanakah mengucapkan atasan dari semua makhluk, pejabat tertinggi dan terdekat dengan Alloh pemilik alam? kita merasakan kehadiran ruhaniah beliau nabi Muhammad saw di hadapan kita, kita rasakan dengan fokus, dengan seluruh indra kita, pori-pori kita, organ kita, fikiran kita, hati kita, kita berada di hadirat beliau, kita mengucapkan salam pengagungan, kecintaan dan pengharapan kepada beliau. kita ucapkan dengan lisan kita, dengan setiap sel tubuh kita, dengan setiap partikel kita, dengan segenap hati kita “Sholwat dan salam dari Alloh semoga tercurahkan kepada engkau ya Habibi ya Rosulalloh”. dengan bersholawat, ruhani kita bersama beliau Muhammad saw.

5. dll

 

Mari setiap kita bermeditasi guna mencapai tujuan abadi kita, ridlo Alloh, hadirat Alloh.

Alloh A’lam

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *