Nabi Muhammad

Aspek Utama kita dalam kehidupan adalah temali hati kita dengan rosululloh.

Surat Insan/Addahr : ayat 1 = nun.

Hadist Qudsi adalah firman Alloh yang melalui malaikat Jibril kepada nabi Muhammad saw.

Bila malaikat Jibril menjelaskan surat dan ayat maka itu adalah Al Qur’an.

Bila tidak menjelaskan maka itu Hadist Qudsi.

Nabi hadir di rumah sahabat Arqom bin abil Arqom membaca tahlil dengan nada unik (Laailahaillalloh 2x dengan panjang) kemudian diikuti dan diteruskan di belakang Roudhoh dan diteruskan di zawiyah-zawiyah.

Allah menyuruh Pena menulis Tahlil 70.000 tahun, dan tiba-tiba jeglek kemudian Muhammadurrosululloh 70.000 tahun.

Hari di sisi Alloh 1 hari = 1000 tahun.

Pena bertanya kepada Alloh siapa Muhammad saw.

Alloh menjawab ” Aku mencintainya dan tidak Aku menciptakan sesuatu kecuali hanya karenanya.”

Malaikat Izroil hendak mencabut nyawa Rosululloh. Ia merasa segan. Nabi bertanya “Apa yang dirasakan ketika dicabut nyawanya?” karena malaikat izroil tidak mengetahui maka ia bertanya kepada nabi Musa dan menjelaskan bahwa bekas sakitnya masih terasa hingga sekarang. mendengar hal tersebut nabi Muhammad saw berdoa agar semua sakit sakarotul maut semua ditanggung rosululloh.

Ada orang yang bertamu dengan sayyid Anas ” tentunya tanganmu sering bersentuhan dengan rosululloh” kemudian ia meminta izin mencium tangan beliau, maka menciumnya dan merasa mencium tangan Rosululloh.

Ketika mengucap salam kepada nabi dalam tahiyat berarti Rosululloh berada dalam jangkauan kita.

Syekh Nadzim tidak pernah meninggalkan Pintu Ka’bah, makam Rosululloh dan makam Guru Beliau

Tidak bisa sujud, maka sujudlah dengan hati

Catatan tanggal 13 Oktober 2012

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *