Umat nabi saw dibanding umat yang lain

Musa AS berkata, “Aku paham mengenai diriku, tetapi bagaimana dengan umatku? Apakah ada umat yang lebih baik dari umatku? Engkau telah mengirimkan kami bayangan dari matahari di gurun dan Engkau memberi kami manna dan salwah—buah-buahan dari Surga.

Fa qaala ta`ala: alam `alimta anna fadl ummata Muhammadin ala sa’ir al-umam kafadlii `ala jami’i al-khalq? Allah SWT berfirman, Apakah engkau tidak mengetahui bahwa kebesaran dari umat Muhammad SAW adalah seperti Kebesaran-Ku atas seluruh makhluk.” Sebagaimana Jumat adalah yang terbaik di antara hari-hari dalam seminggu, dan sebagaimana Hari Arafat adalah lebih baik daripada hari-hari lainnya dalam setahun dan sebagaimana hari lahirnya Sayyidina Muhammad SAW adalah lebih baik daripada seluruh hari, begitu pula umat dari Sayyidina Muhammad SAW dibandingkan dengan seluruh umat lainnya.

Dan Sayyidina Musa AS berkata, afa araahum –Dapatkah aku melihat mereka? Allah SWT berfirman, “Tidak, tetapi Aku akan membiarkan kamu mendengar suara mereka.” Dan Allah SWT berfirman, “Wahai umat Muhammad SAW, jawablah Aku.”

[Mawlana menangis]

Segera setelah mereka berkata bahwa mereka mendengar, bahwa mereka berbicara dalam satu suara, “Labayk Allaahumma labayka laa syariika laka labayk. Inna’l-hamda wa’n-ni’mata laka wa’l-mulk. labayk wa sa`daayk, wal-mulku bayna yadayk.” Mereka menjawab dalam satu suara sebagaimana yang mereka lakukan di `Arafat dalam kesatuan, sebagaimana yang difirmankan Allah SWT, w’atasimu bi-habl’illahi jami’yyan wa laa tafaraquu. “Berpegang teguh kepada tali Allah SWT dan tidak bercerai-berai.”

sumber : http://muhibbunnaqsybandi.blogspot.com

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *