syukur

Setiap malam jum’at Orang Di alam Barzah datang ke depan pintu “hey yang menmpati rumah yang dulu aku tinggali, adakah secerca kebaikan untukku, walau hanya sekedar senyum, menyingkirkan duri …”

Syukur adalah bagaimana kehidupan itu membuahkan secerca cahaya.

Dulu ada orang Madura yang bernama dokter Muhammad Sholeh, dan Seyh Mustafa bertemu dengan Putri beliau Insinyur Irma 8 bulan sebelumnya.

Sebelum Sholat, Panggillah event Syukur di hati. “Alhamdulillah pekerjaanku telah slsai, Alhamdulillah tumbuhan masih hijau, Alhamdulillah …., Alhamdulillah …”

Salah satu perkataan Syekh Naqsband “khoiruna fi jama’ah”, orang itu tidak dapat dikatakan  baik sebelum bersama dengan orang lain.

Beberapa waktu sebelumnya Syekh Hisyam Di Indonesia, kemudian ke India dan tanggal 12 robi’ul Awal ada grand mauled di Singapura. Beliau berpesan “jangan ada hari kecuali membaca orang disekitarmu dan berbuat baik untuknya”.

Becik lan beciki.

Ketika di India, Syekh Hisyam berziarah, di sana banyak pengemis, oleh panitia disarankan agar tidak memberikan sesuatu kepada pengemis disana (seperti disini, ada yng cuman pura-pura dan bila di beri satu, maka semua akan mengeroyok), tetapi ada seorang pengemis yang syekh Hisyam tidak ingin dicegah untuk menghampirinya, ia tanpa kaki dan tangan, dibacakanlah Al fatihah dan diusap kepalanya, dan ketika diberi uang ia tidak mau.

Suatu saat nabi Musa berjalan di gunung yang ada sebuah lereng, beliau mendengar “Alhamdulillah atas karunia yang sangat besar” setelah ditemui ternyata orang itu tidak punya tangan dan kaki, ia berkata “aku umat nabi Ibrohim, aku bersyukur menjadi iman dan islam”

Jarak antara nabi Ibrohim dan nabi musa sekitar 2000 tahun.

“jangan memuji diri kamu karena ada orang yang lebih baik”

“lihatlah sekeliling, pasti ada satu yang mempresentatifkan kehendak Allah”

Syekh Mustafa dengan jama’ah di Amerika ketika Halowen, dan bertanya kepada masyarakat sekitar ini acara apa dan untuk apa, kemudian Syekh berkata “wahai ahli kubur, ….., doakan anak turunmu agar tidak mengalami apa yang kamu rasakan”.

Islam dikembangkan di Indonesia adalah dengan memberdayakan orang-orang yang telah meninggal.

Sebelum ada kebersamaan maka Islam belum ada.

“semua rumah yang dihadiri Rosululloh maka semua terkena cahaya kebaikan”

Bersama Rosululloh, semua menjadi OK”

Setiap orang yang sakit Dhohir Batin, yang engkau (Rosululloh) kunjungi, secara spontan akan sembuh.

“syafaat itu bayar di sini (dunia), indent untuk akhirat.”

“suruh semua orang berbuat kebaikan, Allah, Rosululloh, para wali menyaksikan.”

Dokter Muhammad Sholeh berteman dengan kalajengking, cacing sehingga tidak ada yang memakan jasadnya.

Mbok dah (masih hidup umur 108 tahun), dia bercerita “dulu dokar yang bagus itu milik KH. Hasyim Asy’ari, bila berhenti maka anak-anak berkumpul karena KH. Hasyim Asy’ari membagikan uang recehan.”

Ada Sahabat Anas bin Malik (masih muda ketika nabi masih Hidup) dari kecil membantu nabi, ada tabi’in yang datang, saling mengucapkan salam, kemudian dia ingin mencium tangan sahabat untuk mencium tangan Rosululloh”

Ada orang bernama martin, ia datang ke haul KH. Hamid, dia berkomentar “saya sudah datang ke Negara-negara Islam tapi tidak melihat seperti yang ada di Indonesia, sudah setahun setelah KH. Hamid meninggal, saya melihat murid-murid tetap bersama KH. Hamid, dan begini semua orang Islam merasakan kehadiran Nabi”.

Ada orang arab bertanya, “kamu aneh, Indonesia tidak mengerti bahasa arab, tapi kok orang Islam terbanyak di Indonesia, kalau ada lomba Qiro’ah, orang Indonesia menang,  beliau menjawab “karena kami Indonesia dirangsang wali-wali untuk mengetahui nabi,sedang orang arab dari bangun tidur sampai tidur lagi sudah arab.”

Ketika akan pembunuhan Nabi (dimalam Hijrah) dengan perwakilan kaum, Khalid bin Walid membuka selimut nabi dan ternyata yang ditemukan adalah sayyidina Ali kw.”

catatan tangl 30 Januari 2014 di kendang sari

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *