alam nasyrokh

dalam ayat pada surat alam nasyrokh dalam banyak terjemahan terdapat terjemahan (tafsir) “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”

sebuah penegasan bahwa sesudah kesulitan akan ada kemudahan.

tetapi beberapa waktu yang lalu ketika ada teman yang menjelaskan

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

dengan cara berbeda, kelihatannya kok hal tersebut sangat oke. ia menjelaskan

“jangan berkata bahwa sesudah kesulitan akan ada kemudahan, tetapi Allah lebih pemurah lagi, bahwa ketika kita kesulitan maka Allah memberikan kemudahan kepada kita, dan bila kita bersyukur maka Allah akan menambah dan menambah lagi hingga tidak terbatas”

sering kali dan bahkan harus disadari kita hidup di dunia ini akan dipenuhi persoalan, tiap orang mempunyai persoalan/kesulitan masing-masing. persoalan satu selesai maka akan mengalami persoalan yang baru, dan tidak henti-hentinya. bisa dikatakan hidup adalah belajar, dan tentu untuk mendapat pelajaran dibutuhkan kesulitan (pengorbanan) untuk meraihnya. dan diakhirat kelak sajalah, kita memperoleh kenikmatan (surga) atau kesengsaraan (neraka). Di dunia ini kita dapat saja berusaha lari atau melupakan permasalahan yang tengah kita hadapi, tetapi dengan begitu kita akan masuk kepada permasalahan yang baru, tidak berhenti sampai akhir hayat, hanya yang membedakan tiap orang adalah bagaimana menghadapinya.

kita hidup mungkin hanya untuk belajar menerima apapun yang telah ditimpakan Allah kepada kita, kita hanya dapat bahagia bila berserah dan bersyukur kepadaNya.

siapa yang tidak punya masalah?

SIAPA YANG TIDAK MEMILIKI MASALAH?

beberapa hari yang lalu maen ke rumah, ia sedang menghadapi masalah yang berat, tetapi dalam ceritanya “ketika awal menerima cobaan ini, aku sock, aku benar-benar payah dan down, tetapi setelah beberapa lama menjalaninya, aku mulai merasa menjalaninya lebih mudah, lebih enjoy karena mulai terbiasa walau tetap saja badan ini lelah dan fikiran ini pusing, hati muai bisa bersabar dan ada kesyukuran dalam hal-hal tertentu”

benarlah teman yang mengajariku tentang kesulitan vs kemudahan, “dalam kesulitan, bahkan sebelum kesulitan itu hilang, Allah telah menurunkan kemudahan, menurunkan keindahan dalam menjalaninya, ketika kita mulai belajar bersyukur, Allah akan memberikan lebih banyak kemudahan dan kebahagiaan”

ya Alloh limpahkan kemudahan dalam setiap hal yang ku hadapi, limpahkan barokah dalam setiap keadaan, limpahkan kebahagiaan dalam setiap waktu, Amin

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *