Menguji dan memastikan perubahan-perubahan

Pengujian yang dilakukan terhadap situs web tidak sama dengan pengujian sebuah program aplikasi walaupun situs web juga dapat dibuat dengan web programming.

Secara umum, hal-hal yang harus diuji adalah sebagai berikut

1.Code Quality
2.Compatibility
3.Navigasii
4.User Interaction
5.Usability and Accessbility
6.Scalability
7.Reliability
1.Code Quality

Pengujian terhadap code quality maksudnya adalah pengujian terhadap kualitas kode HTML yang digunakan untuk membangun halaman-halaman situs web.

Yang termasuk kedalam kategori ini adalah sebagai berikut :

1.Validasi HTML
2.Validasi Gambar dan huruf yang digunakan
2.Compatibility

Pengujian terhadap compatibility situs web maksudnya adalah pengujian yang dilakukan terhadap situs web tentang seberapa kompatibel dengan berbagai macam sistem operasi, browser dan hardware.

Pengujian dengan sistem operasi akan membuktikan bagaimana kemampuan pada berbagai sistem operasi yang digunakan, misalnya Windows, Unix, OS/2, Macintos.

 

3.Navigasi

Pengujian navigasi dilakukan untuk menguji kemampuan situs web dalam menyajikan link-link yang ada dalam seluruh halaman situs web.

Pengujian ini dilakukan karena pentingnya aspek navigator dalam situs web

Yang termasuk pengujian untuk navigasi situs web adalah :

1. link,
2.frame,
3.organisasi situs.
4.User Interaction

Pengujian user interaction maksudnya adalah bahwa situs web diuji sejauh mana dapat berinteraksi dengan pengunjung yang mengunjungi situs web.

Yang termasuk kedalam user interaction adalah :

1.pengujian pada fasilitas form,
2.validasi CGI script,
3.validasi proses,
4.interface,
5.cookies,
6.session
7.dll

5. Usability and Accessbility

Pengujian usability dan accesbility situs web adalah pengujian yang dilakukan terhadap situs web guna melihat sejauh mana situs dapat memenuhi keinginan pengunjung atau target pengguna situs web.

Contoh pertanyaan berikut dapat digunakan untuk menguji tingkat usability dan accesbility situs web :

1.Halaman web yang menggunakan script atau aplet harus tetap dapat ditampilkan pada browser yang tidak mendukung fungsi aplet dan script tersebut.
2.Jika menggunakan image maps, maka seharusnya halaman situs juga menyediakan link yang digunakan sebagai alternatif
3.Situs web seharusnya juga dapat dipahami ketika dibuka menggunakan browser berbasis teks

6.  Performance

Pengujian terhadap performance atau performa situs web maksudnya adalah pengujian yang dilakukan terhadap situs web untuk melihat sejauh mana kinerja situs web dalam berbagai keadaan.

Contoh standar yang harus dimiliki oleh sebuah situs yang memiliki kinerja yang baik :

1.95% halaman web dapat di download kurang dari 10 detik pada modem 28,8 kbps
2.Proses pemesanan dapat dilakukan dalam waktu 2 menit
3.Konfirmasi suatu transaksi dikirimkan pada user dalam 30 detik

7.  Scalability

Pengujian scalability maksudnya adalah pengujian terhadap sejauh mana situs web/system yang dibangun dapat dikembangkan sebagai antisipasi terhadap perubahan teknologi di masa yang mendatang.

Evaluasi scalability dapat dilakukan dengan menguji sejauhmana situs web dalam :

1.Jumlah maksimal transaksi/detik yang masih dalam batas response-time-requirement
2.Jumlah rata-rata transaksi pada saat normal
3.Jumlah memori yang diperlukan untuk setiap transaksi

8. Reliability

Pengujian reliability situs web maksudnya menguji sejauh mana situs web masih dapat melakukan tugasnya dalam kondisi yang berat.

Yang termasuk ke dalam pengujian ini adalah:

1.Low-resource testing : apakah aplikasi masih dapat berjalan pada reduced system resources.
2.Endurance testing : menguji tingkat stress system dalam waktu yang cukup lama
3.Volume testing : menguji unjuk kerja sistem dengan data yang besar
4.Peak testing : menguji sistem pada saat yang paling sibuk
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *