ziarah wali 5 pp. manbaul falah surabaya

pondok pesantren manba’ul Falah surabaya untuk kegiatan diniyah telah mengadakan akhir sannah dalam rangka libur panjang mengahadpi bulan suci Romadhon. Walaupun begitu bukan berarti kegiatannya tidak ada sama sekali
misalnya kegiatan ziarah wali dengan tujuan sunan bungkul, sunan ampel, maulana malik Ibrohim, sunan giri, syekh assamarkondi dan sunan bonang dengan diasuh langsung oleh KH. Muhammad ALi Maghfur SI dan dipanitiai oleh anak-anak OSmadim (organisasi Santri Madrasah Diniyah Manba’ul Falah) pada tanggal 26 Juni 2013.

Ada yang menarik dari cerita pengasuh di dalam bis, yaitu tentang siapa itu sunan bungkul. Menurut Penjelasan beliau yang saya tangkap. Riwayat dan nama Asli dari sunan Bungkul sampai saat ini belum ada yang disepakati, dan masih banyak versi. dan salah satu versi yang beliau terima dari masyayikh lirboyo adalah sunan bungkul merupakan Patih Gaja Mada dari Majapahit (yang terkenal dengan sumpah Palapa-nya) yang telah diislamkan oleh maulana Ishaq. Beliau punya seorang anak gadis yang menjadi rebutan, yang kemudian disayembarakan, barang siapa yang berhasil membawa buah delima dari depan pekarangan rumah beliau maka akan dinikahkan dengan anak gadis beliau. Anehnya dari banyak orang tidak ada yang mampu mengambil buah delima tersebut, sementara di sisi lain, ketika sunan giri sedang berwudlu di sungai, beliau menemukan sebuah delima. Sunan Ampel yang mengetahui bahwa buah delima tersebut berasal dari pekarangan sunan bungkul dan mengetahui tentang sayembara tersebut, maka akhirnya sunan giri menikah 2x dalam sehari, dengan putri sunan ampel dan sunan bungkul.
Lanjut KH. Ali maghfur bilang, maka sunan bungkul cocok sebagai perantara doa kepada Alloh dalam meminta jodoh.
Alloh A’lam

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *