petikan hikmah dari buya yahya

Merenunglah sejenak berapa banyak dosa yang kita lakukan bersama hembusan nafas kita, dan sudahkah kita sadari bahwasannya itu adalah dosa, dan sudahkah kita di saat menyadari akan sebuah dosa lalu kita memohon ampun kepada Allah dengan penuh penyesalan dan dibarengi dengan tetesan air mata kerinduan akan pengampunan dari Allah. Jujurlah!! pernahkan kita menitikkan air mata karena menyesali dosa?

————

Pernahkah kita sadari saat ada salah satu dari sahabat atau sanak keluarga kita mengingatkan kita akan sebuah kebenaran atau menegur kita akan kesalahan kita? Jika tiba-tiba kita merasa tidak nyaman berkomunikasi dengannya maka pastikan kalau diri kita adalah orang yang sombong. Sungguh celaka orang yang sombong.

———–

Silaturahmi adalah bertemunya hati dalam cinta karena Alloh bukan sekedar bertemunya jasad. Jika harus ada pertemuan jasad itu adalah untuk mempertemukan hati. Bertemunya hati di tandai dengan panjatan doa saat berpisah.

———–

Silaturahmi jasad yang tidak di barengi silaturahmi hati hanya akan tambah merusak hati. Alangkah banyak orang bersilaturahmi jasad dan disaat berpisah justru mendapatkan bahan baru untuk menggunjing, menbenci dan mendengkinya buah dari yang di lihat saat bertemu.

———–

Tanda hamba yang dipilih Alloh adalah hamba yang sulit melakukan kemaksiatan dan begitu mudah melakukan kebaikan.Banyak hamba Alloh yang ia slalu gagal di saat berusaha melakukan kemaksiatan dan begitu mudah melakukan kebaikan yang tidak di recanakan sekalipun. Itulah  pertanda hamba yang di cintai Alloh.Renungilah diri anda!!!

 

sumber : http://www.buyayahya.org/artikel-dakwah/mutiara-hikmah.html

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *