orang yang memiliki IQ rendah cenderung untuk bersikap rasis dan berprasangka buruk

ONTARIO, (PRLM).- Hasil penelitian ahli kejiwaan Gordon Hodson dari Brock University, Ontario, Kanada, menunjukkan, sikap rasis berhubungan dengan tingkat intelektualitas. Dalam hal ini, kata Hodson, orang yang memiliki IQ rendah cenderung untuk bersikap rasis dan berprasangka buruk.

“Orang dengan intelejensi rendah cenderung bersikap reaktif terhadap sesuatu dinilai berbeda dengan pandangan konservatif yang dianutnya,” tulis Hodson dalam email yang dikirimkan kepada laman khusus ilmu pengetahuan, livescience.com, Jumat (27/1/12).

Akan tetapi, Hodson mengakui bahwa sikap prasangka buruk itu sangat kompleks, sehingga munculnya sikap itu juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Sementara itu, studi sebelumnya juga menunjukkan hal serupa bahwa sikap prasangka buruk seseorang terkait dengan tingkat pendidikannya.

Hal ini yang membuat Hodson menyebutkan bahwa hasil penelitiannya ini berkorelasi dengan temuan sebelumnya. Akan tetapi, peneliti lainnya Brian Nosek dari University of
Virginia mengkritik hasil penelitian Hodson. Dia menilai, Hodson hanya memfokuskan pada faktor sosial-kognitif. Padahal, ada sejumlah variable lainnya yang menyebabkan seseorang bersikap rasis dan mudah berburuk sangka. (A-133/A-88)**

sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2012/01/28/174648/iq-rendah-cenderung-bersikap-rasis-dan-berprasangka-buruk

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *