nyambung gak teori ini dengan “rahasia doa maqbul”

“Yang demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya.” (Q.S Al Anfaal (8) : 35)
“Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.” (Q.S Yunus (10) : 44)
“Dan kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup…” (Q.S Al Anbiya (21) :30).

Ada 4 Daya Kekuatan yang terlibat dalam Tekhnik Perwujudan/Materialisasi/Penciptaan keinginan agar impian sukses kita menjadi nyata :

  1. Hati (The Power Of Heart)
  2. Pikiran (The Power Of Mind)
  3. Kata-Kata / Makna (The Power Of Words)
  4. Tindakan (The Power Of Action)

Kekuatan Hati Dan Pikiran sudah sering saya kupas kemarin, ini saatnya saya mengupas kedua instrumen yang lainnya..

“Segala sesuatu yang Anda pancarkan lewat pikiran, perasaan, citra mental, dan perkataan atau kata-kata Anda akan didatangkan kembali ke dalam kehidupan Anda, 
(Catherine Ponder, Dynamic Law of Prosperity).

Kekuatan Kata-Kata
Peneliti Jepang, Dr. Masaru Emoto membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan dan informasi positif. Kata – kata memiliki daya yang juga luar bisa dalam proses penciptaan, dimana kata-kata mampu mempengaruhi situasi dan kondisi yang akan anda alami. Bahkan seorang tokoh spiritual pernah mengatakan

Kau dilahirkan dengan kekuatan kreatif alam semesta di ujung lidahmu.”

Hal ini terjadi karena sesungguhnya kata-kata memiliki Daya ! dan pernyataan ini telah dibuktikan secara ilmiah. Di dalam bukunya “The True Power of Water” Masaru Emoto telah membuktikan bahwa kata apapun baik yang diucapkan atau tidak diucapkan akan mempengaruhi molekul air.

Melalui metode fotografi Kristal ia membuktikan bahwa air yang diberi tulisan “Hope” akan membentuk Kristal Heksagonal yang indah, sedangkan air yang diberi tulisan “You fool” akan merusak dan menghancurkan Kristal air tersebut.

Inilah bukti ilmiah tentang kekuatan kata – kata, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya efek dari kekuatan kata – kata tidak hanya berlaku pada air, tetapi juga pada; segalanya!

Kata – kata memiliki daya yang akan memancarkan dayanya, sesuai sifat dari kata – kata tersebut. Inilah rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang. Ingatlah ini : Setiap kata yang keluar adalah daya; kekuatan untuk menciptakan pengalaman yang akan terjadi pada anda.

Mulai sekarang berhati –hatilah dengan apa yang anda katakan. Belajarlah untuk mengontrol apa yang akan anda katakan, karena kata-kata yang keluar dari mulut yang tak terkontrol, cenderung hanya mengeluarkan kata-kata yang tidak berguna.

Lalu sekarang coba anda bayangkan jika setiap kata yang keluar dari mulut anda yang berjumlah antara 12.000 – 50.000 kata/perharinya hanyalah kata yang tak berguna? Maka tentu saja ini hanya akan merusak hidup anda.

Dan bayangkanlah bagaimana jika kata yang keluar dari mulut anda hanyalah kata-kata yang baik dan berguna ? jika hal ini terjadi, maka tunggulah keajaiban yang akan terjadi di dalam hidup anda !

Jadi mulai sekarang katakanlah, dan hanya katakan kata yang baik dan berguna. jika tidak, sesungguhnya diam jauh lebih baik dari pada anda harus mengeluarkan kata – kata negatif seperti, hujatan, makian, penghakiman, dan kata-kata negatif lainnya.

Percaya atau tidak, air ternyata dapat merespon lingkungan yang ada disekitarnya. Bahasa yang ditunjukkan oleh air ini di tunjukkan dengan perubahan kristal air. Dr Masaru Emoto yang melakukan penelitian dan mengungkap rahasia dibalik air ini, menjelaskan bahwa kristal yang dimiliki air dapat berubah-ubah tergantung dari perlakuan yang diberikan kepadanya.

Secara kasat mata kita dapat melihat kualitas air berdasarkan warnanya. Selain itu kita dapat mendiagnosa air yang tercemar berdasarkan bau yang dikeluarkan. Cara lain ditemukan oleh Dr. Emoto untuk mengetahui kualitas air, yaitu dengan melihat susunan kristal yang ada didalamnya. Air yang masih jernih dan berkualitas memiliki susunan kristal yang indah dan bersinar. Sedangkan Air yang telah tercemar atau telah terkontaminasi susunan kristalnya menjadi tidak teratur dan warnanya pun cenderung gelap. Sampel air yang diambil dari berbagai daerah tersebut menjadi bukti bahwa kristal yang ada didalam air dipengaruhi oleh lingkungan yang ada disekitarnya. Jika Lingkungannya masih bersih maka air akan menunjukkan susunan kristal yang indah, sedangkan jika air berasal dari daerah yang tercemar maka susunan kristalnya menjadi tidak teratur.

Selain itu, perlakuan yang diberikan pada air juga dapat merubah susunan kristal yang ada didalamnya. Air yang dibacakan doa diatasnya akan membentuk kristal yang indah.

Air yang tampak pada gambar diatas menunjukkan bentuk kristal yang tidak beraturan sebelum dibacakan doa, dan setelah dibacakan doa bentuk kristalnya menjadi indah. Oleh karena itu kita seharusnya bersyukur pada setiap tetes air yang kita minum, karena sugesti yang kita berikan kepada air akan memberikan dampak kepada tubuh kita sendiri.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa kebaikan terbentuk kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan kemudian di undang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuan pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan.

Dalam bukunya ” The Hidden Message in Water”, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Temuan ini menjelaskan air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu, hal ini kita anggap musrik, atau paling sedikit kita anggap sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit. Tubuh manusia memang 75% terdiri dari air. Otak 74.5%, Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air.

Temuan ilmuwan Jepang ini membuktikan khasiat doa yang ditransfer melalui air memang nyata. Meski sejak ribuan tahun sudah dipraktikkan, temuan ini membangunkan kembali kesadaran umat manusia.

Orang yang belum mengerti hakikat dan karakteristik air sering mengira bahwa pengobatan alternative dengan cara meminum air yang telah diberi doa sebelumnya, merupakan suatu cara yang tidak ilmiah. Karena itu maka “layak” disebut sebagai cara yang tidak rasional. Namun, seorang peneliti Jepang terkenal, Dr. Masaru Emoto berhasil membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan atau informasi dari apa yang diberikan kepadanya. Bahkan air yang diberi respon positif, termasuk doa, akan menghasilkan bentuk kristal heksagonal yang indah.

Hasil penelitian Masaru Emoto yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia “The True Power Of Water” [Hikmah Air dalam Olahjiwa], (MQS Publishing, 2006), merupakan pengalaman menakjubkan karena membuktikan bahwa air ternyata “hidup” dan dapat merespon apa yang disampaikan manusia.

Temuan Masaru memrupakan hasil kerja kerasnya sebagai wujud kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Ia bahkan melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin dan Prancis. Temuannya itu kemudian ia bawa ke markas Besar PBB di New York bulan Maret 2005 lalu.

Dr. Masaru Emoto melakukan penelitian selama 2 bulan bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ahli sains yang mahir menggunakan mikroskop). Masaru yang menyelesaikan pendidikannya di Yokohama Municipal University Departemen Kemanusiaan dan Sains jurusan Hubungan Internasional berhasil mendapatkan foto kristal air dengan membekukan air pada suhu -25 derajat Celsius dan menggunakan alat foto berkecepatan tinggi. Lalu ditelitilah air dengan menggunakan respon kata-kata, gambar, serta suara. Hasilnya luar biasa, sebagaimana yang sudah dibaca banyak orang. Air, katanya, bisa menerima pesan.
Bahkan dalam bukunya yang lain, “The Hidden Message in Water”, Masaru mengatakan, air seperti pita magnetik atau compact disk.

Air mengenali Kata-Kata
Air mengenali kata tidak hanya sebagai sebuah desain sederhana, tetapi air dapat memahami makna kata tersebut. Saat air sadar bahwa kata yang diperlihatkan membawa informasi yang baik maka air akan membentuk kristal. Jika kata positif yang diberikan, maka kristal yang terbentuk akan merekah luar biasa laksana bunga yang sedang mekar penuh, seakan ingin menggambarkan gerakan tangan air yang sedang mengekspresikan kenikmatannya.

Sebaliknya, jika kata-kata negative yang diberikan, maka akan menghasilkan pecahan kristal dengan ukuran yang tidak seimbang. Mungkin juga air dapat merasakan perasaan orang yang menulis kata tersebut. Jadi bisa dibayangkan bagaimana jika air diberi kumpulan kata yang merupakan do’a?

Dr. Masaru sendiri menggunakan kekuatan air untuk pengobatan dengan menemukan efek gelombang energi yang dia sebut sebagai HADO (energi atau kumpulan getaran yang ada pada sebuah benda). Lalu dengan HADO inilah Dr.Masaru bisa memformat efek energi air untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Pengobatan dengan HADO ini merupakan salah satu cara pengobatan alternative.

Menurut Masaru, banyak peneliti saat ini mulai mempelajari berbagai pengobatan alternative karena merasakan beberapa kekurangan dalam obat konvensional Barat, yang hanya mampu mencapai level sel yang menyebabkan gejala penyakit. Sedang air HADO mampu mengobati penyakit hingga ke dalam partikel sub atom terkecil. Sudah ada beberapa pasien Dr.Masaru yang sembuh setelah meminum air HADO.

Penerima Informasi
Berdasarkan penelitian Dr.Masaru, semakin jelas terlihat bahwa kualitas air dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk, bergantung pada informasi yang diterimanya. Hal ini membuat kita yakin bahwa kita, manusia, juga dipengaruhi oleh informasi yang kita terima karena 70% tubuh manusia dewasa adalah air.

Konsekuensi logisnya adalah manusia, sebagai makhluk yang sebagian besarnya terbentuk dari air, sudah seharusnya diberikan informasi yang baik. Jika kita melakukan hal ini, pikiran dan tubuh kita akan menjadi sehat. Di pihak lain, jika kita menerima informasi yang buruk, kita akan merasakan sakit.

Ambil contoh begini; Sebagian orang mengatakan bahwa mereka merasa lebih baik hanya dengan berbicara kepada dokter. “Efek placebo” ikut berperan saat dokter yang mereka percayai berkata, “ini cuma flu biasa, Anda hanya perlu banyak istirahat. Jangan khawatir, Anda akan segera sembuh.”

Dengan mendengarkan kata-kata dokter tersebut, rasa cemas dan takut dalam diri mereka benar-benar hilang. Kata-kata tersebut membangunkan kekuatan untuk menyembuhkan diri sendiri, yang memang sudah ada dalam tubuh manusia.

Pada zaman dahulu seorang dokter adalah orang yang juga ahli dalam bidang agama, seperti pendeta atau tabib sehingga dia tidak hanya memberikan solusi secara konvensional, namun sekaligus memberikan “efek placebo” lewat kata-kata positif berupa doa atau motivasi yang sarat nilai spiritual.

Hal ini juga berlaku bagi konselor yang harus mempunyai kemampuan untuk mengirim gelombang yang baik agar bentuk gelombang abnormal pada pasien dapat diperbaiki.

Efek kata-kata juga bisa menimbulkan perilaku negative. Orang acapkali melakukan bunuh diri setelah membaca informasi tentang materi bunuh diri. Sekitar dua puluh tahun lalu seorang idola remaja di Jepang melakukan bunuh diri. Dengan cepat berita tersebut menyebar, banyak remaja-remaja lain mengikuti jejaknya. Kejadian tentang hantu pembunuh di Jepang juga mempengaruhi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Nikmat yang mana lagi?
Mari kita ingat kembali bahwa air yang diberikan kata-kata positif akan menyusun kristal-kristal yang indah. Air mempersembahkan kepada kita makna yang mengagumkan bahwa kita seharusnya menjalani hidup dengan cara yang baik, serta tetap menjaga kesehatan pikiran dan tubuh kita serta berikan kata-kata yang positif (informasi) yang baik kepada manusia, yang 70% tubuhnya adalah air.

Sebagai penutup, dalam sebuah karya ilmiah yang ditulis Dr. Akiko Sugara dari Jurusan Ilmu Kesehatan Universitas Tokyo tentang HADO dalam makanan membuktikan efek buruk daging babi pada orang yang memakannya.

Bersandar pada Dr. Masaru Emoto dan Dr.Akiko Sugara kita dapat memahami betapa luar biasa yang diberikan Allah kepada manusia, meski terkadang otak kita tidak sampai kepadanya. Pertanyaanya, lalu nikmat yang mana selain kita senantiasa bersyukur kepadaNya?

Kekuatan Tindakan “The Power Of Action”

Inilah instrument penciptaan yang paling diketahui oleh banyak orang, namun sayangnya instrument inilah yang memiliki daya penciptan yang paling rendah, sehingga seberapa keraspun anda berusaha, anda tak akan merubah apapun sampai anda merubah apa yang ada di dalam diri anda; Hati dan Pikiran anda (mental). karena kedua instrument inilah yang memiliki kekuatan terbesar dalam proses penciptaan.

Meskipun memiliki daya yang paling rendah dalam proses penciptaan, sebesar apapun daya yang dipancarkan oleh hati dan pikiran (mental), tak akan menghasilkan penciptaan apapun jika anda tidak pernah menindakinya.

Ketiga instrument lain akan menciptakan kesempatan untuk meraih pengalaman yang ingin anda ciptakan lalu tindakanlah yang memutuskan segalanya. Inilah instrumen penciptaan yang paling menentukan dalam hal terjadi atau tidaknya suatu penciptaan pengalaman. Tindakan !

Sebuah pepatah klasik berbunyi: jien li she ie ik puu : artinya perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama. Pesan moral dari kata kata mutiara pendek ini adalah tindakan. Memang benar tindakan adalah kekuatan! Action is power!

Kita mungkin punya sebongkah impian indah, segudang rencana, setumpuk ide cemerlang, tetapi semua itu tidak akan menghasilkan apapun, jika kita tidak berani memulai dengan langkah pertama.

Kekaguman saya terhadap 13 Bab Strategi Perang Sun Tzu serasa tak ada habisnya. Dan salah satu pelajaran berharga yang bisa kita tarik dari strategi hebat itu adalah aplikasinya bagi personal development kita.

Dari pola strategic thinking yang dikembangkan Sun Tzu, kita bisa mengaplikasikannya dalam empat tahap pengembangan diri, yaitu:

  • Pertama, mengenali diri sendiri. 
  • Kedua, memposisikan diri. 
  • Ketiga, mendobrak diri. 
  • Keempat, aktualisasi diri.

Mengenal diri sendiri adalah dasar dari tindakan-tindakan untuk mencapai sebuah cita-cita besar. Dalam 13 Bab Strategi Perang Sun Tzu dinyatakan,

Mengenal kekuatan dan kelemahan diri sendiri sekaligus mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang 100 kali menang.

Sementara,  

“Mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri tetapi tidak mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang, 50 kali menang 50 kali kalah.

Sebaliknya,

Tidak tahu kekuatan dan kelemahan diri sendiri maupun kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang 100 kali pasti kalah.”

Dibanding ciptaan Tuhan yang lainnya, boleh dikata manusia adalah ciptaan yang paling sempurna. Kesempurnaan di sini dapat dilihat dari kelengkapan sisi-sisi manusia itu sendiri, yaitu ada kebaikan ada pula keburukan. Ada kekuatan ada pula kelemahan. Manusia sebagai makhluk berpotensi yang selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya, harus mengenali kedua sisi tersebut sebaik-baiknya.

Contoh: setelah menganalisis diri dengan saksama, kita dapati bahwa kita memiliki kekuatan personal seperti kreatifitas, ketajaman analisis, penerimaan terhadap hal-hal baru, semangat belajar yang tinggi, serta cita-cita atau tujuan-tujuan pribadi yang mulia. Tetapi pada saat yang sama, kita merasa memiliki kelemahan seperti kurang disiplin, tidak fokus, kurang konsisten, tidak berani mencoba, atau tidak berani ambil risiko.

Pada kasus ini, kita lihat betapa kekuatan berupa potensi-potensi diri yang istimewa menjadi sulit berkembang,  karena kelemahan-kelemahan yang tidak bisa dikendalikan atau dikelola dengan baik.

Titik krusialnya di sini adalah, memaksimalkan potensi atau kekuatan dan sekaligus meminimalkan pengaruh kelemahan kita. Caranya:

  1. Berkomitmen untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan tersebut.
  2. Melakukan usaha yang sungguh-sungguh untuk menghentikan pengaruhnya setiap kali kelemahan diri tersebut muncul.
  3. Menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baru yang mendorong mencuatnya potensi kita, dan pada saat bersamaan membenamkan kelemahan-kelemahan kita.

Dan ketiga hal ini harus dimulai sekarang juga! Action is power! Tindakan adalah kekuatan!

Aktualisasi Potensi Diri
Tahap aktualisasi diri merupakan proses realisasi potensi diri setelah kita mampu melakukan tindakan-tindakan cepat, berani ambil risiko, dan mampu mengambil pelajaran atas keberhasilan dan kegagalan kita. Dalam proses perwujudan inilah kita dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional, efektif, dan efisien. Sebab, ini sangat berkaitan dengan peluang atau kesempatan yang kita peroleh.

Ingat, peluang dan kesempatan tidak datang setiap kali kita inginkan dan sesering yang kita harapkan. Kesempatan memiliki segi kemanfaatan yang tinggi di hadapan orang yang mampu memposisikan diri dengan tepat, bertindak cepat, mau belajar, serta siap mengambil risiko. Kesempatan tidak memiliki nilai apapun di hadapan orang yang tidak siap menerimanya.

Tahap aktualisasi diri menuntut kemampuan kita untuk menjalin koneksi atau relasi yang bernilai lebih. Ada kalanya potensi, kemampuan, ketrampilan, dan nilai lebih kita, macet gara-gara tidak menemukan saluran aktualisasi yang sepantasnya. Relasi dan koneksi kadang bisa berfungsi seperti jalan dan jembatan menuju ke sasaran yang kita inginkan. Di sinilah arti penting koneksi atau relasi dengan orang lain, terutama sekali relasi-relasi yang berkualitas. Relasi atau koneksi yang berkualitas merupakan daya ungkit yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak keberhasilan kita.

Berikutnya, pengembangan diri tidak bisa terlepas dari kekuatan ketahanan mental. Pada artikel terdahulu kita sudah membahas betapa kesuksesan yang tidak disertai dengan ketahanan mental menjadi kesuksesan yang rapuh fondasinya. Keberhasilan yang mengabaikan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan adalah keberhasilan yang kering, tidak bermakna, tidak memuaskan sepenuhnya, dan akhirnya menjadi sesuatu yang destruktif. Sebab itulah, ketahanan mental harus kita tempa dan kita tanamkan semenjak kita memulai setiap perjuangan. Caranya adalah dengan memelihara spirit sebagai manusia pembelajar yang sejati.

Cara lain yang penting untuk menempa ketahanan mental kita adalah dengan selalu berdoa, selalu mengucap syukur, dan bermeditasi (tafakkur). Kesuksesan harus dicapai, diwujudkan, dan diterima dengan doa, rasa syukur, dan pendalaman batin melalui meditasi (tafakkur). Ini merupakan penyeimbang antara tarikan-tarikan energi fisik-material dengan energi mental-spiritual. Ketiganya menjadi sebuah mekanisme pembaharuan diri terus-menerus menuju kepada kedalaman atau kesejatian diri kita.

sumber : http://edisugianto.wordpress.com/2011/05/05/4-kekuatan-dalam-tekhnik-materialisasi/

—————

Afirmasi adalah suatu istilah yang mungkin sudah tidak asing lagi, terutama bagi mereka yang menyukai pengetahuan pemberdayaan diri. Afirmasi sering dianalogikan dengan serangkaian kata positif yang dimaksudkan untuk diucapkan ke diri sendiri, walaupun sebenarnya terdapat beberapa teknik afirmasi lainnya.

Teknik afirmasi sangat mudah, yaitu hanya perlu mengulang-ulang kalimat afirmasi di berbagai kesempatan. Justru karena demikian mudahnya teknik afirmasi ini, maka tidak banyak orang yang mau melakukannya secara persisten, sehingga tidak banyak pula yang memperoleh manfaat yang luar biasa dari teknik afirmasi yang sederhana ini.

Dalam pengetahuan Pychocybernetics dari Maxwell, afirmasi merupakan salah satu langkah (dari total 5 langkah) untuk membentuk Citra Diri (Self Image) baru, dan pada umumnya perubahan Self Image ini dapat terjadi setelah diprogram secara intensif selama 5-6 minggu, termasuk penerapan afirmasi secara terus menerus.

Seperti apa afirmasi yang baik dan benar?

Tentu saja tidak ada ketentuan apakah suatu afirmasi satu lebih baik dari lainnya? Karena pada dasarnya setiap program positif tentu akan berakibat positif ke pikiran bawah sadar.

Tetapi setidaknya berdasarkan pengalaman penulis, sebaiknya kebiasaan memprogram diri dengan afirmasi dapat dimulai dengan hal yang bersifat “meta” atau global, dengan tujuan membentuk Self Image utama yang diperlukan sebagai landasan utama dalam menghadapi kehidupan.

Afirmasi “meta” dapat merupakan ekspresi spiritualisme yang menggambarkan keyakinan hubungan antara kita dengan Sang Pencipta, kita dengan alam semesta, serta menggambarkan hak-hak dasar yang kita yakini melekat bersama kelahiran kita di dunia ini.

Misalkan :

“Saya berhak atas kemakmuran yang melimpah ruah”
“Seluruh kebutuhan saya terpenuhi dengan cara yang sangat mudah”
“Saya adalah cahaya penerang bagi sesama”
“Saya selalu menemukan makna positif dalam setiap peristiwa kehidupan yang saya lalui”
“Saya selalu memperoleh kemudahan dalam setiap proses apapun yang tengah saya jalani”
“Saya selalu dikarunii kesehatan yang sangat prima”
“Saya pribadi yang penuh dengan kreativitas positif”
“Saya adalah pribadi yang sangat menarik dan menyenangkan”

Dan tentu masih banyak contoh lainnya.

Afirmasi “meta” adalah afirmasi yang nyaris “selalu berhasil”, karena dengan mudah kita melakukan “pembenaran” agar menjadi “berhasil”, dan inilah yang paling diperlukan oleh pikiran bawah sadar. Berbeda dengan afirmasi detail yang lebih mencantumkan parameter kuantitatif yang kemungkinan gagalnya lebih besar, dan berpotensi untuk menurunkan kepercayaan diri.

Afirmasi “meta” yang terus menerus diprogramkan dalam diri, akan menembus pkiran bawah sadar, seperti tetesan air yang membuat batu sekeras apapun menjadi cekung.

***
Perubahan Self Image adalah sesuatu yang sangat “abstrak”, seringkali kita tidak menyadari bahwa “tiba-tiba” kita telah berada di tataran Self Image yang dimaksud, kita hanya perlu terus menerus melakukan afirmasi dan meyakini bahwa pikiran bawah sadar perlahan tapi pasti akan ditembus oleh daya positif dari afirmasi ini.

Ketika Self Image positif sudah menjadi bagian dari diri kita, maka kita boleh mulai bereksperimen dengan afirmasi yang lebih kuantitatif atau detail.

Sebagai ilustrasi, bukankan jauh lebih sulit jika kita mencoba menerapkan afirmasi detail, misalkan:

“Saya memiliki perusahaan dengan omset 1 M per tahun”,

jika di ruang terdalam terdapat Self Image negatif yang tidak mempercayai bahwa kita berhak atas keberlimpahan? Karena itu afirmasi “meta” yang melandasi harus terlebih dahulu diperkuat, misalkan:

“Saya berhak atas keberlimpahan”
“Seluruh kebutuhan dan keinginan saya selalu terpenuhi dengan cara yang sangat mudah”

Berapakah biaya untuk melakukan afirmasi? Ya tentu saja gratis! Oleh karenanya yang paling utama dalah kita mau melakukannya, karena tidak ada satupun kerugian yang ditimbulkan oleh proses afirmasi ini.

Lakukan, lakukan, dan lakukan, maka kita akan merasakan keajaiban segera menghampiri kehidupan kita.

http://www.hipnotis.net/kekuatan-dahsyat-dari-kesederhanaan-suatu-afirmasi/

——–

Afirmasi (Sugesti Pribadi) adalah sebuah media atau sarana untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar. Dalam pikiran manusia terdapat dua bagian yang bekerja secara bersamaan dengan cara yang berbeda, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar merupakan mata rantai yang menghubungkan antara pikiran sadar manusia dengan Semesta atau Inteligensi Tanpa Batas.

Cara paling mudah untuk mengerti pikiran sadar dan pikiran bawah sadar adalah dengan menggambarkan pikiran kita sebagai sebuah kebun. Anda adalah petaninya dan anda menanam benih (pikiran) dalam pikiran bawah sadar anda setiap hari sesuai dengan kebiasaan pola pikir anda. Apa yang anda tabur atau tanam di lahan kebun pikiran bawah sadar anda, itulah yang akan anda tuai hasilnya dalam hidup anda. Pikiran bawah sadar menyerupai lahan atau tanah yang sangat subur yang dapat menumbuhkan benih apa saja yang ditabur diatasnya, baik benih positif maupun negatif.

Pikiran manusia memiliki kemampuan yang sangat luar biasa. Secara sederhana, seperti misalnya sebuah computer, pikiran kita menghasilkan sesuatu sesuai dengan program yang dimasukan ke dalamnya. Kalau program yang dimasukkan ke dalamnya adalah program positif, maka hasilnya adalah positif, demikian juga kalau program negative yang dimasukkan ke dalamnya, maka hasil negative yang dapat dilihat. Kalau kita menginginkan hasil yang bagus (misal : sukses, sehat, bahagia) maka program bagus yang harus kita masukkan ke dalam pikiran bawah sadar kita, demikian juga sebaliknya. Semua itu ada dalam kendali masing-masing dari kita. Untuk memprogram pikiran manusia harus melibatkan panca indera yang kita miliki, perasaan tulus, hati nurani, keseriusan dan juga harus melibatkan emosi positif.

Ada satu cara untuk melakukan program ke pikiran kita adalah dengan melakukan AFIRMASI atau SUGESTI PRIBADI, yaitu dengan mengucapkan berulang-ulang kali kalimat-kalimat yang kita inginkan terjadi dalam hidup kita. Tanpa kita sadari, dari kecil bahkan dari dalam kandungan kita sudah diberikan sugesti oleh lingkungan kita, tetapi dari sugesti yang sering diberikan kepada kita ternyata lebih banyak adalah sugesti negative. Misalnya seorang anak yang sering diberikan pernyataan-pernyataan negative oleh lingkungannya, orang tua, saudara, tetangga, maka secara otomatis itulah program yang masuk ke dalam pikirannya dan akhirnya itulah yang menjadi kenyataan dalam hidup anak tersebut (kalau anak tersebut dalam perkembangannya tidak menemukan program baru yang positif.) Oleh karena itu, saat ini adalah saat yang sangat tepat bagi kita untuk memprogram ulang pikiran kita masing-masing dengan hal-hal yang positif, dengan tujuan agar kita mendapatkan hasil-hasil yang positif.

Afirmasi atau pengulangan pengukuhan perintah adalah cara untuk memberikan peneguhan atau instruksi yang kontinyu pada pikiran bawah sadar untuk dapat merangsang atau menciptakan sebuah keyakinan. Keyakinan sangat dibutuhkan karena ketika keyakinan dipadukan dengan pemikiran, pikiran bawah sadar seketika menangkap getaran tersebut dan mengirimkannya ke Semesta atau Intelegensi Tanpa Batas dan sesuai dengan Hukum Tarik Menarik, kemudian akan mengembalikannya kepada yang bersangkutan dalam bentuk padanan fisiknya. Merupakan fakta yang sudah diketahui banyak orang bahwa akhirnya orang akan mempercayai apa yang diulang-ulang oleh orang tersebut. Rhonda Byrne (seorang penulis) dalam “The Secret” mengatakan bahwa tidak ada yang dapat datang ke pengalaman anda kecuali jika anda memanggilnya melalui pikiran yang terus menerus.
Michael Bernard Beckwith (seorang pembicara dan pengajar meditasi) mengatakan “ Ketika orang-orang mulai mengerti tentang Hukum Tarik Menarik di Semesta, sering kali mereka menjadi takut terhadap semua pikiran negative yang mereka miliki. Mereka perlu mengetahui bahwa telah dibuktikan secara ilmiah sebuah pikiran afirmasi yang meneguhkan adalah ratusan kali lebih kuat daripada sebuah pikiran negative. Sesuai dengan Hukum Tarik Menarik (Law of Attraction), bahwa apapun yang tertanam atau terprogram di pikiran kita, maka itu akan dikirim ke Semesta yang kemudian Semesta akan meresponnya dengan mengirimkan atau menggerakkan orang, situasi dan peristiwa kepada kita untuk menerima apapun yang kita programkan.

Kemampuan anda menggunakan prinsip afirmasi atau sugesti pribadi sebagian besar akan tergantung pada kapasitas anda memusatkan perhatian pada suatu keinginan tertentu sampai keinginan tersebut menjadi obsesi yang berkobar-kobar. Pada saat melakukan afirmasi harus melibatkan emosi atau perasaan, karena kata-kata biasa yang tidak emosional atau tidak melibatkan perasaan tidak akan mempengaruhi pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar menerima perintah apa saja yang diberikan kepadanya dengan semangat keyakinan mutlak dan bertindak atas perintah itu, walaupun perintah kerap kali harus diberikan berkali-kali melalui pengulangan sebelum ditafsirkan oleh pikiran bawah sadar. Pada saat anda melakukan afirmasi, imajinasikanlah situasi atau kondisi yang anda afirmasikan (bayangkan bahwa apa yang anda afirmasikan telah terjadi dalam hidup anda).

Afirmasi dilakukan dengan mengucapkan sebuah kalimat secara berulang-ulang (kalimat yang diinginkan terjadi dalam hidup anda) seperti contoh berikut ini :

“Saya Yakin Tuhan Selalu Bantu Saya Untuk Sehat, Sukses dan Bahagia”.

selengkapnya tentang cara membuat afirmasi yang efektif,

Ucapkan kalimat tersebut diatas secara berulang-ulang dengan melibatkan emosi atau perasaan. Anda boleh membuat kalimat apa saja sesuai dengan apa yang anda inginkan.

http://annunaki.me/2010/08/20/afirmasi-menuju-hidup-sukses-sehat-bahagia/

Afirmatif atau sugesti terhadap diri sendiri akan bekerja secara efektif apabila disusun berdasarkan 9 pedoman berikut ini:

1. Mulailah dengan kata AKU

Kata aku adalah kata yang paling ampuh. Pikiran bawah sadar menafsirkan setiap kalimat yang dimulai dengan kata aku sebagai sebuah perintah/petunjuk untuk mewujudkannya.

2. Gunakan keterangan waktu sekarang

Gambarkan apa yang Anda inginkan seolah Anda sudah memperolehnya, seolah hal itu sudah tercapai.

Contoh:

  • Salah : Aku akan punya mobil BMW baru berwarna biru.
  • Benar : Aku sedang menikmati mengendarai mobil BMW berwarna biru baruku.

3. Nyatakan dalam kalimat positif. Tegaskan apa yang Anda inginkan, bukan apa yang tidak Anda inginkan.

Nyatakan afirmasi Anda dalam kalimat positif. Pikiran bawah sadar tidak mendengar kata TIDAK. Sehubungan dengan hal ini pernyataan-pernyataan berikut mengandung arti sebaliknya.

Contoh:

  • Jangan banting pintu: didengar sebagai Banting Pintu.

Pikiran bawah sadar berpikir dalam GAMBAR (simbol), maka kata-kata jangan banting pintu membangkitkan gambaran membanting pintu.

  • Aku sudah tidak takut terbang: membangkitkan gambaran takut terbang, sementara frase : “ Aku menikmati gairah terbang” membangkitkan gambaran kenikmatan.

Dari contoh di atas dapat disimpulakan bahwa:

  • Salah : Aku sudah tidak takut terbang
  • Benar : Aku sedang menikmati gairah terbang

4. Singkat saja.

Bayangkan afirmasi Anda adalah sebuah jingle iklan. Bersikaplah seolah setiap kata bernilai 10 juta. Afirmasi itu harus cukup pendek dan cukup mudah diingat.

5. Buat spesifik.

Afirmasi tidak jelas menghasilkan hasil tidak jelas.

Contoh:

  • Salah : Aku sedang mengendarai mobil biru baruku.
  • Benar : Aku sedang mengendarai mobil BMW biru baruku.

6. Sertakan kata kerja aktif.

Kata kerja aktif menambah kekuatan sebuah afirmasi dengan membangkitkan gambaran melakukannya saat ini.

Contoh:

  • Salah : Aku mengungkapkan diri dengan terbuka dan jujur.
  • Benar : Dengan penuh keyakinan, aku sedang mengungkapkan diriku dengan terbuka dan jujur.

7. Sertakan sedikitnya satu kata dinamis atau perasaan.

Sertakan kondisi emosional yang akan Anda rasakan ketika Anda sudah mencapai tujuan Anda. Beberapa kata yang umum digunakan adalah menikmati, penuh sukacita, dengan bahagia, merayakan, dengan bangga, dengan tenang, dengan damai, bersemangat, penuh kasih, aman, hening, dan penuh kemenangan.

Contoh:

  • Salah : Aku mempertahankan bobot idealku seberat 80 kg.
  • Benar : Aku saat ini merasa lincah dan sehat dengan bobot 80 kg.

Pernyataan kedua terdengar seperti jingle iklan. Pikiran bawah sadar sangat menyukai irama dan pantun. Maka dari itu kita lebih mudah mengingat hal-hal seperti: “Stick and stones will break my bones, but names will never hurt me.”

8. Buat Afirmasi untuk diri sendiri bukan untuk orang lain.

Ketika Anda sedang menyusun afirmasi Anda, gambarkan perilaku Anda, bukan perilaku orang lain.

Contoh:

  • Salah : Aku mengawasi Baskoro membersihkan kamarnya.
  • Benar : Aku sedang dengan efektif menyampaikan keinginan dan hasratku kepada Baskoro.

9. Tambahkan atau sesuatu yang lebih baik.

Ketika afirmasi Anda ditujukan untuk memperoleh sesuatu yang khusus (pekerjaan, peluang, liburan), benda materiil (rumah, mobil, kapal) atau hubungan (suami, istri, anak, kakak, adik) selalu tambahkan kata-kata “atau sesuatu (seseorang) yang lebih baik”. Kadang kriteria yang kita inginkan muncul dari ego kita atau dari pengalaman terbatas kita. Kadang ada seseorang atau sesuatu yang lebih baik dan tersedia bagi kita, jadi kalau cocok sertakan frase itu dalam afrimasi Anda.

Demikian kesembilan langkah mensugesti diri, mengafirmasi diri atau mengedukasi pikiran bawah sadar sehingga tindakan kita benar-benar digerakkan oleh pikiran bawah sadar. Menurut para pakar perilaku dan visi hidup kita 88% ditentukan oleh pikiran bawah sadar. Artinya, pengaruh pikiran sadar kita hanya 12 % dalam menentukan arah dan tindakan hidup kita. Sugesti atau afirmasi yang diulang-ulang akan masuk ke pikiran bawah sadar. Oleh karena itu, kita perlu melatihnya setiap hari dalam suasana relaksasi dan hening. (http://www.rahasiaotak.com/pedoman-dan-tips-bagi-afirmasi-yg-efektif/)

————-

Pernahkah, ketika anda sedang berkaca, anda merasa diri anda tidak menarik,
kemudian mengatakan sesuatu hal seperti ini ,”Ah, kenapa sih hidungku kurang mancung, mana ditambah perutku yang buncit lagi!” dan anda mendapati diri anda jadi semakin tidak menarik dan akhirnya rendah diri ?

Kalau iya, cobalah teknik afirmasi dan visualisasi ini.

Ini adalah cara cerdik untuk menekankan kepada diri sendiri bahwa kita berharga dan juga dapat membantu memperbaiki perasaan kita mengenai diri kita sendiri.
Sesuatu, atau hal apapun bila cukup sering kita katakan kepada diri sendiri, kita akan mempercayainya. Dan jika kita percaya, hal itu dapat saja terjadi. Inilah yang kita sebut teknik afirmasi.

Untuk memulainya, kita perlu memikirkan tujuan kita, apa yang kita inginkan terjadi, atau apa yang ingin kita lakukan. Bisa saja dalam kehidupan pribadi kita, bisa dalam pekerjaan, maupun hal lainnya.

Afirmasi atau Peneguhan harus bersifat positif dan singkat. Contohnya saja, hal – hal yang mungkin ingin kita teguhkan di dalam kehidupan kita, seperti:
“Aku punya tubuh yang sehat”
“Wajahku cantik dan mulus”
“Aku menyukai tubuhku”
dan yang mungkin langsung membangkitkan semangat, seperti:
“Aku bersemangat hari ini!”
“Aku tenang dan tak tergoyahkan”
“Aku merasa bertenaga”

Nah, hal yang kemudian akan kita lakukan adalah mengulangi kalimat – kalimat ini dengan terang kepada diri kita sendiri. Ketika mengucapkan kalimat peneguhan, kita harus lepas, spontan, dan mengatakannya dengan pikiran yang optimis sambil tersenyum dari hati. Kita harus percaya bahwa semuanya nyata dan bahwa semuanya telah dan akan terwujud bagi kita.

Jika saat mengucapkan kalimat peneguhan kita merasa ragu atau punya perasaan negatif lainnya, segeralah mengulangi kalimat tersebut, namun kali ini dengan keyakinan positif bahwa kita bisa mewujudkannya.

Hal lain yang dapat membantu kita adalah menuliskan kalimat afirmasi itu di mana saja yang mudah langsung terlihat oleh mata kita. Bisa di diary, daftar tugas harian, daftar belanjaan, ataupun mading pribadi kita. Yakinkanlah, setiap kali kita melihatnya, ulangi lagi kalimat tersebut sebanyak dua, tiga, atau hingga kita merasa diteguhkan kembali.

Afirmasi bersifat sangat pribadi. Tidak ada orang lain yang harus merasa perlu mendengarnya atau bahkan mengetahui bahwa kita sedang melakukan afirmasi.
Kuncinya disini, kalimat – kalimat afirmasi harus merupakan sesuatu yang benar – benar kita inginkan, seperti:

“Aku akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik”
ketika mungkin keadaan anda sekarang sedang tidak punya pekerjaan.

“Aku tidak akan membiarkan mereka menyakiti harga diriku lagi, tidak, tanpa seijinku”
ketika anda dihadapkan kepada bulliers kampus atau sekolah.

“Aku akan mengatakan kepadanya bahwa aku tidak setuju.”
ketika anda tertekan karna isteri anda mencoba menguasai semua keuangan anda.

“Aku adalah seorang pemberani dan lebih dari pemenang.”
ketika anda baru memulai kelas berenang dan diminta untuk mengikuti perlombaan di akhir sesi dari kursus renang tersebut.

“Aku pasti bisa mengerjakannya dalam waktu yang sesingkat mungkin”
ketika anda dihadapkan dengan deadline yang begitu menekan.

“Aku akan mengajaknya pergi.”
ketika anda tertarik kepada seseorang dan sudah lama ingin mengajaknya berkencan.

Tujuan sebenarnya dari teknik afirmasi adalah untuk membantu anda meraih apa yang selama ini anda inginkan untuk benar – benar terjadi di kehidupan anda. Namun, hal yang harus diingat adalah, teknik afirmasi ini sangat berbahaya bila dijadikan penutupan dari rasa bersalah ataupun firasat rohani anda. Bila anda melakukan kesalahan di dalam hidup anda, anda tidak dapat menggunakkan teknik afirmasi untuk menutupi kesalahan tersebut karna hanya akan membuat nurani anda menjadi tumpul. Tapi sebaliknya, teknik afirmasi dapat membantu anda untuk memulai langkah menjadi orang yang baru dan lebih baik lagi dalam kehidupan setelah anda mengakui kesalahan tersebut dan menyesal telah melakukannya. Begitu juga dalam hal firasat, ketika firasat anda mengatakan bahwa “ini tidak baik” atau “orang itu memang tidak untuk menjadi calon pasangan hidup saya”, tindakan mengafirmasi “ini baik” dan “orang ini pastilah calon pasangan hidup saya” akan menjadi sebuah tindakan keliru dan merugikan buat anda.
Percayalah, ketika firasat berbicara, dia akan lebih berbicara lebih keras. Dan, memang kita harus bijak mengetahui  dimana saat yang tepat untuk menggunakkan teknik afirmasi ini dan dimana sama sekali keliru untuk menggunakkannya. Ini semua kembali ke diri pribadi anda, jadi pintar – pintarlah menggunakkan teknik afirmasi ini untuk hal dan sasaran yang tepat.

Afirmasi erat hubungannya dengan visualisasi, mereka seperti kakak beradik.
Teknik visualisasi adalah dimana kita membayangkan apa yang kita inginkan. Kita perlu menciptakan gambar yang jelas dari benda, orang, atau situasi seperti apa yang kita inginkan. Buatlah gambar di masa kini, bukan di masa depan, dengan demikian kita bisa melihat segalanya sedang terjadi bukan menunggunya terjadi. Libatkan sebanyak mungkin detail sehingga gambarnya bisa senyata mungkin. Seperti pada afirmasi, hadirkan gambar ini sesering mungkin ke benak kita, sambil memberikan sugesti yang positif.

Visualisasi harus merupakan proses yang menyenangkan dan memberi semangat – bukan yang melelahkan pikiran kita. Semakin kita sering memvisualisasikan keinginan kita, keinginan itu akan semakin menjadi bagian dari hidup kita dan akan semakin dekat kepada kenyataan.

Afirmasi dan visualisasi adalah cara – cara yang sangat pribadi untuk mencapai tujuan dan keberhasilan. Jika anda sudah mulai mahir melakukannya, perubahan – perubahan akan mulai nampak.

Semoga dapat sangat bermanfaat untuk kehidupan anda!

http://ethaaaaaaa.blog.com/2010/04/04/teknik-afirmasi-dan-visualisasi/

————

Tabihun.com – Do’a atau berdo’a tidak asing lagi bagi telinga kita. Hampir semua agama dan kepercayaan mengajarkan kepada pengikutnya untuk senantiasa bedo’a. sebab do’a adalah pengingat ketika keberhasilan dapat diraih,maka kita sadar itu merupakan karunia Alloh, jika kegagalan yang datang, maka do’a sebagai benteng dari putus asa, karena dari situ kita tahu betapa lemahnya kita,tanpa pertolongan-Nya mustahil kita mampu menjalani hidup ini.

Sebagian orang menggap do’a sebagai “pesugihan” yang halal, mungkin anda sudah mencari do’a manjur,do’a paling mujarab,do’a paling ampuh, atau juga mendatangi tempat berdo’a yang maqbul, mungkin juga sudah menyempatkan waktu untuk memasuki waktu mustajabnya do’a.

Pernahkah kita merasa kalau do’a kita ditolak oleh Alloh?

Berbagai do’a sudah dilantunkan, bermacam cara bahkan tidak jarang kita meluangkan waktu, mencari saat dan tempat yang konon mustajab untuk berdo’a, namun semua itu nyaris tidak membawa hasil, bahkan yang lebih tragis, nikmat yang kita harapkan malah laknat yang datang. Kehidupan yang layak, rejeki yang melimpah,isteri yang cantik,kendaraan mewah selalu kita panjatkan agar itu berpihak pada kita, namun bukannya mendekat, malah menjauh.

Rahasia do’a makbul

Setelah bertahun-tahun terombang-ambung diantara harapan dan putus asa, kadang pertanyaan- pertanyaan datang bertubi-tubi. Kenapa Alloh masih enggan mengabulkan do’aku? Apa salahku? Kurang apalagi? Puasa sudah,berdo’a sudah,beramal sudah, tapi koq masih begini saja.

Ada 3 tahapan yang harus kita lakukan agar do’a kita maqbul, bahkan dijamin pasti insya Alloh manjur ;

1. Syukur

Mungkin kita bertanya, hidup saja susah apa yang mau disyukuri? Inilah kesalahan kita. Coba kita renumgkan ! andai kita mempunyai anak, anak kita minta mobil-mobilan, karena kita sayang kita kasih, tapi anak itu lupa membawa pulang mainannya ketika bermain dengan kawan-kawannya. Hilanglah mainan itu. Keesokan harinya dia merengek minta dibelikan lagi,kita pun membelikannya, dan kejadian pertama terulang lagi. Lantas jika anak kita itu minta lagi apa jawab kita? Apa akan langsung membelikannya? Tentu kita akan marah bukan?

Memang Alloh tidak seperti kita, namun kita hendaknya tahu diri, bagaimana Alloh akan mengabulkan do’a kita jika nikmat yang sudah ada saja tidak pernah disyukuri, ini namanya tidak tahu berterima kasih.

Dan yang paling penting adalah ; do’a itu bisa di ijabah atau ditolak oleh Alloh, tapi syukur pasti akan diterima ( bagaimana syukur yang benar? akan dilanjutkan dalam tulisan berikutnya , insya Alloh).

Jika kita bersyukur, maka Alloh akan menambahi anugerah-Nya kepada kita tanpa kita minta sekalipun. Alloh berfirman ; “Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” QS. An Nahl : 18.

2. Malu

Sepantasnya kita malu, mungkin kita tidak diberi harta lebih, tapi kita masih diberi akal, tangan, kaki dan yang lebih penting kita masih hidup, tapi kenikmatan2 itu sekan tidak berarti apa-apa bagi kita, kita mendefinisikan nikmat itu hanya berupa harta,tahta,wanita.

3. Istighfar

mohonlah ampun kepada Alloh, atas kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dengan sebenar-benarnya.

Insya Alloh dengan di awali dan dilandasi 3 hal tersebut do’a kita akan di kabulkan oleh Alloh. Dengan catatan semua itu dilakukan dengan benar tanpa direkayasa.

http://tanbihun.com/tasawwuf/tasawuf/rahasia-doa-999-mustajab/

————–

 

DOA ANDA PASTI DIJAWAB
Dan Tuhanmu berfirman :”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang takabur dari menyembah-Ku, mereka akan masuk Jahannam dalam keadaan terhina (QS Al Mukmin:60)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Dari ‘Ubadah bin Shamit, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا عَلَى الأَرْضِ مُسْلِمٌ يَدْعُو اللَّهَ بِدَعْوَةٍ إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ إِيَّاهَا أَوْ صَرَفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا
Tidak ada seorang muslim di dunia berdoa memohon suatu permohonan melainkan Allah pasti akan mengabulkan atau menghilangkan daripadanya keburukan yang semisal.” (HR. Tirmidzi, hasan shahih)

YAKIN
Dari Abdullah bin ‘Amr, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “HATI itu laksana wadah dan sebagian wadah ada yang lebih besar dari yang lainnya. Apabila kalian memohon kepada Allah maka mohonlah kepada-Nya sedangk an kamu merasa “YAKIN” akan dikabulkan, karena sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR Ahmad)

YAKIN ITU LETAKNYA ADA DI ALAM BAWAH SADAR (HATI).


KONDISI EMOSI YANG INTENS

  • Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan, Nabi SAW mengutus Mu’adz ke Yaman dan beliau berkata kepadanya: “Takutlah kamu akan doa seorang yang terzhalimi (teraniaya) karena doa tersebut tidak adah hijab (penghalang) di antara dia dengan Allah” (H.R. Bukhari dan Muslim).
  • Doa orang yang teraniaya akan dikabulkan Allah. Bila ia seorang yang durhaka, kedurhakaannya berpulang hanya pada dirinya.” (HR. Ahmad dan Bazzar)
  • Jika engkau menjenguk orang sakit, mintalah kepadanya agar ia berkenan mendoakanmu, karena doanya seperti doa malaikat.” (HR. Ibnu Majah)
  • Jenguklah orang-orang sakit, dan mintalah kepada mereka agar berkenan mendoakanmu, karena doa orang sakit itu mustajab dan dia diampuni atas dosanya.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)
  • Manfaatkanlah doa atau permohonan mukmin yang terkena musibah.” (HR. Sa’id bin Manshur dalam Sunan-nya)
  • Orang yang terkena musibah, doanya dikabulkan.” (HR. Dailami)
  • Doa orang yang sakit tidak ditolak sampai ia sembuh.” (HR. Ibnu Abid Dunya dan Baihaqi)


JANGAN TEKAN “CANCEL”
Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
“Akan dikabulkan permintaan seseorang di antara kamu selagi tidak tergesa-gesa, yaitu ia mengatakan, ‘Saya telah berdoa tetapi belum dikabulkan’.” (Mutaffaqun ‘alaih)

Ikhlas
Keikhlasan merupakan poros semua amalan dan ibadah, termasuk dalam berdoa. Doa orang yang ikhlas, akan lebih didengar dan diperhatikan oleh Allah. Allah Subhanahu wa ta’alla berfirman,

ادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.” (QS. Ghafir : 14).


Dari Abdurrahman bin Yazid bahwa dia berkata, “Ar-Rabii’ datang kepada ‘Alqamah pada hari jumat dan jika saya tidak ada dia akan memberikan kabar kepada saya, lalu ‘Alqamah bertemu dengan saya dan berkata, ‘Bagaimana pendapatmu tentang apa yang dibawa oleh Rabii’?’ Dia menjawab, ‘Berapa banyak orang yang berdoa tetapi tidak dikabulkan? Karena Allah tidak menerima kecuali doa yang ikhlas.’ Saya berkata, ‘Bukankah itu telah dikatakannya?’ Dia berkata, ‘
Abdullah mengatakan bahwa Allah tidak mendengar doa seseorang yang berdoa karena sum’ah, riya’, dan main-main, tetapi Allah menerima doa orang yang berdoa dengan ikhlas dari lubuk hatinya.” (HR. Bukhari)

Doa-Doa yang Pasti Dikabulkan Allah


1. Doa orang yang dizalimi, musafir, dan doa orangtua.

  • Rasulullah Saw. bersabda, “Tiga orang yang doanya pasti dikabulkan adalah doa orang yang teraniaya, doa orang dalam perjalanan dan doa orangtua untuk anaknya.” (HR. Bukhari, Abu Dawud, dan Tirmidzi)
  • Doa orang yang teraniaya akan dikabulkan Allah. Bila ia seorang yang durhaka, kedurhakaannya berpulang hanya pada dirinya.” (HR. Ahmad dan Bazzar)
  • Doa orangtua itu dapat menembus hijab (pembatas antara makhluk dan Allah).” (HR. Ibnu Majah)


2. Doa orang yang berpuasa dan Imam (pemimpin) yang adil.

  • Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang puasa saat berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang mazlum (teraniaya).” (HR. Tirmidzi)
  • Bagi orang yang berpuasa, saat berbuka ada doa yang mustajab.” (HR. Nasa’i)

3. Doa orang yang banyak berzikir kepada Allah.
Tiga orang yang doanya tidak ditolak oleh Allah Azza wa Jalla: orang yang banyak berzikir kepada Allah, orang yang teraniaya, dan pemimpin yang adil.” (HR. Baihaqi)

4. Doa orang yang mendoakan saudaranya dari kejauhan dan doa anak untuk orangtuanya.

  • Empat orang yang doanya dikabulkan: pemimpin yang adil, seorang yang mendoakan saudaranya dari kejauhan, doa orang yang teraniaya, dan seorang yang mendoakan orangtuanya.” (HR. Abu Nu’aim)
  • Doa orang yang tidak ada hijab antara keduanya dengan Allah: doa orang yang teraniaya, dan doa seseorang untuk saudaranya di kejauhan.” (HR. Thabrani)
  • Doa orang yang paling mustajab ialah doa seseorang untuk saudaranya yang saling berjauhan.” (HR. Bukhari, Abu Daud, dan Tirmidzi)
  • Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”(HR. Muslim)
  • Doa seorang muslim untuk saudaranya di seberang sana sungguh mustajab. Di kepalanya ada malaikat yang ditugasi oleh Allah untuk mengucapkan ‘amin’ setiap kali ia mendoakan kebaikan buatnya. Malaikat itu juga berkata: ‘Dan bagimu juga seperti itu’.” (HR. Bukhari dan Ahmad)
  • Doa seseorang untuk saudaranya dikejauhan tidak akan ditolak.” (HR. Bazzar)
  • Abu Bakar Ash-Shiddiq pernah berkata, “Doa ikhwah fillah adalah mustajab.” (HR. Bukhari)


5.Doa yang berhaji, umrah, berperang di jalan Allah, dan yang sakit.

  • Lima orang yang doanya dikabulkan dengan cepat: orang yang dizalimi sampai ia mendapatkan kemenangan atau pertolongan, orang yang melaksanakan haji hingga ia pulang, orang yang berperang sampai ia kembali ke kampung halamannya, orang yang sakit hingga sembuh, dan seseorang yang mendoakan saudaranya di kejauhan.” (HR. Baihaqi)
  • Jika seseorang dari kamu berihram, ucapkanlah ‘amin’ atas doanya. Manakala ia membaca ‘Allahummaghfirlii’ (ya Allah, ampunilah aku), hendaklah ia mengucapkan ‘amin’. Janganlah ia mengutuk binatang atau seseorang, karena doa kutukannya itu dikabulkan Allah. Bila dia berdoa untuk kebaikan orang-orang yang beriman, niscaya akan dikabulkan.” (HR. Dailami)
  • Jamaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa, pasti dikabulkan, dan manakala mereka beristighfar (memohon ampun), niscaya mereka diampuni.” (HR. Ibnu Majah)
  • Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang menunaikan ibadah haji dan umrah, mereka adalah tamu Allah. Allah telah menyeru mereka, dan mereka pun menyambutnya. Jika mereka meminta kepada Allah, Allah pun memperkenankan permohonan mereka.” (HR. Ibnu Majah dan Bazzar)


6. Doa orang yang sakit dan terkena musibah

  • Jika engkau menjenguk orang sakit, mintalah kepadanya agar ia berkenan mendoakanmu, karena doanya seperti doa malaikat.” (HR. Ibnu Majah)
  • Jenguklah orang-orang sakit, dan mintalah kepada mereka agar berkenan mendoakanmu, karena doa orang sakit itu mustajab dan dia diampuni atas dosanya.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)
  • Manfaatkanlah doa atau permohonan mukmin yang terkena musibah.” (HR. Sa’id bin Manshur dalam Sunan-nya)
  • Orang yang terkena musibah, doanya dikabulkan.” (HR. Dailami)
  • Doa orang yang sakit tidak ditolak sampai ia sembuh.” (HR. Ibnu Abid Dunya dan Baihaqi)


7. Berdoa di saat lapang dan senang
Barangsiapa yang doanya ingin dikabulkan ketika tertimpa kesusahan dan mendapat cobaan, hendaklah ia banyak berdoa ketika senang.” (HR. Tirmidzi dan Hakim)

8. Doa penolong orang kesusahan
Siapa saja yang menginginkan doanya dikabulkan dan dihilangkan kesusahannya, hendaklah ia membantu (memberikan solusi) orang yang kesusahan.” (HR. Ahmad)

9. Doa orang yang telah tua tetapi istiqomah mengikuti sunnah
Sesungguhnya Allah malu untuk tidak mengabulkan permintaan seorang mukmin yang telah tua manakala ia istiqomah menetapi sunnah.” (HR. Thabrani)

10. Doa penghafal Al-Qur’an
Penghafal Al-Qur’an mempunyai doa yang ketika dibaca akan dikabulkan.” (HR. Baihaqi)

11.Doa berjamaah

  • Tidaklah berkumpul sekelompok orang (muslim) kemudian sebagian dari mereka berdoa dan diamini oleh sebagian yang lain kecuali Allah mengabulkannya.” (HR. Hakim)
  • Tidaklah berkumpul tiga orang sambil berdoa melainkan berhak bagi Allah untuk tidak menolak tangan mereka (yang mereka tengadahkan).” (HR. Abu Nu’aim)

http://www.ulilalbab.com/2012/09/rahasia-doa-makbul.html

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

One response to “nyambung gak teori ini dengan “rahasia doa maqbul””

  1. panjang sekali.. tapi saya suka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *