aku merasa diperlakukan tidak adil

OM MARIO, AKU SUDAH MENANTANG SUPAYA KESAMBER PETIR.

Om Mario, aku dulu percaya Tuhan ada, terus aku ragu karena aku merasa diperlakukan tidak adil.

Terus aku menantang untuk dimatikan saja, aku menantang supaya kesamber petir, tapi sampe sekarang belum kejadian.

Aku harus apa Om?

———————–

Adik saya yang baik hatinya,

Amat sangat sedikit orang yang berani menantang tersambar petir atau untuk dimatikan, karena hampir pasti berdampak sangat serius. Mungkin bukan langsung diberikan kematian, tapi kerugian yang lebih menyiksa daripada langsung mati.

Kalau Anda masih sehat dan bisa menuliskan keluhan ini, berarti Anda sangat dikasihi oleh Tuhan, dan diberikan kesempatan untuk menemukan hidayah – pengertian yang membaikkan.

Memang sulit untuk berserah dengan keikhlasan yang sepenuhnya – saat semuanya sulit, tapi apakah ada pilihan lain yang lebih baik daripada bersabar?

Bersabar adalah memelihara kebaikan diri selama menunggu terjawabnya doa.

Bersabarlah.

Menangislah, kalau Anda ingin menangis. Menangislah sepuas-puasnya.

Kuraslah derita hatimu, kosongkan dadamu dari kegalauan, keluarkanlah semua kebingungan hatimu.

Menangislah.

Airmatamu adalah doamu yang paling jujur saat bibirmu tak mampu bicara.

Duduklah tenang di hadapan Tuhan.

Anda memang tak mampu melihat Tuhan, tapi yakinlah bahwa Anda dilihat, diperhatikan, didengarkan, dan langsung disusunkan jalan keluar dari masalah Anda.

Sesungguhnya jalan keluar dari masalah Anda sudah dibuatkan, dan jalan naik untuk sampai ke derajat kehidupan yang baik juga sudah rampung.

Hanya saja, Anda pasti belum MENJALANI-nya dengan baik.

APAKAH Anda jenis murid yang menghindari pelajaran?
Anak yang menipu orang tua dan mengakali guru?
Orang yang menyimpan kebiasaan berpikir yang keji dan kotor?
Orang yang menyukai kebiasaan buruk dan pergaulan yang rusak moral?
Yang berdoa hanya kalau butuh atau sedih?
Yang suka ikut-ikut mencemooh atau menghina orang lain?
Yang tidak setia dalam cinta, atau pura-pura mencintai sebagai cara untuk merugikan orang lain?
Atau yang kalau ada kesempatan untuk mencuri, Anda mencuri?

Adik saya yang baik hatinya,

Cara menjalani kehidupan dengan baik adalah menjadi orang baik.

Jika Anda mengatakan bahwa menjadi orang baik itu sulit, itu karena lebih mudah bagi Anda untuk menjadi orang yang buruk sikap dan keji perilaku.

Mohon maaf kalau saya agak head shot atau point blank (‘tembakan ke kepala’ atau ‘jarak dekat langsung ke wajah’), tapi bukankah Anda sudah meminta untuk terbakar oleh sambaran petir, yang belum tentu langsung mematikan?

Hmm … kelihatannya Anda hanya salah mengerti tentang cara-cara hidup yang baik.

Perbaikilah sikap Anda terhadap nasihat.

Jangan ikut-ikut menghina nasihat seperti mereka yang dimiskinkan hidup dan hatinya karena sikap buruknya.

Hiduplah dalam kebaikan.

Lebihkanlah penghormatan kepada orang tua, guru, dan para penasihat.

Rajinlah belajar dan bekerja.

Jujurlah dalam memelihara kepercayaan.

Mintalah yang besar dari Tuhan, tapi ikhlaslah untuk melakukan kebaikan yang kecil-kecil.

Minta maaf-lah kepada Tuhan atas kemarahan Anda.

Saya juga sudah memintakan maaf untuk Anda, dan meminta untuk tidak meneruskan ‘penyiksaan’ yang sedang Anda alami, dan membantu Anda menemukan seindah-indahnya pengertian yang membaikkan hati dan kehidupan Anda.

Semoga persahabatan kita ini dijadikan sebagai sebab bagi dilimpahkannya kebaikan bagi kita, dan bagi setiap jiwa yang membaca tulisan sederhana ini.

Aamiin

Mario Teguh – Loving you all as always

https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10152631309749881&id=52472954880&stream_ref=5

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *