Mendongkrak Penerimaan Siswa baru

Sekolah Swasta Keuangannya biasanya sangat tergantung pada banyaknya siswa yang mendaftar di sekolah itu. Dengan berbagai kondisi, adakalanya Siswa yang mendaftar itu banyak dan terkadang juga sedikit. Karena itu bukan rahasia umum bahwa sekolah-sekolah mengadakan banyak strategi untuk mendongkrak perolehan siswa baru.

Terfikir juga bagaimana strategi yang dapat dilakukan sekolah menengah kejuruan (smk) baru ya dalam menjaring peserta didik baru? berikut sedikit yang terfikir, semoga ada manfaatnya dengan saya share disini, sebagai masukan, atau ada yang menambahkan, karena isi kepala setiap orang berbeda, dan dalam menyelesaikan persoalan, dua kepala lebih baik dari pada satu kepala, tiga kepala lebih baik dari pada dua dan seterusnya …..

1. Kepala sekolah beserta seluruh staf, guru dan karyawan, berkumpul menyamakan visi dan tujuan, dan bahkan harus mengingatkan semua komponen bahwa “KITA DALAM KEADAAN DARURAT “PERANG”, BILA KITA TIDAK BERTINDAK BISA JADI SEKOLAH KITA KOLAPS, PENERIMAAN SISWA KITA SEDIKIT DAN KALAU PARAH< SEKOLAH INI BISA BUBAR
Penyamaan visi dan misi ini dapat dilakukan apabila masing-masing komponen tidak saling menunjukkan ego masing-masing, harus sering memberi nyaman dan berbagi rasa. karena loyalitas tidak dibangun dengan paksaan.

2. Layanan kepada siswa diperbaiki, karena bagaimanapun media promosi yang paling baik adalah dari mulut ke mulut berupa testimoni yang positif untuk sekolah. Kepuasan, kenyamanan dan kebahagiaan siswa yang terbawa akan melekat pada diri siswa dan akan bercerita kepada yang lain walau tanpa diminta sekalipun.
Sudah terang gamblang, tidak semua siswa itu baik, tetapi tugas sekolahlah untuk memunculkan kebaikan dalam diri siswa, karena pada dasarnya setiap siswa itu punya kelebihan dan kekurangan, dan masing-masing individu itu unik. Tantangannya adalah bagaimana pola pendidikan tersebut diterapkan untuk individu-individu tersebut. Guru yang keseharian bersama siswa harusnya lebih tahu, karakter siswa. Dengan TUJUAN yang telah tersepakati, biarlah guru berkreasi untuk mencapai tujuan tersebut, banyak jalan menuju roma, dengan para atasan mengawasi dan memberikan rambu2.

3. Promosi awal dimulai dari awal tahun pelajaran, dijadwalkan tiap bulan ada kunjungan ke sekolah-sekolah smp disekitarnya, dalam satu tahun, sekolah yang sama memperoleh 2x kunjungan. dalam kunjungan tersebut
a. mengajak siswa smk untuk mendemokan karya-karya/tugas-tugas siswa yang terbaik, agar siswa smp tertarik dengan jurusan, smk yang dipromosikan. serta sedikit profil sekolah.
b. memberikan bisyaroh “bebungah/penyenang hati” bisa dengan sedikit uang dalam amplop (bukan sogokan, tetapi bisyaroh) kepada kepala sekolah smp yang dikunjungi
c. membawa sedikit bisyaroh, makanan kecil untuk para guru disana, misalkan semangka satu gitu saja, biar dipecah dan dimakan bersama-sama
d. lebih baik bila ada kenang-kenangan untuk siswa kelas IX yang menjadi sasaran

4. Doa bersama untuk penerimaan tahun depan bersama-sama para siswa dan guru semua. Mohon doa kepada ulama, dan tanya doa apakah yang cocok dibaca untuk semua warga sekolah terutama agar penerimaan siswa baru tahun berikutnya lebih berhasil lagi. Ini juga cocok untuk membina siswa menjaga hubungan spiritual dengan Penciptanya. Sholat berjama’ah, dzikir bersama dan lain-lain.

5. Di akhir tahun pelajaran, mulailah PSB, penerimaan siswa baru, PPDB, penerimaan Peserta didik Baru, dengan sebaik-baiknya, seperti biasa dilakukan setiap tahun, dengan menggunakan strategi lebih baik dari evaluasi-evaluasi yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya.

6. Perang Harga dan Perang Kualitas?

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *