selamat hari buruh 1 mei

Sudah menjadi budaya disetiap ada moment, dilakukan ceremony berupa demonstrasi, dimana-mana timbul demo untuk menuntut sesuatu, entah ini benar atau hanya untuk acara kumpul-kumpul dan mencari perhatian. Tapi ya menurut saya diantara banyak kejadian, ada lah segelintir orang yang benar-benar mempertaruhkan nasibnya ke acara demo tersebut.

Ormas-ormas Islampun ternyata sangat banyak juga yang melakukan demonstrasi, bahkan menjadi acara rutin mereka????? Teinspirasi oleh nasehat salah seorang ulama, tentang jangan demo di jalan-jalan tapi lakukanlah dimasjid

Jadi Punya pemikiran gini,

Ketika buruh menuntut kenaikan gaji ke perusahaan, kumpulkan saja (dikoordinir) para buruh pabrik tersebut setelah pulang kerja, gelar tikar di area pabrik, di lorong-lorong, dimanapun, kemudian bareng-bareng sholat hajat kemudian berdoa ” ya Alloh, naikkan gaji para buruh di pabrik ini, berikan keuntungan yang lebih untuk dapat memberikan gaji yang lebih pula untuk para buruh”. Tidak perlu bolos kerja, dilakukan sehabis pulang kerja/ sebemlumnya, bila sekali tidak didengar, teruskan saja selama 40 hari, apa mungkin Alloh tidak mendengar jeritan hajat para buruh? para atasan di pabrik itu tidak mendengar? tambahin doa saja gini “ya Alloh bila pabrik ini tetap tidak mau menaikkan gaji buruhnya, semoga parik ini menjadi bangkrut” he3. tdk dianjurkan sih yang terakhir ini.

Jangan meninggalkan kewajiban, tetap tunaikan kewajiban, kemudian menuntut hak, jangan merugikan orang lain bila tidak ingin dirugikan orang lain, Bagaimana perusahaan menaikkan gaji bila pemasukan mereka merosot?

Demo yang dipenuhi pahala, Demo yang tidak merugikan orang lain, dengan berisik, macet dll yang menyakiti/ merugikan orang lain (yang bisa jadi berdoa jelek kepada para pendemo, lah loh jadi gimana hasilnya?)

Coba bayangkan para pendemo yang menjamur di jalan-jalan?

Gimana ya bila semua orang islam di Indonesia, keluar dari rumah, serempak diseluruh negri, sholat hajat bersama, kemudian berdoa untuk kesejahteraan negeri kemudian berdoa agar BBM tidak naik, apakah Alloh tetap tidak acuh atas permintaan seluruh Indonesia?

he3, maaf, yang nulis juga cuman bisa koar-koar tog, ndak ada jluntrungannya, tapi gimana ya bila ini di galakkan?

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *