oksigen yang berharga

“Kita secara terus menerus memasok tubuh kita dengan substansi yang tidak alami melalui pernapasan, makanan, minuman dan produk kosmetik. Bahan pengawet, pewarna, perasa, logam berat, zat kimia sintetis, asap, dll hari demi hari menumpuk didalam sel-sel dan cairan tubuh kita. Hal ini membuat kita mengalami penuaan dini, memicu pertumbuhan bakteri, virus, parasit, jamur dan mikroorganisme penyebab penyakit. Sekarang, kita dapat berbuat sesuatu untuk mengatasi masalah ini.

 

Inilah rahasia utama dari terapi oksigen: Satu-satunya cara untuk mengeluarkan sampah dari dalam tubuh kita adalah dengan cara menggabungkannya dengan oksigen, atau dibakar!

Sayangnya, lingkungan kita saat ini hanya memiliki SETENGAH kadar oksigen dari total kadar yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat. Penelitian menunjukkan bahwa di masa lampau, lingkungan kita mengandung 38% – 50% oksigen, namun saat ini hanya mengandung 20,9 % oksigen, dan bahkan lebih rendah lagi di daerah industri & kota-kota besar. Tanpa oksigen yang cukup, tubuh tidak dapat mengeluarkan sampah dari dalam tubuh sehingga zat-zat pencemar serta sampah tersebut tetap tinggal didalam tubuh yang mengakibatkan gagalnya fungsi organ sebagaimana terjadi di dalam masalah pencernaan, rematik (arthritis), mudah capai, depresi, penuaan dini, nyeri dan merupakan awal dari penyebab timbulnya penyakit-penyakit lainnya.

Oksigen merupakan substansi terpenting yang dibutuhkan tubuh. Kita dapat hidup berbulan-bulan tanpa makanan, beberapa hari tanpa air, tetapi hanya ukuran menit tanpa kehadiran oksigen , sel-sel otak mulai mati apabila tidak mendapatkan oksigen dalam waktu 6 menit. 90 % fungsi tubuh kita bergantung pada oksigen.”(Source:Hydroxygen Plus®)

Dari paparan di atas kita semua jadi sangat paham bahwa kondisi lingkungan yang sekarang ada kurang begitu sehat dan terlebih bagi masyarakat perkotaan di mana salah satu penyumbang penurunan kesehatan tubuh adalah produksi asap carbondioksida yang dihasilkan dari kendaraan-kendaraan bermotor baik motor ataupun mobil serta dari asap dan atau limbah pabrik.

Memang dari data penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kepedulian orang-orang akan sehat sangat minim, hal ini, salah satunya adalah dengan kebiasaan merokok masyarakat Indonesia secara menyeluruh yang sangat menonjol. Tak heran bila sampai saat ini dari data yang ada menunjukkan bahwa belanja sebagian besar masyarakat terutama didominasi kaum hawa terhadap rokok sangat besar dibandingkan pembelanjaan terhadap media informasi cetak, surat kabar, misalnya.Belum untuk pembelanjaan kendaraan transportasi yang saat ini, terutama motor begitu mudahnya dimiliki oleh masyarakat menyebabkan kondisi lingkungan udara sekitar yang bersih sangat mahal di dapat. Yang ada malah semakin pekat polusi udara terutama di kota kota besar, seperti Ibu Kota Metropolitan misalnya.

Kalo kondisi ketidakpedulian ini dibiarkan ini akan berdampak runyam untuk kedepannya. Terutama bagi generasi mendatang, anak cucu kita misalnya. Bila kita peduli setidaknya pada generasi ke depan, yakni anak dan cucu kita, sepertinya tetap harus ambil langkah antisipasi agar lingkungan yang kelak kita wariskan kepada generasi mendatanga masih bisa dan tetap layak untuk dihuni serta ditinggali.

Bayangkan bila kita saat ini acuh tak acuh atas kondisi yang ada sekarang, lalu bagaimana kelak dengan generasi ke depan? Bahkan penulis sempat berseloroh terhadap seorang teman. Dulu, kira-kira 15 tahunan ke belakang, kita menertawai bilamana ada air putih di jual di pasaran. Tetapi, bukti sekarang menunjukkan bahwa air yang dikonsumsi oleh kita, banyak dari olahan dan kemasan pabrik-pabrik air minum. Saat lingkungan baik dan asri, air yang kita ambil dari tanah pun masih bisa diminum setelah melalui proses masak terlebih dahulu. Kayaknya bisa saja terjadi 5 atau 10 tahun ke depan, orang-orang akan membawa tabung oksigen ke mana-mana karena kebutuhan oksigen bersih, baik dan bagus begitu pentingnya setelah kondisi udara sudah tidak memungkinkan lagi untuk dikonsumsi dengan bebasnya akibat polutan udara yang begitu kental dan menyesakkan..

Pada intinya, tidak hanya persoalan di lingkungan saja yang harus kita perhatikan,tetapi pola diri pun sebaiknya dibiasakan untuk hidup bersih, sehat, dan rapi. Sebab sikap diri yang baik secara tidak langsung akan membawa pengaruh terhadap lingkungan sekitar kita tinggal. Dan dalam hal ini, kebutuhan manusia akan oksigen adalah vital. Bahkan, bila mana kita mau melihat, bagaimana orang-orang yang mengalami kendala dalam pernapasan di rumah sakit, mereka benar-benar membutuhkan oksigen untuk kelangsungan hidupnya.Mereka rela membeli mahal untuk sebuah materi tidak tampak yang bernama oksigen tersebut.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *