BELAJAR DARI KUNG FU PANDA

Pernah lihat kungfu panda? lah noh selain lihat film, dipelajari juga nilai- nilai baik didalamnya


KUNG FU PANDA bercerita tentang seorang/seekor panda gemuk bernama Po bercita – cita menjadi seorang (seekor) ahli kungfu yang handal. sayangnya keinginan Po itu agak susah buat diwujudin mengingat fisiknya yang ga begitu mendukung ditambah lagi ayahnya yang menyuruh Po untuk kerja di Restoran Mie-nya.

Dilain pihak, master oogway mendapat sebuah vision bahwa pendekar jahat bernama Tai Lung bakalan lolos dari penjara terus menuju kesini membuat kekacauan. untuk mencegah agar vision oogway ga terjadi master Shie fu menyuruh bangau si pengirim pesan untuk memberitahu kepada kepala penjara agar penjara lebih diperketat. bukannya sulit untuk lolos, kedatangan bangau ke penjara tadi malah membuat Tai Lung menjadi mudah untuk meloloskan diri. setelah itu oogway pun menyuruh master Shie fu untuk memanggil kelima murid andalannya, The furious Five, yaitu Tigress, monkey, mantis, viper dan crane untuk dipilih menjadi dragon warrior yang dipercaya sebagai kartu as untuk melawan Tai Lung.

Nah, kembali ke Po, Po yang sangat tergila – gila dengan kungfu dan ngefans berat ama the furious five, berniat untuk melihat upacara pemilihan dragon warrior. sialnya karena gerakan Po yang begitu lambat dan ngos – ngosan, si Po pun terlambat dan pintu masuknya sudah ditutup. tapi Po tidak putus asa dan, dengan segala upayanya akhirnya ia bisa masuk kedalam bahkan ditengah – tengah master oogway , master shie fu beserta murid – murid the furious fivenya persis ketika master oogway hendak menunjuk dragon warrior. entah karena ada unsur keberuntungan atau sudah ditakdirkan, secara mengejutkan bukannya menunjuk salah satu dari the furious five yang sudah ahli dalam berkung-fu master oogway malah menunjuk Po yang sama sekali tidak bisa kung-fu untuk dijadikan dragon warrior. master shie fu pun protes karena murid terbaiknya tidak ditunjuk. dan dengan santai dan bijak, master oogway mengatakan bahwa didalam diri Po terdapat bakat kung-fu yang luar biasa. master oogwaypun menyuruh shie fu untuk memercayainya dan mulai melatih Po.

Tokoh – tokoh dalam film ini yang diambil mayoritas merupakan satwa yang hampir punah. lihat saja Po (Panda), master Shie Fu (red panda), tigress(South china tiger), Tai Lung (snow leopard), monkey (golden langur), bahkan hewan langka di indonesiapun ada dalam film ini yaitu sipir penjara yang perkasa angkuh tapi goblok (Javan Rhinoceros, badak jawa).

Ada beberapa Pelajaran & Motivasi yang dapat kita ambil dari Film ini :

1. The secret to be special is you have to believe you’re special.

  • Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial.
  • Nasehat si ayah po : ‘Po, I wanna tell u about my special noodle………there’s no special ingrediants….. All the things that make it special is just believe that it was special……’
  • Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe

2. Teruslah kejar impianmu.

Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya disebut saat ini = Present = Hadiah. Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

3. Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.

  • Master Shi Fu ogah-ogahan melatih Po . Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah Shi Fu diyakinkan Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya.
  • Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

4.Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.

  • Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain.
  • Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang dirugikan.

5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.

  • Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan nyawanya.
  • Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/ murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke arah yang keliru.

6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.

Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

7. Keluarga sangatlah penting.

Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?

sumber :

  • http://cybermed.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Work+Out&y=cybermed|0|0|7|322
  • http://www.plnsumut.co.id/SMF-15/index.php?topic=936.0
  • http://reikinaqs.wordpress.com/2011/05/22/filosofi-kung-fu/
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *