Sejarah Perkembangan Prosesor Intel

Intel Corporation sering disebut Intel, adalah sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Santa Clara, California, Amerika Serikat dan terkenal dengan rancangan dan produksi mikroprosesor dan mengkhususkan produknya dalam sirkuit terpadu. Intel memiliki proyek riset teknologi yang maju dalam seluruh aspek produksi semikonduktor.

Nama Intel awalnya dikenal terutama untuk insinyur dan teknologi, yang disebut dengan “Intel Inside” yang tenar di tahun 1990-an bersama dengan prosesor Pentium-nya.

Pendiri Intel Corporation

Pada tahun 1968, Robert Noyce dan Gordon Moore adalah dua insinyur yang bekerja pada perusahaan semikonduktor Fairchild. Mereka berdua memutuskan hengkang untuk membangun perusahaan mereka sendiri, disaat itu banyak karyawan Fairchild melakukan hal yang serupa dan membuat start-up mereka. Semua mantan karyawan Fairchil seperti Noyce dan Moore mendapatkan julukan “Fairchildren”.

Robert Noyce hanya mengetik satu halaman yang menjelaskan ide-nya tentang apa yang ia ingin lakukan dengan perusahaan barunya, dan hal itu ternyata cukup untuk meyakinkan kapitalis ventura Art Rock di San Francisco, dan dia mendukung usaha baru dari Noyce dan Moore. Rock kemudian menyertakan modal sebesar US $ 2,5 juta dalam waktu kurang dari 2 hari dengan menjual obligasi konversi. Kemudian Intel resmi didirikan pada tanggal 18 Juli 1968, oleh perintis semikonduktor Robert Noyce dan Gordon Moore.

Sejarah Perkembangan Prosesor Intel

Intel Tahun 1969 – Sebelum lahirnya mikroprosesor pertama, menurut catatan yang diungkapkan di situsnya, Intel sebagai produsen semikonduktor telah menerima permintaan dari Nippon Calculating Machine Corporation (NCMC) untuk merancang 12 chips khusus, yang rencananya digunakan untuk membangun produk kalkulator Busicom 141-PF.

Intel kemudian merancang satu set terdiri dari empat chip yang dikenal sebagai MCS-4. Set ini terdiri dari central processing unit (CPU) berupa chip 4004, yang didukung chip memori read-only (ROM) mengandung program aplikasi khusus, chip memori random-access (RAM) untuk pengolahan data, dan sebuah chip shift-register yang ditugaskan menangani port input/output (I/O). Agar dapat memanfaatkan rancangan tersebut untuk pelanggan lainnya, Intel kemudian membeli hak atas disain itu dari NCMC.

Intel Tahun 1971 – 15 November 1971, Intel meluncurkan prosesor empat bit Intel 4004 dan set chip disekitarnya. Intel 4004 telah menjadi mikroprosesor pertama yang di jual untuk umum disamping menjadi CPU pertama yang dijalankan di atas sebuah chip. Dalam iklan yang disebarkan di Electronic News, Intel mendeklarasikannya sebagai “Sebuah Era Baru Dalam Elektronik Terpadu.”

Intel Tahun 1972 – Menyusul sukses besar 4004, Intel meluncurkan generasi penerusnya pada bulan April 1972, berupa mikroprosesor 8008, kemudian 8080 dengan arsitektur 8 bit yang disambut pasar sangat baik. Perusahan Seiko misalnya langsung memesan chipset ini untuk ditanam dalam kalkulator mereka.

Intel Tahun 1974 – Sebagai penerus 8008, Intel 8080 diluncurkan pada bulan April 1974. Chip ini jugalah yang dipasang di Altair 8800, yaitu merupakan PC pertama dalam sejarahnya. Ketenaran mikroprosesor ini, dan meluasnya program aplikasi yang menyokong 8080 telah membangkitkan minat perusahan semikonduktor lainnya untuk membuat tiruannya. Ide yang ditawarkan oleh generasi 4004 dan 8008, telah diwujudkan berupa Intel 8080 sebagai sebagai sebuah mikroprosesor idaman banyak penggunanya.

Intel Tahun 1976 – Pada tahun 1976 Intel memperkenalkan dua jenis prosesor baru, yaitu Intel 8085 yang rilis pada bulan Maret disusul Intel 8086 pada bulan Juni. Angka “5” di nama kode “8085” berasal dari ciri khas prosesor ini yang hanya membutuhkan daya sebesar 5 volt, cukup rendah jika dibandingkan dengan prosesor sebelumnya yang membutuhkan daya kombinasi daya hingga 12 volt. Tipe Intel 8085 sangat pas digunakan sebagai mikrokontroler dibandingkan penggunaan sebagai prosesor. Dalam salah satu aplikasi misi NASA pada awal tahun 2000-an disebutkan telah memberdayakan mikrokontroler Intel 8085.

Sebagai peningkatan 8085, Intel merilis versi 8086 yang serupa, namun telah memperlebar data bus 16 bit. Arsitektur Intel 8086 ternyata kurang digemari oleh perancang PC.

Intel Tahun 1979 – Juni 1979 Intel meluncurkan tipe 8088, yang juga menjadi chipset pertama untuk khusus digunakan di sektor ini. Pilihan 8088 didasarkan atas pertimbangan nilai ekonomis.

Selanjutnya, Intel 80286, yang sering kali disebut 286, adalah chip pertama yang bisa benar-benar disebut “prosesor”. Chip inilah yang memperkenalkan kemampuan untuk multitasking, menjalankan beberapa program sekaligus. Kelebihan ini tidak terasa saat sistem operasi yang digunakan masih DOS, namun sistem operasi yang dikembangkan setelahnya, seperti Windows, benar-benar merasakan nilai lebih dari kemampuan ini.

Intel Tahun 1986 – Intel sebenarnya sudah memulai memproduksi 80386 pada bulan Oktober 1985. Namun chip yang sering kali disebut dengan nama i386 itu belum dijual bebas hingga awal tahun 1986. Tipe i386, merupakan set chip pertama yang memenuhi semua persyaratan mendasar untuk menjalankan sistem operasi modern seperti Windows dan Linux.

Intel Tahun 1989 – Didorong oleh keinginan untuk mendisain chipset yang lebih terjangkau, Intel kemudian meluncurkan tipe 80486 pada tahun 1989. Sistem yang menggunakan CPU Intel 80486 menunjukkan kinerja yang lebih baik dan cepat, pengguna PC mulai bisa menjalankan program dengan “klik”, tanpa perlu mengetikkan perintah satu per satu. Chipset ini juga mendukung tampilan layar berwarna dan dioperasikan relatif cepat.

Intel Tahun 1992 – Pada tanggal 2 Maret 1992, Intel meluncurkan 486DX2 dengan kemampuan ganda dari sebelumnya, sehingga kemampuan operasional CPU pun bisa jauh lebih tinggi.

Pada tahun ini intel menjadi perusahaan semikonduktor terbesar didunia menurut dataquest.

Intel Tahun 1993 – Pada tahun ini Intel Pentium diperkenalkan tepatnya pada tanggal 22 Maret 1993. Dengan Pentium menjadi lebih mudah memadukan data-data real berupa; suara, tulisan tangan dan foto. Merek dagang Pentium pun dengan cepat mendunia karena kemudahan dan kecepatan kinerjanya.

Intel Tahun 1995 – Kejayaan Pentium dilestarikan dengan peluncuran Intel Pentium Pro. Prosesor ini ditargetkan untuk menjawab tuntutan dunia bisnis pada perkantoran dan sebagai sebuah stasiun kerja engineering.

Intel Tahun 1998 – Memenuhi keinginan pasar, Intel mulai menciptakan prosesor unik untuk segmen pasar yang spesifik. Pentium II Xeon yang hadir pada tahun 1998 mengandung inovasi teknis yang dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan komputer server, disamping untuk menjalankan program-program bisnis yang membutuhkan kinerja lebih baik untuk proses seperti mengakses internet dan penyimpanan pada basis data.

Intel Tahun 1999 – Untuk pangsa pasar yang spesifik lainnya, Intel meneruskan mengembangkan prosesor tipe khusus, dan pada tanggal 4 Januari 1999 meluncurkan Intel Celeron untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap CPU dengan harga lebih terjangkau. Prosesor ini menyediakan kemampuan dengan rasio kinerja dan harga yang baik dan mampu bersaing untuk digunakan menjalankan game dan program-program untuk menunjang pendidikan.

Menyusul satu bulan setelahnya, pada tanggal 26 Februari 1999, Intel meluncurkan Intel Pentium III dengan kemampuan lebih ditingkatkan untuk pengolahan gambar, 3D, audio dan video. Prosesor ini dirancang khusus untuk membuat pengalaman berinternet menjadi lebih nyaman, membuat pangguna bisa menelusuri lorong-lorong museum maya, dan mengunduh video berkualitas lebih tinggi.

Pada tahun yang sama Intel juga meluncurkan Intel Pentium III Xeon, sebagai pengembangan dari Intel Pentium III, namun ditargetkan melebarkan sayapnya pada segmen pasar server. Prosesor ini memadukan kinerja tambahan untuk aplikasi e-Commerce dan program-program bisnis yang lebih canggih, termasuk aplikasi multimedia dan streaming video.

Intel Tahun 2001 – Intel kembali meluncurkan prosesor terbarunya pada tanggal 3 Januari 2001 berupa prosesor Pentium IV dengan kecepatan 1.3 GHz. Menggunakan prosesor Pentium IV, para pengguna PC diberikan kemampuan yang memungkinkan pembuatan film berkualitas profesional, melalui internet mengirimkan video berkualitas TV, berkomunikasi menggunakan video dan suara secara instan, mengontrol rendering grafis 3D lebih baik, mengubah musik menjadi file yang bisa diputar di Mp3 player, dan menjalankan beberapa program multimedia secara simultan sementara terhubung ke internet. Andaikan peningkatan kinerja dapat dibandingkan seperti kemajuan pada industri penerbangan, maka waktu yang diperlukan untuk melintasi jarak yang sama, misalnya antara San Francisco menuju New York (lebih dari 4.000 mil), yang biasanya di tempuh dalam waktu 6.5 jam, kini bisa ditempuh dalam waktu hanya 13 detik!

Pada tahun yang sama diluncurkan tipe Pentium IV Xeon yang ditagetkan untuk komputer kelas menengah berkinerja tinggi. Menggunakan prosesor ini, pengguna bisa memilih sistem operasi yang mereka inginkan, dengan harga lebih terjangkau. Tergantung program yang dijalankan di komputer yang dioperasikan menggunakan Intel Xeon, akan menuai peningkatan kinerja antara 30% hingga 90% lebih baik dibandingkan yang ditawarkan adiknya Pentium III Xeon. Pentium IV Xeon menggunakan arsitektur NetBurst yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan aplikasi video dan audio, teknologi internet yang lebih canggih dan grafis 3D yang lebih kompleks.

Intel Tahun 2002 – Selanjutnya, pada tahun 2002, Intel meluncurkan Prosesor Intel Pentium M, yang merupakan salah satu komponen teknologi mobile Centrino. Teknologi mobile Intel Centrino dirancang khusus untuk komputer portabel dengan perangkat nirkabel tertanam pada komputer laptop berikut beberapa kinerja mobile unggulan. Prosesor tipe ini membuat laptop bisa menjadi lebih ringan, lebih kompak dan beroperasi lebih lama menggunakan baterai.

Pada tahun yang sama, Intel juga meluncurkan Prosesor tipe Itanium 2. Prosesor ini didisain untuk memberikan kinerja kelas dunia, yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang menuntut kinerja tinggi dengan program-program lebih advance, termasuk untuk transaksi e-Commerce yang aman, database yang sangat besar, serta program-program teknik dan sain yang rumit.

Intel Tahun 2006 – Mulai tahun 2006, Intel mengeluarkan tipe prosesor Pentium D, yang menanamkan dua inti (dual core) ke dalam chip-nya. Dua jenis Pentium D yang diedarkan dipasaran adalah Smithfield, yaitu Pentium D dengan inti berbasis Prescott (90 nm), dan Prester, merupakan Pentium D dangan init berbasis Cedar Mill (65 nm).

Prosesor Intel Core 2 Duo, diluncurkan pada tanggal 21 Januari 2007, peningkatan kinerja komputer maupun efisiensi daya hingga 40% jika dibandingkan dengan Prosesor Intel generasi sebelumnya.

Intel Tahun 2008 – Pada tanggal 11 Agustus 2008, prosesor untuk komputer desktop yang sebelumnya sudah diberi nama Nehalem, secara resmi hadir sebagai Intel Core i7. Nama ini diambil dari identifier i7, yaitu teknologi terbaru yang dihadirkan Intel pada saat itu. Intel Core i7 dengan teknologi proses 45 nm meningkatkan kinerja komputer sekaligus membuat komputer makin hemat energi. Teknologi ini menghasilkan kualitas tampilan gambar yang jauh lebih baik, khususnya saat memutar video definisi tinggi.

Intel Tahun 2009 – Satu tahun kemudian pada tanggal 8 September 2009, Intel meluncurkan Intel Core i5. Sebuah mikroprosesor dengan teknologi turbo boost dan hyper-threading.

Turbo boost memberdayakan kemampuan prosesor untuk meningkatkan kecepatan diatas standar hingga panas prosesor secara keseluruhan masih dibawah ambang maksimal dideteksi dengan TDP (Thermal Design Power). Kasus seperti itu biasanya terjadi ketika prosesor menjalankan aplikasi single-threading (seperti game), ketika hanya 1 atau 2 inti yang bekerja. Selama inti lain rehat dan jatah dayanya tidak digunakan, prosesor secara otomatis meningkatkan kecepatan inti yang sedang bekerja. Keunggulan Hyper-Threading akan terasa saat komputer digunakan untuk multi-tasking, khususnya saat menjalan program-program yang membutuhkan tenaga prosesor intensif secara bersamaan. Program yang paling diuntungkan dengan adanya teknologi ini adalah program rendering 3D serta program-program video/audio dan CAD.

Intel Tahun 2010 – Intel Core iSeries diluncurkan pada tanggal 19 Januari 2010. Prosesor ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan individual secara otomatis. Dengan chipset ini laptop maupun PC menjadi lebih cepat kinerjanya dan lebih pintar, sementara tetap hemat energi. Prosesor ini menggabungkan 4 komponen dalam sebuah chip yaitu CPU, prosesor grafis, system agent, dan pengontrol memori. Intel Core iSeries memperbaiki tanyangan konten 3D, game yang umum dan multimedia dengan berkualitas tinggi.

Intel Tahun 2011 – Sepanjang tahun 2011, Intel meluncurkan prosesor bernama Sandy Bridge pada tanggal 6 Januari 2011 yang membawa peningkatan kinerja komputer dalam hal mengelola bandwidth dan data lebih efisien.

Intel Tahun 2012 – Pada kuartal kedua 2012, Intel meluncurkan Ivy Bridge yang kinerjanya jauh lebih cepat daripada Sandy Bridge, seraya memangkas kebutuhan daya. Chip ini adalah yang pertama menggunakan teknologi transistor untuk mengolah grafis 3D yang semuanya dibenamkan dalam sebuah chip. Chip ini ditargetkan untuk digunakan mendukung produk jenis ultrabook yang kompak, karena tidak lagi membutuhkan komponen VGA tambahan.

Langkah Intel untuk melahirkan prosesor andal tidak berhenti disitu. Chipset Intel Haswell, diluncurkan pada tahun tersebut, menjanjikan lompatan raksasa dalam hal  efisiensi dan kinerja secara keseluruhan. Chipset ini memanfaatkan arsitektur baru yang dirancang dan diproduksi menggunakan proses 22nm.

Chip Haswell akan memiliki 3 status pengendalian daya, dibandingkan hanya dua pada Ivy Bridge pendahulunya, yaitu aktif, tidur, dan Idle aktif. Intel mengklaim penghematan daya meningkat 20x dibandingkan generasi chip sebelumnya.

Prosesor Core generasi ke 4 ini akan mampu mendukung Ultra HD display yang dikenal sebagai 4K dengan kejelasan empat kali lebih baik daripada HD yang ada saat ini. 4k memiliki lebih dari 8 juta piksel individu (3.840 x 2.160) dibandingkan dengan sekitar 2 juta pada HD (1.920 x 1.080).

Intel Tahun 2103 – Pada Juni 2013, Intel meluncurkan generasi keempat dari prosesor Intel Core (Haswell) dalam sebuah acara bernama Computex di Taipei.

Intel Tahun 2104 – Pada Juni 2014, Intel meluncurkan inovasi Intel Core M dirilis di situs resmi Intel. Dan 2014, bulan September, Intel Core M telah diperkenalkan di acara Expo IFA 2014 di Berlin.

Intel Core M (Spek & Produk)

Chip ini mempunyai kelebihan efisiensi daya yang tinggi (yang berarti daya yang dibutuhkan untuk asupan chip core M tersebut rendah), di mana ia hanya butuh power sebanyak 4,5 watt.

Kehadiran prosesor Intel Core M ini pun memberikan revolusi teknologi terkini dalam perangkat mobile, dan memang ini sengaja diciptakan untuk perangkat mobile, terutama untuk perangkat convertible laptop dan Tablet fanless (tanpa kipas).

Keuntungan dari chip ini tentu saja akan berimbas pada sisi desain. Ya, anda bisa bayangkan kalau prosesor itu tanpa kipas, tentunya perangkat akan hadir lebih tipis. Dengan memakai prosesor ini, sebuah convertible bisa hadir dengan ketebalan kurang dari 9 milimeter. Selain itu, chip terbaru ini memberikan daya tahan baterai 1,7 jam lebih lama dibandingkan Intel Haswell.

Intel Core M prosesor adalah yang pertama yang akan dibangun menggunakan proses manufaktur 14-nanometer Intel, dan itu lebih kecil dari prosesor paling kecil milik intel sebelumnya yang pernah ada yakni 22 nanometer.

Intel mengklaim bahwa prosesor Intel Core M memiliki kecepatan CPU 50 persen dan grafis 40 persen lebih tinggi dibandingkan Haswell (jika di intip dari performa per watt). Chip intel core M juga punya kecepatan 2 kali lipat lebih baik jika anda bandingkan dengan Core i5 18W yang mereka rilis pada tahun sekitar 2010.

 

sumber : http://ashimima.com/sejarah-intel-pendiri-dan-perkembangan-prosesor/

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *