Penyakit Usus Buntu

Usus buntu atau sekum dalam bahasa Latin disebut sebagai Appendix vermiformis dan dalam istilah anatomi adalah suatu kantung yang terhubung pada usus penyerapan serta bagian kolon menanjak dari usus besar. Pada awalnya organ ini dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi, tetapi saat ini diketahui bahwa fungsi apendiks adalah sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki/berisi kelenjar limfoid.

Appendicitis merupakan nama penyakit yang menyerang usus buntu. Appendicitis terjadi ketika appendix, nama lain dari usus buntu telah meradang dan membuatnya rentan pecah, ini termasuk darurat medis serius

Penyebab adanya infeksi pada usus buntu biasanya karena adanya benda kecil dan keras yang tersesat di usus buntu dan tidak bisa kembali lagi. Yang terjadi pada banyak kasus, peradangan dan infeksi usus buntu diawali oleh adanya penyumbatan pada usus buntu. Jika ini terjadi, dalam jangka panjang akan terjadi peradangan yang menyebabkan infeksi pada usus buntu. Penyakit radang usus buntu jika dibiarkan akan mengalami kebocoran dan bisa pecah. Jika sudah begini, maka bisa mengakibatkan infeksi menyeluruh di dalam perut. Radang usus buntu bisa terjadi pada semua orang, tidak pandang usia. Namun untuk anak-anak, biasanya puncak peradangan usus buntu terlihat ketika memasuki masa remaja. Baik laki-laki maupun perempuan berpotensi terkena radang usus buntu, namun berdasar studi, laki-laki lebih besar kemungkinannya hingga 1,4 kali.

Gejala Penyakit Usus Buntu

umumnya gejala pada fase awal sulit dibedakan dengan penyakit lainnya misalkan maag, awalnya sakit pada ulu hati kemudian berpindah ke perut bagian tengan lanjut ke kanan bagian bawah, dapat juga disertai dengan mual dan muntah sehingga awalnya dikira maag. dan secara umum gejala penyakit usus buntu yang timbul :

  • Nyeri gatal yang dimulai dari sekitar perut dan sering manjalar ke perut bagian kanan bawah
  • Nyeri yang menjadi tajam dalam beberapa jam
  • Rasa kebal ketika anda menekan perut bagian kanan bawah
  • Nyeri yang tajam pada perut bagian kanan bawah yang terjadi ketika area di tekan dan kemudian tekanan tersebut dilepas dengan capat
  • Nyeri yang memburuk ketika anda batuk, berjalan atau membuat gerakan bergetar
  • Mual
  • Muntah
  • Hilang nafsu makan
  • Demam ringan
  • Konstipasi
  • Sulit buang angin
  • Diare
  • Bengkak pada daerah perut

Penyebab Non Fisik

Punya masalah, tak ada solusi, tersimpan menjadi jengkel

 

Ramuan tradisional untuk penyakit Usus buntu

1. Mengkudu dan madu

Madu dan mengkudu memang banyak mengandung khasiat untuk menyembuhkan kesehatan, oleh karena itu pengobatan usus buntu menggunakan madu dan mengkudu sudah terbukti khasiatnya, bagia Anda yang ingin mencoba pengobatan usus buntu menggunakan cara alami ini, anda tinggal mengikuti cara cara dibawah ini
Bahan-bahan yang disiapkan :

  • Satu buah mengkudu matang
  • Madu cukup satu Sdm

Cara membuat :

  • Bersihkan dahulu mengkudu kemudian diparut dan peras hingga mengeluarkan air mengkudu
  • Perasan air mengkudu tersebut campurkan dengan satu sendok makan madu yang sudah disiapkan
  • Kemudian minum secara rutin air mengkudu dan madu tersebut sehari dua kali,

2. Temulawak

Cara alami mengatasi usus buntu berikutnya dengan menggunakan temulawak, untuk mengobati usus buntu dengan temulawak hal yang harus disispakan adalah sebagai berikut.
Bahan-bahan :

  • 30gr temulawak yang masih segar
  • Air sebanyak 500ml
  • 25gr kunyit

Cara membuat :

  • Temulawak dan kunyi yang sudah disiapkan dicuci bersih terlebih dahulu
  • Setelah itu rebus temulawak dan kunyit tersebut dengan 500ml air dan biarkan hingga air rebusan tersisa setengah
  • Kemudian saring air rebusa tersebut dan masukan ke dalam gelas
  • Usahakan rutin meminum ramuan tersebut sehari tiga kali

3. Sambiloto

Sambiloto juga sangat berguna untuk mencegah peradangan pada usus buntu, utnuk cara pengobatannya pun cukup mudah .
Bahan-bahan

  • 300gr daun sambiloto
  • Madu cukup 1 sdm

Cara membuat :

  • Bersihkan dulu daun sambiloto dengan air bersih
  • Kemudian rebus dengan air sebanyak 400ml sampai air tyersisa setengah
  • Saring air rebusan tersebut kedalam gelas
  • Tambahkan madu yang sudah disiapkan
  • Minum ramuan tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari dengan rutin

 

Perawatan non fisik

memperbanyak istighfar, menerima apapun yang terjadi, memaafkan diri sensiri dan orang lain, pasrahkan semua kepada Allah, bertawakal dan Allahlah sebaik pengatur, ikhlaskan semua. Istighfar karena memaksakan kehendak dan bersyukur atas pengaturan Allah, mempercayai kekuasaan dan pengaturan Allah.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *