Ringkasan kejadian di Tahun ke-6 Hijriyah

Dalam tahun keenam hijryah terjadilah perang Banu Lahyan, karena penghhianatan mereka, tetapi tidak sampai terjadi pertempuran.
Kemudian setelah itu terjadilah perang Ghabah, yang menimbulkan pertempuran yang dahsyat.

Setelah itu terjadi pula perang Hudaibiyah. Rosululloh berangkat ke sana dengan 1500 orang sahabatnya untuk beribadah haji, dengan tidak bersenjata. setiba disana lalu orang-orang quroisy sama menghalang-halanginya. Karena demikian, Rosululloh mengutus UTsman untuk memberitahu mereka akan maksud kedatangan mereka itu. Lalu kaum Quroisy menawannya hingga tersiar dikalangan orang islam, bahwa Ustman terbunuh. Kemudian Rosululloh bersama-sama sahabatnya bersumpah dibawah pohon ” Ridlwan”, bahwa mereka tidak akan mundur dalam pertempuran. Setelah orang-orang Quroisy mendengar hal itu, lalu mengadakan perundingan diantara kedua pihak akan mengajak damai denngan perjanjian-perjanjian sebagai berikut : Dalam 10 tahun diadakan gencatan senjata dan menentramkan orang-orang. Mka Rosululloh kembali dengan beberapa sahabatnya dari Hudaibiyah. Ditengah perjalanan pulang itu turunlah surat AL Fatah. Maka gembiralah orang-orang islam. Dan sesudah perjanjian itu, mudahlah bagi orang-orang islam untuk keluar masuk kota Mekah, menurut sesuka hatinya. Dengan demikian bertambahlah pengaruh Rosululloh disana.

Setelah itu beliau mengirimkan beberapa pucuk surat kepada raja=raja di sekitar negeri arab dengan maksud diajak masuk islam. Diantara- raja-raja itu ada yang menerimanya dengan baik kemudian masuk islam dan ada juga yang menolaknya sebagaimana diterangkan diatas.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *