Pahala kita banyak? jangan buang-buang pahala kita!

saat ia di timbang dan di sidang, terlihat amal – amal pahalanya bagai gunung – gunung cahaya banyaknya, namun ia pernah berdosa pada fulan, fulan dan fulan, pahalanya dipreteli sampai habis… pahalanya habis, masih tersisa perbuatan dholim yang tak bisa ia tebus pada seseorang yang pernah ia dholimi, maka ia harus menerima kebalikannya, yaitu dosa – dosa orang itu dipindahkan padanya sebesar kedholimannya pada orang itu..

——

hmmm kita tidak sadar, dengan kita nggosip, menghina, syu’udzon, memukul, aniyaya, semua bentuk kedholiman kita kepada orang lain, fikiran, ucapan dan perbuatan yang menyakiti hati orang lain (mereka mengetahui atau tidak, karena Alloh maha mengetahui).

Kita telah membuang-buang pahala kita, maka jangan katakan pahala kita banyak ! karena berapa pahala kita yang kita buang? kita berikan kepada orang lain.

Cukupkah untuk menebus kedholiman kita kepada setiap orang? berapa orang yang kita dholimi? 1,2,3,4, puluhan, ribuan, jutaan? kita harus menebusnya. Kita berikan pahala kita untuk mereka, bila masih belum cukup, dosa mereka akan ditimpahkan kepada kita sebagai ganti.

BERAPA BANYAK PAHALA KITA SEKARANG?

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *