daun kelor

Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter.[1] Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak.[1] Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang, juga dapat disayur.

Nama umum Indonesia: Kelor, limaran (Jawa) Inggris : Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree Melayu : kalor, merunggai, sajina Vietnam : Chùm ngây Thailand : ma-rum Pilipina : Malunggay

Daun kelor oleh adat Jawa sering disebut-sebut mempunyai kekuatan mistis yang kuat. Konon karena kepercayaan tersebut yang membuat daun kelor sangat dipercaya oleh para jawara Banten di Indonesia. Mereka percaya kalau kekuatan mereka akan hilang jika berhadapan dengan daun kelor. Dengan keyakinan seperti itu, sedikit saja mereka terkena sentuhan daun kelor maka secara psikologis kekuatannya akan runtuh duluan dan akhirnya memang fisiknya juga benar-benar ikut lemas dan ambruk.

Dipercaya juga, saat ada orang yang sakit dan tidak kunjung meninggal. Maka untuk melepas kesaktian itu harus dilepas dengan daun kelor agar jasadnya bisa meninggal dengan tenang. Caranya adalah dengan menyapu daun kelor ke seluruh tubuh untuk menghilangkan benda mistis yang masih menempel di tubuh.

Selain untuk mengusir, daun kelor juga dipercaya bisa menolak kedatangan makhluk halus. dengan menaruh seikat daun kelor sebagai penolak bala di atas pintu utama, atau menamnya di pagar rumah.

Selain yang berhubungan dengan mistis, ternyata dari penelitian diperoleh data daun kelor mengandung

7 x vitamin C pada jeruk

4 x calcium pada susu

4 x vitamin A pada wortel

2 x protein pada susu

3 x potasium pada pisang.

Dan daun kelor juga banyak mengandung vitamin B kompleks, vitamin D, cholin, zat besi dan protein.

Kelor memiliki banyak manfaat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tercatat, ada lebih dari 300 penyakit yang dapat disembuhkan dari kelor, baik dari daun ataupun buahnya. Tak heran, kelor menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari yang sering digunakan sebagai sayuran dan bahan baku obat-obatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan bayi dan balita mengonsumsi daun kelor untuk masa pertumbuhan mereka. Selain itu, WHO juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan menemukan bahwa kelor berjasa sebagai penambah kesehatan murah selama 40 tahun di negara-negara termiskin di dunia.

National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 pun mengatakan, bahwa pohon kelor telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera.

Manfaat utama daun kelor adalah:

  1. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
  2. Menyegarkan mata dan otak
  3. Meningkatkan metabolisme tubuh
  4. Meningkatkan stuktur sel tubuh
  5. Meningkatkan serum kolesterol alamiah
  6. Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
  7. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
  8. Memperindah kulit
  9. Meningkatkan energi
  10. Memudahkan pencernaan
  11. Antioksidan
  12. Memelihara sistem imunitas tubuh
  13. Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
  14. Bersifat anti-peradangan
  15. Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
  16. Mendukung kadar gula normal tubuh

manfaat dan khasiat pohon kelor bagi kesehatan:

  1. Benalu
    Ternyata benalu dari pohon kelor juga sangat bermanfaat dan dapat menyembuhkan penyakit tumor dan kanker.
  2. Akar pohon kelor
    Akarnya dapat menyembuhkan penyakit reumatik, diuretikum, dan gonorrhea. Juga sebagai peluruh air seni, dahak, haid dan penambah nafsu makan.
  3. Kulit batang
    Sangat ampuh sebagai penawar racun ular dan kalajengking
  4. Buah kelor
    Mengandung zat alkaloida morongiona yang dapat merangsang pencernaan makanan. Buah ini dapat dikonsumsi dengan dijadikan sayur asam.
  5. Bunga kelor
    Air rebusan bunga kelor dapat membantu mengatasi rasang tenggorikan, flu, dan cacingan.
  6. Biji kelor
    Biji kelor dapat digunakan sebagai penjernih air alami. Biji kelor juga mengandung 40% lemak tak jenuh yang baik naik kesehatan.
  7. Daun Kelor
    Daun kelor merupakan bagian dari pohon kelor yang paling banyak manfaat dan kandungan gizinya.
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *