SMM : misi thoriqoh

Rahmat & ujian adalah ibarat telapak tangan dan punggungnya. Seringkali rahmat datang dalam bentuk ujian. Sebaliknya, tidak jarang ujian datang dalam bentuk rahmat.
SMM. Purwomartani 3/1/2016.

=========================

Hening di hira
Hening di tsur
Hening di cakrawala terujung bersamamu ya Muhammad
Mengantar aku ke ampunan dan ridha Ilahi
Berjalan menyongsong akhlakmu dengan belajar dari khilaf ini selalu tiada henti Cahayamu menerangi lekuk2 kenistaanku untuk hidupkan gairahku menuju Engkau wahai kekasih..

-Syaikh Mustafa Mas’ud-

==========================

“Semoga NU akan menjadi suatu majelis yang bertumpu pada kesadaran, segala sesuatu karena rahmat Allah, supaya kami dapat merasakan betapa nikmatnya rahmat-Mu itu. Tercapai sudah perjuangan bangsa Indonesia untuk memulihkan kembali kemerdekaannya. Ini berkat rahmat Allah yang Mahakuasa,”

===========================

Lebaran adalah saat panen bagi orang yang menanam akal budi dan cinta sebagaimana Allah berkeinginan yaitu menjadi pribadi baik dan benar,tulus selalu bersyukur..
(Syaikh Mustafa Haqqani)

============================

AHLUSSUNNAH wal jama’ah adalah risalah nabi yang berkelanjutan, nubuatan yang TERPELIHARA oleh KAROMATUL AULIA, serta SIKAP NURANI-KREATIVITAS- KINERJA yang konstan mengusahakan KEMASLAHATAN orang banyak dengan ACUHAN TAWAJUH terus menerus ke Allah dan Rosululloh.

============================

“Orang yang hatinya selalu tergerak untuk memberi, mereka akan melihat pintu Allah selalu terbuka. Mereka masuki itu, karena mereka melihat pintu lain selain pintu Allah tertutup. Dan mereka hindari itu (yang selain Allah).
Mereka yang selalu di jalan Allah akan mendapat banyak kemudahan dan mereka tidak akan mendapat celaan.”

Kutipan ngaji kitab Al Fathur-Rabbani (Syaikh Abd Qadir Jilani qs) bersama Syaikh Mustafa Mas’ud Haqqani.
Zawiyah Hasbi Jakarta, 19 Maret 2015

=============================

“Misi Thoriqoh Naqsabandi Al-Haqqoni ialah bukan pada wiridnya, tapi menumbuhkan getar di hati seseorang, menumbuhkan rasa cinta terhadap Rosulullah. Agar para umat, khususnya anak-anak muda Mahasiswa bisa menangkap esensi Islam itu sendiri, yaitu akhlak kerendahan hati,”

===========================

mengenai ISIS : “Acuhkan dan tidak usah memikirkan hal tersebut. Sibukan diri dengan kebaikan, karena esensi dari pada Islam yaitu adalah konsisten dalam menebarkan kebaikan,”

============================

“Islam itu mengajarkan kerendahan hati. Dari hal itulah akan memancar sinar kemulyaan yang membuat nyaman orang-orang disekitarnya,”

============================

Yai Imam Mustofa Tegal Arum Kertosono itu abah dari mbahyai Munawir Kertosono, guruku. Yai Romli, mbahku, juga bai’at ke Yai Mustofa.Terjadi dialog antar mbahyai Munawir dan Syaikh Mustafa.
Syaikh Mustafa:”Saya ingin menyampaikan sesuatu yai..”
Mbahyai Munawir:”Saya sudah tahu..”
Mbahyai Munawir:”yai Mustofa ini (Syaikh Mustafa-red) adalah murid dari bapakku, sekarang menjadi muridku. Tapi aku senang yai Mustofa ini mendapat guru yang lebih hebat lagi, yaitu Sultan para wali-wali dizaman sekarang.”

Di atas adalah terjemahan dari WA SMM berikut:
Syaikh Mustafa Hq: Yai Imam Mustofa tegal arum kertosono iku abah mbahyai Munawir krtsno guruku, yai Romli mbhku jg ba’at keyai Imm Mstfa. Abahe mbahyai Munawir yai Romli yo bai’at yai Imam Mustofa iku, aku yo dibilang : yai Mustofa iki muride yai Imam Mustofa bapaku. saiki muridku jare mbahyai Munawir, tapi aku sueneng yai Mustofa iki entuk guru sing luwih top maneh Sulton wali2 zaman saiki. Aku wis roh yai ngndikane mbahyai Munawir ktk kubilang kulo badhe matur mbah lalu diatad td ucapane mbahyai Munawir

============================

sumber : https://www.facebook.com/SyaikhMustafaHaqqani/

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *