Ujian Nasional dan Istighosah

Ada seorang yang tiba-tiba datang ke pengajian seorang ulama, ia pun bertanya “ustad, kenapa kok sebelum masa ujian kok banyak sekali orang yang berbondong-bondong melakukan istighosah/dzikir dan doa bersama? apa hubungannya nilai baik ujian nasional dengan istighosah? bukankah kalau ingin nilai yang baik ya belajar yang rajin saja?”

sang ulama pun menjawab “coba saya tanya, misalkan anda punya anak, maukah anda setelah anak anda ujian nasional dan mempunyai nilai yang baik kemudian tertabrak mobil kemudian mati? inilah fungsi dari istighosah” jadi jangan dinilai keberhasilan itu hanya sekedar nilai ujian nasional dan lulus dengan nilai yang baik. Kita harus meminta kepada Alloh keselamatan dan Ilmu yang bermanfaat, kalaupun lulus ya semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat.

jangan mengukur segala sesuatu, keberhasilan sekolah itu dipandang cuman lulus sekolah dengan nilai yang baik! kemudian sang ustad bercerita, “mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa saya tidak lulus sekolah, saya baru lulus sekolah aliyah (kejar paket c) itu baru beberapa tahun yang lalu setelah saya punya anak dan istri saya mengandung anak yang kedua, ketika saya tidak lulus sekolahpun orang tua saya tidak marah, tidak seperti orang tua sekarang yang marah-marah atau bahkan memukul anaknya ketika anaknya tidak lulus sekolah, pada waktu saya lapor ke orang tua saya, orang tua saya cuman menjawab, “ya sudahlah, berarti kamu tidak cocok sekolah, sudah kamu mondok sana !” dan alhamdulillah kemudian saya mondok dan jadilah saya seperti sekarang ini, karena saya tidak lulus sekolah itulah saya menjadi yang sekarang ini

 

teringat certita dosen agama islam saya dulu ketika masih dibangku kuliah, dosen saya bercerita bahwa ia sangat ingin sekali kuliah di universitas airlangga, unair. tapi tidak berhasil. dan kemudian kuliah di IAIN, beliau berkata “dulu saya sangat ingin masuk ke unair, dan saya tidak lulus seleksi ujian masuknya, tapi lihatlah saya sekarang, saya masuk ke unair bukan sebagai mahasiswa tetapi menjadi dosennya”

 

 

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *